Home Blog Page 115

Israel-Palestina Memanas, Warganet Bahas Isu Agama dan Kemanusiaan

Konflik antara Israel dengan Palestina tidak kunjung menemui titik terang. Dalam beberapa pekan terakhir, serangan demi serangan yang dilancarkan pasukan militer Israel mampu membuat publik bergetar. Ratusan korban yang terus berjatuhan menggerakkan hati sejumlah negara untuk tegak berdiri di sisi Palestina. Sejumlah tokoh dan petinggi negara bahkan telah melemparkan kecaman terhadap Israel, termasuk Indonesia. Dari pantauan Media Monitoring Netray, artikel pemberitaan di Indonesia paling banyak menyoroti figur tersebut sebagai newsmaker. Berikut adalah gambaran Top Entitas berdasarkan kategori Person, Organization, dan Location.

Data di atas adalah kumpulan entitas populer dari artikel pemberitaan terkait topik ini sejak Mei 2021. Selain sejumlah petinggi negara yang meyampaikan tanggapannya terhadap konflik tersebut, media pemberitaan juga menyoroti sejumlah tokoh publik figur yang tidak berkaitan langsung dengan dunia politik maupun pemerintahan, yakni Gal Gadot dan Bela Hadid. Kedua publik figur tersebut disoroti terkait sikap masing-masing dalam menanggapi konflik ini. Sayangnya, Gal Gadot lebih banyak mendapat sentimen negatif karena dinilai berada di pihak Israel. Sementara Bella Hadid mendapat sentimen positif karena turut terjun ke lapangan untuk mendukung pembebasan Palestina. Berikut adalah pernyataan keduanya yang paling banyak dikutip media.

Topik ini terus mendapat perhatian tinggi di media pemberitaan daring sejak bentrok antara aparat Israel dengan warga Palestina di Masjid Al-Aqsa pada 7 Mei terjadi. Arab News melaporkan lebih dari 200 warga Palestina terluka akibat bentrokan ini dan lebih dari 80 orang harus mendapat perawatan di rumah sakit. Di lain pihak, ada 17 korban luka di pihak kepolisian Israel.

Setelah kerusuhan di Masjid Al-Aqsa pada 7 Mei 2021, konflik antara Hamas dan Israel akhirnya memuncak. Kedua pihak saling menembak roket dan saling membalas. Pada 12 Mei 2021, Israel Defence Forces (IDF) menyebut Hamas telah meluncurkan lebih dari 1.000 roket. Hingga Minggu (16/5), korban tewas akibat insiden saling serang tersebut mencapai lebih dari 150 orang, termasuk anak-anak dan wanita.

Respons dunia umumnya prihatin terhadap situasi di Gaza dan Yerusalem. Namun, tidak semua pemimpin mengecam Israel. Presiden Jokowi, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei telah memberikan pernyataan bersama. Ketiga pemimpin “mengutuk dalam istilah terkuat” terhadap agresi yang dilakukan Israel. Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkata didukung sejumlah negara-negara Eropa, seperti Jerman dan Belanda. PM Netanyahu juga berterima kasih pada dukungan dari Australia. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pun sepakat bahwa Israel juga berhak untuk mempertahankan diri.

Gelombang Suara di Twitter Tanggapi Konflik Israel-Palestina

Selanjutnya Netray tertarik untuk melihat bagaimana gelombang suara masyarakat Indonesia yang diwakili oleh warganet di Twitter. Demikian pula dengan isu agama, ideologi, dan kemanusian yang kerap diperdebatkan dan dibenturkan ketika membahas perseteruan Israel-Palestina.

israel-palestina on twitter

Mengikuti keriuhan di media berita nasional, warganet terlihat mulai menaruh perhatian terhadap konflik Israel-Palestina pada 11 Mei 2021. Sentimen negatif mendominasi pembahasan topik ini di Twitter dengan angka 41,5 ribu banding 13,6 ribu sentimen positif. Puncak perbincangan terjadi pada tanggal 11-12 Mei dan 17 Mei 2021. Warganet terpantau aktif mengikuti perkembangan berita soal konflik Israel-Palestina. Oleh karena itu, sejumlah respons, kecaman, dan empati terus mengalir di Twitter ketika militer Israel dan Hamas dilaporkan aktif saling serang selama beberapa waktu terakhir. Selain itu, menilik cuitan populer pada periode tersebut Netray juga menemukan gelombang perdebatan warganet mengenai latar belakang yang mendasari konflik antara Israel dengan Palestina.

Dari sekian puluhan ribu data yang dihimpun Netray soal topik ini, kita dapat melihat gambaran isinya melalui Top Words di atas. Sejumlah kata kunci subjek perbincangan seperti Israel dan Palestina terlihat menonjol mendampingi kata Indonesia yang juga merupakan kisi-kisi pembahasan. Bahwa di samping memperbincangkan konflik Israel-Palestina, warganet juga membahas bagaimana Indonesia memandang konflik tersebut. Secara garis besar, warganet berdiri di sisi Palestina dan turut menyuarakan kecaman terhadap Israel. Hal ini terlihat dari tagar yang mendominasi Top Words, seperti #SavePalestine, #IsraelTerrorist, #GazaUnderAttack, dan #IsraelStopPlayingVictim yang memperlihatkan dengan jelas bagaimana warganet secara gamblang berada di pihak Palestina.

Namun ada yang menarik dari gelombang dukungan warganet untuk Palestina. Perdebatan sesama warganet Indonesia kerap Netray temukan. Warganet seolah sepakat bahwa Indonesia seutuhnya mendukung Palestina dengan berbagai alasan dan latar belakang sejarah yang melekat. Dengan demikian, banyak warganet yang mencaci mereka yang tidak turut mendukung Palestina. Kritik terhadap pemerintahan Indonesia pun banyak bertebaran. Warganet menilai pemerintah Indonesia kurang bertindak aktif mendukung Palestina.

Perdebatan Isu Agama dan Kemanusiaan dalam Konflik Israel-Palestina

Seperti yang Netray singgung di awal, isu agama dan kemanusiaan paling banyak disoroti untuk membicarakan perseturuan dua negara tersebut. Tiga agama yang paling banyak disinggung dalam hal ini adalah Yahudi, Kristen, dan Islam. Tak luput dari pandangan warganet, paham Zionis pun kerap dibahas ketika menyangkut perang antara Israel dengan Palestina ini. Salah satu akun yang mendapat banyak impresi ketika menyuarakan isu ini adalah @solehsolihun.

Dalam sebuah utas yang ia buat, ia menyampaikan bahwa konflik Israel dan Palestina bukan merupakan konflik antar agama, melainkan konflik kemanusiaan. Sejumlah gambar percakapan yang ia lampirkan alam utas tersebut pun menjadi Top Media Populer yang paling banyak mendapat reaksi dari warganet. Ada yang turut sepakat dengan pendapat Soleh dan adapula yang tidak sepakat dengan asumsi tersebut.

Mereka yang berpandangan bahwa konflik Israel dan Palestina merupakan konflik agama berlandasan pada opini soal perebutan wilayah yang berkaitan dengan konsep tanah suci dari agama masing-masing. Warganet menjelaskan bahwa Zionis yang digunakan untuk menyebut Israel memilih Palestina (dan bukan negara lain) untuk dijajah bukan tanpa alasan. Menurutnya, wilayah yang sedang diduduki Palestina merupakan tanah yang dijanjikan dalam kitab Taurat versi agama Yahudi (bangsa Israel). Inilah yang menguatkan warganet untuk tetap menganggap konflik tersebut berkaitan dengan agama bukan kemanusian semata.

Akun @wukikuk turut menambahkan bukti lain soal dukungan negara adidaya (Amerika Serikat) terhadap Israel yang semakin janggal apabila peperangan tersebut dilabeli konflik kemanusiaan. Ia lebih setuju jika Soleh Solihun lebih menekankan pernyataan bahwa konflik Palestina bukan hanya konflik antar agama ketimbang membuang sisi agamanya dan berhenti hanya pada sisi kemanusiannya saja.

Sementara itu warganet yang lebih sepakat melabeli konflik Israel Palestina dengan perang kemanusiaan berpendapat bahwa agama bukan menjadi pemicu yang utama. Pasalnya, Palestina tidak hanya mewakili satu agama. Warga Palestina, baik umat Islam, Kristen, maupun Yahudi bahu membahu untuk memerangi penjajahan dari militer Israel.

Pada akhirnya, alasan untuk mendukung pembebasan Palestina dari serangan Israel kembali kepada keyakinan masing-masing. Bagi mereka yang memandang konflik kedua negara tersebut sebagai konflik agama akan mendukung dengan alasan saudara sesama. Dalam hal ini, kebanyakan mengambil sudut pandang sebagai sesama Muslim. Namun, perlu diingat kembali bahwa di Palestina tidak hanya berisi umat Muslim saja. Dan perlu diketahui bahwa serangan tersebut berlaku kepada semua warga Palestina. Artinya, alasan kemanusian untuk mendukung Palestina dapat menjadi sudut pandang yang lebih luas lagi untuk mewadahi suara sesama manusia, tidak hanya berdasarkan agama tertentu. Pertanyaan apakah perseteruan Israel dan Palestina dilatarbelakangi oleh sejarah agama, ideologi atau apapun seharusnya tidak perlu menjadi perdebatan panjang yang justru menimbulkan suasana panas di antara warganet.

GoTo, Buah Merger dari Gojek x Tokopedia; Lantas Nasib Ovo?

Beberapa waktu lalu, Media Monitoring Netray mengulas kabar rencana bergabungnya dua perusahaan startup unggulan yakni Gojek dan Tokopedia. Kabar tersebut kini bukan hanya sekedar wacana, tetapi sudah terealisasikan. Pada Senin, 17 Mei 2021 PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT. Tokopedia (Tokopedia) resmi mengumumkan kolaborasi bisnisnya. Gojek dan Tokopedia resmi merger dengan nama baru, yakni GoTo. Kedua perusahaan tersebut menaruh harapan besar pada GoTo. Melalui GoTo nantinya diharapkan lebih banyak mendorong orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital serta mempercepat pertumbuhan ekonomi bangsa. 

Tertarik dengan kabar peresmian merger kedua perusahaan tersebut, Netray kembali memantau Gojek x Tokopedia yang kini bernama GoTo. Seperti apa media pemberitaan menangkap momen resmi mergernya Gojek dan Tokopedia? Dan bagaimana keramaian warganet menyambut GoTo? 

Rangkaian News Media Monitoring pada GoTo  

Netray melakukan pemantauan dalam media pemberitaan terkait topik dengan periode 13-19 Mei 2021. Hasilnya topik peresmian GoTo diberitakan sebanyak 158 artikel dari 51 portal media dengan dominasi kategori finance & insurance

Grafik di atas memperlihatkan bahwa berita mengenai GoTo sejak periode awal pemantauan sudah mulai tipis-tipis disinggung oleh portal media. Kemudian pada tanggal 17 Mei bertepatan dengan press conference pengumuman resmi merger Gojek x Tokopedia dibanjiri artikel hingga menduduki puncak pemberitaan.

Selamat Datang GoTo; Go Far Go Together

GoTo merupakan kolaborasi usaha terbesar yang terdiri dari dua perusahaan startup unicorn dalam bidang internet dan layanan media di Indonesia. Posisi GoTo akan berperan sebagai perusahaan induk atas dasar kesepakatan dari gabungan kedua perusahaan. 

GoTo diambil sebagai nama dari penggabungan Gojek dan Tokopedia. Bukan hanya sekadar singkatan dari kedua perusahaan tersebut, GoTo juga berasal dari kata gotong royong. Dilansir dari Kompas, arti GoTo adalah simbol semangat di balik penggabungan kedua perusahaan tersebut. Gabungan keduanya berlandaskan visi misi yang kuat untuk mendorong kemajuan bangsa. GoTo Group akan menggabungkan e-niaga, layanan keuangan, dan menciptakan platform yang memuat ketiga tools dalam satu ekosistem. Tidak heran apabila GoTo diharapkan akan berkembang menjadi perusahaan yang kuat dengan valuasi perusahaan tembus di angka triliun rupiah. 

GoTo Rilis, Bagaimana Ovo? 

Seperti diketahui bahwa metode pembayaran Tokopedia yakni menggunakan Ovo payment. Kemudian dengan adanya merger Tokopedia dan Gojek membuat media mempertanyakan bagaimana nasib Ovo Payment sebagai partner awal Tokopedia. Dikutip dari Detik, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan bahwa Tokopedia akan tetap menyediakan berbagai metode pembayaran untuk transaksi salah satunya Ovo Payment. Artinya Ovo masih tetap dipakai meskipun Tokopedia telah merger dengan Gojek. Meskipun telah menjadi grup GoTo, kedepannya baik Tokopedia ataupun Gojek tetap beroperasi sesuai entitas masing-masing. Strategi tersebut diyakini akan membuat kolaborasi keduanya terus berkembang memberikan inovasi teknologi, pelayanan, dan produk baru. 

Menilik Jajaran Organisasi 

Netray, melihat jajaran organisasi yang terangkum selama pemantauan terkait topik GoTo. 

Berbagai media memberitakan bahwa di balik peresmian GoTo terdapat investor yang menyokongnya. Hal tersebut dapat dilihat dari jajaran organisasi di atas, selain Tokopedia dan Gojek terdapat Google dan Alibaba Group. Kabarnya kedua perusahaan adidaya tersebut menjadi investor GoTo group. Selain Alibaba Group dan Google, terdapat beberapa investor lainnya seperti Astra International, Telkomsel, hingga Facebook, dan lain-lain. 

Serba Serbi Keramaian Warganet tentang GoTo 

Setelah melihat keramaian media pemberitaan dalam mengangkat isu GoTo, Netray juga melakukan pantauan pada media sosial Twitter. Seperti Apa impresi warganet tentang GoTo? 

Selama sepekan GoTo diperbincangkan warganet sebanyak 829 twit. Topik pembahasan GoTo mencapai impresi sebanyak 23,7K dengan potential reach 43,9 M. Artinya GoTo cukup menarik untuk menjadi topik perbincangan. Seputar apa saja yang warganet perbincangkan? 

Melalui fitur Tweet Populer, dapat terlihat seputar apa saja yang diperbincangkan warganet. Dalam gambar tersebut, akun resmi fans BTS @ARMYTEAMID dan @gojekindonesia banyak mendapat interaksi dari warganet berupa like, komen, dan retweet. Akun Twitter fans BTS di Indonesia mengucapkan selamat atas bergabungnya Gojek dan Tokopedia. Sebagai brand ambassador dari Tokopedia, BTS juga memberikan ucapan selamat atas rilisnya GoTo. Sontak hal itu memicu ramainya warganet fans fanatik dari BTS yang turut meramaikan cuitan untuk GoTo. 

Gema Ucapan Selamat untuk GoTo

Sambutan baik dari warganet atas mergernya Gojek dan Tokopedia membanjiri lini masa Twitter. 

Warganet menyambut baik atas pengumuman resmi Gojek x Tokopedia menjadi GoTo group. Hadirnya GoTo dinilai sangat keren oleh warganet. Hal itu diikuti oleh ucapan bertajuk congratulation Tokopedia dan Gojek menggema di twitter dengan menandai akun twitter resmi @tokopedia dan @gojekindonesia

Ovo di-Ghosting Tokopedia? 

Selain ucapan selamat yang mendominasi cuitan bersentimen positif, warganet juga membahas Ovo yang selama ini menjadi partner Tokopedia. Cuitan tersebut menyumbang sentimen negatif pada topik ini. 

Sama halnya dengan artikel pemberitaan yang membahas nasib Ovo ke depannya setelah Tokopedia resmi merger dengan Gojek. Warganet pun mempertanyakan bagaimana nasib Ovo setelah Tokopedia menjadi GoTo. Bahkan muncul cuitan keprihatinan warganet yang ditujukan untuk Ovo. Warganet menilai Ovo ditinggalkan oleh Tokopedia dan posisinya akan digantikan oleh Gopay. 

Jaringan Percakapan GoTo 

Pada perbincangan tentang Gojek x Tokopedia, akun yang paling sering ditandai oleh warganet adalah kedua akun perusahaan tersebut. Kemudian warganet juga menandai akun @ovo_id sebagai partner Tokopedia dalam metode pembayaran. Keriuhan warganet membahas tentang nasib Ovo setelah GoTo resmi terbentuk. Selain itu akun @BTS_twt juga muncul dalam jaringan percakapan tersebut. Hal ini karena platform Army yang merupakan fans BTS cukup berpengaruh besar dalam perluasan topik GoTo di Twitter. 

Penutup 

Resminya penggabungan usaha antara Gojek dan Tokopedia yang diberi nama GoTo mendapat respons baik dari masyarakat. Sambutan berupa ucapan selamat dari warganet tersebut menyumbang sentimen bernada positif untuk GoTo. Tetapi di sisi lain, pembahasan tentang Ovo yang teralihkan oleh Gojek turut menyumbang sentimen negatif. Hadirnya GoTo digadang-gadang memiliki visi misi untuk menjadi perusahaan adidaya dengan mengedepankan inovasi teknologi terdepan di Indonesia. Demikian analisis Netray. 

Toxic Relationship yang Dikisahkan oleh Warganet

Berbicara tentang percintaan menjadi hal yang menarik bagi kawula muda. Kisah romansa bak negeri dongeng pastinya menjadi harapan bagi semua pasangan kekasih. Namun, realitanya tidak semua individu dapat memiliki kisah fiktif tersebut. Perselisihan yang timbul karena adanya perbedaan pendapat ataupun sifat yang tidak dapat ditoleran menjadi batu sandungan bagi pasangan yang mengharapkan kisah romantis tersebut. Lalu, lambat laun hubungan yang dijalin menjadi tekanan bagi salah satu pihak. Hal ini lah yang disebut juga dengan toxic relationship.

Menurut kamu, apa sih toxic relationship itu? Bagaimana kamu mengetahui kalau hubungan kamu sudah masuk ke dalam kategori tersebut? Untuk berbicara topik ini, yuk kita lihat juga cerita warganet mengenai hubungan toxic melalui fitur-fitur yang dimiliki oleh Media Monitoring Netray!

Sekilas tentang Hubungan Toxic

Cinta menjadi salah satu kebutuhan manusia. Dikutip dari Wikipedia, konsep Hierarki Kebutuhan Maslow yang ke-3 ialah kebutuhan dimiliki dan cinta (belong and love). Bentuk akan pemenuhan kebutuhan ini adalah seperti bersahabat, keinginan memiliki pasangan dan keturunan, kebutuhan untuk dekat pada keluarga dan kebutuhan antarpribadi seperti kebutuhan untuk memberi dan menerima cinta. Dalam jalinan hubungan, tentunya manusia mengharapkan kebahagiaan. Namun, pada nyatanya tidak sedikit dari mereka yang mengalami hubungan yang tidak sehat.

Dikutip dari sbmi.or.id, menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan, kekerasan di ranah rumah tangga atau relasi personal menempati peringkat pertama, yakni sebanyak 6.555 kasus (59%), disusul kekerasan terhadap anak perempuan sebanyak 2.341 kasus (21%). Kekerasan terhadap anak perempuan di tahun ini meningkat dibanding tahun 2018, mengalahkan kekerasan dalam pacaran 1.815 kasus (16%%), sisanya adalah kekerasan mantan suami, kekerasan mantan pacar, serta kekerasan terhadap pekerja rumah tangga.

Dari data tersebut dapat kita buktikan bahwa dengan adanya hubungan toxic dapat membuat konflik batin hingga mengarah kepada kekerasan fisik dan psikis seseorang. Dikutip dari jurnal Persepsi Generasi Milenial Terhadap Toxic Relationship dari Pandangan Transactional Analysis, ciri-ciri dari toxic relationship yang ada dan sering terjadi bahkan dialami oleh anak-anak remaja di antaranya adalah tidak pernah merasa cukup, susah menjadi diri sendiri, direndahkan terus, tidak didukung oleh pasangan, lingkungan pertemanan yang semakin menyempit, cemburu yang berlebihan, dan komunikasi antar pasangan sangat tidak baik. Semua hal itu jika tidak disadari dan dikendalikan atau dikontrol maka akan berujung pada hal-hal yang kurang baik, seperti kekerasan, sakit hati, stres, tertekan dan bahkan hubungan akan berakhir atau terjadi perpisahan

Toxic Relationship Identik dengan Bucin

Bucin atau budak cinta seringkali dikonotasikan negatif. Hal ini disebabkan oleh kosakata bucin yang diterjemahkan sebagai situasi percintaan yang dinilai berlebihan. Seperti halnya seseorang yang rela melakukan apapun demi orang yang dicintainya meski hal itu dinilai kurang nalar. Istilah ini pun akhirnya disandingkan dengan sifat toxic yang juga sering menjadi penilaian buruk terhadap hubungan seseorang.

Gambar di atas merupakan beberapa contoh twit warganet yang berisikan cerita bahkan keluh kesah mereka terkait bucin dan toxic relationship. Dengan teknologi AI yang dimiliki oleh Netray, cuitan-cuitan di atas terindikasi sebagai twit bersentimen negatif. Opini yang berisikan kosakata berkonotasi negatif juga berhasil dibaca demikian oleh Netray. Seperti contoh di atas, cuitan dari akun @panoramaindomie yang mengomentari perihal hubungan toxic yang dipertahankan karena telah menjadi bucin.

Hubungan Toxic dan Kisah Sedih Warganet

Membicarakan hubungan toxic identik dengan kisah sedih atau tragis dari pasangan yang melaluinya. Dengan fitur Top Words yang dimiliki oleh Netray kita akan sedikit diperlihatkan gambaran apa yang menjadi dominasi perbincangan warganet terkait hal ini. Dari gambar di atas dapat kita lihat, selain kata toxic relationship juga terdapat kata terjebak, kejebak, salah, susah, bahkan takut. Yang apabila kita lihat secara sekilas kosakata tersebut mengarah ke hal negatif.

Dari filter words yang dimiliki Netray, kita dapat melihat lebih rinci twit-twit seperti apa yang diungkapkan warganet terkait kata kunci tertentu. Dari contoh di atas dapat kita lihat contoh twit yang berkaitan dengan kosakata terjebak, kejebak, dan takut. Secara garis besar, kisah hubungan toxic yang dialami atau diceritakan warganet ialah kisah pasangan yang terjebak hingga takut memberikan keputusan di saat dirinya sudah berada di hubungan yang dinilai tidak sehat.

Hubungan toxic ternyata bukan hanya datang dari pasangan kekasih, namun bisa jadi dari circle pertemanan. Seperti contoh cuitan di atas, beberapa warganet juga merasa terjebak dalam pertemanan yang dirasa kurang baik sehingga disebut sebagai toxic.

Seberapa Besar Impresi Warganet?

Dengan periode pemantauan yang dilakukan pada tanggal 1-12 Mei 2021, Netray menemukan 4.526 twit yang membicarakan tentang topik ini. Dengan impresi sebanyak 8.3 juta perbincangan ini diperkirakan dapat menjangkau hingga 10.8 juta akun. Dari data statistik di atas kita juga dapat mengetahui dominasi cuitan warganet yakni terlabeli sebagai sentimen negatif. Hal ini terlihat dari fitur Peak Time yang didominasi warna merah dan juga fitur Sentiment Trend yang menunjukkan garis merah menjulang tinggi dibanding garis hijau.

Lantas dari total 2 ribuan akun, siapa saja akun yang berhasil menyumbang suara pada topik ini hingga perbincangan toxic relationship berhasil mendapatkan jutaan impresi? Dengan fitur Top Accounts yang dimiliki Netray, kita dapat melihat akun-akun yang berhasil mendapatkan perhatian warganet (by popularity) dan juga yang paling banyak mencuitkan terkait kata kunci (by count). Dari gambar di atas dapat kita lihat akun @mardiasih menduduki peringkat pertama di Top Account by Popularity dengan jumlah impresi 9.043. Dengan fitur account monitoring, kita juga dapat melihat secara rinci twit @mardiasih yang telah berhasil menyita perhatian warganet (kolom account monitoring).

Sedangkan akun yang paling banyak mencuitkan kata kunci tersebut ialah akun @eventsurabaya dengan total twit sebanyak 8 buah. Akun ini memberikan informasti terkait adanya talkshow yang bertemakan toxic relationship yang diadakan oleh Fakultas Psikologi Ubaya.

Toxic relationship atau hubungan toxic tak hanya terjadi pada pasangan kekasih, namun juga bisa datang dari hubungan pertemanan. Dari pantauan yang dilakukan oleh Netray pada kanal Twitter dengan melihat jumlah twit dan jangkauan akun, topik ini memiliki intensitas perbincangan yang tinggi. Meski berkonotasi sebagai hal yang negatif, tetapi adakalanya kejadian ini telah memberikan pelajaran moral baru bagi mereka yang mengalaminya. Seperti halnya cara menyikapi serta mampu memilah hingga mendapatkan pasangan yang lebih baik.

Pagelaran Miss Universe 2020, Impresi Warganet Hingga Indonesia Masuk 21 Besar

Ajang pagelaran Miss Universe baru saja selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu setelah hiatus di tahun 2020 karena pandemi Covid-19 yang menyebar ke berbagai belahan dunia. Sebanyak 73 kontestan dari berbagai negara tersebut pun bersaing pada malam final Miss Universe 2020 yang digelar di Seminole, Hard Rock and Casion, Hollywood, Florida, Minggu 16 Mei 2021. Hal ini cukup menyita perhatian warganet terkait tebakan siapakah yang berhasil menjadi ratu sejagad pada tahun ini. Di Indonesia bahkan ajang ini sempat mendominasi perbincangan warganet hingga menduduki trending topik. Seperti apakah perbincangan warganet terkait topik ini? Simak pantauan Netray berikut.

Miss Universe

Netray memantau perbincangan terkait topik ini sejak 12 Mei 2021 sampai dengan 18 Mei 2021. Berdasarkan pantauan Netray ditemukan sebanyak 414 total cuitan dengan didominasi oleh cuitan bersetimen positif. Sementara itu, adapun jumlah impresi terkait topik ini mencapai 1,947 dengan menjangkau sebanyak 26.5 juta akun. Pagelaran Miss Universe memang selalu menarik perhatian, tak heran warganet selalu penasaran dengan siapa pemenang ratu sejagad di setiap tahunnya.

Melalui grafik di atas terlihat puncak perbincangan warganet yang meningkat secara signifikan pada tanggal penayangan ajang tersebut di televisi Indonesia, yakni 17 Mei 2021. Mayoritas warganet memperbincangkan terkait dukungan yang mengalir untuk setiap kontestan yang berasal dari 73 negara dari seluruh penjuru dunia. Tak heran bila topik ini kemudian didominasi oleh cuitan bersentimen positif. Lalu apa sajakah yang menjadi perbincangan warganet dalam membahas topik Miss Universe 2020 ini?

Bila diamati melalui Top Words terlihat beberapa kosa kata yang mendominasi perbincangan warganet, seperti Miss Universe, Vote, Ayuma, Thailand, Puerto Rico, Myanmar, Africa, dan beberapa kosa kata lainnya. Selain itu, terlihat juga beberapa tagar yang diusung warganet dalam perbincangan terkait topik ini, yaitu #missuniverse, #missuniverse2020, #missuniverse2021, dan #ayuniverse.

Pagelaran Miss Universe 2020, Dukungan Untuk Ayu Maulida Hingga Meksiko Sebagai Pemenang

Ayu Maulida Putri, namanya kian santer setelah menjadi Putri Indonesia yang bertanding di ajang Miss Universe 2020. Pemilik nama lengkap Raden Roro Ayu Maulida Puteri ini disebut memiliki potensi untuk melenggang ke babak final. Dengan tinggi menjulang 179 sentimeter, berwajah Indonesia, cakap dalam public speaking, dan amat percaya diri, Ayu diharap dapat membawa nama Indonesia di kancah Internasional. Dukungan untuk dirinya pun terus mengalir, hal ini dapat diamati melalui beberapa cuitan berikut.

Terlihat bagaimana warganet memberikan dukungannya terhadap Ayu Maulida yang menjadi perwakilan Indonesia. Terlebih saat dirinya tampil dengan mengenakan kostum bertemakan Komodo Dragon yang menjadi heritage of Indonesian. Warganet pun kagum dengan keanggunan Ayu Maulida yang memukau. Tak heran warganet berharap Ayu Maulida dapat menjadi pemenang ajang bergengsi ini. Namun sayangnya langkah Ayu Maulida harus terhenti di babak 21 besar. Meski demikian warganet tetap merasa puas dan bangga akan sosoknya dan tidak berkecil hati.

Selain dukungan kepada wakil dari negaranya sendiri, terlihat sebagian warganet juga memberi dukungan dan menjagokan beberapa kontestan dari berbagai negara lain. Seperti halnya kontestan asal Puerto Rico, Thailand, Myanmar, hingga South Africa. Berbagai kontestan tersebut pun dinilai memiliki keunikan masing-masing, seperti halnya Miss asal Myanmar Thuzar Wint Lwin yang memenangkan Best National Costume.

Myanmar berhasil menyabet penghargaan Best National Costume di Miss Universe 2020 meski kostum awal yang harusnya dikenakan saat ajang itu hilang selama perjalanan. Hingga dirinya harus memakai kostum pengganti dengan bantuan sesama warga Myanmar yang tinggal di Amerika. Ia pun tampil dengan membawa pesan Pray For Myanmar melalui gaun yang dikenakannya. Hal ini pun berhasil mencuri perhatian para juri hingga dirinya dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Costume National Miss Universe 2020.

Lalu siapakah negara yang berhasil keluar menjadi pemenang ajang yang digelar tahunan ini? Ya, Andrea Meza. Gadis kelahiran Chihuahua Meksiko, 13 Agustus 1994 ini berhasil keluar sebagai pemenang yang tidak diduga oleh warganet. Perempuan bernama lengkap Alma Andrea Meza Carmona berhasil menyabet mahkota gelar Miss Universe 2020.

Top Categories

Selain beberapa akun portal media pemberitaan daring, terlihat sepuluh akun lain yang menempati kategori Top Accounts sebagai akun populer dalam topik ini. Salah satunya akun @sbyfess yang dalam pantauan akun Netray terlihat menyuarakan ajakan untuk mendukung Ayu Maulida sebagai perwakilan ajang Miss Universe yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, pada kategori Top People terlihat Presiden Joko Widodo dan Ayu Maulida sebagai perwakilan dari Indonesia menjadi nama paling populer dalam perbincangan warganet terkait topik ini. Pada kategori Top Locations juga terlihat beberapa negara lain yang menyita perhatian warganet, seperti halnya Filipina, Thailand, India, hingga Malaysia. Beberapa negara tersebut bahkan muncul dalam Top Words pantauan Netray.

Kontes kecantikan ratu sejagad selalu menjadi ajang yang mencuri perhatian warganet. Terlebih saat akhirnya kontes ini kembali disiarkan secara langsung setelah 1,5 tahun lamanya harus tidak terlaksana karena pandemi Covid-19. Berbagai perwakilan dari 73 negara pun turut meramaikan ajang ini, termasuk Indonesia. Meski tidak keluar sebagai pemenang, dukungan terhadap Ayu Maulida terus mengalir. Demikian halnya ucapan untuk pemenang, Alma Andrea Meza Carmona yang berasal dari Meksiko dan berhasil dinobatkan sebagai Miss Universe 2020.

Demikian hasil pantauan Netray, simak hasil analisis Netray lainnya melalui https://analysis.netray.id/

Respons Media Massa Kala Menteri Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma

Bulan April lalu terbongkar sebuah kasus yang sangat meresahkan terkait situasi pandemi Covid-19. Protokol rapid test di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara sebagai syarat utama melakukan perjalanan keluar daerah, diketahui menggunakan alat tes yang sudah pernah dipakai sebelumnya. Kasus ini menempatkan perusahaan dan direksi Kimia Farma sebagai pesakitan karena mereka merupakan penyedia jasa tes rapid Covid-19 ini.

Sejumlah oknum petugas tes disinyalir meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah melalui praktik ini. Penggunaan alat tes bekas tersebut sudah berjalan sejak Desember tahun lalu. Menilik besarnya dampak yang ditimbulkan, kasus ini belum akan mereda untuk beberapa waktu ke depan. Menarik jika bisa mengamati bagaimana perkembangan isu ini di ranah publik.

Untuk melihat bagaimana media massa memberitakan kasus alat tes bekas akhir-akhir ini, Netray Media Monitoring memantau penerbitan berita selama periode 11 Mei hingga 17 Mei 2021. Pemantauan dilakukan dengan kata kunci kimia farma, pemecatan direksi, erick thohir. Kata kunci ini dipilih karena mulai terdengar wacana pemecatan direksi PT Kimia Farma Diagnostika oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Hasilnya bisa disimak di bawah ini.

Laporan Statistika Pemecatan Direksi Kimia Farma

Sudut pandang perdana dalam membaca hasil pemantauan adalah dengan mengamati data statistik yang telah dikumpulkan Netray Media Monitoring. Urgensinya adalah untuk menentukan seberapa masif wacana tersebut diberitakan oleh media massa. Hasil pemantauan menunjukan bahwa permasalahan yang menghantam PT Kimia Farma terbit sebanyak 111 berita selama periode pemantauan. Sedangkan total laman media massa daring yang merilis laporan tersebut berjumlah 51 kantor redaksi

Berdasarkan dua data tersebut, diasumsikan bahwa masalah ini kurang mendapat perhatian dari media massa nasional. Animo yang rendah terhadap perkembangan kasus terasa cukup memprihatinkan. Pertama, karena ini menyangkut upaya negara menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Kedua, publik mengharap pemerintah bertindak tegas terhadap masalah ini. Seharusnya kasus penggunaan alat tes bekas tergolong skandal nasional.

Sebagian besar berita termasuk ke dalam kategori berita kesehatan, yakni sebanyak 41 laporan. Kategori finansial menempati posisi kedua dengan total laporan sebanyak 28 terbitan. Disusul dengan kategori hukum dan pemerintahan. Kemunculan kategori finansial dikarenakan keputusan Erick Thohir berada dalam ranah bisnis mengingat kebijakan ini akan mempengaruhi PT Kimia Farma Diagnostika dari sudut pandang ekonomi.

Respon sentimen dari pemberitaan media massa tidak menunjukan disparitas yang dalam antara sentimen negatif dan positif. Netray menemukan 57 berita ditulis dengan bobot sentimen negatif, sedangkan bobot sentimen positif muncul dalam 31 laporan media massa. Sentimen pemberitaan ini bisa berupa dukungan terhadap keputusan Erick atau kecaman terhadap praktik rapid test dengan alat bekas. Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada analisis konten di bawah ini.

Polemik Seputar Isu Pemecatan Direksi PT Kimia Farma

Sempat mereda beberapa saat sejak isu penggunaan alat tes bekas di Bandara Kualanamu, pada tanggal 16 Mei yang lalu muncul informasi perkembangan berita. Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memecat seluruh direksi PT Kimia Farma dari jabatan mereka. Ini adalah langkah yang sudah dikaji secara komprehensif, menurut Menteri Erick.

Antara menjadi kantor berita perdana menerbitkan laporan terkait wacana rapid test antigen bekas hingga pemecatan direksi. Artikel tersebut terbit kurang lebih pada pukul 10 pagi. Artikel berisi pernyataan langsung dari Erick Thohir kala menjelaskan alasan pemecatan dan tindakan yang sudah diambil kementeriannya. Baginya kasus alat antigen bekas ini bisa berdampak luas di masyarakat. Masyarakat akan kehilangan kepercayaannya terhadap kualitas pelayanan kesehatan oleh pemerintah.

Hingga pukul 1 siang, sebagian besar berita masih berupa informasi terkait pemecatan tersebut. Sambil sesekali diselipi informasi tentang pengganti sementara (PLT) direksi PT Kimia Farma Diagnostika. Baru menjelang pukul 2 siang, media massa mulai memberi sudut pandang pemberitaan yang lain seperti pendapat pihak luar, dari anggota DPRD Sumatera Utara, dan kebijakan audit untuk semua laboratorium milik Kimia Farma. 

Tak hanya dari unsur pemerintah, apresiasi juga datang dari relawan Joko Widodo yang tergabung dalam Arus Bawah Jokowi (ABJ). Melalui Ketua Umum, Michael Umbas, ABJ berpendapat terbongkarnya kasus antigen bekas di Kualanamu merupakan permasalahan yang sangat serius. Dampaknya bagi masyarakat begitu luar biasa. Tidak tertutup kemungkinan kasus antigen bekas tersebut justru membuat penyebaran COVID-19 semakin masif.

Pendapat ini didukung oleh pengamat Kepolisian Irjen Pol Purn Sisno Adiwinoto. Ia mengatakan perlu tindakan tegas bagi para pelaku penggunaan rapid test antigen bekas karena kejahatannya berdampak serius. Perlu vonis yang dapat menimbulkan efek jera kepada para pelaku sesuai asas keselamatan masyarakat. Pemecatan yang dilakukan Erick adalah satu hal, sedangkan upaya hukum adalah hal lain yang tak kalah penting.

direksi

Pihak PT Kimia Farma tak bergeming mendapati situasi perusahaanya. Melalui direksi yang baru, mereka mengupayakan sejumlah hal untuk memperbaiki citra kembali. Selain memperkenalkan plt yang sekarang menahkodai perusahaan, Kimia Farma juga berjanji untuk melakukan pembenahan menyeluruh di internal perusahaan. Menteri Erick bahkan menagih SOP baru dalam melayani rapid test antigen yang sekiranya masih akan dipegang oleh mereka.

Manuver Menteri Erick Thohir dalam menghadapi kasus penggunaan alat rapid test bekas cukup mengejutkan. Pasalnya tak hanya oknum petugas di Bandara Kualanamu saja yang mendapat sanksi. Tetapi juga seluruh jajaran direksi terkena imbasnya. Akan lebih terasa lagi dampaknya jika masalah ini didekati secara hukum. Meskipun kemungkinan bisa memakan sumber daya yang lebih besar. Masyarakat akan melihat hal tersebut sebagai keseriusan pemerintah dalam membereskan PR-PR pandemi Covid-19 yang masih menumpuk.

Impresi Lebaran ala Warganet, Pertanyaan ‘Kapan Nikah’ Masih Menjadi Momok

Lebaran atau Hari Raya Umat Islam yang jatuh pada tanggal 13-14 Mei 2021 lalu masih dirayakan masyarakat Indonesia dalam suasana suka cita di tengah pandemi. Sambutan hari kemenangan ini dirayakan dengan penuh semangat oleh umat islam, terutama warganet meski di dalam keterbatasan. Untuk menangkap momen ini, Media Monitoring Netray memantau perbincangan warganet Twitter yang mengucapkan atau ikut serta merayakan Hari Raya ini di akun sosmed mereka. Seperti apa kemeriahannya? Mari kita simak dengan fitur-fitur yang dimiliki oleh Netray.

Gambar di atas merupakan fitur Top Words yang berisikan kumpulan kosakata dominan yang menjadi perbincangan warganet pada topik ini. Dari fitur tersebut dapat kita lihat kosakata yang berkaitan dengan momen ini, seperti idul, fitri, mohon, lahir, minal, dan lain sebagainya menjadi perbincangan utama warganet. Selain kosakata tersebut, ditemukan kata presiden yang juga menjadi salah satu topik perbincangan. Apa yang dicuitkan warganet terkait hal ini?

Dari kosakata presiden yang terdapat pada fitur Top Words, dapat kita lihat perbicangan warganet yang menyelipkan kata tersebut pada cuitannya. Seperti yang terlihat dari gambar di atas, beberapa cuitan warganet terkait kosakata ini ialah tentang ucapan lebaran dari keluarga Presiden Jokowi dan Ibu Iriana yang kembali disampaikan oleh warganet. Selain ucapan Idul Fitri, warganet juga membagikan pesan Presiden untuk bangkit dan menang melawan pandemi Covid-19.

Statistik Perbincangan

Pantauan yang dilakukan dengan membubuhkan kata kunci lebaran dan idul fitri menghasilkan total twit sebanyak 36.097 dan impresi mencapai 91 juta. Periode pemantauan dilakukan pada tanggal 12 Mei (H-1 lebaran) hingga 15 Mei (H+1 lebaran). Hal ini dimaksudkan untuk melihat antusias warganet menyambut momen ini pra dan pasca Idul Fitri.

Untuk melihat antusias tersebut, mari kita simak pantauan rincian twit berikut ini!

Pra Lebaran

Sambutan momen kemenangan dirayakan warganet dengan berbagi cuitan kebahagiaan. Ungkapan ‘besok lebaran’ mendominasi twit di H-1 perayaan Idul Fitri tersebut. Dengan fitur filter date yang dimiliki Netray, ditemukan sebanyak 30.001 twit yang dilayangkan warganet terkait kata kunci tersebut di tanggal 12 Mei 2021.

Selain ucapan sambutan lebaran di hari tersebut, warganet juga berkomentar tentang perayaan lebaran tahun ini yang masih diselimuti dengan suasana pandemi. Seperti ungkapan dari akun @crackoo yang menyatakan rindu momen lebaran sebelum adanya pandemi Covid-19.

Hari Perayaan

Di hari tepat perayaan Idul Fitri, Netray menemukan sebanyak 1.119 twit di tanggal 13 Mei dan 4.205 twit di tanggal 14 Mei. Terlihat dari gambar di bawah ini, grafik perbincangan warganet seputar kedua kata kunci ini didominasi oleh warna hijau. Dengan kata lain, pada hari tersebut perbincangan warganet didominasi oleh twit-twit bersentimen positif.

Ucapan selamat merayakan Idul Fitri dihaturkan oleh warganet di akun Twitter mereka masing-masing. Selain ucapan kepada sesama warganet, ucapan kepada pemimpin juga diungkapkan oleh warganet. Salah satunya ialah cuitan dari akun @Ryhanz_ yang mentwitkan ucapan Idul Fitri dengan menandai akun @aniesbaswedan.

Selain ucapan lebaran, momen ini juga dibarengi dengan peringatan hari Kenaikan Isa Almasih yang juga jatuh pada tanggal 13 Mei 2021. Dengan ini, toleransi beragama masyarakat Indonesia yang diwakili oleh warganet yang turut serta saling mengucapkan selamat dan mendoakan terjalin begitu erat.

Tak hanya itu, momen ini pun juga menjadi ajang sambatan para warganet yang telah memasuki usia matang. Mengapa demikian?

Momen berkumpulnya dengan keluarga besar ternyata juga menyisakan keluhan bagi warganet, terutama bagi mereka yang telah beranjak dewasa. Tak hanya seputar pembagian THR seperti yang pernah dibahas pada artikel sebelumnya, namun pertanyaan seputar pasangan dan pernikahan juga menjadi ‘momok’ pada momen ini.

Pasca Lebaran

Meski telah memasuki H+1 lebaran, ucapan perayaan tak hentinya ditwitkan para warganet yang belum menyempatkan bersilaturahmi online dengan warganet lainnya. Seperti salah satu contoh cuitan di atas, politikus @cakimiNow menyempatkan memberikan ucapan online di akun Twitter miliknya. Dibuka dengan pantun, di akhir twit Cak Imin berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan saat berkumpul dengan keluarga.

Hari Kemenangan Umat Islam telah disambut suka cita meski perayaannya masih dirundung oleh pandemi Covid-19. Kebijakan larangan mudik yang membatasi mobilitas tak memutus tali silaturahmi para warganet. Meski sekadar ucapan melalui sosial media, antusias warganet dalam menyambut momen kemenangan ini tak terbendung hingga twit-twit ucapan selamat lebaran membanjiri kanal Twiter. Tak hanya itu, ucapan peringatan Kenaikan Isa Almasih juga digaungkan di kanal ini untuk saling menjaga tali persaudaraan antar agama.

Sekali lagi, kami Tim Netray mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan selamat memperingati Kenaikan Isa Almasih. Mohon maaf lahir dan batin, serta damai sejahtera.

Sajian Khas Lebaran Ala Warganet

Selain sirup, sajian khas lebaran yang kerap hadir di meja ketika momen lebaran tiba adalah camilan, kue kering, dan beragam makanan khas seperti ketupat dan opor ayam. Nah, ternyata warganet sudah mulai sibuk nih membicarakan topik ini di Twitter. Lihat saja grafik yang terus merangkak di akhir Ramadhan ini.

Media Monitoring Netray kemudian melakukan pemantauan untuk melihat sajian khas lebaran yang paling banyak dibahas warganet berdasarkan kategori kue lebaran paling populer di mata warganet. Kuy, mulai!

Nastar

Siapa yang tidak kenal nastar? Kue kering yang lembut dengan isian selai nanas ini merupakan salah satu sajian khas lebaran yang paling banyak dicari. Nastar klasik berbentuk bulat-bulat kecil dengan warna kuning keemasan. Namun, beberapa orang memodifikasinya sesuai selera. Bahkan ada yang membuat nastar dengan isian selai buah lainnya. 

Putri Salju

Seperti namanya, kue kering yang satu ini diselimuti dengan gula halus seperti salju. Kue putri salju yang klasik berbentuk bulan sabit yang dibuat dari adonan tepung terigu, tepung maizena, mentega dan kuning telur yang dipanggang di dalam oven.

Lidah Kucing

Seperti julukannya, kue yang satu ini memiliki bentuk yang mirip seperti lidah kucing. Kue lidah kucing memiliki rasa yang enak, gurih, dan renyah. Kue ini masuk ke Indonesia dari Belanda seiring dengan kolonialisasi Belanda. Dalam bahasa Belanda, kue ini dinamakan “Kattentongen”

Kastangel

Kastangel adalah kue kering yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, margarin, dan parutan keju. Kue ini berbentuk persegi panjang, panjangnya sekitar 3-4 cm dan lebarnya 1 cm, dipanggang di dalam oven hingga kuning keemasan.

Sagu Keju

Kue sagu keju merupakan kue khas betawi yang banyak diminati para ibu-ibu di setiap menyambut hari raya lebaran dan hari perayaan besar. Bukan hanya itu bahkan para pria atau kaum bapak-bapak juga menyukainya karena rasanya yang lembut dan renyah dan yang pasti bentuknya yang cantik menyerupai bunga.

Nah, itu tadi beberapa kue sajian khas lebaran yang paling disukai warganet. Kue favorit kalian yang mana nih gengs?

WNA China Tiba di Indonesia, Saat Masyarakat Dilarang Mudik!

Beberapa waktu belakangan tibanya sejumlah WNA China di Indonesia di tengah penerapan larangan mudik menjadi perbincangan hangat masyarakat. Larangan mudik masih terus menuai pro dan kontra di masyarakat. Hari Raya Idul Fitri telah menjadi momen untuk para perantau pulang ke kampung halaman mereka. Seperti halnya pada tahun lalu, larangan mudik pada tahun ini masih diberlakukan bahkan dengan aturan yang lebih ketat. Sayangnya, aturan ini masih terus menuai pro dan kontra di masyarakat. Terlebih saat terdengar kabar tibanya ratusan WNA China di Indonesia saat larangan mudik tengan diberlakukan. Hal ini kemudian menjadi perbincangan hangat masyarakat dan warganet Twitter. Simak hasil pantauan Media Monitoring Netray.

WNA China

Netray memantau perbincangan warganet terkait topik ini sejak 28 April 2021 sampai dengan 10 Mei 2021. Selama periode tersebut terlihat total cuitan perbincangan warganet terkait topik ini mencapai 6.901 cuitan dengan didominasi oleh cuitan bersentimen negatif. Adapun jumlah impresi mencapai 1.1 juta dengan menjangkau sebanyak 91.1 juta akun.

Tibanya sejumlah WNA China di Indonesia pada masa larangan mudik menuai polemik di masyarakat. Tak hanya itu, topik ini pun menjadi perbincangan hangat warganet Twitter yang ramai mengomentari hal tersebut. Sejumlah warganet pun bertanya-tanya mengapa WNA dapat masuk ke Indonesia saat masa pandemi yang terus berlangsung dan sejumlah cara tengah diupayakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

Dari fitur Top Words dapat diamati sejumlah kosakata yang kerap digunakan warganet dalam perbincangan seputar topik ini seperti, diskriminasi, kedatangan, bandara, rakyat, dilarang, dan beberapa kosa kata lainnya. Bahkan terlihat satu tagar yang diusung yakni #inadaruratkeadilan. Warganet menilai masuknya sejumlah WNA China ke Indonesia di masa pandemi merupakan bentuk ketidakadilan sementara rakyat Indonesia dilarang melakukan mudik atau perjalanan ke luar kota.

WNA China Terus Berdatangan di Masa Larangan Mudik Berlangsung

Sebelumnya, terdapat video yang tersebar terkait adanya puluhan warga China di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa 4 Mei 2021. Sampai saat ini jumlah WNA China tersebut mencapai 160 orang. Dalam video tersebut tampak WNA China langsung dijemput menggunakan bus setibanya di bandara. Hal ini kemudian menjadi polemik dan perbincangan hangat warganet.

Aturan larangan mudik sejak tahun lalu memang selalu menuai polemik, terlebih saat ini tengah diberlakukannya aturan yang lebih ketat. Namun, dikabarkan sejumlah WNA China justru berdatangan. Terlihat sebagian warganet menilai hal ini merupakan bentuk ketidakadilan pemerintah. Tak hanya itu, sebagian warganet pun tak habis pikir dengan kebijakan pemerintah yang memperbolehkan WNA China tersebut masuk ke Indonesia.

Beredarnya pemberitaan dan perbincangan yang semakin luas membuat pemerintah akhirnya angkat suara. Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Jhoni Ginting menyatakan bahwa kedatangan WNA China itu hanya untuk kepentingan bekerja di proyek strategis nasional. Ia mengatakan bahwa kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan esensial, seperti bekerja di proyek strategis nasional, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh WNA asal Cina yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta sudah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19. Namun, hal ini tak juga membuat emosi warganet mereda. Tidak sedikit dari mereka yang tetap menyindir pemerintah yang dinilai tidak adil kepada rakyatnya sendiri.

Warganet menilai persoalan ini cukup ironis, meski dengan alasan untuk pengerjaan proyek strategis nasional tidak seharusnya WNA China didatangkan di masa saat ini, saat pandemi dan aturan larangan mudik tengah diterapkan. Hal ini justru dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan asumsi liar mayarakat.

Top Categories

Pada kategori Top Accounts terlihat akun portal pemberitaan daring @CNNIndonesia menempati urutan teratas diikuti dengan beberapa akun lainnya. Sementara itu, dalam monitoring account Netray terlihat sejumlah pemberitaan yang dimuat oleh CNN Indonesia melalui akunnya. Hal tersebut membuat CNN Indonesia menempati urutan teratas kategori akun populer topik ini.

Sementara itu, pada kategori Top People terlihat nama Joko Widodo menempati urutan pertama kategori ini. Selaku Presiden RI namanya menjadi nama tokoh paling banyak disebut warganet dalam perbincangan seputar topik ini. Selain itu, pada kategori Top Organizations terlihat China mendominasi beberapa urutan kategori ini. Hal tersebut sesuai dengan topik utama pembahasan yang melibatkan China sebagai entitas utama perbincangan warganet.

Demikian hasil pantauan Netray simak informasi terkini lainnya melalui https://analysis.netray.id/

Sepak Terjang Bobby dan Gibran dalam Pusara Kepemimpinan Daerah

Pada tanggal 3 Mei 2021 lampau, kanal media Pinterpolitik.com memuat sebuah laporan yang membahas dua orang keluarga dekat Presiden Joko Widodo yang kini menjadi pejabat publik. Mereka adalah putra Presiden, Gibran Rakabuming  yang menjadi wali kota Solo dan menantu, Bobby Nasution yang menjabat wali kota Medan, Sumatera Utara. Tulisan tersebut menyandingkan keduanya sebagai politisi junior yang memikat perhatian publik.

Tertarik dengan laporan tersebut, Netray Media Monitoring lantas memantau pemberitaan media massa yang menjangkau keberadaan dua figur tersebut. Pemantauan ini dilakukan selama periode 8 hari mulai tanggal 1 Mei hingga 8 Mei 2021. Tujuannya adalah mendapatkan data sefaktual mungkin. Rentang periode pemantauan menentukan apakah data yang dihasilkan sudah cukup mewakili atau justru kehilangan fokus karena terlalu lama.

Dari pemantauan ini Netray menemukan sejumlah data untuk kemudian dianalisis. Dari analisis tersebut, Netray ingin menemukan setidaknya dua hal. Pertama, isu apa saja yang sempat melingkupi sosok Gibran dan Bobby akhir-akhir ini. Kedua, bagaimana perspektif dan pendekatan media massa kala memberitakan kedua figur tersebut. Hasilnya bisa disimak di bawah ini.

Statistika Pemberitaan Wali Kota Gibran dan Bobby

Data statistika merupakan informasi awal yang dirangkum Netray terkait topik ini. Selama periode pemantauan ditemukan 250 berita yang mencatut nama Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution. Ratusan laporan ini diterbitkan oleh 54 media massa daring baik nasional maupun lokal. Kategori pemerintahan dan hukum menjadi kategori pemberitaan terbanyak, meski dari grafik di bawah ini terlihat persebaran kategori terhitung cukup merata.

Lebih spesifik lagi, berita yang memuat nama Gibran terbit sebanyak 174 kali sedangkan nama Bobby muncul di 88 pemberitaan. Tidak satu hari pun kedua sosok tersebut absen dari laporan media massa. Dengan volume tertinggi pemberitaan terjadi pada tanggal 2 Mei 2021. Sebagai anggota keluarga Presiden Joko Widodo, kedua figur politisi muda ini tentu saja akan selalu mendapat sorotan dari media massa terkait sepak terjang mereka sebagai wali kota Solo dan Medan.

Untuk rangkuman sentimen pemberitaan, Netray menemukan bahwa media massa menulis artikel dengan bobot sentimen positif atau negatif dalam jumlah yang hampir berimbang. Sebanyak 118 artikel ditulis dengan sentimen positif, sedangkan 90 berita memiliki sentimen negatif. Sisanya ditulis dengan pendekatan yang lebih netral. Pemaparan konteks dan isu pada bab selanjutnya bisa menjadi gambaran mengapa sentimen tersebut bisa menghasilkan data yang sedemikian rupa.

Dari Wacana Pungli, Pandemi, hingga Konflik Vertikal Kepemimpinan Daerah

Selepas pemaparan data statistika, analisis berikutnya bisa menginjak ke ranah konten pemberitaan. Analisis dilakukan melalui penelusuran sejumlah data spesifik untuk menemukan fakta tertentu. Seperti dalam diagram Peak Time yang menampilkan informasi volume tertinggi pemberitaan jatuh pada tanggal 2 Mei. 

Setelah dicermati lebih lanjut, diketahui bahwa isu pungutan liar (pungli) di Solo menjadi pemicu tingginya volume pemberitaan. Wali kota Gibran menemukan fakta bahwa di wilayah kepemimpinannya terdapat praktik pungli berkedok sumbangan zakat fitrah. Pungli tersebut dilakukan oleh linmas setempat terhadap setidaknya 145 unit usaha yang beroperasi di tempat tersebut. Dari praktik ini sempat terkumpul dana senilai Rp 11,5 juta.

Gibran diberitakan marah besar. Ia lantas mengembalikan uang tersebut kepada pemilik semula. Buntut peristiwa ini, lurah tempat kejadian pungli dicopot oleh Gibran. Menurutnya praktik ini sudah menyalahi aturan meski warga setempat menyebutnya sebagai tradisi puluhan tahun. Aksi pencopotan lurah ternyata juga pernah dilakukan oleh Bobby Nasution di Kota Medan. Media menyebut sikap mereka sebagai tindakan tegas sekaligus semacam kekompakan antar anggota keluarga Presiden Joko Widodo.

Data selanjutnya yang dapat ditelisik adalah diagram Top Words yang berisi kata yang paling sering muncul dalam pemberitaan media massa daring selama periode pemantauan. Selain kata yang berhubungan dengan topik sebelumnya, kata medan dan covid juga cukup banyak ditulis oleh pewarta nasional maupun lokal. 

Kemunculan kata ini ternyata dipicu kasus kerumunan massa di wilayah Kesawan City Walk (KCW) di Kota Medan. Di tengah situasi pandemi, adanya kejadian seperti ini tentu sangat disayangkan. Selaku wali kota, Bobby dinilai bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Ia lantas menutup kawasan KCW selama 7 hari hingga lebaran nanti. Bobby mengklaim bukan Covid alasan penutupan ini.

Isu ternyata melebar hingga menjurus konflik vertikal antara pihaknya dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Gubsu Edy mengancam akan menutup kawasan kuliner kota tua tersebut jika tidak bisa diatur. Dari pemberitaan media massa daring, Edy sudah dua kali memperingatkan Bobby terkait masalah ini. Dari sini media kembali mengingat sejarah perseteruan di antara kedua pemimpin daerah tersebut yang ternyata terjadi tidak hanya satu kali saja.

Permasalahan covid ternyata juga menghinggapi kepemimpinan saudara ipar Bobby di Kota Solo. Menjelang akhir bulan Ramadan, Gibran kembali menghadapi tradisi masyarakat yang sangat berbahaya ketika dilakukan pada masa pandemi. Kota Solo dan sekitarnya selalu menjadi tujuan mudik warga pendatang dari berbagai wilayah, terutama wilayah Jabodetabek.

Gibran sempat memperbolehkan warga Solo Raya melakukan mudik, namun secara lokal saja. Meskipun ia menganjurkan kepada warga agar tetap menahan diri. Yang lebih kontroversial adalah Gibran memperbolehkan tempat wisata untuk tetap buka. Hal ini memicu perdebatan di ranah publik pasalnya kebijakan ini kontraproduktif dengan aturan larangan mudik dari luar kota yang diterapkan di wilayah Solo Raya.

Besarnya tekanan dari masyarakat membuat wali kota Gibran merevisi aturannya sendiri. Kegiatan wisata kembali diperuntukkan kepada warga lokal dan ia meminta tempat wisata benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga memperketat penjagaan di jalur masuk wilayah Solo Raya dengan melakukan sidak di Simpang Joglo. Gibran mengaku masih kecolongan ketika masih ada pemudik yang lolos masuk ke Solo menggunakan bus.

Sepak terjang Gibran melawan aksi pungli di Kota Solo menyumbang banyak sentimen positif terhadap pemberitaannya. Namun, permasalahan mudik dan pandemi sedikit banyak menyumbang sentimen negatif. Begitu juga dengan perseteruan Bobby dengan Gubsu Edy. Disharmoni kepemimpinan daerah tentu dipandang buruk oleh masyarakat. Walaupun sedikit terobati dengan kebijakan yang tegas dari pihaknya terkait kerumunan massa di KCW. Dinamika semacam ini tentu akan sangat mempengaruhi karir Gibran dan Bobby ke depannya, di bawah panji dinasti Joko Widodo.

Perbincangan THR ala Warganet

Lebaran, yang tinggal menghitung hari, selalu identik dengan perbincangan seputar Tunjangan Hari Raya (THR). Nah kalau ngomongin THR di dunia maya, khususnya Twitter, tentunya bukan hanya tentang tunjangan gaji bagi pekerja atau pegawai. THR yang dimaksud mencakup banyak hal seperti angpao atau hadiah berupa uang yang didapatkan dari orang tua atau sanak saudara. 

Seperti apa sih perbincangan warganet tentang THR di akun Twitter mereka? Apakah tahun ini mereka senang mendapat THR banyak ataukah sebaliknya? Berikut pantauan Media Monitoring Netray.

Statistik THR

Untuk melihat perbincangan warganet tentang THR, Netray menggunakan kata kunci THR dan angpau && lebaran dalam pemantauannya. Hasilnya, dengan kata kunci ini dalam periode 1-10 Mei 2021 Netray berhasil menghimpun sekitar 230 ribu lebih twit dengan total impresi sebanyak 836 juta. Dari gambar di atas juga dapat kita lihat total twit bersentimen positif dan negatif yang telah berhasil terlabeli oleh mesin Netray, yakni sebanyak 90.965 twit positif dan 85.566 twit negatif. Dengan total twit tersebut, perbincangan seputar THR ini diperkirakan dapat menjangkau hingga 346 juta akun

Lalu apa yang tengah menjadi perbincangan warganet? Mari kita simak dengan menggunakan fitur-fitur yang ada pada Netray di bawah ini.

Top Words

Pada fitur ini kita dapat mengetahui garis besar perbincangan warganet dengan melihat kumpulan kosakata yang mendominasi topik THR. Dari gambar di atas terlihat kosakata like, dapet, follow, saldo, serta giveaway memiliki ukuran besar dibanding kosakata lainnya. Hal ini menunjukkan perbincangan THR di media Twitter didominasi oleh twit giveaway sebagai hadiah THR. 

Top Akun dan Top Entitas

Selanjutnya pada fitur ini, kita dapat mengetahui akun-akun yang paling banyak mendapat impresi dari warganet lainnya. Dilihat dari gambar di atas, akun @xsnangang berada di urutan pertama pada fitur Top People dan Top Accounts (by popolarity). Dengan topik ini akun tersebut mendapatkan impresi hingga sebanyak 67 ribu. Pada Top Organizations, akun resmi dari e-commerce @LazadaID dan @ShopeeID menduduki dua peringkat teratas sebagai official account yang paling banyak ditandai warganet.

Kata Warganet; THR Enggak, Body Shaming Iya

Apa sih yang ditwitkan @xsnangang sehingga ia menjadi Top People pada topik ini?

Dari potongan gambar di atas dapat kita lihat, akun @xsnangang mencuitkan opini perihal keluh kesahnya saat lebaran. Dalam twit tersebut, @xsnangang mengatakan bahwa saat lebaran ada kemungkinan yang akan diterima, yakni THR atau body shaming. Sontak cuitan ini mencuri perhatian warganet hingga berduyun-duyun untuk berkomentar dan me-retweet cuitan tersebut.

Kata Warganet; Pengen THR Banyak

Dari sekian ratus ribu twit, 90 ribu di antaranya merupakan twit yang terjaring sebagai twit positif. Twit seperti apa yang bersentimen positif ini? Berikut beberapa contohnya.

Dari beberapa contoh di atas, terlihat keinginan warganet saat Lebaran ialah mendapatkan THR banyak. Salah satu cuitan tersebut datang dari akun @mhdarief2208 yang mengatakan ingin mendapatkan THR sebanyak 1 miliar. Wah, banyak juga ya, gais! Kamu ingin juga gak?

Ada harapan maka ada pula kekecewaan. Di balik harapan yang dibayangkan ternyata masih saja ada penantian yang tidak kunjung datang. Dari periode pemantauan, Netray juga menemukan twit yang berisikan keresahan warganet yang tak kunjung mendapatkan THR. Belum cairnya tunjangan tersebut diungkapkan warganet di akun Twitter mereka. Warganet merasa resah karena H-5 lebaran THR tersebut belum juga didapatkannya. Padahal jika sesuai kebijakan pemerintah, perusahaan wajib membayarkan tunjangan tersebut maksimal H-7 lebaran.

Top Complaints

Meski momen lebaran adalah hal yang membahagiakan, namun topik THR ternyata masih menyisakan sejumlah keluh kesah dari warganet. Keluhan apa yang dirasakan oleh warganet terkait kata kunci ini?

Netray berhasil menjaring beberapa kosakata yang terkategorikan sebagai keluhan pada topik ini. Dari gambar di atas dapat dilihat beberapa kosakata yang menjadi perwakilan untuk mengungkapkan hal tersebut. Seperti ‘gak bisa nyicil kerjanya’, apa yang tengah diungkapkan warganet? Pada tabel di bawah ini (kolom gak bisa nyicil) terlihat twit teratas berasal dari akun @HailArmani yang menyatakan kritikannya atas pencairan THR yang tak sesuai harapan. Twit ini pun mengundang perhatian warganet lainnya hingga berhasil mendapatkan ribuan impresi.

Twit keluhan lainnya juga terjaring dengan rangkaian kata yang mengandung ‘bangsat’ dan ‘kecewa’. Jika diamati dari gambar tabel di atas (kolom bangsat), secara garis besar keluhan warganet pada topik ini ialah seputar perbincangan tidak adanya THR pada tahun ini. Sedangkan kumpulan kosakata ‘kecewa’ garis perbincangan warganet ialah kritikan atau opini tentang THR yang diterima oleh PNS.

Top Media

Dari fitur Top Media, dapat ditemukan beberap gambar atau video yang dibagikan warganet terkait dengan topik THR ini. Pada gambar di atas, terlihat beberapa meme yang menggambarkan penantian warganet akan datangnya THR menjelang hari Raya Idul Fitri ini.

Nah, itu tadi perbincangan warganet seputaran THR yang berhasil dirangkum oleh Media Monitoring Netray. Meskipun pandemi menghalangi datangnya THR, semoga tidak menghalangi datangnya silaturahmi kita di momen penuh ampunan ini. Selamat menjelang Lebaran. 

Simak analisis peristiwa terkini lainnya melalui https://analysis.netray.id/