Beranda blog

Kabar Gembira, Kini Berlangganan Netray Bisa Melalui Gopay

0

Kemudahan dan kenyamanan pengguna menjadi hal yang penting bagi Netray. Oleh karena itu, Netray terus berupaya memperbaiki dan melakukan pembaharuan fitur secara berkala guna memahami kebutuhan pengguna. Kini Netray telah menyediakan alternatif pembayaran melalui GoPay. 

Untuk menikmati fitur-fitur unggulan Netray, kamu hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi. Dengan berlangganan (subscribe), kamu dapat memilih fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu sehingga akan lebih efektif dan ekonomis. Seperti apa langkah-langkahnya? Simak tutorial berikut.

Cara Berlangganan Netray

1.Masuk halaman Netray kemudian klik Register

2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi.

3. Pilih Trial untuk melakukan demo terlebih dahulu atau pilih Subscribe jika ingin langsung berlangganan.

4. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, email, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik persetujuan kebijakan privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.

5. Klik Next dan kamu akan dialihkan ke halaman berikut. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu (Add to cart)

7. Pastikan pesananmu sudah sesuai (lihat bagian Order Summary). Kamu dapat mengubah jumlah keyword dan jangka waktu sesuai kebutuhan. Jika tidak, Netray akan otomatis menggunakan pengaturan standar (1 keyword dan 1 bulan). Kemudian klik Subscribe. Dengan mengeklik subscribe kamu dianggap setuju dengan Ketentuan Kebijakan Privasi Netray dan Syarat dan Ketentuan Netray.

8. Kamu akan dialihkan ke halaman faktur yang berisi detail pesananmu dan berapa jumlah uang yang harus dibayar. Lalu klik Payment. Faktur ini juga akan otomatis dikirimkan ke emailmu.

9. Klik Continue dan pilih cara pembayaran melalui GoPay. Klik Pay Now dan akan muncul Order ID beserta QR Code. Buka aplikasi Gojek atau aplikasi dompet digital lain. Scan QR code yang tertera pada layar monitor. Cek detail pembayaran di aplikasi lalu klik Pay. Masukan Pin dan transaksi kamu berhasil.

11. Klik I Already Paid untuk memastikan bahwa kamu telah melakukan pembayaran. Lalu dalam beberapa detik, Netray akan membawamu pada halaman Dashboard.

Selamat, fitur yang kamu beli telah aktif. Klik Create Topic untuk mulai membuat topikmu.

Perlu kamu tahu bahwa setiap satu keyword hanya mengakomodasi satu kali pemrosesan data. Artinya, kamu tidak dapat mengubah atau mengganti keyword setelah mengeklik Create Topik. Jika kamu ingin lebih fleksibel, kamu dapat beralih ke paket premium Netray. Di paket premium kamu bebas mengubah atau mengganti keywordmu meski hanya memiliki satu slot keyword. Jika ada pertanyaan, silakan hubungi Kontak Netray.

Mau Coba Netray Secara Gratis, Ini Fitur yang Dapat Kamu Cicipi di Paket Trial

1

Sejak Juli 2020 lalu, Media Monitoring Netray telah dibuka untuk pengguna mandiri. Media monitoring berbasis analisis big data dan kecerdasan buatan ini tak hanya mengakomodasi kepentingan bisnis dan korporasi, tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan perorangan, sebagai sumber penelitian. Netray juga menyediakan paket Trial untuk kamu yang ingin mencoba Netray secara gratis. Agar kamu dapat memanfaatkan fitur Netray Trial secara maksimal simak tutorial berikut ini.

1. Masuk halaman Netray kemudian klik Register

2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi. Pilih Trial untuk melakukan demo.

3. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, e-mail, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik Persetujuan Kebijakan Privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.

5. Klik Register untuk mendaftarkan akunmu pertama kali. Akun yang sudah pernah didaftarkan tidak bisa mendaftar kembali. Klik Login untuk masuk jika sudah punya akun.

6. Buka email kamu untuk melihat link aktivasi yang dikirimkan Netray dan lakukan verifikasi akun. Berikut tampilan dashboard-mu setelah berhasil verifikasi.

Untuk paket Trial, kamu hanya bisa mencoba fitur Twitter dan News. Instagram dan Facebook akan aktif apabila kamu telah meng-upgrade akunmu ke premium (Upgrade Membership) atau berlangganan Netray.

7. Klik menu profil di pojok kanan lalu pilih Edit Profil. Lengkapi profilmu terlebih dahulu agar kamu dapat mengaktifkan fitur Twitter dan News. Jika sudah, klik Submit.

8. Fitur monitoring Twitter dan News sudah aktif. Kamu dapat mulai memasukkan topik yang kamu inginkan.

Lalu bagaimana cara membuat topik dan membaca data di dashboard Netray? Simak tips dan triknya berikut.

Membuat Topik di Dashboard Netray (Trial)

1. Klik menu Create Topic. Masukkan judul topikmu pada kolom Name kemudian masukkan keywords topikmu pada kolom Keyword. Kamu punya 2 slot keyword yang dapat kamu maksimalkan.

Tips: Jangan menggunakan keyword yang terlalu umum karena akan menyulitkanmu dalam melakukan analisis (misal; penyakit, pemerintah, pandemi dsb). Gunakanlah keyword yang spesifik (misal; covid-19, psbb, atau nama brand). Akan tetapi, jangan terlalu spesifik (psbb di Bandung) karena data yang akan ditampilkan hanyalah data yang mengandung rangkaian kata tersebut. Alternatif terbaik adalah dengan memanfaatkan fitur penggabungan. Gunakan tanda && di antara dua kata yang wajib ada dalam data (misal psbb && bandung). Keyword ini akan lebih spesifik dan maksimal daripada keywordpsbb di bandung‘ (terlalu spesifik) ataupun ‘psbb’ saja atau ‘bandung‘ saja (akan menyangkut semua topik tentang pssb dan topik tentang bandung).

2. Jika semua sudah lengkap terisi klik Save. Dalam beberapa detik, dashboard Netray akan muncul. Crawling data akan berjalan beberapa menit tergantung frekuensi kemunculan topik. Untuk paket Trial, Netray membatasi jumlah data maksimal hingga 2000 dengan periode seminggu ke belakang. Meskipun topik yang dicari mungkin mengandung banyak data, Netray akan berhenti setelah mengumpulkan jumlah tersebut.

Fitur Apa Saja yang Dapat Diakses Ketika Mencoba Netray Trial?

Kamu dapat mengakses semua fitur yang ada di menu Overview. Selanjutnya, Account Monitoring, Social Network Analysis, Reporting, dan Comparing hanya bisa kamu dapatkan apabila kamu melakukan upgrade ke premium.

Nah, di Overview ini apa saja sih yang bisa ditampilkan Netray untuk kamu?

  1. Data Statistik : meliputi total Impression, Potential Reach, Account (Male or Female), Persebaran Perangkat, Total Tweets.
  2. Grafik Peak Time : frekunsi sebuah topik diperbincangkan dalam sebuah periode.
  3. Sentiment Trend : kurva untuk melihat perbandingan sentimen di tiap periode.
  4. Tweets : semua tweet yang berhubungan dengan kata kunci. Kamu dapat melihat lebih detail dengan mengeklik View All Tweets. Kamu juga dapat memfilter tweet mana yang ingin kamu lihat berdasarkan sentimen (negative/neutral/positive) atau berdasarkan urutan (paling populer, paling baru, hinga yang paling lawas). Jika ingin melihat tweet mana yang paling mempengaruhi perbincangan topik secara umum lakukan filter berdasarkan yang paling populer. Jika ingin melihat akun yang paling awal memperbincangkan topik gunakan filter Older. Ini akan berguna ketika kamu mencari tahu inisiator sebuah topik atau tagar yang sedang trending.
  5. Top Words : kosakata populer yang paling banyak muncul dalam tweet warganet. Kamu juga dapat mengeklik masing-masing kata untuk melihat apa saja tweet yang mengandung kata tersebut dalam topik terkait.
  6. Top Accounts : akun yang paling berpengaruh dalam perbincangan topik, baik berdasarkan pada impresi yang diperoleh (sort by Popular) atau berdasarkan frekuensi kemunculannya (sort by Count).
  7. Top Entitas : People, Organization, Facilities, Complains, Locations.
  8. Popular Media : video atau gambar populer yang berhubungan dengan kata kunci topik.

Popularitas Partai Politik di Media Massa Online dan Twitter Periode November 2022

0

Netray melakukan pemantauan media massa online dan Twitter untuk melihat popularitas partai politik (parpol) selama 1-30 November 2022. Popularitas diukur berdasarkan jumlah penyebutan atau mention nama partai. Popularitas nama partai politik di media online dan Twitter bisa jadi merupakan gambaran seberapa jauh masyarakat mengenal masing-masing partai politik.

Netray menggunakan 15 nama partai politik sebagai kata kunci pemantauan yakni Demokrat, Gerindra, Golkar, Hanura, Nasdem, PAN, Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Ummat, PDIP, Perindo, PKB, PKPI, PKS, PPP, dan PSI. Ke-15 kata kunci itu merupakan nama partai yang telah dikenal publik dan sebagian dari partai yang mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024.

Laporan selengkapnya dapat dibaca dan diunduh melalui tautan di bawah ini:

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Popularitas Tokoh Politik di Media Massa Online dan Media Sosial Periode November 2022

Netray melakukan pemantauan media online dan media sosial (Twitter, Instagram, TikTok, dan YouTube) untuk melihat popularitas tokoh politik selama 1-30 November 2022. Popularitas diukur berdasarkan jumlah penyebutan atau mention nama. Popularitas nama tokoh politik di media online dan media sosial bisa jadi merupakan gambaran seberapa jauh masyarakat mengenal masing-masing tokoh politik.

Netray menggunakan 15 nama sebagai kata kunci pemantauan yakni Anies Baswedan, AHY, Airlangga Hartarto, Andika Perkasa, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Khofifah, Gatot Nurmantyo, Moeldoko, Prabowo Subianto, Puan maharani, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti, dan Muhaimin Iskandar. Ke-15 nama kata kunci itu merupakan nama-nama yang kerap disebut atau muncul dalam sejumlah survei popularitas atau elektabilitas tokoh politik yang digadang-gadang sebagai calon presiden dan wakil presiden 2024.

Laporan selengkapnya dapat dibaca dan diunduh melalui tautan di bawah ini:

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Respons Warganet Tanggapi Kenaikan UMP 2023

0

Pemerintah di tiap provinsi resmi mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP 2023 pada 29 November 2022 . Kabar ini telah lama dinantikan oleh para pekerja di setiap provinsi yang berharap adanya kenaikan UMP sebagai penunjang kesejahteraan hidup. Saat ini UMP tertinggi masih ditempati oleh DKI Jakarta, sedangkan UMP terendah adalah Jawa Tengah. Sementara besaran kenaikan UMP tertinggi pada tahun ini adalah Sumatera Barat.

Kenaikan UMP 2023 sempat menjadi perbincangan luas warganet di media sosial dan menjadi topik pembahasan media pemberitaan online. Lalu seperti apakah impresi warganet terkait kenaikan UMP yang ditetapkan oleh pemerintah?

Netray memantau perbincangan warganet dan pemberitaan media online terkait topik ini. Dengan menggunakan kata kunci diy && ump, dki && ump, jakarta && ump, jogja && ump, ump, dan umr Netray memantau berbagai tanggapan warganet dan pembahasan media. Monitoring ini pun dilakukan selama 23/11/2022 sampai dengan 29/11/2022.

Berdasarkan hasil pantauan Netray, perbincangan warganet terkait topik ini mencapai 13,4 ribu cuitan dengan didominasi oleh cuitan bersentimen negatif. Adapun jumlah impresi pada topik ini mencapai 4,2 juta dengan berpotensi menjangkau 134,4 juta akun pengguna Twitter. Topik ini banyak diperbincangkan oleh akun dengan yang terindikasi bergender laki-laki.

UMP 2023
Gambar 1. Infografik perbincangan warganet

Sementara itu, di media pemberitaan artikel terkait topik ini mencapai 1.819 artikel yang berasal dari 144 portal media. Adapun kategori pemberitaan tersebut didominasi oleh kategori keuangan dan pemerintahan.

Gambar 2. Infografik monitoring news

Intensitas perbincangan warganet mulai mengalami kenaikan sejak 28 November dan puncaknya terjadi pada 29 November 2022. Sedangkan di media pemberitaan intensitas pembahasan UMP naik signifikan pada 28 November 2022 dan kembali menurun pada 29 November 2022.

Gambar 3. Grafik intensitas perbincangan warganet Twitter
Gambar 4. Grafik intensitas pembahasan News

Kenaikan UMP 2023: Ketidakpuasan Publik hingga DKI Jakarta dan Jogja Menjadi Sorotan

Kenaikan UMP 2023 sebagaimana telah diumumkan tidak membuat semua pihak merasa puas. Hal ini tampak dari berbagai artikel pemberitaan yang memuat pembahasan terkait ketidaksetujuan berbagai pihak tersebut. Suara penolakan terutama digaungkan oleh para buruh di beberapa wilayah, termasuk Jakarta dan Jogja.

Gambar 5. Artikel pemberitaan

Menurut serikat buruh, kenaikan UMP yang ditetapkan oleh pemerintah tidak sesuai dengan harapan karena dinilai terlalu rendah. Seperti halnya kenaikan UMP di DKI yang hanya naik sebesar 5,6 persen menjadi Rp 4.901.798. Sedangkan DIY mengalami kenaikan UMP sebesar 7,65 persen atau menjadi Rp1.981.782.

Suara penolakan lainnya turut disuarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Berbeda halnya dengan serikat buruh yang menilai kenaikan UMP tetap akan membawa buruh pada kehidupan yang tidak layak, Apindo menilai UMP 2023 justru tidak sesuai dengan situasi global.

Gambar 5. Artikel pemberitaan

Meski DKI tetap menjadi wilayah dengan UMP tertinggi di Indonesia ,besaran tersebut dinilai masih belum mampu untuk melepaskan buruh dari jerat kemiskinan. Demikian halnya dengan UMP DIY yang kini menjadi wilayah dengan tingkat UMP terendah di atas Jateng. Kenaikan UMP dinilai tidak pernah melebihi 10 persen dari UMP tahun sebelumnya. Besaran ini dinilai tidak mampu memenuhi standar KHL, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari para buruh.

Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira menanggapi kenaikan UMP di sejumlah provinsi Indonesia yang dinilai tak ideal. Kenaikan UMP seharusnya dapat menjadi stimulus untuk pemulihan daya beli masyarakat. Menurutnya, kondisi upah saat ini justru dinilai terlalu rendah. Bahkan, hal ini terjadi di daerah dengan inflasi yang tinggi, seperti halnya Yogyakarta yang mengalami inflasi per September 2022 mencapai 6,81% dan pertumbuhan 5,82% di kuartal-III 2022. Idealnya di tahun 2023 UMP DIY naik sebesar 12,6 persen.

Gambar 6. Artikel pemberitaan

Meski demikian, kenaikan UMP dinilai tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, hal ini turut mempertimbangkan pemulihan sektor industri dan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi. Sehingga kenaikan UMP yang dimaksimalkan hingga 10% sudah memuat pertimbangan dari berbagai kepala daerah.

Sementara di Twitter UMP 2023 menjadi topik hangat yang diperbincangkan oleh warganet. Berikut berbagai kosakata populer yang kerap muncul dalam cuitan warganet terkait topik UMP 2023.

Gambar 7. Kosa kata populer

Melalui kosakata populer di Twitter tampak warganet kerap menggunakan beberapa kata dalam cuitannya, seperti jateng, ganjar, jawa, jakarta, jogja, inflasi, dan berbagai kata lainnya. Kemunculan Jateng dan Ganjar dalam kosakata populer dipengaruhi oleh fakta bahwa kini Jateng berada pada urutan terbawah UMP terendah di Indonesia.

Gambar 8. Cuitan media populer

Sementara Jogja dan Jakarta menjadi perbincangan warganet karena persoalan UMP yang juga tidak membuat publik merasa puas, meski posisi Jakarta saat ini menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan UMP tertinggi di Indonesia. Sebagaimana tampak pada Gambar 8 saat ini terdapat 31 provinsi di Indonesia yang telah mengumumkan besaran UMP di setiap provinsi. Berikut berbagai tanggapan warganet yang masuk dalam kategori cuitan populer.

Gambar 9. Impresi populer warganet

Di Twitter, warganet ramai-ramai mengomentari kenaikan UMP setelah diumumkan beberapa waktu lalu. Pada kategori cuitan populer tampak kemunculan nama Jogja dalam berbagai cuitan yang banyak mendapat respons warganet. Tak hanya dikenal sebagai kota wisata, Jogja juga kerap mendapat sorotan publik karena rendahnya upah di wilayah ini. Tahun ini Jogja turut mengalami kenaikan UMP meski masih belum sesuai dengan harapan para pekerja.

Tak hanya Jogja, warganet juga menyindir kenaikan UMP dengan kinerja pemerintah di setiap daerah. Kenaikan UMP dinilai tidak akan melebihi 10 persen karena dipengaruhi oleh pengusaha yang merasa keberatan jika menaikkan upah terlalu tinggi, bahkan dapat berdampak pada terjadinya pengurangan karyawan.

Pada media pemberitaan online Kompas menjadi media paling populer yang menerbitkan 109 artikel terkait UMP 2023. Pada kategori Organisasi populer tampak Asosiasi Pengusaha Indonesia hingga serikat buruh menjadi organisasi paling populer pada topik UMP 2023.

Gambar 10. Top kategori

Sementara di Twitter tampak beberapa akun yang masuk dalam kategori akun populer pada topik ini, seperti @msaid_didu yang cuitannya juga masuk dalam kategori cuitan populer. Selain itu, pada lokasi populer tampak DKI Jakarta, Jogja, dan Jateng menjadi lokasi yang paling banyak menjadi perbincangan warganet.

Gambar 11. Akun dan lokasi populer

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

Popularitas Partai Politik di Media Massa Online & Twitter Periode 25 November-1 Desember 2022

Netray melakukan pemantauan popularitas partai politik (parpol) berdasarkan penyebutan atau mention nama parpol di media massa online dan Twitter. Terdapat 15 parpol terpopuler selama periode pemantauan sepekan dari 25 November-1 Desember 2022.

Berdasarkan pantauan Media Monitoring Netray, Partai Nasdem masih menjadi parpol yang paling banyak disebut sejak mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 pada awal Oktober 2022. Baik di media pemberitaan online maupun Twitter, Nasdem berhasil menguasai penyebutan secara konsisten di urutan 1 berturut-turut.

Sedangkan posisi 2-5 diisi oleh Demokrat, PDIP, PKS dan Gerindra. Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya terdapat pergantian posisi antara PKS dan Gerindra. PKS naik satu peringkat di urutan 4 menggantikan Gerindra yang harus turun di posisi lima. Sementara itu, sisanya masih konsisten seperti periode sebelumnya. Jika ditilik berdasarkan porsi mention keduanya, Gerindra lebih unggul di media pemberitaan sedangkan PKS lebih unggul di Twitter.

simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Infografis: Zulfa M./ Editor: Irwan Saymbudi

Popularitas Tokoh Politik di Media Sosial & Media Massa 25 November-1 Desember 2022

Berdasarkan pantauan Netray, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo mengisi 3 besar tokoh politik populer yang paling banyak disebut di media massa dan media sosial (Twitter, Instagram, YouTube dan TikTok) selama periode 25 November-1 Desember 2022. Jika dilihat dari periode sebelumnya, minggu ini AHY naik peringkat di urutan 1 menggeser Anies Baswedan yang pada periode sebelumnya selalu eksis di urutan pertama.

Popularitas AHY melesat lantaran dikerek oleh mention di Twitter. Pada periode ini, ia disebut sebanyak 41,4 ribu mengalahkan Anies di urutan 2 dengan total mention Twitter sebanyak 37,9 ribu. Mention untuk AHY melonjak pada 30 November 2022 yang memiliki kepadatan tinggi pada pukul 15.00 WIB. Dalam satu jam, namanya disebut sebanyak 7 ribu kali dengan dominasi tagar #DemokratPeduliBerbagi dan narasi “AHY Pemimpin Mendunia”.

Meskipun AHY unggul dalam jumlah mention, porsi popularitas tokoh di tiap kanal media pada minggu ini dikuasai oleh Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo baru kemudian AHY. Porsi popularitas ini dihitung berdasarkan tingkat penguasaan kanal media masing-masing tokoh politik terhadap tokoh lainnya. Semakin tinggi angkanya maka semakin merata pula popularitasnya. AHY meskipun menguasai penyebutan di Twitter, namanya tidak masuk dalam 3 besar teratas di tiap kanal. Sedangkan Anies dan Ganjar selalu konsisten mengisi 3 besar penyebutan di semua kanal.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id

Infografis: Alvito M./ Editor: Irwan Syambudi

Merunut Jalan Popularitas Parpol di TikTok

Selama Oktober 2022 Netray memantau ada lima partai politik (parpol) terpopuler di media sosial TikTok yakni berturut-turut Partai Nasdem, PDIP, Golkar, Demokrat, dan PKS. Bagaimana jalan partai-partai tersebut merengkuh popularitas di platfrom yang identik dengan anak muda itu?

Berdasarkan laporan dari We Are Social, Indonesia merupakan pengguna TikTok terbanyak kedua di dunia. Oleh karena itu aplikasi buatan Cina itu memiliki potensi yang besar untuk jadi tempat parpol meraih perhatian massa, terutama menjalang Pemilu 2024.

Pada April 2022, jumlah pengguna aktif aplikasi tersebut di Indonesia sebanyak 99,1 juta. Meningkat drastis selama pandemi ketika di tahun 2020 hanya berjumlah 37 juta pengguna. Platform sosial media yang berfokus pada produksi konten video pendek ini digandrungi kaum muda yang cenderung ekspresif dan eksistensi. Hal ini terbukti dari demografi pengguna TikTok terbanyak merupakan usia 18-24 tahun.

Jika TikTok makin populer, lantas bagaimana eksistensi partai politik di ranah TikTok? Netray memantau menggunakan kata kunci lima partai terpopuler selama Oktober untuk mengetahui lebih detail apa saja manuver parpol merengkuh eksistensi di TikTok.

Nasdem Terpopuler di TikTok

Pada pemantauan tagar #Nasdem, ditemukan setidaknya 1.725 postingan dari 682 user TikTok. Nasdem menjadi partai paling populer jadi perbincangan warganet setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 pada 3 Oktober 2022.

Gambar 1. Statistik tangal Nasdem di TikTok selama Oktober 2022

Popularitas Nasdem di TikTok juga ditopang oleh konten-konten yang memang diproduksi oleh akun resmi partai itu sendiri. Hal ini terbukti dengan masuknya konten dari akun @partainasdem dalam jajaran konten terpopuler. Di sisi lain, konten-konten populer lainnya lebih banyak diunggah oleh akun media massa online @medcom_id milik sang Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.

Gambar 2. Unggahan terpopuler dari tagar #nasdem

Salah satu video dari akun media Medcom ID mengulas tentang pencalonan Anies Baswedan sebagai capres oleh Partai Nasdem. Video tersebut berisi pidato Anies yang menyebutkan bahwa orang baik harus masuk ke dunia politik agar Indonesia bisa lebih baik. Video tersebut disukai sebanyak 74,8 ribu dan mendapat komentar sebanyak 5,8 ribu.

Akun resmi milik Partai Nasdem, yakni @partainasdem menempati urutan tiga jajaran video yang meraup impresi teratas. Netray mendapati bahwa video milik akun resmi Partai Nasdem terpopuler selama bulan Oktober adalah video yang diunggah pada tanggal 18 Oktober 2022 berisi pernyataan sang ketua umum. Konten yang disukai 41 ribu lebih pengguna TikTok itu meraup 155 sentimen positif dan 147 sentimen negatif.

Selain itu konten populer Nasdem lainnya pada Oktober 2022 adalah adalah pidato Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Nasdem Ananda Paloh yang menyebutkan bahwa perjuangan Nasdem bersama pemerintahan Joko Widodo akan segera usai. Nanti perjuangan Partai Nasdem di pemerintahan akan dilanjutkan bersama Anies Baswedan. Video ini disukai sebanyak 3,1 ribu kali dan dikomentari sebanyak 901 kali.

Sentimen Negatif PDIP di TikTok

Partai terpopuler kedua selama Oktober 2022 di TikTok adalah PDIP. Partai pemenang Pemilu 2019 itu muncul dalam 1.341 postingan dari 610 penguna TikTok.

Gambar 3. Statistik tagar #PDIP di TikTok selama Oktober 2022

Cukup banyaknya tagar PDIP yang muncul di TikTok tidak dapat diidentifikasi sebagai upaya partai itu untuk meraih perhatian, sebab dalam urutan 10 besar postingan terpopuler tidak ada yang berasal dari akun resmi partai atau organisasi lain yang berafiliasi resmi dengan partai. Unggahan yang paling populer didominasi konten video warganet yang menyebut PDIP, Ketua Umum PDIP Megawati atau Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Konten video soal PDIP yang terpopuler di TikTok pada Oktober 2022 adalah unggahan akun @dandiseptian666, konten video memuat informasi ringan dan hiburan, unggahan itu mendapatkan komentar sentimen negatif lebih banyak yakni 362, dan hanya mendapatkan sentimen positif 156.

Gambar 4. Unggahan terpopuler dari tagar #PDIP

Selain video informasi ringan, konten yang menyindir kemampuan Bahasa Inggris Puan Maharani juga cukup populer. Unggahan itu disukai 83,1 ribu pengguna TikTok. Namun dalam kolom komentar muncul lebih banyak komentar sentimen negatif yakni 83 dan hanya 46 sentimen positif.

Gambar 5. Unggahan populer yang memiliki sentimen negatif terhadap PDIP

Jika dilihat berdasarkan ungahan-ungahan populer dari tagar PDIP di TikTok dapat dimaknai bahwa opini warganet di TikTok terhadap PDIP cenderung negatif. Tidak ada konten populer yang serius atau memuat soal hal-hal politis sebagaimana Partai Nasdem.

Momen HUT Golkar

Tagar #golkar muncul dalam 1.096 postingan dari 654 pengguna TikTok selama Oktober 2022 lalu. Golkar mendapatkan cukup banyak perhatian warganet TikTok bertepatan dengan perayaan HUT Golkar ke-58. Momen perayaan HUT yang dihadiri banyak tokoh politik termasuk Presiden Jokowi itu banyak dibagikan warganet di TikTok.

Gambar 6. Statitik tagar #Golkar

Momen-momen perayaan HUT Golkar tak hanya di Jakarta, namun kota-kota lain juga cukup meriah. Bahkan yang menjadi unggahan terpopuler merupakan perayaan HUT Golkar di Porbolinggo. Unggahan yang berisi penyanyi dangdut bernyayi di panggung HUT Golkar itu paling banyak disukai 105 ribu akun TikTok dan ditonton lebih dari 3 juta kali.

Gambar 7. Unggahan terpopuler tagar #golkar

Demokrat dan PKS

Masuknya Demokrat dan PKS dalam jajaran partai populer di TikTok tidak lepas dari manuver Partai Nasdem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Demokrat dan PKS yang digadang-gadang akan berkoalisi dengan Nasdem turut menjadi perbincangan dan populer di TikTok.

Tagar Demokrat muncul dalam 885 ungahan di TikTok, sedangkan tagar PKS muncul dalam 595 unggahan. Ungahan soal demokrat yang populer kebanyakan berisi soal wacana memasangkan Anies dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Tidak ada akun resmi partai yang muncul dalam unggahan terpopuler.

Gambar 8. Unggahan tagar #demokrat terpopuler

Sementara itu ungahan tagar #PKS yang paling populer merupakan unggahan dari akun resmi PKS. Unggahan akun resmi PKS berisi pernyataan sikap Presiden PKS terhadap deklarasi pencalonan Anies Baswedan disukai lebih dari 33 ribu akun. Unggahan itu meraup lebih banyak komentar positif yakni 246 dan sentimen negatif 66.

Bagaimana Parpol Populer di TikTok?

Jika dilihat dari lima partai terpopuler di TikTok, secara detail dapat diketahui bahwa faktor terbesar yang mempengaruhi popularitas partai adalah isu dan momen. Bagaimana Nasdem jadi yang terpopuler setelah deklarasikan Anies, kemudian isu itu juga mendongkrak popularitas Demokrat dan PKS. Sedangkan Golkar popularitasnya diraih karena momen perayaan HUT Ke-58. Kemudian PDIP yang banyak diperbincangkan meskipun lebih banyak sentimen negatif.

Selain itu, yang dapat dilihat juga adalah soal upaya masing-masing partai dalam meraih atensi publik. Kita dapat melihat dari kelima partai itu hanya Nasdem dan PKS yang akun resminya memiliki postingan populer. Hal ini dapat dimaknai bahwa memang kedua partai itu memiliki upaya lebih untuk meraih atensi publik melalui TikTok.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Irwan Syambudi

Respons Warganet atas Pencopotan Label Gereja Tenda Pengungsian Cianjur

0

Pada 26 November lalu, tenda pengungsian gempa Cianjur mendadak viral di sosial media seperti Instagram, Twitter, dan Tiktok. Pasalnya, beredar video yang memperlihatkan seorang pria sedang melepas label yang menempel di atas tenda bertuliskan ‘Tim Amal Kasih Gereja Reformasi Indonesia’ seperti yang tampak dalam akun instagram @tsetiotomo. Pencopotan label gereja itu tidak hanya terjadi di satu tempat, namun empat tempat pengungsian yakni di Desa Cibulakan, Desa Genjot, Desa Telaga, dan Desa Sarampad, Cianjur.

Gambar 1. Unggahan Instagram @tsetioutomo Pencopotan Label Gereja
Gambar 2. Respon @TarekFatah soal Pencopotan Label Gereja

Kejadian ini pun mendapat perhatian dari Tarek Fatah, Kolumnis The Toronto Sun, jurnalis berdarah pakistan Kanada ini. Tampak mengutip video akun @Sundakiwari sambil menjelaskan bahwa sekelompok warga mencopot label gereja yang tertempel di tenda karena menganggap haram bantuan dari agama lain.

Dari penelusuran Polres Cianjur, pencopotan tersebut bukan dilakukan oleh warga posko pengungsian, namun anggota Organisasi Masyarakat (ormas) Gerakan Reformis Islam (Garis). Anggota ormas tersebut bahkan telah diperiksa dan diberi teguran oleh Polres Cianjur. Dengan menggunakan kata kunci label gereja, lebel gereja, dan cianjur && label gereja selama periode 26-29 November 2022, Netray menemukan sebanyak kurang lebih 982 akun membicarakan topik ini dalam 1.700 twit.

Gambar 3. Statistik Perbincangan Twitter Isu Pencopotan Label Gereja Pengungsian Gempa Cianjur

Perbincangan topik pencopotan label gereja didominasi oleh sentimen negatif dengan total 1.025 twit. Puncak perbincangan topik terjadi pada 27 November, ketika banyak warganet dan tokoh-tokoh mulai bereaksi terhadap isu tersebut.

Gambar 4. Grafik Intensitas Perbincangan dan Sentimen

Pada awal pemantauan ketika video pencopotan label gereja viral, ada sejumlah warganet yang sempat salah paham mengira korban gempa Cianjurlah yang merobek label gereja itu. Akun @pujinastiti dan @suatu_waktu merasa kesal terhadap warga Cianjur yang dinilai sombong karena tidak menghargai pemberian bantuan.

Gambar 5. Opini Warganet Twitter

Selain itu, muncul pernyataan dari Kapolres Cianjur, Doni Hermawan yang juga sempat trending topic pada 28 November 2022. Menurutnya, tindakan yang dilakukan anggota ormas bukan aksi intoleran. Hal itu dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak menonjolkan kelompok tertentu.

Akibatnya, pernyataan itu menuai respons negatif atas dasar ketidaksetujuan warganet. Seperti yang tertera pada twit populer @Miduk17, ia beropini bahwa pernyataan Kapolres merupakan preseden buruk bagi kaum minoritas di lokasi bencana. Hal serupa dicuitkan oleh @DahonoB yang menilai ucapan Kapolres tersebut sebagai bentuk pembiaran terhadap aksi politik identitas agama.

Gambar 6. Opini Warganet soal Pernyataan Kapolres Cianjur

Tak hanya Kapolres, Bupati Cianjur Herman Suherman juga turut memberi responnya terhadap peristiwa ini. Ia mengatakan bahwa bantuan semestinya tulus dilakukan tanpa perlu mencantumkan label. Hal ini menuai pro dan kontra bagi warganet Twitter.

Gambar 7. Opini Warganet soal Pernyataan Bupati Cianjur

Di sisi lain orang nomor 1 di Jawa Barat, Ridwan Kamil justru terang-terangan geram dan menyesalkan aksi pencopotan label itu. Di Twitter, Ridwan Kamil memperoleh banyak pemberitaan dari akun berita seperti @CNNIndonesia, @OposisiCerdas, dan @PRFMnews.

Gambar 8. Twit Akun Berita soal Respon Ridwan Kamil

Sejalan dengan Ridwan Kamil, Said Aqil juga turut menyayangkan aksi tersebut. Ia menganggap bahwa anggota ormas belum bersikap dewasa karena belum bisa membedakan aktivitas kemanusiaan dan aktivis sosial dengan kristenisasi. Seperti yang tampak pada akun @nu_online, @wahananewsdotco, dan @nuonlinejatim.

Gambar 9. Twit Respon Saiq Aqil

Selain tokoh publik tersebut, ada pula warganet yang mengolok keimanan oknum pencopot label gereja yang dianggap lemah.

Gambar 10. Opini Warganet

Seolah menanggapi keramaian yang ada, akun @an_ti_ka_drun menghimbau saudara kristen dan gereja untuk tetap membantu korban bencana, tanpa pasang label gereja. Ia juga menjelaskan bahwa label gereja digunakan untuk mempertanggungjawabkan semua kegiatan kepada donatur dan memudahkan koordinasi pengiriman bantuan. Twit ini sekaligus menjadi twit bersentimen positif terpopuler sepanjang periode pemantauan. 

Gambar 11. Twit Sentimen Positif Terpopuler

Menjelang akhir pemantauan, muncul Ormas Garis melakukan klarifikasi yang menyatakan bahwa aksi pencopotan yang beredar bukan merupakan agenda ormas. Ia juga mengaku akan membantu menyalurkan bantuan dari siapa pun atas dasar kemanusiaan. Namun, sejumlah warganet tetap menyangsikan hal tersebut.

Gambar 12. Opini Warganet

Pantauan Pemberitaan Media Daring

Netray juga memantau isu pencopotan label Gereja di tenda pengungsian Gempa Cianjur melalui pemberitaan media online. Dengan kata kunci dan periode pemantauan yang sama ditemukan 97 berita dari 31 portal media yang membahas isu ini.

Gambar 13 Statistik Pemberitaan Media Daring Isu Pencopotan Label Gereja

Sentimen negatif mendominasi pemberitaan. Berita terbanyak mengenai isu ini terjadi pada tanggal 27 November. Pada tanggal ini berita banyak menampilkan soal respon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terhadap peristiwa yang dilakukan anggota ormas ini. Seperti yang tampak pada TV One News dan suara.com. Selain itu berita soal Kapolda Jawa Barat akan menyelidiki peristiwa ini cukup mewarnai pemberitaan tanggal itu, seperti yang tertulis pada portal Viva dan JPNN.

Gambar 14. Grafik Intensitas Perbincangan dan Sentimen
Gambar 15. Grafik Top Portal

Detik, Jpnn, dan CNN Indonesia menjadi media yang paling banyak memberitakan isu ini. Detik melaporkan isu ini mulai dari awal hingga akhir. Tokoh publik yang banyak muncul antara lain Ridwan Kamil dan Said Aqil yang mengomentari aksi pencopotan ini. Sedangkan dari JPNN lebih banyak menyoroti komentar dari MUI Jabar terhadap isu ini. 

Gambar 16. Sampel Berita Detik.com
Gambar 17. Sampel Berita Detik.com

CNN Indonesia tampak agak berbeda. Selain menampilkan kronologi kejadian, portal berita ini juga mengupas identitas Ormas Garis yang ternyata sudah ada sejak tahun 1998. Mengutip penelitian Reza Rachmat Ramadhan, Ormas ini dikaitkan dengan ISIS karena beberapa anggotanya mendukung tegaknya Khilafah Islamiyah di Indonesia dan mendukung ISIS. Selain itu CNN juga membahas respon Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Ia berpendapat aksi ini tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Tindakan sepihak yang mencederai semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan.

Gambar 18. Sampel Berita CNNIndonesia.com

Suara.com meski tak banyak menerbitkan berita soal isu pencopotan label gereja, portal ini berusaha memberikan pencerahan kepada pembaca. Dengan menampilkan berita soal bagaimana hukum menerima donasi dari agama lain menurut Islam.

Gambar 19. Sampel Berita Suara.com
Gambar 20. List Berita suara.com

Ramainya respons terhadap aksi pencopotan label gereja di Cianjur menjadi gambaran bahwa isu agama masih jadi bahasan sensitif bagi publik. Banyak warganet yang menyayangkan aksi tersebut dengan alasan kemanusian. Namun ada pula sedikit warganet yang menganggap hal tersebut wajar saja dan semestinya menjadi evaluasi agar lebih bijak menyampaikan donasi tanpa harus menonjolkan identitas pemberi donasi.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

Warganet Kecam Aspirasi Benny Rhamdani Pasca Acara Nusantara Bersatu

0

Acara Nusantara Bersatu yang digelar Aminuddin Ma’aruf pada Sabtu, 26 November 2022 lalu telah menyisakan berbagai pro dan kontra di tengah publik. Tak hanya meninggalkan 31 ton sampah, acara yang menghadirkan puluhan ribu relawan Jokowi ini juga tengah meninggalkan jejak negatif di media berita dan sosial.

Puluhan ton sampah yang tertinggal di GBK pasca acara tersebut, ternyata kini tergeser dengan isu terbaru terkait viralnya potongan video yang berisikan percakapan Benny Rhamdani dengan Jokowi. Benny yang merupakan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan juga relawan Jokowi mengatakan bahwa dirinya dan relawan lainnya ‘siap tempur’ untuk melawan pengkritik Presiden. Alhasil, video ini pun viral dan menjadi bahan pemberitaan media dan perbincangan warganet Twitter.

Memantau dengan kata kunci ‘relawan && jokowi’ dan ‘benny rhamdani’, Media Monitoring Netray menemukan sebanyak 1.293 artikel dalam periode pemantauan 26-29 November 2022. Pemberitaan terkait topik ini telah diunggah oleh 98 media berita daring Indonesia. Topik yang memuncak di hari H perhelatan ini sempat mereda di tanggal 27 November 2022, namun isu ini kembali memuncak di hari berikutnya lantaran viralnya video tersebut.

Gambar 1 Statistik Pemberitaan
Gambar 2 Peak Time dan Sentiment Trend

Melansir dari Suara, video pernyataan Benny di hadapan Jokowi itu diduga diambil di sela-sela Nusantara Bersatu, Sabtu lalu. Dampaknya ialah pemberitaan terkait isu tersebut pun menyumbang sentimen negatif pada topik ini. Tak hanya itu, pemberitaan ini pun juga memberikan stigma kepada sosok Benny Rhamdani.

Gambar 3 Sampel Berita
Gambar 4 Sampel Berita

Pemberitaan tak berhenti pada ulasan video tersebut. Beberapa kalangan juga memberikan opininya terkait video tersebut sehingga nama Benny terus terjerumus dalam pemberitaan bersentimen negatif. Salah satunya ialah Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. Seperti yang diberitakan oleh media Realita Rakyat, Mardani justru merasa kasihan kepada Presiden lantaran beliau harus mendengar kata-kata yang tidak layak dari relawan tersebut. Bahkan Mardani juga sepakat dengan sikap PDI-P yang meminta agar Presiden Jokowi tidak menghiraukan atau meninggalkan relawan yang dinilai ‘toksik’ tersebut.

Gambar 5 Sampel Berita
Gambar 6 Sampel Berita

Dari pantauan Netray, top issue dari kedua kata kunci yang digunakan ialah sebagai berikut (Gambar 7). Selain berita Benny Rhamdani, artikel terkait pernyataan Jokowi yang menjabarkan ciri-ciri sosok pemimpin yang benar-benar memikirkan rakyat mendominasi topik ini. Tak hanya itu, pemberitaan yang mengaitkan antara acara Nusantara Bersatu dengan tragedi Cianjur juga masuk ke dalam jajaran top issue.

Gambar7 Hot Issue Pemberitaan

Perbincangan Benny Rhamdani di Kanal Twitter

Menilik di kanal Twitter, warganet ternyata juga tak ingin tertinggal untuk membicarakan sosok relawan tersebut. Memantau dengan kata kunci dan periode pemantauan yang sama dengan kanal News, Netray menemukan 23.890 twit yang menggunakan kedua kata kunci tersebut. Dari twit-twit tersebut, 14.819 di antaranya ialah twit bersentimen negatif dan 4.547 bersentimen positif.

Gambar 8 Statistik Perbincangan Warganet Twitter

Topik ini tengah mencuri perhatian kurang lebih delapan ribu akun dengan total impresi mencapai 17,1 juta reaksi. Hampir sama dengan kanal news, dominasi perbincangan warganet terkait kata kunci ini selain video Benny ialah kritik warganet perihal meriahnya acara presiden di tengah tragedi Cianjur dan tumpukan sampah yang menggunung pasca acara.

Gambar 9 Kumpulan Top

Perbedaannya, dalam kanal ini warganet juga ramai memperbincangkan terkait isu sekelompok masyarakat yang ‘tertipu’ perihal acara tersebut. Acara yang awalnya diduga sebagai acara sholawatan ternyata realitanya merupakan acara perkumpulan relawan Presiden Jokowi. Kejadian inilah yang menjadi salah satu penyumbang sentimen negatif pada topik ini.

Gambar 10 Sampel Twit
Gambar 11 Sampel Twit

Berbeda dengan kanal news, grafik perbincangan topik ini terus mengalami kenaikan dalam tiga hari pemantauan. Hingga tangal 29 November terdapat 10.571 twit yang menyematkan kata kunci tersebut. Pada hari tersebut, perbincangan perihal Benny kian santer ditwitkan warganet. Bahkan tak sedikit warganet yang menginginkan agar Benny dipecat dan dipenjarakan.

Gambar 11 Peak Time Twitter
Gambar 12 Sampel Twit

Tidak hanya itu, twit-twit yang menunjukkan jajak digital terkait sosok Benny juga menghiasi jagat Twitter. Banyak warganet yang turut membagikan twit bahkan link video yang membuktikan jika Kepala BP2MI tersebut merupakan pribadi yang provokatif. Tak hanya itu, warganet juga menilai jika Benny merupakan penjilat, pengadu domba, bahkan pemecah belah masyarakat.

Gambar 13 Top Words Keyword benny rhamdani

Seruan tersebut lantas dibalas oleh pihak-pihak pendukung Benny. Terlihat dari Top Words dengan kata kunci benny rhamdani, yang menunjukkan adanya tagar #bennyrhamdanibapakpmi. Dalam twit-twit tersebut warganet membagikan impresinya terkait kepemimpinan Benny Rhamdani. Warganet menilai kepemimpinan Benny terbilang ‘luar biasa’ sehingga ia tak pantas mendapat penghakiman hanya karena video tersebut.

Gambar 15 Sampel Twit
Gambar 16 Sampel Twit

Meski telah memberikan klarifikasinya terkait video tersebut, nama Benny Rhamdani masih mendapat sorotan negatif dari warganet dan berbagai kalangan. Aspirasi yang ia sampaikan kepada Jokowi dalam video tersebut dinilai sebagai provokasi yang justru dapat memecah belah publik. Acara Nusantara Bersatu yang mulanya sudah menjadi sorotan publik, kini justru bertambah mendapat stigma lantaran viralnya video tersebut.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

Jokowi Beri Kode Ciri Pemimpin yang Baik, Warganet Kerap Sebut Nama Ganjar Pranowo

Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu sempat memberi petunjuk bahwa pemimpin yang memikirkan rakyat biasanya memiliki ciri khusus, yakni antara memiliki banyak kerutan di wajahnya atau berambut putih/ubanan. Ciri ini bisa saja bisa merujuk pada sejumlah tokoh politik yang digadang-gadang akan maju ke pilpres 2024 nanti.

Ciri kerutan di wajah terdengar cukup umum bagi tokoh politik yang berusia paruh baya. Akan tetapi ciri berambut putih tampaknya cukup distingtif karena tak semua tokoh politik berusia paruh baya memiliki rambut berwarna putih. Prabowo Subianto dan Anies Baswedan misalnya.

Karena tertarik dengan pernyataan presiden Joko Widodo yang menyedot perhatian publik ini, Netray Media Monitoring memantau perbincangan warganet. Netray menggunakan kata kunci “pemimpin” dan “rambut putih” selama periode 22 November hingga 28 November 2022. Hasilnya bisa disimak di bawah ini.

Nama Ganjar Pranowo Kerap Disebut Warganet

Sebagai sosok yang memulai wacana, nama Presiden Joko Widodo menjadi entitas yang paling banyak disebut oleh warganet. Dari pemantauan Netray, nama Presiden Joko Widodo berada di posisi pertama. Warganet menyebut nama Presiden di dalam twit mereka sebanyak 1.313 kali penyebutan.

Gambar 1. Tokoh yang paling sering disebut warganet

Posisi kedua, ketiga, dan keempat diisi oleh akun Twitter yakni @JukiHoki, @UyockBack, dan @Tan_Mar3M. Ketiganya masuk dalam deretan paling banyak disebut karena mereka kerap di-mention oleh warganet sehubungan dengan tiga twit populer mereka kala menanggapi pernyataan Jokowi soal kriteria pemimpin yang baik.

Nama Ganjar Pranowo sebagai nama non-akun, berada di posisi kelima dari daftar Top People. Muncul dengan entity alias ‘Ganjar”, warganet menyebut tokoh ini sebanyak 175 kali selama periode pemantauan. Entitas yang sama juga muncul di posisi ketujuh, kali ini dengan alias ‘Pak Ganjar’ dengan 135 kali penyebutan.

Ganjar Pranowo praktis menjadi tokoh politik yang terbesit di pikiran publik ketika Presiden menyebutkan tentang pemimpin yang putih rambutnya. Selain fitur fisik ini memang cukup khas, Ganjar adalah tokoh politik yang namanya sudah sering disebut sebagai calon presiden dan kerap menempati posisi teratas di sejumlah survei.

Hasil yang kurang lebih sama juga didapat dari grafik Top Words. Nama Ganjar Pranowo menjadi yang paling sering disebut warganet sehingga berada di tengah diagram. Nama tokoh lain juga muncul di sini yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Tentu saja dua tokoh ini tidak terkenal dengan fitur rambut yang sudah memutih. Namun, dari pantauan Netray, warganet mengaku tetap mendukung tokoh politik idolanya meski tidak memiliki kriteria yang disebutkan Jokowi.

Gambar 2. Kata yang paling sering muncul

Perbincangan Warganet dalam Pemantauan Netray

Data di atas tentu saja bukanlah satu-satunya data yang didapat dari pemantauan Netray. Data-data lain hasil pemantauan menggunakan Netray bisa memberikan gambaran yang sama sekali berbeda. Berikut adalah sejumlah perspektif data yang dapat dieksplorasi lebih dalam lagi. Semisal data tentang akun yang memiliki impresi tertinggi.

Akun dengan impresi tertinggi sempat kita singgung ketika dalam Top People muncul sejumlah akun yang mendapat mention tertinggi dari warganet. Salah satunya adalah akun @JukiHoki yang terpantau berhasil mengumpulkan impresi sebesar 7.988 kali dalam bentuk reply, retweet, dan reply. Akun ini membuat unggahan yang berfokus pada media gambar alih-alih pada teks.

Gambar 3. Akun dengan impresi tertinggi

Akun @JukiHoki mengunggah foto Soeharto dengan caption mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo soal ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Penelusuran pada data unggahan gambar atau media lain terpopuler, menunjukkan bahwa twit yang serupa dengan yang diunggah @JukiHoki ternyata cukup populer. Dari gambar di bawah bisa dilihat bahwa tak sedikit yang menyukai kelakar semacam ini dan membuat konten yang serupa.

ganjar
Gambar 4. Unggahan multimedia terpopuler

Apabila menggunakan perspektif tokoh yang paling banyak disebut warganet, yakni Ganjar Pranowo, dari daftar media terpopuler ini hanya ditemukan dua gambar saja dari 24 unggahan media terpopuler. Meskipun juga tidak ada tokoh politik lain yang memiliki fitur fisik yang sama dan lebih realistis.

Gambar 5. Daftar akun dengan impresi tertinggi

Dari daftar akun dengan impresi tertinggi, respons yang bersifat negatif ternyata juga mendulang impresi yang tinggi. Dua di antaranya datang dari akun @Dandhy_Laksono dan @UyokBack. Dandhy menulis dengan sinis bahwa apa yang diucapkan Presiden justru merupakan sindiran atas kepemimpinannya sendiri. Sedangkan @UyokBack merasa kecewa bahwa pernyataan Presiden ini diungkapkan justru ketika rakyat masih berduka karena bencana.

Gambar 6. Sentimen negatif raup impresi yang tinggi

Resposn negatif tampaknya menjadi wajah yang lebih dominan dari reaksi warganet dalam perbincangan ini. Pada tren sentimen menunjukkan bahwa twit dengan sentimen negatif lebih banyak dilayangkan warganet, yakni sebanyak 2.715 kali. Sedangkan twit dengan sentimen positif sendiri bukannya minim, tetapi hanya kalah dominan. Terpantau sebanyak 1.037 unggahan warganet Twitter memiliki sentimen positif. 

Gambar 7. Tren sentimen unggahan warganet Twitter

Pantauan statistik juga menunjukkan bahwa terdapat 4.621 twit yang dikirim selama periode pemantauan. Total twit tersebut meraup impresi sebesar 350,4 ribu kali dan secara potensial dapat menjangkau 78,6 juta akun Twitter berbahasa Indonesia. Perbincangan ini muncul dan memuncak pada tanggal 26 November 2022.

Gambar 8. Statistik pemantauan Twitter

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

Film Keramat 2: Caruban Larang, antara Ekspektasi dan Realita Warganet

0

Resmi dirilis pada 24 November 2022 lalu Keramat 2 akhirnya tayang dengan jeda 13 tahun dari sekuel pertamanya. Film horor dengan model alur dokumenter tersebut sempat menjadi fenomenal pada tahun 2009 lalu. Warganet pun dibuat penasaran dengan sekuel kedua Keramat dengan tajuk Caruban Larang yang kini ramai diulas dan diperbincangkan di jagad media sosial.

Sebelumnya, dalam perbincangan soal film horor paling ditunggu di tahun 2022, Keramat 2 termasuk yang paling dinanti setelah Pengabdi Setan 2. Warganet menilai Keramat 1 merupakan film horor Indonesia yang paling sukses membuat bulu kuduk merinding meski tidak menampakkan visual yang mengerikan. Suasana yang mencekam dari film model dokumenter ini berhasil membuat warganet menaruh harapan positif terhadap kesuksesan sekuel keduanya.

Lalu, seperti apa impresi warganet setelah Keramat 2 yang dinanti ini dirilis? Mampukah Keramat 2 menandingi eksistensi Keramat 2009 lalu? Simak hasil analisis Netray berikut.

Netray mengamati perbincangan warganet sejak 22 November sampai dengan 27 November 2022 dengan menggunakan kata kunci keramat 2. Hasilnya impresi pada topik ini mencapai 2,8 juta dengan jumlah cuitan sebanyak 4.294. Dari jumlah cuitan tersebut 1.423 di antara nya bersentimen negatif dan 1.268 cuitan bersentimen positif. Topik ini pun berpotensi menjangkau sebanyak 47,7 juta akun pengguna Twitter.

Keramat 2
Gambar 1. Infografik perbincangan warganet

Film yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini pun berhasil meraih atensi publik sejak sekuel pertamanya pada tahun 2009 lalu menjadi film horor yang fenomenal. Tak heran jika warganet menantikan kelanjutan cerita dari kisah horor dengan judul yang sama tersebut. Meski para pemain di Keramat 2 berbeda dengan film sebelumnya.

Gambar 2. Grafik perbincangan warganet

Sementara melalui grafik tampak laju perbincangan warganet yang naik signifikan pada 24 November 2022. Hal ini bertepatan dengan perilisan Keramat 2: Caruban Larang yang dilakukan pada tanggal tersebut. Perbincangan tersebut pun terus muncul hingga 27 November 2022 meski intensitasnya semakin menurun.

Gambar 3. Kosa kata populer

Berdasarkan kosakata populer tampak berbagai kata yang kerap digunakan warganet dalam perbincangan terkait film Keramat 2, seperti cirebon, serem, bagus, mistis, mencekam, keanu, dan berbagai kosakata lainnya. Lalu seperti apakah pendapat warganet terkait film horor satu ini.

Gambar 4. Impresi positif warganet

Sebagian warganet tampak antusias dengan dirilisnya Keramat 2, bahkan salah satu warganet mengakui Keramat 2 sebagai salah satu film horor terasyik tahun ini. Warganet juga berpendapat Keramat 2 memiliki alur cerita yang lebih menyenangkan dan rasa mencekam yang tidak kalah dari pendahulunya di tahun 2009.

Meski demikian tidak sedikit warganet yang juga memberikan komentar bersentimen negatifnya untuk Keramat 2. Berikut beberapa di antaranya.

Gambar 5. Impresi negatif warganet

Sebagian warganet menilai Keramat 2 tidak lebih bagus dari Keramat 2009 sehingga tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Warganet menilai akting pemain kurang mendukung dan penggunaan kata-kata kasar yang berlebihan membuat Keramat 2 kalah dari film pertamanya. Sehingga warganet menyarankan untuk tidak menyaksikan film ini di bioskop jika tidak ingin membuang-buang uang.

Keramat 2: Caruban Larang Keanu Sebagai Spotlight

Pemilihan Keanu sabagai salah satu pemeran di Keramat 2: Caruban Larang agaknya menjadi pilihan yang menarik. Hal ini dapat diamati melalui berbagai cuitan warganet yang menilai kehadiran Keanu di Keramat 2 cukup memberikan warna. Buktinya tidak sedikit warganet yang memberikan apresiasi akan peran Keanu di film ini.

Gambar 6. Keanu menjadi sorotan warganet

Kehadiran Keanu sebagai pemain di Keramat 2 membuahkan apresiasi dari warganet yang merasa terhibur. Menurut warganet meski ceritanya tidak begitu semenarik Keramat 1, akting Keanu dapat menutupi hal tersebut dengan jokes-jokes yang dihadirkannya. Tidak hanya Keanu, Lutesha yang juga menjadi pemeran di Keramat 2 juga turut memperkuat alur cerita. Bahkan menurut warganet jika tidak ada mereka Keramat 2 menjadi film yang kurang menarik untuk disaksikan.

Gambar 7. Top kategori

Dalam arus perbincangan warganet terkait topik Keramat 2 yang sempat menduduki trending topik Twitter turut dipopulerkan oleh akun @WatchmenID, @bicaraboxoffice, dan berbagai akun lainnya. Sementara pada kategori Top People Umay Shahab dengan akunnya @umayshhhhb menjadi tokoh yang paling banyak diperbincangkan oleh warganet karena aktingnya yang dinilai cukup menyebalkan di Keramat 2.

Keramat 2: Caruban Larang menjadi salah satu film horor yang tayang menjelang akhir tahun 2022. Kehadirannya setelah 13 tahun penantian warganet membuat warganet terbagi menjadi dua kubu, yakni warganet yang mendukung dan merasa puas dengan Keramat 2 dan warganet yang menyayangkan Keramat 2 tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah