-
Kabar Gembira, Kini Berlangganan Netray Bisa Melalui Gopay

Kemudahan dan kenyamanan pengguna menjadi hal yang penting bagi Netray. Oleh karena itu, Netray terus berupaya memperbaiki dan melakukan pembaharuan fitur secara berkala guna memahami kebutuhan pengguna. Kini Netray telah menyediakan alternatif pembayaran melalui GoPay.
Untuk menikmati fitur-fitur unggulan Netray, kamu hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi. Dengan berlangganan (subscribe), kamu dapat memilih fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu sehingga akan lebih efektif dan ekonomis. Seperti apa langkah-langkahnya? Simak tutorial berikut.
Cara Berlangganan Netray
1.Masuk halaman Netray kemudian klik Register
2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi.

3. Pilih Trial untuk melakukan demo terlebih dahulu atau pilih Subscribe jika ingin langsung berlangganan.
4. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, email, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik persetujuan kebijakan privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.
5. Klik Next dan kamu akan dialihkan ke halaman berikut. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu (Add to cart)

7. Pastikan pesananmu sudah sesuai (lihat bagian Order Summary). Kamu dapat mengubah jumlah keyword dan jangka waktu sesuai kebutuhan. Jika tidak, Netray akan otomatis menggunakan pengaturan standar (1 keyword dan 1 bulan). Kemudian klik Subscribe. Dengan mengeklik subscribe kamu dianggap setuju dengan Ketentuan Kebijakan Privasi Netray dan Syarat dan Ketentuan Netray.
8. Kamu akan dialihkan ke halaman faktur yang berisi detail pesananmu dan berapa jumlah uang yang harus dibayar. Lalu klik Payment. Faktur ini juga akan otomatis dikirimkan ke emailmu.

9. Klik Continue dan pilih cara pembayaran melalui GoPay. Klik Pay Now dan akan muncul Order ID beserta QR Code. Buka aplikasi Gojek atau aplikasi dompet digital lain. Scan QR code yang tertera pada layar monitor. Cek detail pembayaran di aplikasi lalu klik Pay. Masukan Pin dan transaksi kamu berhasil.
11. Klik I Already Paid untuk memastikan bahwa kamu telah melakukan pembayaran. Lalu dalam beberapa detik, Netray akan membawamu pada halaman Dashboard.

Selamat, fitur yang kamu beli telah aktif. Klik Create Topic untuk mulai membuat topikmu.
Perlu kamu tahu bahwa setiap satu keyword hanya mengakomodasi satu kali pemrosesan data. Artinya, kamu tidak dapat mengubah atau mengganti keyword setelah mengeklik Create Topik. Jika kamu ingin lebih fleksibel, kamu dapat beralih ke paket premium Netray. Di paket premium kamu bebas mengubah atau mengganti keywordmu meski hanya memiliki satu slot keyword. Jika ada pertanyaan, silakan hubungi Kontak Netray.
-
Mau Coba Netray Secara Gratis, Ini Fitur yang Dapat Kamu Cicipi di Paket Trial

Sejak Juli 2020 lalu, Media Monitoring Netray telah dibuka untuk pengguna mandiri. Media monitoring berbasis analisis big data dan kecerdasan buatan ini tak hanya mengakomodasi kepentingan bisnis dan korporasi, tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan perorangan, sebagai sumber penelitian. Netray juga menyediakan paket Trial untuk kamu yang ingin mencoba Netray secara gratis. Agar kamu dapat memanfaatkan fitur Netray Trial secara maksimal simak tutorial berikut ini.
1. Masuk halaman Netray kemudian klik Register

2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi. Pilih Trial untuk melakukan demo.

3. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, e-mail, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik Persetujuan Kebijakan Privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.
5. Klik Register untuk mendaftarkan akunmu pertama kali. Akun yang sudah pernah didaftarkan tidak bisa mendaftar kembali. Klik Login untuk masuk jika sudah punya akun.
6. Buka email kamu untuk melihat link aktivasi yang dikirimkan Netray dan lakukan verifikasi akun. Berikut tampilan dashboard-mu setelah berhasil verifikasi.
Untuk paket Trial, kamu hanya bisa mencoba fitur Twitter dan News. Instagram dan Facebook akan aktif apabila kamu telah meng-upgrade akunmu ke premium (Upgrade Membership) atau berlangganan Netray.
7. Klik menu profil di pojok kanan lalu pilih Edit Profil. Lengkapi profilmu terlebih dahulu agar kamu dapat mengaktifkan fitur Twitter dan News. Jika sudah, klik Submit.
8. Fitur monitoring Twitter dan News sudah aktif. Kamu dapat mulai memasukkan topik yang kamu inginkan.

Lalu bagaimana cara membuat topik dan membaca data di dashboard Netray? Simak tips dan triknya berikut.
Membuat Topik di Dashboard Netray (Trial)
1. Klik menu Create Topic. Masukkan judul topikmu pada kolom Name kemudian masukkan keywords topikmu pada kolom Keyword. Kamu punya 2 slot keyword yang dapat kamu maksimalkan.

Tips: Jangan menggunakan keyword yang terlalu umum karena akan menyulitkanmu dalam melakukan analisis (misal; penyakit, pemerintah, pandemi dsb). Gunakanlah keyword yang spesifik (misal; covid-19, psbb, atau nama brand). Akan tetapi, jangan terlalu spesifik (psbb di Bandung) karena data yang akan ditampilkan hanyalah data yang mengandung rangkaian kata tersebut. Alternatif terbaik adalah dengan memanfaatkan fitur penggabungan. Gunakan tanda && di antara dua kata yang wajib ada dalam data (misal psbb && bandung). Keyword ini akan lebih spesifik dan maksimal daripada keyword ‘psbb di bandung‘ (terlalu spesifik) ataupun ‘psbb’ saja atau ‘bandung‘ saja (akan menyangkut semua topik tentang pssb dan topik tentang bandung).
2. Jika semua sudah lengkap terisi klik Save. Dalam beberapa detik, dashboard Netray akan muncul. Crawling data akan berjalan beberapa menit tergantung frekuensi kemunculan topik. Untuk paket Trial, Netray membatasi jumlah data maksimal hingga 2000 dengan periode seminggu ke belakang. Meskipun topik yang dicari mungkin mengandung banyak data, Netray akan berhenti setelah mengumpulkan jumlah tersebut.
Fitur Apa Saja yang Dapat Diakses Ketika Mencoba Netray Trial?
Kamu dapat mengakses semua fitur yang ada di menu Overview. Selanjutnya, Account Monitoring, Social Network Analysis, Reporting, dan Comparing hanya bisa kamu dapatkan apabila kamu melakukan upgrade ke premium.
Nah, di Overview ini apa saja sih yang bisa ditampilkan Netray untuk kamu?
- Data Statistik : meliputi total Impression, Potential Reach, Account (Male or Female), Persebaran Perangkat, Total Tweets.
- Grafik Peak Time : frekunsi sebuah topik diperbincangkan dalam sebuah periode.
- Sentiment Trend : kurva untuk melihat perbandingan sentimen di tiap periode.
- Tweets : semua tweet yang berhubungan dengan kata kunci. Kamu dapat melihat lebih detail dengan mengeklik View All Tweets. Kamu juga dapat memfilter tweet mana yang ingin kamu lihat berdasarkan sentimen (negative/neutral/positive) atau berdasarkan urutan (paling populer, paling baru, hinga yang paling lawas). Jika ingin melihat tweet mana yang paling mempengaruhi perbincangan topik secara umum lakukan filter berdasarkan yang paling populer. Jika ingin melihat akun yang paling awal memperbincangkan topik gunakan filter Older. Ini akan berguna ketika kamu mencari tahu inisiator sebuah topik atau tagar yang sedang trending.
- Top Words : kosakata populer yang paling banyak muncul dalam tweet warganet. Kamu juga dapat mengeklik masing-masing kata untuk melihat apa saja tweet yang mengandung kata tersebut dalam topik terkait.
- Top Accounts : akun yang paling berpengaruh dalam perbincangan topik, baik berdasarkan pada impresi yang diperoleh (sort by Popular) atau berdasarkan frekuensi kemunculannya (sort by Count).
- Top Entitas : People, Organization, Facilities, Complains, Locations.
- Popular Media : video atau gambar populer yang berhubungan dengan kata kunci topik.
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019: Januari 14 – 20 Januari 2019

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga minggu ketiga Januari 2019 dimulai dari 14 s.d 20 Januari 2019. Topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan lebih banyak di media, baik media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga.
Dari keseluruhan berita yang diterbitkan oleh media berita online, takaran pemberitaan positif untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin lebih besar dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga. Takaran pemeberitaan masing-masing topik yaitu sebesar 64.8% dan 35,2%. Sementara itu, mentions di media sosial keduanya sama-sama didominasi oleh sentimen negatif, dengan total masing-masing 52,9% untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan 47,1% untuk topik Prabowo – Sandiaga.
Dilihat dari Top Media pemberitaan, detik.com, republika.co.id, kompas.com, merdeka.com, dan cnnindonesia.com, masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga. Namun, kelima media tersebut lebih banyak meliput untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin.
-
Laporan Mingguan Capres-Cawapres Pilpres 2019: 7-13 Januari 2019

Berdasarkan hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” mengenai topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga pada minggu kedua Januari 2019, topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan terbanyak di media, baik dari media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga. Berikut perbandingan jumlah berita yang meliput kedua topik tersebut.
Dibandingkan minggu lalu, pemberitaan mengenai kedua topik di media berita online mengalami peningkatan, yaitu masing-masing sekitar 29,4% untuk topik Jokowi – Ma’ruf dan 41,3% untuk topik Prabowo – Sandiaga. Sementara jumlah mentions di media sosial justru mengalami penurunan, kurang lebih sekitar 15,9% untuk Jokowi-Ma’ruf dan 13,5% untuk Prabowo-Sandiaga.
SENTIMENT SHARE
Dilihat berdasarkan sentimennya, pemberitaan mengenai Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga di media online didominasi oleh berita dengan sentimen positif. Pemberitaan positif pada kedua topik tersebut bahkan berjumlah dua kali lipat lebih banyak dibanding dengan pemberitaan bersentimen negatifnya. Perhatikan grafik berikut.
Di sosial media, baik Facebook, Twitter maupun Instagram, pemberitaan/ mentions untuk kedua topik tersebut didominasi oleh sentimen negatif. Di kolom komentar berita, topik Jokowi – Ma’ruf Amin didominasi oleh komentar dengan sentimen netral, kemudian disusul komentar berita bersentimen negatif dan positif secara berurutan. Sedangkan untuk topik Prabowo – Sandiaga komentar berita yang mendominasi adalah komentar bersentimen negatif, kemudian disusul sentimen netral dan positif.
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019 : 31 Desember 2018 -06 Januari 2019

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga di minggu pertama Januari 31 Desember s.d 06 Januari 2019. Topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan lebih banyak di media yakni media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga.
Dari semua berita yang diterbitkan oleh media berita online, takaran pemberitaan positif untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin lebih besar dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga. Takaran pemberitaan masing-masing yaitu 63,3% dan 36,7%. Nah, sementara itu, untuk mentions di media sosial sendiri keduanya sama-sama didominasi oleh sentimen negatif. Total masing-masing 56,8% untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan 43,2% untuk topik Prabowo – Sandiaga.
Dilihat dari sisi Top Media, detik.com, republika.co.id, tempo.co, dan rmol.co masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga. Namun, metronews.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Jokowi – Ma’ruf Amin, dan cnnindonesia.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Prabowo – Sandiaga.
Sepanjang minggu pertama Januari 2019, berita seputar “Isu Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019” menjadi Top Issue yang paling banyak dibicarakan bagi kedua topik. Berita tentang ‘Isu Hoax 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019’ tidak hanya menjadi berita yang paling banyak diliput untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin, tetapi juga menjadi berita yang banyak memberikan sentimen negatif. Sedangkan berita yang paling banyak menyumbang positif untuk topik tersebut adalah ‘Strategi Pemenangan Pilpres Jokowi – Ma’ruf Amin’.
-
LAPORAN BULANAN Capres – Cawapres Pilpres 2019 Periode Desember 2018

Berdasarkan hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” mengenai topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga, pada Desember 2018, topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan terbanyak di media, baik dari media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga. Dari sisi jumlah berita di media berita online, jumlah pemberitan baik untuk Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga mengalami peningkatan yang signifikan, Namun untuk jumlah mentions di media sosial untuk kedua topik mengalami penurunan hingga sekitar 38% dari bulan November 2018.
Porsi pemberitaan positif untuk Jokowi – Ma’ruf di media berita online lebih besar daripada Prabowo – Sandiaga, masing-masing yaitu 55.5% dan 50.7%. Sementara mentions di media sosial, meskipun untuk keduanya sama-sama didominasi oleh sentimen negatif, secara total angka mentions negatif topik Jokowi – Ma’ruf Amin lebih tinggi daripada topik Prabowo – Sandiaga. Hal itu juga dipengaruhi oleh jumlah mentions untuk topik Jokowi-Ma’ruf Amin yang mendapat porsi 59.1% dari total keseluruhan mentions. Tetapi apabila dilihat dari porsi mentions bersentimen negatif untuk masing-masing topik, porsi sentimen negatif untuk Prabowo – Sandiaga lebih tinggi dibandingkan Jokowi – Ma’ruf Amin (secara berurutan 46.3% dan 44.3%)
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019: 24 – 30 Desember 2018

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” mengenai topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga pada minggu keempat Desember (24-30 Desember 2018). Topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan lebih banyak di semua media dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga. Pemberitaan di media online mengenai kedua topik tersebut mengalami penurunan dari minggu lalu, masing-masing sekitar 29,4% untuk topik Jokowi – Ma’ruf dan 26,8% untuk topik Prabowo – Sandiaga. Namun, justru meningkat di media sosial sekitar 11,9% untuk Jokowi-Ma’ruf dan 22,8% untuk Prabowo-Sandiaga.
Porsi pemberitaan positif untuk Jokowi – Ma’ruf Amin di media berita online lebih besar daripada Prabowo – Sandiaga dari keseluruhan berita untuk masing-masing topik (secara berurutan 54,5% dan 51,1%). Di media sosial, mentions untuk topik Jokowi-Ma’ruf didominasi oleh sentimen positif sebesar 49,2%, sedangkan mentions untuk topik Prabowo-Sandiaga justru didominasi oleh sentimen negatif sebesar 47,2%
Dilihat dari sisi Top Media, baik detik.com, republika.co.id, tempo.co, dan merdeka.com masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan kedua topik. Namun, metrotvnews.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Jokowi – Ma’ruf Amin, dan tribuntimur.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Prabowo – Sandiaga.
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019: 17 – 23 Desember 2018

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga pada minggu ketiga Desember 2018, topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan lebih banyak di media, baik dari media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga.
Dari keseluruhan berita yang diterbitkan oleh media berita online, porsi pemberitaan positif untuk topik Jokowi – Ma’ruf Amin lebih besar dibandingkan untuk topik Prabowo – Sandiaga, masing-masing yaitu 55,36% dan 50,86%. Sementara itu, di media sosial, kedua topik tersebut sama-sama didominasi oleh sentimen negatif, masing-masing sebesar 43,17% dan 47,36%.
Dari sisi Top Media, detik.com, merdeka.com, dan kompas.com masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga. Namun, republika.co.id dan metronews.com hanya masuk dalam Top 5 media peliput topik Jokowi – Ma’ruf Amin, sedangkan tempo.co dan cnnindonesia.com hanya masuk dalam Top 5 media peliput topik Prabowo-Sandiaga.
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019: 10 – 16 Desember 2018

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” mengenai topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga pada minggu kedua Desember yang dimulai dari 10 s.d 16 Desember 2018. Topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan terbanyak di media, baik dari media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga.
Pemberitaan di media online mengenai kedua topik tersebut, mengalami penurunan dari minggu lalu, masing-masing sekitar 11,8% untuk topik Jokowi – Ma’ruf dan 11,4% untuk topik Prabowo – Sandiaga. Demikian pula dengan pemberitaan di media sosial yang menurun sebesar 33% untuk Jokowi-Ma’ruf dan 44,2% untuk Prabowo-Sandiaga.
Porsi pemberitaan positif untuk Jokowi – Ma’ruf Amin di media berita online lebih besar daripada Prabowo – Sandiaga dari keseluruhan berita untuk masing-masing topik (secara berurutan 57,7% dan 51%). Sementara itu, untuk mentions di media sosial, meskipun keduanya sama-sama didominasi oleh sentimen negatif, secara total angka mentions negatif topik Jokowi – Ma’ruf Amin lebih tinggi daripada topik Prabowo – Sandiaga.
Pemberitaan seputar “Pemindahan Markas Pemenangan Prabowo-Sandi ke Jateng” merupakan topik yang paling banyak dibicarakan sekaligus menyumbang sentimen positif terbanyak bagi kedua topik. Sementara berita yang paling banyak menyumbang sentimen negatif untuk kedua topik adalah seputar “Pengakuan La Nyalla Pernah Fitnah Jokowi”.
-
Laporan Mingguan Capres – Cawapres Pilpres 2019: 01 – 09 Desember 2018

Hasil pantauan Netray pada Board “Capres & Cawapres Pilpres 2019” mengenai topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga pada minggu pertama Desember 2018, topik Jokowi – Ma’ruf Amin mendapatkan pemberitaan terbanyak di media, baik dari media berita online, media sosial, maupun komentar berita dibandingkan topik Prabowo – Sandiaga.
Di media berita online, pemberitaan mengenai kedua topik tersebut didominasi oleh berita bersentimen positif. Porsi pemberitaan positif untuk Jokowi – Ma’ruf lebih besar daripada Prabowo – Sandiaga, yaitu masing-masing 67.2% dan 32.8% secara berurutan. Demikian pula di media sosial yang keduanya sama-sama didominasi oleh mentions bersentimen negatif, secara total angka mentions negatif untuk Jokowi – Ma’ruf Amin lebih tinggi daripada Prabowo – Sandiaga. Hal itu tentu saja dipengaruhi oleh jumlah mentions untuk topik Jokowi-Ma’ruf yang mendapat porsi 59.6% atau separuh lebih dari total mentions untuk kedua topik.
Dilihat dari media peliputnya, baik detik.com, tempo.com, kumparan.com, maupun republika.com masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan topik Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga. Namun, liputan6.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Jokowi – Ma’ruf Amin, sementara merdeka.com hanya masuk ke dalam Top 5 media yang memberitakan Prabowo – Sandiaga.
Home Home









