Home

  • Kabar Gembira, Kini Berlangganan Netray Bisa Melalui Gopay

    Kabar Gembira, Kini Berlangganan Netray Bisa Melalui Gopay

    Kemudahan dan kenyamanan pengguna menjadi hal yang penting bagi Netray. Oleh karena itu, Netray terus berupaya memperbaiki dan melakukan pembaharuan fitur secara berkala guna memahami kebutuhan pengguna. Kini Netray telah menyediakan alternatif pembayaran melalui GoPay. 

    Untuk menikmati fitur-fitur unggulan Netray, kamu hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi. Dengan berlangganan (subscribe), kamu dapat memilih fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu sehingga akan lebih efektif dan ekonomis. Seperti apa langkah-langkahnya? Simak tutorial berikut.

    Cara Berlangganan Netray

    1.Masuk halaman Netray kemudian klik Register

    2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi.

    3. Pilih Trial untuk melakukan demo terlebih dahulu atau pilih Subscribe jika ingin langsung berlangganan.

    4. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, email, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik persetujuan kebijakan privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.

    5. Klik Next dan kamu akan dialihkan ke halaman berikut. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu (Add to cart)

    7. Pastikan pesananmu sudah sesuai (lihat bagian Order Summary). Kamu dapat mengubah jumlah keyword dan jangka waktu sesuai kebutuhan. Jika tidak, Netray akan otomatis menggunakan pengaturan standar (1 keyword dan 1 bulan). Kemudian klik Subscribe. Dengan mengeklik subscribe kamu dianggap setuju dengan Ketentuan Kebijakan Privasi Netray dan Syarat dan Ketentuan Netray.

    8. Kamu akan dialihkan ke halaman faktur yang berisi detail pesananmu dan berapa jumlah uang yang harus dibayar. Lalu klik Payment. Faktur ini juga akan otomatis dikirimkan ke emailmu.

    9. Klik Continue dan pilih cara pembayaran melalui GoPay. Klik Pay Now dan akan muncul Order ID beserta QR Code. Buka aplikasi Gojek atau aplikasi dompet digital lain. Scan QR code yang tertera pada layar monitor. Cek detail pembayaran di aplikasi lalu klik Pay. Masukan Pin dan transaksi kamu berhasil.

    11. Klik I Already Paid untuk memastikan bahwa kamu telah melakukan pembayaran. Lalu dalam beberapa detik, Netray akan membawamu pada halaman Dashboard.

    Selamat, fitur yang kamu beli telah aktif. Klik Create Topic untuk mulai membuat topikmu.

    Perlu kamu tahu bahwa setiap satu keyword hanya mengakomodasi satu kali pemrosesan data. Artinya, kamu tidak dapat mengubah atau mengganti keyword setelah mengeklik Create Topik. Jika kamu ingin lebih fleksibel, kamu dapat beralih ke paket premium Netray. Di paket premium kamu bebas mengubah atau mengganti keywordmu meski hanya memiliki satu slot keyword. Jika ada pertanyaan, silakan hubungi Kontak Netray.

  • Mau Coba Netray Secara Gratis, Ini Fitur yang Dapat Kamu Cicipi di Paket Trial

    Mau Coba Netray Secara Gratis, Ini Fitur yang Dapat Kamu Cicipi di Paket Trial

    Sejak Juli 2020 lalu, Media Monitoring Netray telah dibuka untuk pengguna mandiri. Media monitoring berbasis analisis big data dan kecerdasan buatan ini tak hanya mengakomodasi kepentingan bisnis dan korporasi, tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan perorangan, sebagai sumber penelitian. Netray juga menyediakan paket Trial untuk kamu yang ingin mencoba Netray secara gratis. Agar kamu dapat memanfaatkan fitur Netray Trial secara maksimal simak tutorial berikut ini.

    1. Masuk halaman Netray kemudian klik Register

    2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi. Pilih Trial untuk melakukan demo.

    3. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, e-mail, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik Persetujuan Kebijakan Privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.

    5. Klik Register untuk mendaftarkan akunmu pertama kali. Akun yang sudah pernah didaftarkan tidak bisa mendaftar kembali. Klik Login untuk masuk jika sudah punya akun.

    6. Buka email kamu untuk melihat link aktivasi yang dikirimkan Netray dan lakukan verifikasi akun. Berikut tampilan dashboard-mu setelah berhasil verifikasi.

    Untuk paket Trial, kamu hanya bisa mencoba fitur Twitter dan News. Instagram dan Facebook akan aktif apabila kamu telah meng-upgrade akunmu ke premium (Upgrade Membership) atau berlangganan Netray.

    7. Klik menu profil di pojok kanan lalu pilih Edit Profil. Lengkapi profilmu terlebih dahulu agar kamu dapat mengaktifkan fitur Twitter dan News. Jika sudah, klik Submit.

    8. Fitur monitoring Twitter dan News sudah aktif. Kamu dapat mulai memasukkan topik yang kamu inginkan.

    Lalu bagaimana cara membuat topik dan membaca data di dashboard Netray? Simak tips dan triknya berikut.

    Membuat Topik di Dashboard Netray (Trial)

    1. Klik menu Create Topic. Masukkan judul topikmu pada kolom Name kemudian masukkan keywords topikmu pada kolom Keyword. Kamu punya 2 slot keyword yang dapat kamu maksimalkan.

    Tips: Jangan menggunakan keyword yang terlalu umum karena akan menyulitkanmu dalam melakukan analisis (misal; penyakit, pemerintah, pandemi dsb). Gunakanlah keyword yang spesifik (misal; covid-19, psbb, atau nama brand). Akan tetapi, jangan terlalu spesifik (psbb di Bandung) karena data yang akan ditampilkan hanyalah data yang mengandung rangkaian kata tersebut. Alternatif terbaik adalah dengan memanfaatkan fitur penggabungan. Gunakan tanda && di antara dua kata yang wajib ada dalam data (misal psbb && bandung). Keyword ini akan lebih spesifik dan maksimal daripada keywordpsbb di bandung‘ (terlalu spesifik) ataupun ‘psbb’ saja atau ‘bandung‘ saja (akan menyangkut semua topik tentang pssb dan topik tentang bandung).

    2. Jika semua sudah lengkap terisi klik Save. Dalam beberapa detik, dashboard Netray akan muncul. Crawling data akan berjalan beberapa menit tergantung frekuensi kemunculan topik. Untuk paket Trial, Netray membatasi jumlah data maksimal hingga 2000 dengan periode seminggu ke belakang. Meskipun topik yang dicari mungkin mengandung banyak data, Netray akan berhenti setelah mengumpulkan jumlah tersebut.

    Fitur Apa Saja yang Dapat Diakses Ketika Mencoba Netray Trial?

    Kamu dapat mengakses semua fitur yang ada di menu Overview. Selanjutnya, Account Monitoring, Social Network Analysis, Reporting, dan Comparing hanya bisa kamu dapatkan apabila kamu melakukan upgrade ke premium.

    Nah, di Overview ini apa saja sih yang bisa ditampilkan Netray untuk kamu?

    1. Data Statistik : meliputi total Impression, Potential Reach, Account (Male or Female), Persebaran Perangkat, Total Tweets.
    2. Grafik Peak Time : frekunsi sebuah topik diperbincangkan dalam sebuah periode.
    3. Sentiment Trend : kurva untuk melihat perbandingan sentimen di tiap periode.
    4. Tweets : semua tweet yang berhubungan dengan kata kunci. Kamu dapat melihat lebih detail dengan mengeklik View All Tweets. Kamu juga dapat memfilter tweet mana yang ingin kamu lihat berdasarkan sentimen (negative/neutral/positive) atau berdasarkan urutan (paling populer, paling baru, hinga yang paling lawas). Jika ingin melihat tweet mana yang paling mempengaruhi perbincangan topik secara umum lakukan filter berdasarkan yang paling populer. Jika ingin melihat akun yang paling awal memperbincangkan topik gunakan filter Older. Ini akan berguna ketika kamu mencari tahu inisiator sebuah topik atau tagar yang sedang trending.
    5. Top Words : kosakata populer yang paling banyak muncul dalam tweet warganet. Kamu juga dapat mengeklik masing-masing kata untuk melihat apa saja tweet yang mengandung kata tersebut dalam topik terkait.
    6. Top Accounts : akun yang paling berpengaruh dalam perbincangan topik, baik berdasarkan pada impresi yang diperoleh (sort by Popular) atau berdasarkan frekuensi kemunculannya (sort by Count).
    7. Top Entitas : People, Organization, Facilities, Complains, Locations.
    8. Popular Media : video atau gambar populer yang berhubungan dengan kata kunci topik.

  • Efektivitas Aplikasi eHAC di Mata Warganet

    Efektivitas Aplikasi eHAC di Mata Warganet

    Seperti diketahui, calon penumpang yang akan berpergian dengan pesawat diwajibkan untuk mengisi eHAC sebagai syarat bisa melanjutkan perjalanan udara di tengah pandemi. Electronic Health Alert Card atau eHAC adalah Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi elektronik yang bisa diisi oleh calon penumpang melalui aplikasi eHAC Indonesia di Playstore atau Appstore. EHAC juga dapat diakses di laman inahac.kemkes.go.id. Seperti apa sambutan warganet menanggapi kehadiran aplikasi ini? Simak infografik Netray berikut.

  • Merangkum Wujud Permasalahan Sosial Bekal Resolusi 2021

    Merangkum Wujud Permasalahan Sosial Bekal Resolusi 2021

    Tahun 2021 masih baru berjalan beberapa hari saja. Sangat lumrah untuk berharap yang terbaik akan terjadi di tahun ini. Harapan di awal tahun kerap disebut dengan istilah resolusi. Resolusi membutuhkan keputusan yang biasanya dipengaruhi dengan keadaan tahun sebelumnya, semisal orang memiliki resolusi untuk berhemat karena di tahun lalu ia merasa sangat boros.

    Selain berisikan pengalaman pribadi, harapan semacam ini juga muncul dalam level bernegara. Masyarakat tentu saja memiliki sejumlah kegelisahan dalam bentuk permasalahan sosial. Sejumlah masalah sosial begitu mengakar di tengah masyarakat sehingga terus menuntut perubahan setiap waktunya. Setidaknya ada tiga masalah sosial yang paling pelik, yakni kemiskinan, korupsi, dan intoleransi.

    Meskipun ketiga masalah ini sangat penting dan harus segera mendapat perhatian dari pemerintah, setidaknya akan ada sejumlah masalah yang lebih mendapat prioritas. Untuk memahaminya adalah dengan mencari tahu masalah sosial mana yang mendapat perhatian paling banyak dari masyarakat. Dengan begitu dapat dibayangkan skala prioritas resolusi yang harus segera ditemukan pemecahannya.

    Untuk merangkum perhatian masyarakat, Netray Media Monitoring melakukan pemantauan terhadap lini masa Twitter selama satu tahun ke belakang. Hasil pemantauan masing-masing masalah sosial akan dikomparasikan satu persatu untuk melihat seberapa besar perhatian warganet terhadap sebuah masalah sosial sehingga resolusi tahun 2021 dapat dimunculkan. Berikut ini adalah hasil statistika sebagai materi dasar proses komparasi.

    Statistika Perbincangan Topik ‘Kemiskinan’

    Kemiskinan merupakan masalah sosial yang hampir dimiliki semua bangsa di dunia. Masalah ini begitu laten dan akan selalu ada standar tertentu bagi masing-masing pemerintahan untuk mengukur apakah kemiskinan di negaranya sudah membahayakan atau masih dapat dikelola. 

    Preview in new tab(opens in a new tab)

    Selama satu tahun periode pemantauan, kata kunci kemiskinan hadir dalam 30.429 cuitan dari warganet Twitter. Terdapat 33,9 juta kali interaksi terhadap kata kemiskinan dan secara potensial mencapai 132,2 juta pengguna Twitter berbahasa Indonesia. Apakah jumlah ini terhitung banyak jika dibandingkan dengan yang lain? Simak pantauan untuk kata-kata terkait permasalahan sosial selanjutnya di bawah ini.

    Statistika Perbincangan Topik ‘Korupsi’

    Permasalahan sosial yang paling pelik bagi masyarakat Indonesia ternyata masih dipegang oleh korupsi. Meski upaya reformasi dua dekade silam adalah untuk menggulingkan rezim yang korup, ternyata pergantian pemerintah tak membuat korupsi hilang dari Indonesia. 

    Masyarakat sangat mengharapkan permasalahan korupsi agar bisa diselesaikan, maka dari itu muncul 346.592 kali cuitan yang mengandung kata kunci tersebut. Respon terhadap perbincangan ini juga sangat tinggi, hingga mencapai angka 693,3 juta kali interaksi berupa retweet, reply, maupun like. Dan perbincangan ini diketahui secara potensial bisa melibatkan 392,4 juta akun Twitter.

    Statistika Perbincangan Topik ‘Intoleransi’

    Intoleransi menjadi permasalahan sosial paling kontemporer di Indonesia. Meski begitu cikal bakal permasalahan ini sudah dipikirkan oleh para founding father bangsa Indonesia. Rumusan Pancasila sudah mengakomodasi gagasan pemecahan masalah ini. Jikalau Indonesia dewasa ini kembali berkubang ke dalam isu intoleransi, secara tersirat terdapat permasalahan yang lebih mendasar, yakni pemahaman Pancasila sebagai falsafah dasar berbangsa dan bernegara.

    Kata kunci intoleransi hadir dalam 16.344 kali cuitan warganet. Cuitan tersebut mendapat respon berupa interaksi sebesar 3,2 juta kali dan menjangkau 82 juta akun Twitter secara potensial. Nilai ini tentu paling rendah jika dibandingkan dengan dua permasalahan sosial sebelumnya. Tetapi memiliki kualitas yang sangat fundamental karena berhubungan dengan norma kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Pendapat Warganet Terhadap Permasalahan Sosial

    Setelah mendapat perbandingan data kuantitas perbincangan warganet, sekiranya perlu studi komparasi ini dapat lebih luas lagi menyajikan problematika sosial di Indonesia dari kacamata warganet. Dengan begitu dapat dibayangkan bagaimana resolusi bangsa Indonesia untuk tahun 2021 berkaca dari permasalahan sosial tersebut. 

    Metode yang digunakan adalah dengan mencermati diagram Top Account dan mencomot beberapa cuitan dari akun-akun yang mendapat respon paling banyak dari warganet. Selanjutnya temuan tersebut akan disilangkan dengan kata yang paling banyak muncul dalam periode pemantauan masing-masing permasalahan sosial.

    Kemiskinan

    Dari pemantauan kata kunci kemiskinan, ditemukan sejumlah kata atau istilah yang paling sering digunakan melalui diagram Word Cloud antara lain pengangguran, rakyat, dan desa. Temuan tersebut merupakan istilah yang paling jamak dihubungkan dengan isu kemiskinan.

    permasalahan sosial

    Namun, dalam diagram ini juga muncul beberapa kata atau entitas yang unik seperti papua dan corona. Terkesan bagi warganet Twitter bahwa permasalahan kemiskinan di Indonesia tahun ini diperparah oleh pandemi covid-19 serta kritik terhadap upaya pengentasan kemiskinan di Papua.

    Sejumlah profil akun besar yang ikut berpendapat dalam perbincangan ini antara lain @agannyi yang membuat meme soal Nia Ramadhani bersama anaknya yang memiliki apapun, kecuali kemiskinan. Termasuk akun @Kejeffreyan dan @ainunrozi, mereka menjadikan isu kemiskinan sebagai lelucon di internet. Tindakan ini secara sosiologis menjadi sangat wajar di Indonesia karena masyarakat sudah sangat sulit keluar dari masalah ini dan akhirnya hanya bisa menertawakannya saja.

    Perbincangan yang serius baru muncul dari akun @RamliRizal ketika ia mengkritik penguasa sekarang yang lebih bermental orang miskin dengan korupsi daripada orang miskin itu sendiri. Akun @patipadam juga menyebutkan bahwa selamanya masyarakat akan berada dalam jeratan kemiskinan dan tekanan rezim. Sementara @msaid_didu menyandarkan pendapatnya pada data yang menunjukan bahwa utang pemerintah melangit, kemiskinan meningkat, penegakan hukum yang memprihatinkan, keterpurukan demokrasi, hingga ketimpangan yang semakin melebar.

    Korupsi

    Isu yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat ini membuat akun @ernestprakasa mengungkapkan rasa muaknya terhadap penyebutan korupsi sebagai sebuah musibah yang dialami pelaku. Sama seperti penggunaan istilah digagahi untuk memperhalus kejahatan pemerkosaan.

    Akun @msaid_didu bahkan mengarahkan cuitannya pada keberadaan dinasti politik yang ia anggap sudah tidak seperti yang dulu disangkakan. Demikian pula akun @patipadam yang menambahkan sebuah cerita tentang bagaimana tindakan korupsi bisa terjadi. Baginya, koruptor sudah memiliki sebuah sistem untuk menjamin bahwa tak akan ada sosok yang berani menjadi whistle blower atau pelapor pelanggaran. Semua mendapat jatah dari para koruptor.

    Cerminan utama mengapa isu korupsi menjadi yang paling penting bagi bangsa ini dapat dilihat dari akun Presiden Joko Widodo yang juga banyak berbicara tentang masalah tersebut. Selain tak akan melindungi siapapun yang terlibat dalam kasus korupsi, pada konteks korupsi bansos oleh Menteri Sosial Juliari Batubara, Presiden juga berharap pejabat negara dapat membangun sistem yang menutup celah praktik korupsi APBN maupun APBD. Beliau sangat mempercayai KPK dalam mengemban tugas mereka. Terakhir, Presiden Joko Widodo ingin mendorong tiga agenda besar pencegahan korupsi yang melibatkan pembenahan regulasi nasional, reformasi birokrasi, dan peningkatan kampanye literasi anti korupsi di tengah masyarakat.

    Lantas bagaimana diagram Word Cloud menangkap pembicaraan dalam pemantauan kali ini. Hasilnya terhitung masih sangat dekat. Selain muncul kata bansos dan menteri, PDIP menjadi sasaran empuk warganet kala membicarakan masalah korupsi. Kasus yang menimpa salah satu kadernya ini tentu menjadi tamparan keras bagi partai berlambang banteng tersebut. Tak ayal oposisi begitu gencar menyerang pemerintah dengan membangun narasi bahwa rezim saat ini begitu bobrok dan Indonesia membutuhkan perubahan jika ingin lepas dari jeratan korupsi baik di tahun 2021 hingga seterusnya.

    Intoleransi

    Terakhir adalah permasalahan sosial intoleransi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, wacana ini tak banyak mendapat perhatian dari warganet. Berkaca dari pemantauan Netray, kemungkinan karena isu ini sangat kental dengan muatan politis yang direpresentasi oleh cuitan Top Account di bawah ini. Sehingga publik yang lebih luas enggan turut campur.

    Sebagai contoh cuitan dari @PutraWadapi yang merasa rezim sudah berlaku tidak adil untuk FPI. Ormas ini dinilai sudah banyak berjasa untuk bangsa dan kemanusiaan, tetapi justru malah dicap sebagai kelompok radikal dan intoleran. Ia menduga pemerintah sebenarnya sedang menutupi permasalahan bangsa yang lebih nyata dengan wacana islamofobia.

    Begitu juga dengan pendapat @AzzamIzzulhaq yang menilai bahwa isu radikalisme dan intoleransi ini hanya untuk menutupi kasus korupsi yang terjadi di jajaran pemerintahan. Tetapi ada juga yang menganggap bahwa isu intoleransi seharusnya tidak perlu diselesaikan pada level pimpinan negara tertinggi. Cukup masyarakat sendiri sudah bisa menuntaskannya.

    Bagaimanapun seperti yang ada dalam diagram Top Words, masalah intoleransi menjadi wajah utama Islam dalam konteks berbangsa saat ini. Sebagai agama yang paling banyak dipeluk warga negara Indonesia, tirani mayoritas kerap menjadi duri dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara. Perlu perhatian khusus agar permasalahan ini tidak berkembang menjadi konflik horisontal di dalam masyarakat.

    Tahun 2020 telah rampung dan saatnya bangsa Indonesia menapaki tahun 2021. Meskipun permasalahan sosial masih memiliki potensi untuk terus ada, bangsa ini harus tetap optimis menghadapinya dengan belajar dari pengalaman di masa lalu. Masalah korupsi, kemiskinan, dan intoleransi sekiranya akan mendapat upaya pemecahan di tahun ini nanti.

  • Menhan Prabowo Kembali Menjadi Sorotan, dari Sea Glider hingga Pembubaran FPI

    Menhan Prabowo Kembali Menjadi Sorotan, dari Sea Glider hingga Pembubaran FPI

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali menjadi trending topik pada 04 Januari 2020 lalu. Namanya diperbincangkan warganet sehubungan dengan ditemukannya sebuah benda berupa drone bawah laut atau Sea Glider yang diduga milik China. Hal ini membuat warganet meminta Prabowo selaku Menteri Pertahanan dapat bertindak tegas. Tak hanya itu, selama periode pemantauan topik terkait Prabowo, Netray menemukan topik perbincangan lainnya yang tidak hanya berkaitan dengan penemuan drone tersebut melainkan juga topik perbincangan terkait pembubaran FPI. Simak pantauan Netray selengkapnya.

    Statistics Report

    Netray memantau perbincangan warganet terkait topik Prabowo sejak 29 Desember 2020 sampai dengan 04 Januari 2021. Selama periode tersebut setidaknya ditemukan 15.7K cuitan dengan dominasi cuitan bersentimen negatif mencapai 8K cuitan.

    Melalui grafik di atas terlihat Prabowo muncul sebagai entitas yang menjadi perbincangan warganet setiap harinya selama periode pemantauan Netray. Apa yang menjadi perbincangan warganet? Mengapa sentimen negatif dapat mendominasi perbincangan warganet terhadap Prabowo?

    Top Words

    Penemuan Sea Glider, Warganet Minta Prabowo Tegur Keras China

    Pada 04 Januari 2020 Netray menemukan Menhan Prabowo menjadi trending topik perbincangan warganet Twitter. Berdasarkan penelusuran tersebut ditemukan topik perbincangan warganet yang berkaitan dengan ditemukannya drone bawah laut atau Sea Glider oleh nelayan di pulau Selayar, Sumatera Selatan.

    Peak Time Topik Prabowo

    Drone yang diduga merupakan alat untuk memata-matai tersebut belum diketahui pasti siapa pemiliknya. Namun penemuan drone semacam ini bukan merupakan kali pertama. Drone pernah ditemukan nelayan pada Maret 2019 di perairan Bintan Kepulauan Riau dekat dengan Laut Cina Selatan atau perairan Natuna. Kedua, penemuan drone pada Januari 2020, di Pulau Tenggol Masalembu Flores, Sulawesi Selatan. Serta penemuan ketiga pada Desember 2020 di Pulau Selayar, Sumatera Selatan. Mengetahui hal ini, warganet pun beramai-ramai berkomentar dan menanggapi. Berikut beberapa cuitan warganet.

    Warganet meminta Menhan Prabowo untuk dapat bertindak tegas dengan menegur China terkait penemuan alat yang diduga untuk memata-matai tersebut. Mengingat, penemuan drone tersebut berada di jalur-jalur pelayaran penting. Meski belum diketahui pasti siapa pemilik dari alat tersebut namun alat tersebut mirip dengan produk lembaga ilmu pengetahuan Cina yang dirilis 2017 lalu.

    Media Populer Tanggapan Menhan

    Menanggapi hal tersebut Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan Indonesia berpegang dengan pernyataan KSAL bahwa drone tersebut biasa digunakan untuk kepentingan Ilmu Kelautan atau Oseanografi. Oleh sebab itu,  Prabowo meminta kepada publik tidak perlu mempermasalahkannya terlalu serius.

    Prabowo dan Pembubaran FPI

    Selain perbincangan terkait ditemukannya drone bawah laut yang diduga milik China, nama Prabowo juga menjadi perbincangan terkait dengan dibubarkannya FPI. Seperti diketahui sebelumnya bahwa Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno merupakan pasangan Capres yang mendapat dukungan dari FPI. Namun keduanya kalah meraih suara dan saat ini telah merapat sebagai menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

    Media Populer

    Setelah melakukan penelusuran, kemunculan nama Prabowo Subianto di trending topik Twitter tidak hanya berkaitan dengan penemuan drone bawah laut, melainkan juga terkait dibubarkannya FPI. Diketahui, Pemerintah secara resmi telah membubarkan Ormas ini pada 30 Desember 2020 lalu. Pembubaran ini disebabkan karena FPI dinilai tidak sejalan dengan falsafah Pancasila. Menanggapi hal tersebut warganet yang mendukung Ormas tersebut pun beramai-ramai mengomentari kebijakan Pemerintah ini.

    Prabowo dinilai telah menggunakan jasa FPI untuk meraih suara pada Pilpres 2019 lalu namun tidak dapat berkutik saat Pemerintah memilih untuk membubarkan FPI yang dianggap sebagai kelompok intoleran. Hal ini yang kemudian membuat nama Prabowo dan Gerindra ikut dicatut dalam topik ini.

    Tidak hanya itu, perbedaan pendapat antar kadernya menyebabkan Gerindra dinilai memainkan politik dua kaki agar pada tahun 2024 dapat maju dan meraih lebih banyak suara. Hal inilah yang menjadi penyebab Prabowo dibanjiri oleh sentimen negatif dari warganet.

    Selain itu, melalui Top Categories terlihat nama-nama lain yang berkaitan dengan kedua topik perbincangan warganet, seperti Joko Widodo, Fadli Zon, Rahayu Saraswati dalam jajaran Top People serta FPI, Gerindra, dan China yang masuk dalam Top Organizations.

    Sementara itu, melalui gambar di atas dapat diketahui beberapa akun populer dan akun yang paling banyak mencuitkan perbincangan topik terkait Menhan Prabowo, seperti @PutraWadapi, @Dennysiregar7, dan @geloraco. Berikut beberapa cuitan dan mention akun di atas.

    Demikian hasil pantauan Netray terkait perbincangan warganet dengan topik Prabowo selama 29 Desember 2020 hingga 04 Januari 2021. Pada periode ini Prabowo diminta warganet untuk dapat bertindak tegas terkait ditemukannya drone yang diduga milik China dan juga ia dicatut dalam pembubaran FPI hingga diduga memainkan politik dua kaki. Kedua topik tersebut menyebabkan Prabowo kebanjiran sentimen negatif pada pekan ini.

    Pantau analisis topik lainnya melalui https://analysis.netray.id/

  • PT Asabri dan Skandal Korupsinya, Warganet Ungkapkan Kekecewaannya

    PT Asabri dan Skandal Korupsinya, Warganet Ungkapkan Kekecewaannya

    PT Asabri serta skandal korupsi yang ada di dalamnya ramai menjadi sorotan media pemberitaan. Kasus korupsi kembali menghiasi jagat maya. Perusahaan milik BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun untuk prajurit TNI, anggota Polri, serta PNS Kementerian Pertahanan dan Polri ini tercium kejanggalannya. Korupsi yang terjadi dalam perusahaan ini diduga lebih besar daripada kasus korupsi Jiwasraya dahulu. Kerugian yang dialami negara akibat korupsi Asabri ini mencapai 17 triliun rupiah. Seperti apa media pemberitaan mengawal kasus korupsi Asabri ini? Dan bagaimana respon warganet tentang korupsi yang sering terjadi? 

    Penanganan kasus korupsi PT Asabri kini berada di tangan Kejaksaan Agung. Media Monitoring Netray melakukan pemantauan selama sepuluh hari untuk mengetahui bagaimana keramaian media pemberitaan dan media sosial mengulas kasus ini. Simak selengkapnya. 

    Melakukan pemantauan mulai tanggal 22 Desember-30 Desember 2020 dengan memasukan keyword berupa asabri. Tanggal 22 Desember merupakan tanggal awal media memberitakan kembali kasus korupsi yang terjadi di PT Asabri ini. Selama pemantauan Netray berhasil menghimpun sebanyak 107 artikel yang diberitakan oleh 31 portal berita. Kategori pemberitaan terbagi atas law, finance & insurance, dan government. Ketiga kategori tersebut merupakan representasi korupsi yang dilakukan oleh pejabat PT Asabri. Berikut gambaran grafik pemberitaannya. 

    Pergerakan awal tanggal 22 Desember menjadi puncak dari grafik tersebut. Hal itu karena awal mencuatnya kasus ini di media daring terjadi di tanggal tersebut. Kemudian tanggal setelahnya grafik menurun, namun pembahasan kasus korupsi ini masih terus menjadi topik penting pada media pemberitaan. Mari kita lihat berita di puncak grafik pemberitaan.

    Pada puncak pemberitaan, media memberitakan keterangan Kejaksaan Agung dalam menangani kasus korupsi PT Asabri ini memenuhi dashboard hasil monitoring Netray. Kejaksaan Agung menjelaskan bahwa kerugian yang dihasilkan oleh kasus korupsi PT Asabri ini mencapai 17 Triliun rupiah. Menurut hasil investigasi Badan Pemeriksa Keuangan, angka tersebut bahkan lebih banyak dari jumlah kerugian korupsi pada PT Jiwasraya dahulu. Kemudian terdapat pula artikel yang memberitakan bahwa Kejaksaan Agung telah mengantongi dua potensi tersangka kasus korupsi PT Asabri. Tindakan lebih lanjut ialah Kejaksaan Agung dan Polri akan membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus dan meneliti kembali alat bukti. Supaya kasus ini dapat dituntaskan secara maksimal karena terdapat beberapa pihak yang berkaitan atas kasus korupsi PT Asabri ini. 

    Skandal Korupsi PT Asabri Mengundang Kemarahan Warganet

    Setelah mengulas dari sudut pandang media pemberitaan, mari beralih melihat keramaian warganet membahas tentang kasus ini pada media sosial Twitter.

    Pemantauan dilakukan mulai 20 Desember-30 Desember 2020 dengan memasukan keyword asabri. Berdasarkan hasil pemantauan Netray, topik terkait kasus korupsi Asabri ini berhasil menarik warganet dengan mendapat impresi sebanyak 6,1 juta dengan potential reach sekitar 77,7 juta kali. 

    Grafik tersebut memperlihatkan bahwa kasus korupsi ini masih terus menjadi perbincangan warganet dari mulai pertama kali media mengangkat berita ini. Kasus Asabri diperbicangkan warganet sebanyak 7,891 cuitan dengan kecenderungan cuitan didominasi bernada negatif. Berbeda dengan media pemberitaan yang grafik puncaknya terjadi pada awal pemberitaan ini keluar yakni tanggal 22 Desember 2020. Pada media sosial Twitter, grafik puncaknya justru terjadi di tanggal 24 Desember 2020. Sebenarnya, warganet membicarakan apa ya di tanggal tersebut?

    Pada tanggal 24 Desember, warganet ramai membicarakan terkait penyerahan kasus korupsi Asabri. Dari mulanya ditangani oleh Kepolisian RI, kini beralih ditangani oleh Kejaksaan Agung. Namun, POLRI juga tetap bersinergi menuntaskan kasus ini bersama Kejaksaan Agung. Seperti beberapa contoh akun @_akuK1 lalu akun @kang_mul19, dan akun @WulanWp_09 dan akun-akun lainnya di atas, yang menuliskan cuitan dengan isi hampir sama yakni Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memutuskan secara profesional untuk menyerahkan kasus korupsi Asabri kepada Kejaksaan Agung. Alasan mengapa kasus ini dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung karena dilatarbelakangi adanya kemiripan dari tersangka dan pola kasusnya. Berikut beberapa cuitan ungkapan kekecewaan warganet. 

    Ungkapan warganet atas rasa kekecewaannya kepada petinggi pemerintahan yang korupsi dan merugikan negara tercermin dari beberapa contoh cuitan di atas. Salah satu cuitannya terdapat dari akun @jauhdekat420 yang menyebutkan bahwa kasus korupsi tidak diangkat, tetapi justru kasus asusila yang menyangkut artis Gisel diangkat. Ketimpangan kasus yang seolah-olah ditutup-tutupi oleh Pemerintah inilah yang membuat masyarakat geram. Terlalu sering adanya kasus korupsi membuat masyarakat cemas akan menaruh uang simpanan pada perusahaan asuransi, dan lain sejenisnya. Seperti cuitan dari akun @BidalPantro yang menuliskan bahwa belajar dari kasus korupsi Jiwasraya, Bumiputera, dan sekarang Asabri membuat khawatir apabila akan menaruh uang asuransi karena dirasa tidak aman. Berikut Netray sajikan kekecewaan warganet dalam jajaran Top Complaint. 

    Pada jajaran komplain tersebut mayoritas didominasi oleh kata korupsi dan suap. Hal ini merepresentasikan bahwa warganet dalam perbincangan sering mengeluhkan kasus korupsi yang terjadi. Jadi bagaimana pendapat pembaca? Sekian analisis Netray terkait kasus korupsi yang terjadi pada PT Asabri. Sekali lagi Netray hanya menyajikan data dari hasil monitoring, semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat.

  • Bukan Hanya Han Ji Pyong, Warganet Indonesia juga Ramai Memperbincangkan Aldebaran

    Bukan Hanya Han Ji Pyong, Warganet Indonesia juga Ramai Memperbincangkan Aldebaran

    Bagi penggemar sinetron, sosok Aldebaran sudah tidak asing lagi. Tokoh yang diperankan oleh Arya Saloka dalam sinetron Ikatan Cinta ini memiliki daya tarik bagi warganet penikmat sinetron Indonesia. Ikatan Cinta merupakan sinetron Indonesia yang diproduksi MNC Pictures dan tayang perdana pada 19 Oktober 2020 di RCTI. Sinetron ini diperankan oleh Amanda Manopo sebagai Andin, Arya Saloka sebagai Aldebaran, Evan Sanders sebagai Nino, dan Glenca Chysara sebagai Elsa.

    Sejak penayangannya pada Oktober lalu, Ikatan Cinta terus mengalami kenaikan rating. Jalan cerita dan pemeran dalam sinetron ini menjadi perbincangan di kalangan warganet penggemar sinetron. Akting Glenca Chysara sebagai tokoh antagonis berhasil membakar amarah hingga menimbulkan sejumlah kelakuan unik dari penggemar sinetron yang tayang setiap malam di RCTI ini (https://t.co/PEOIOMo79E). Berkat tenarnya sinetron ini, beberapa program komedi juga memparodikan sinetron Ikatan Cinta dalam programnya.

    Di tengah isu citra buruk sinetron Indonesia di kalangan warganet, Ikatan Cinta seakan menghadirkan sosok yang lama dicari oleh penikmat sinetron. Berdasarkan pantauan Netray dari 1 November-30 Desember 2020, perbincangan sinetron ini di Twitter mendapatkan impresi sebanyak 11.700 dengan perbandingan akun laki-laki sebanyak 286 dan akun perempuan sebanyak 135. Perbincangan warganet paling banyak terjadi pada bulan Desember 2020. Hal ini disebabkan pada awal bulan Desember, perbincangan hangat tentang tokoh-tokoh drama korea Start-Up turut disangkutpautkan dengan tokoh-tokoh dalam sinetron Ikatan Cinta. Selain itu, Ikatan Cinta menembus rating tertinggi pada 25 Desember 2020 selama 15 tahun terakhir untuk program sinetron Indonesia dengan rating 12,7 dan audience share 44,7% untuk target semua demografi (https://cutt.ly/SjqIyRQ).

    Selama rentang waktu dua bulan tersebut, cuitan paling banyak terjadi pada 29 Desember 2020 dengan jumlah sentimen positif lebih banyak dibandingkan dengan sentimen negatif. Lantas bagaimana keramaian warganet memperbincangkan sosok Aldebaran?

    Ketenarannya Aldebaran Menyaingi Han Ji-Pyong

    Pada pertengahan Oktober lalu hingga awal Desember ini, drama korea Start-Up berhasil mencuri perhatian bagi sebagian warganet Twitter, terutama penikmat drama Korea. Virus #teamjipyong dan #teamdosan ramai bertebaran di media sosial juga pernah mencuri perhatian Netray yang dituliskan dalam artikel Perang Tagar Warganet Dalam Drama Korea Start-Up. Eksistensi pemeran dalam Start-Up dan jalan ceritanya yang relevan dengan kehidupan pekerja pada era sekarang menjadi alasan mengapa drama ini cukup banyak digemari warganet. Belum usai drama Start-Up menjadi perbincangan warganet, di Indonesia muncul fenomena baru penggemar Aldebaran di kalangan penikmat sinetron.

    Sejak awal Desember ini, perbincangan mengenai tokoh Aldebaran dalam sinetron Ikatan Cinta yang diperankan oleh Arya Saloka berhasil menyaingi Han Ji-Pyong yang menjadi idola warganet Indonesia. Pembawaannya sebagai Aldebaran yang dingin dan aktingnya yang luwes memerankan sosok Aldebaran menjadi alasan mengapa tokoh ini menjadi idola baru bagi warganet Twitter. Hal itu dapat dilihat dari beberapa cuitan yang menyertakan nama Han Ji-Pyong dan Aldebaran dalam bentuk kontestasi tokoh mana yang menjadi favorit mereka.

    Aktingnya yang Acuh Tak Acuh Menjadi Khas Tokoh Aldebaran

    Bukan menjadi rahasia apabila drama maupun sinetron yang berlatar romantis menjadi salah satu genre favorit bagi warganet. Kisah drama Korea yang menghadirkan tokoh pria dengan wajah rupawan dan memiliki kekuasaan lantas menjadi pahlawan bagi gadis yang tertindas seakan menjadi bahan halu yang sudah biasa. Hanya saja, kali ini sosok pria idaman semacam itu ditemukan dalam diri tokoh Aldebaran dan seketika membius hati penikmat sinetron Indonesia untuk berlomba-lomba mengidolakannya. Aktingnya sebagai sosok yang nampak tidak peduli, namun sebenarnya peduli terhadap tokoh perempuan dalam sinetron tersebut sepertinya berhasil menggiring opini yang baik bagi tokoh Aldebaran.

    Lekat dengan Citra digemari Emak-Emak

    Berdasarkan cuitan yang terpantau oleh Netray, sebagian warganet mencuitkan tentang kelakuan ibu mereka yang mengidolakan tokoh Aldebaran dalam sinetron Ikatan Cinta. Hal ini disebabkan bahwasannya ada kemungkinan apabila penikmat paling banyak sinetron Indonesia merupakan para ibu. Selain kegiatannya yang lebih banyak bersinggungan dengan rumah, aktivitas yang kerap dilakukan di rumah menjadi celah bahwa menonton TV menjadi agenda rutin yang tidak dapat terhindarkan.

    Tidak seperti anggota keluarga lainnya seperti anak-anak yang masih belum layak menonton sinetron ini, atau anggota keluarga lainnya yang lebih familiar dengan drama-drama luar negeri, maupun anggota keluarga yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan tugas dari sekolah, kampus, maupun kantor dengan gawainya. Dapat dikatakan bahwa waktu luang yang dimiliki para ibu adalah memanfaatkan waktu untuk jeda dari pekerjaan rumah sembari menghibur diri melalui TV.

    Nah, demikian ulasan mengenai tokoh Aldebaran, sosok idola baru yang sedang hits di kalangan warganet penikmat sinetron lokal. Kalau kamu bagaimana? Apakah masih belum move on dari #teamjipyong dan #teamdosan?

    sumber foto sampul: instagram.com

  • Rewind Indonesia 2020, Warganet : Lucu, Merinding hingga Terharu

    Rewind Indonesia 2020, Warganet : Lucu, Merinding hingga Terharu

    Di penghujung tahun 2020, akun Indonesian Youtubers merilis konten video berjudul Rewind  Indonesia 2020. Konten yang disutradarai oleh Chandra Liow dan Aulion ini menggambarkan berbagai hal-hal menarik dan isu-isu yang menjadi trending di Indonesia sepanjang tahun 2020 khususnya dalam platform Youtube. Dalam video ini nampak content creators Youtube Indonesia dari berbagai bidang seperti konten horor, memasak, beauty vlogger, gamers, podcast dan masih banyak lagi bersatu meramaikan video yang dikemas dengan durasi sekitar 14 menit tersebut. Adapun pesan moral yang terdapat dalam video ini adalah untuk saling bersama-sama saling bersatu menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia

    Rewind Indonesia 2020


    Deskripsi dalam video ini menegaskan bahwa rewind ini tidak ada keterkaitan dengan Perusahaan Youtube maupun Google, video ini merupakan karya kreator Indonesia yang bertujuan untuk menyatukan masyarakat Indonesia dan mengakhiri tahun 2020 dengan harapan serta hal positif.

    Setelah diunggah pada tanggal 28 Desember 2020 sore, video yang disponsori oleh OCBC NISP ini viral serta menjadi trending topic di Twitter Indonesia dengan tagar #RI2020 dan Rewind Indonesia 2020. Berbagai respon mulai dari pujian hingga kritik pun hadir dalam pembahasan warganet Twitter mengenai video ini. Melalui Netray, yuk simak apa saja yang dibahas warganet Twitter terkait video Rewind Indonesia 2020!

    Netray menemukan sebanyak 10 ribu lebih cuitan warganet terkait video Rewind Indonesia 2020 selama tanggal 28-29 Desember 2020 dengan potential reach mencapai 33.2 juta. Sejak video ini diunggah di kanal Youtube, jumlah cuitan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sentimen positif mendominasi topik ini dengan total 5,599 cuitan serta sebanyak 2,453 cuitan bersentimen negatif. Topik ini juga didominasi dengan jenis kelamin laki-laki.

    Akun yang paling banyak mendapatkan impresi dari warganet adalah penyanyi sekaligus penulis Fiersa Besari dalam akun pribadi Twitter miliknya @Fiersabesari setelah mengunggah cuitan terkait video Youtube Rewind Indonesia dan mendapatkan like hingga 23 rb lebih.

    Kumpulan kata-kata yang terdapat dalam Top Words diatas menunjukan sejumlah kata apresiasi mendominasi dalam topik ini seperti keren, merinding, bagus hingga nangis. beberapa warganet mengungkapkan ekspresi mereka setelah menonton video Rewind 2020 dalam cuitan. Berikut cuitan-cuitan warganet terkait topik ini!

    Banjir Pujian Warganet

    Rewind Indonesia 2020 mendapatkan sentimen positif yang cukup banyak dalam pembahasan warganet Twitter selama periode pemantauan. Pujian hingga apresiasi mendominasi cuitan-cuitan warganet yang merujuk kepada pembuat konten yaitu Chandra Liow dan Aulion. Tak sedikit pula warganet terharu terhadap karya video ini terutama pada part Hanin Dhiya menyanyikan lagu Indonesia Pusaka. Sebagian warganet juga berpendapat bahwa isu-isu sepanjang tahun 2020 hingga pesan moral dalam konten video ini tersampaikan dengan cukup baik.

    Kritik Rewind Indonesia 2020 Warganet

    Cuitan dengan sentimen negatif juga menghiasi topik pembahasan warganet terkait Rewind Indonesia 2020. Sejumlah warganet Twitter merasa drama dalam video kurang menarik serta konten kreator yang meramaikan video tersebut masih kurang lengkap. Selain itu warganet juga mengeluhkan durasi video yang dirasa kurang lama serta banyak hal-hal sepanjang tahun 2020 yang tidak diangkat dalam video tersebut.

    Pak Muh Trending

    Ayah dari selebgram sekaligus Youtuber Fadil Jaidi yang akrab disapa Pak Muh menjadi daftar trending di Twitter. Pak Muh yang sering dibuat konten oleh Fadil menjadi viral setelah Pak Muh muncul dalam salah satu part video Rewind Indonesia 2020 dan mendapatkan fokus perhatian dari warganet Twitter.

    Harapan Serta Doa Warganet

    Harapan serta doa mendominasi dalam beberapa cuitan warganet Twitter setelah menyaksikan video Rewind Indonesia 2020. Banyak warganet yang menaruh harapan agar tahun 2021 menjadi lebih baik lagi dan menjadikan tahun 2020 sebagai pelajaran. Tak sedikit pula warganet Twitter yang memetik pesan positif dalam video Rewind Indonesia 2020 yang kemudian diungkapkan dalam cuitan Twitter.

    Sekian pantauan Netray tentang video Rewind Indonesia 2020 yang diunggah oleh akun Indonesian Youtubers. Pujian, kritik hingga harapan dari warganet Twitter yang mewarnai topik ini menjadi pesan untuk kita semua kedepannya menjadi lebih baik serta mengambil pelajaran dari tahun sebelumnya untuk membuka lembaran baru di tahun 2021. Tak lupa juga kita bersatu untuk saling bahu-membahu untuk menyelesaikan permasalahan dan bencana salah satunya pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda Indonesia.

    sumber foto sampul : http://freepik.com

  • Menakar Pemberitaan Media Massa Atas Alat Deteksi Covid-19 GeNose

    Menakar Pemberitaan Media Massa Atas Alat Deteksi Covid-19 GeNose

    Demi mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun, pemerintah telah menggelontorkan banyak usaha yang tak terbilang lagi jumlahnya. Namun, segala macam cara ini hanya berujung kesia-siaan jika masyarakat sendiri tidak memahami kondisi lantas membatasi interaksi sosial mereka. Masih banyak masyarakat yang tidak menyadari betapa berbahayanya penyebaran virus ini.

    Agar masyarakat bisa secara mandiri melindungi diri dan sekitarnya, peneliti dan pengembang dari Universitas Gadjah Mada meluncurkan alat tes penularan Covid-19 baru. Alat ini diklaim memiliki akurasi yang cukup tinggi dan lebih ekonomis jika dibandingkan dengan instrumen tes lainnya. Oleh UGM alat tes tersebut diberi nama GeNose.

    Karena akan menjadi konsumsi publik, masyarakat harus mendapat informasi terkait instrumen tes tersebut ketika akhirnya nanti diedarkan. Bagaimana informasi tersebut diasuh oleh media massa, akan sangat menentukan masa depan GeNose. Opini masyarakat terhadapnya dibentuk oleh pemberitaan yang dilakukan media massa.

    Berdasarkan asumsi ini, Netray Media Monitoring telah melakukan pemantauan pemberitaan portal berita daring selama periode tertentu. Tujuannya tentu saja untuk mencari tahu bagaimana media massa membentuk wacana di masyarakat terkait instrumen tes Covid-19 buatan UGM, GeNose.

    GeNose dalam Perspektif Media Massa

    Dari hasil pemantauan Netray, kata kunci GeNose memang sedang menanjak beberapa waktu ini. Tetapi keberadaannya sudah diketahui oleh media massa beberapa bulan sebelumnya. Tercatat pada bulan Juli sudah muncul pemberitaan yang membahas inovasi dari UGM. Hanya saja belum banyak informasi yang bisa dibagi ke masyarakat pada saat itu.

    Baru menjelang akhir September, GeNose mulai mendapat banyak perhatian dari media massa. Terdapat 222 pemberitaan terkait kata kunci hingga akhir Oktober 2020. Selama periode ini ada sejumlah fokus informasi yang dibagikan oleh media massa kepada khalayak ramai. Fokus pertama sudah pasti merupakan perkenalan tentang instrumen tes penularan Covid-19 GeNose.

    Hal ini dapat disimpulkan dari mencermati muatan yang ada di dalam diagram Word Cloud. Keberadaan kata top word seperti alat, deteksi, test, serta napas menjelaskan upaya deskripsi dari GeNose. Sedangkan inovasi dan cepat merupakan perkenalan kualitas dari sebuah produk di masa awal kemunculan. Biasanya pendekatan kualitas akan berubah seiring semakin banyaknya informasi yang dapat digali.

    Pada paruh kedua periode pemantauan, tidak banyak informasi yang bisa dibagikan sehingga pemberitaan hanya berkisar di bawah 20 liputan dalam satu hari. Itupun tak semua hari muncul berita terkait GeNose. Namun, pada periode ini semakin banyak kata-kata menarik yang bisa diteliti lebih dalam lagi.

    Seperti kata edar yang menandakan bahwa perangkat tes ini mulai diasumsikan akan segera dilempar ke publik. Dan seperti yang diberitakan, menjelang akhir tahun pemerintah memberi lampu hijau kepada instrumen tes ini untuk beredar di masyarakat. Informasi ini akhirnya menarik banyak perhatian dari media massa daring sehingga dalam 3 hari yakni 26, 27, dan 28 Desember laporan memuncak hingga lebih dari 45 berita setiap harinya.

    Media daring tak hanya memberitakan informasi dari pemerintah ini. Malahan, mereka kembali mengangkat informasi dasar terkait alat tes tersebut. Hal ini menunjukan bahwa GeNose masih terdengar sangat asing di telinga masyarakat Indonesia. Penjelasan tentang apa dan bagaimana alat tes ini ditujukan tentu sangat penting di saat pemerintah sudah memberikan izin peredaran.

    Netray telah merangkum sudut pandang atau perspektif ini ke dalam kategori isu yang serupa. Selain isu ‘mengenal GeNose’, media massa juga banyak memberitakan sudut pandang ketersediaan perangkat tes serta bagaimana publik mengaksesnya. Isu ini menjadi penting karena sedari awal GeNose dipasarkan sebagai pengganti prosedur tes kontemporer yang secara ekonomis lebih terjangkau.

    Kritik Media Massa

    Kritisisme tentu saja tak dapat dihindarkan jika berhadapan dengan media massa. Sebagai upayanya untuk mencari fakta yang paling obyektif, media mau tak mau akan menelaah lebih dalam terkait subyek yang mereka tulis. Dalam hal ini adalah informasi yang berimbang tentang alat tes Covid-19 GeNose buatan Universitas Gadjah Mada.

    Pertanyaan paling mendasar yang bisa dilemparkan adalah seberapa akurat tes GeNose. Pasalnya harga yang dipatok untuk melakukan tes ini terhitung sangat murah jika dibandingkan dengan tes serupa. Menurut pemerintah yang diwakilkan oleh Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro, tingkat akurasi perangkat ini terhitung sangat tinggi, yakni sekitar 97 persen.

    Selain itu izin untuk mengedarkan GeNose juga sempat lama dikeluarkan oleh pemerintah. Yang akhirnya muncul menjelang tutup tahun ini. Sekarang GeNose sudah diperbolehkan untuk diedarkan ke seluruh daerah di Indonesia. GeNose akan menjadi penentu proses penanganan pandemi Covid-19 bersama-sama dengan keberadaan vaksin Merah Putih yang sekarang juga sedang dikerjakan oleh sejumlah peneliti.

    Sebagai upaya preventif, keberadaan alat tes semacam GeNose memiliki fungsi yang sangat luas selain mendeteksi penularan Covid-19. Aktivitas masyarakat harus kembali bergerak agar tidak menghadirkan masalah yang lebih kompleks seperti kemunduran ekonomi. Media massa berperan menghadirkan fakta obyektif agar masyarakat secara antusias mau menggunakan perangkat ini. Dengan keberadaan instrumen tes yang sangat terjangkau harganya, diharapkan masyarakat tak perlu merasa khawatir jika harus menjalani protokol ini ketika situasi membutuhkannya.

  • Warganet Indonesia Berang Lagu Indonesia Raya Diparodikan

    Warganet Indonesia Berang Lagu Indonesia Raya Diparodikan

    Tagar Indonesia Raya beberapa waktu lalu sempat menduduki trending topik Twitter. Bukan tanpa sebab, setelah ditelusuri hal ini disebabkan oleh penghinaan lagu kebangsaan Indonesia Raya di YouTube oleh akun My Asean yang kemudian menjadi viral di jagad maya. Perseteruan ini bukan merupakan pertama kali terjadi, setelah sebelumnya permasalahan klaim terhadap kebudayaan hingga permasalahan lainnya yang kerap memicu amarah masyarakat Indonesia.

    statistics report Twitter Indonesia Raya

    Netray pun melakukan pemantauan terkait topik tersebut sejak tanggal 23 Desember 2020 sampai dengan 29 Desember 2020. Selama periode tersebut terlihat total cuitan mencapai 46.6K cuitan dengan total impresi sebesar 14.8M.

    statistic report
    peak time

    Diketahui video yang diunggah oleh akun dengan logo bendera Malaysia itu telah beredar sejak dua minggu lalu hingga menjadi trending di Twitter pada 28 Desember 2020. Dalam video berdurasi 31 detik tersebut terlihat perubahan lirik lagu kebangsaan tersebut dengan menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Hal ini tentunya mengundang kemarahan warganet akan video yang dinilai mengandung unsur pelecehan negara tersebut.

    Melalui pantauan Media Monitoring Netray terlihat potongan video tersebut memenuhi media populer. Video tersebut tidak hanya memuat lagu kebangsaan Indonesia yang telah diubah liriknya dengan kalimat yang tidak pantas, namun juga mengganti lambang negara burung Garuda dengan ayam jago berlambang Pancasila dan dilatarbelakangi bendera Merah Putih.

    KBRI Lapor Kepolisian Diraja Malaysia Terkait Parodi Lagu Indonesia Raya

    Menanggapi hal tersebut KBRI pun mengambil sikap tegas dengan melaporkan persoalan ini pada pihak Kepolisian Malaysia. Hingga Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pun merespon persoalan ini. Melalui akun Facebooknya, pihak Kedubes Malaysia tersebut mengatakan bahwa pihak berwenang Malaysia sedang menyelidiki masalah ini. Mereka juga menegaskan jika diketahui video tersebut diunggah oleh warga negara Malaysia, maka mereka akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

    Tidak hanya itu, pihak Kedutaan Besar Malaysia juga mengatakan bahwa mereka mengutuk provokasi negatif apapun yang bertujuan untuk menimbulkan dampak pada hubungan bilateral Malaysia dan Indonesia.

    Kemarahan Warganet Indonesia

    Tanggal 28 Desember 2020 menjadi puncak perbincangan warganet Twitter terkait topik ini. Terlihat sebagian warganet merasa geram dengan pengubahan lirik lagu kebangsaan Indonesia yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman tersebut.

    Warganet menganggap hal tersebut merupakan bentuk penghinaan yang tidak dapat disepelekan. Warganet juga kesal terkait peristiwa yang dinilai sebagai pelecehan terhadap negara Indonesia ini.

    Perseteruan dengan negara tetangga ini bukan pertama kalinya terjadi. Setelah sebelumnya claim terhadap budaya hingga perseteruan terkait video yang mengandung unsur pelecehan ini. Semoga pelaku pembuatan video tersebut dapat terungkap dan mendapat sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku sehingga hubungan bilateral antara kedua negara ini dapat terjaga.

  • Djakarta Warehouse Project (DWP) Virtual 2020 : Visual Memukau Warganet, Meski Server Sempat Down

    Djakarta Warehouse Project (DWP) Virtual 2020 : Visual Memukau Warganet, Meski Server Sempat Down

    Djakarta Warehouse Project atau DWP merupakan festival dance music tahunan yang diadakan oleh Ismaya Live sejak 2010. Mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, tahun ini DWP menggelar festival secara virtual. Festival DWP Virtual pada tanggal 19-20 Desember 2020 menghadirkan tiga panggung dengan tema yang berbeda-beda. Menampilkan performa DJ internasional salah satunya Martin Garrix, Armin Van Buuren, Yellow Claw dan lain-lain. Serta tidak ketinggalan DJ lokal seperti Weird Genius, DJ Yasmin hingga Dipha Barus yang berkolaborasi dengan Hindia, Kallula, Monica Karina, dan Nadin Amizah yang turut meramaikan festival ini

    Dimulai sejak pukul 17.00 hingga 01.00 WIB, festival DWP Virtual dapat diakses secara gratis melalui website djakartawarehouse.com. Namun untuk tiket khusus V-Pass, penonton harus melakukan registrasi terlebih dahulu di website untuk mendapatkan akses sepenuhnya di hari acara.

    Tagar #DWPV sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Twitter yang turut mengikuti festival musik secara virtual ini. beberapa warganet Twitter memberikan respon positif berupa cuitan antusiasme serta apresiasi. Namun, terdapat juga beberapa cuitan dengan sentimen negatif terkait festival ini yang salah satunya disebabkan oleh kendala teknis.

    Media Monitoring Netray memantau topik ini selama 18-21 Desember 2020 di Twitter untuk melihat bagaimana warganet menanggapi festival musik DWP Virtual. Yuk, simak selengkapnya!

    Berdasarkan pantauan Netray, pembahasan terkait festival DWP Virtual pada tanggal 18-21 Desember 2020 mencapai 783 total cuitan dengan dominasi berjenis kelamin laki-laki dan mendapatkan impresi sebanyak 8,310 serta 20,1 M potential reach. Adapun sentimen positif mengenai topik ini mencapai 230 cuitan yang berbanding cukup tipis dengan cuitan yang bersentimen negatif dengan total sebanyak 211 dari total cuitan keseluruhan.

    Berdasarkan grafik di atas, pembahasan warganet Twitter terkait festival DWP Virtual mengalami puncaknya pada tanggal 20 Desember 2020 atau pada saat hari kedua DWP Virtual berlangsung dengan sentimen positif yang mendominasi. Sedangkan pada hari pertama DWP Virtual, sempat terjadi kendala teknis yang mengakibatkan cuitan dengan sentimen negatif mendominasi.

    Kumpulan kata-kata dalam Top Words menunjukkan bahwa kata dwpv dan virtual berukuran paling besar dari kata lainnya. Selain itu, kata-kata lainnya yang relevan seperti keren, seru, gokil dan pecah menunjukan antusiasme positif dari pembahasan warganet Twitter terkait festival DWP Virtual. Yuk kita lanjut apa saja pembahasan lain dari warganet Twitter terkait festival DWP Virtual!

    Server Sempat Down hingga Kualitas Sound Buruk

    Beberapa cuitan dengan sentimen negatif warganet Twitter terkait festival DWP Virtual salah satunya disebabkan oleh server yang sempat down. Meski tidak berlangsung lama, namun beberapa warganet Twitter mengutarakan kekecewaannya melalui cuitan. Selain server yang sempat down,  Warganet Twitter menyayangkan kualitas sound yang dirasa buruk sehingga merasa festival DWP Virtual kurang memuaskan.

    Visual Web Memukau Warganet

    Respon positif juga mewarnai festival DWP Virtual. Salah satunya adalah tampilan atau visual web yang disajikan cukup memukau warganet Twitter. Mengusung konsep tampilan web modern yaitu DWP V City yang menampilkan peta interaktif digital, desain web yang digarap oleh UI/UX design & development company yaitu Antikode mendapatkan apresiasi yang cukup tinggi dalam beberapa cuitan warganet Twitter terkait festival ini.

    Harapan Warganet Twitter

    Cuitan harapan serta apresiasi warganet Twitter terhadap festival DWP Virtual cukup banyak, dilihat dari beberapa cuitan yang memberikan mention kepada akun twitter @DWPfest dan akun @IsmayaLive.  Warganet mengharapkan pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga festival Djakarta Warehouse Project dapat kembali menggelar acaranya secara offline tahun depan. Tidak sedikit pula warganet Twitter yang menantikan DJ kesayangan mereka untuk kembali tampil dalam festival DWP selanjutnya.

    Sekian pantauan Netray terkait festival musik dansa yaitu Djakarta Warehouse Project Virtual 2020 yang diadakan oleh Ismaya Live. Meski dilakukan secara virtual dan sempat terdapat kendala teknis pada saat acara, tidak menyurutkan semangat penikmat dance music Indonesia untuk mendengarkan lagu-lagu dari DJ favorit mereka.

    (gambar sampul : Unsplash.com)

  • #NetrayNewsWrapped: Apa Saja yang Sempat Ramai di 2020?

    #NetrayNewsWrapped: Apa Saja yang Sempat Ramai di 2020?

    Pergantian tahun selalu menjadi momen menarik, seperti halnya melihat kilas balik peristiwa yang terjadi selama 12 bulan ke belakang hingga persiapan menyambut lembaran baru di tahun berikutnya. Kali ini, Netray akan menyajikan pantauan data peristiwa yang menjadi perbincangan publik selama 12 bulan di tahun 2020. Peristiwa apa sajakah yang telah terlewati setahun ini? Lalu, siapa saja tokoh publik yang kerap jadi sorotan? Simak kaleidoskop 2020 dalam #Netray untuk mengingat kembali rangkaian peristiwa di tahun ini.