-
Kabar Gembira, Kini Berlangganan Netray Bisa Melalui Gopay

Kemudahan dan kenyamanan pengguna menjadi hal yang penting bagi Netray. Oleh karena itu, Netray terus berupaya memperbaiki dan melakukan pembaharuan fitur secara berkala guna memahami kebutuhan pengguna. Kini Netray telah menyediakan alternatif pembayaran melalui GoPay.
Untuk menikmati fitur-fitur unggulan Netray, kamu hanya perlu membuat akun dan melakukan registrasi. Dengan berlangganan (subscribe), kamu dapat memilih fitur layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu sehingga akan lebih efektif dan ekonomis. Seperti apa langkah-langkahnya? Simak tutorial berikut.
Cara Berlangganan Netray
1.Masuk halaman Netray kemudian klik Register
2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi.

3. Pilih Trial untuk melakukan demo terlebih dahulu atau pilih Subscribe jika ingin langsung berlangganan.
4. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, email, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik persetujuan kebijakan privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.
5. Klik Next dan kamu akan dialihkan ke halaman berikut. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu (Add to cart)

7. Pastikan pesananmu sudah sesuai (lihat bagian Order Summary). Kamu dapat mengubah jumlah keyword dan jangka waktu sesuai kebutuhan. Jika tidak, Netray akan otomatis menggunakan pengaturan standar (1 keyword dan 1 bulan). Kemudian klik Subscribe. Dengan mengeklik subscribe kamu dianggap setuju dengan Ketentuan Kebijakan Privasi Netray dan Syarat dan Ketentuan Netray.
8. Kamu akan dialihkan ke halaman faktur yang berisi detail pesananmu dan berapa jumlah uang yang harus dibayar. Lalu klik Payment. Faktur ini juga akan otomatis dikirimkan ke emailmu.

9. Klik Continue dan pilih cara pembayaran melalui GoPay. Klik Pay Now dan akan muncul Order ID beserta QR Code. Buka aplikasi Gojek atau aplikasi dompet digital lain. Scan QR code yang tertera pada layar monitor. Cek detail pembayaran di aplikasi lalu klik Pay. Masukan Pin dan transaksi kamu berhasil.
11. Klik I Already Paid untuk memastikan bahwa kamu telah melakukan pembayaran. Lalu dalam beberapa detik, Netray akan membawamu pada halaman Dashboard.

Selamat, fitur yang kamu beli telah aktif. Klik Create Topic untuk mulai membuat topikmu.
Perlu kamu tahu bahwa setiap satu keyword hanya mengakomodasi satu kali pemrosesan data. Artinya, kamu tidak dapat mengubah atau mengganti keyword setelah mengeklik Create Topik. Jika kamu ingin lebih fleksibel, kamu dapat beralih ke paket premium Netray. Di paket premium kamu bebas mengubah atau mengganti keywordmu meski hanya memiliki satu slot keyword. Jika ada pertanyaan, silakan hubungi Kontak Netray.
-
Mau Coba Netray Secara Gratis, Ini Fitur yang Dapat Kamu Cicipi di Paket Trial

Sejak Juli 2020 lalu, Media Monitoring Netray telah dibuka untuk pengguna mandiri. Media monitoring berbasis analisis big data dan kecerdasan buatan ini tak hanya mengakomodasi kepentingan bisnis dan korporasi, tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan perorangan, sebagai sumber penelitian. Netray juga menyediakan paket Trial untuk kamu yang ingin mencoba Netray secara gratis. Agar kamu dapat memanfaatkan fitur Netray Trial secara maksimal simak tutorial berikut ini.
1. Masuk halaman Netray kemudian klik Register

2. Lalu kamu akan dialihkan ke halaman registrasi. Pilih Trial untuk melakukan demo.

3. Isi data diri (nama lengkap, nama pengguna, e-mail, password, dan nomor telepon). Pastikan semua data terisi dengan benar lalu klik Persetujuan Kebijakan Privasi dan konfirmasi bahwa kamu bukanlah bot.
5. Klik Register untuk mendaftarkan akunmu pertama kali. Akun yang sudah pernah didaftarkan tidak bisa mendaftar kembali. Klik Login untuk masuk jika sudah punya akun.
6. Buka email kamu untuk melihat link aktivasi yang dikirimkan Netray dan lakukan verifikasi akun. Berikut tampilan dashboard-mu setelah berhasil verifikasi.
Untuk paket Trial, kamu hanya bisa mencoba fitur Twitter dan News. Instagram dan Facebook akan aktif apabila kamu telah meng-upgrade akunmu ke premium (Upgrade Membership) atau berlangganan Netray.
7. Klik menu profil di pojok kanan lalu pilih Edit Profil. Lengkapi profilmu terlebih dahulu agar kamu dapat mengaktifkan fitur Twitter dan News. Jika sudah, klik Submit.
8. Fitur monitoring Twitter dan News sudah aktif. Kamu dapat mulai memasukkan topik yang kamu inginkan.

Lalu bagaimana cara membuat topik dan membaca data di dashboard Netray? Simak tips dan triknya berikut.
Membuat Topik di Dashboard Netray (Trial)
1. Klik menu Create Topic. Masukkan judul topikmu pada kolom Name kemudian masukkan keywords topikmu pada kolom Keyword. Kamu punya 2 slot keyword yang dapat kamu maksimalkan.

Tips: Jangan menggunakan keyword yang terlalu umum karena akan menyulitkanmu dalam melakukan analisis (misal; penyakit, pemerintah, pandemi dsb). Gunakanlah keyword yang spesifik (misal; covid-19, psbb, atau nama brand). Akan tetapi, jangan terlalu spesifik (psbb di Bandung) karena data yang akan ditampilkan hanyalah data yang mengandung rangkaian kata tersebut. Alternatif terbaik adalah dengan memanfaatkan fitur penggabungan. Gunakan tanda && di antara dua kata yang wajib ada dalam data (misal psbb && bandung). Keyword ini akan lebih spesifik dan maksimal daripada keyword ‘psbb di bandung‘ (terlalu spesifik) ataupun ‘psbb’ saja atau ‘bandung‘ saja (akan menyangkut semua topik tentang pssb dan topik tentang bandung).
2. Jika semua sudah lengkap terisi klik Save. Dalam beberapa detik, dashboard Netray akan muncul. Crawling data akan berjalan beberapa menit tergantung frekuensi kemunculan topik. Untuk paket Trial, Netray membatasi jumlah data maksimal hingga 2000 dengan periode seminggu ke belakang. Meskipun topik yang dicari mungkin mengandung banyak data, Netray akan berhenti setelah mengumpulkan jumlah tersebut.
Fitur Apa Saja yang Dapat Diakses Ketika Mencoba Netray Trial?
Kamu dapat mengakses semua fitur yang ada di menu Overview. Selanjutnya, Account Monitoring, Social Network Analysis, Reporting, dan Comparing hanya bisa kamu dapatkan apabila kamu melakukan upgrade ke premium.
Nah, di Overview ini apa saja sih yang bisa ditampilkan Netray untuk kamu?
- Data Statistik : meliputi total Impression, Potential Reach, Account (Male or Female), Persebaran Perangkat, Total Tweets.
- Grafik Peak Time : frekunsi sebuah topik diperbincangkan dalam sebuah periode.
- Sentiment Trend : kurva untuk melihat perbandingan sentimen di tiap periode.
- Tweets : semua tweet yang berhubungan dengan kata kunci. Kamu dapat melihat lebih detail dengan mengeklik View All Tweets. Kamu juga dapat memfilter tweet mana yang ingin kamu lihat berdasarkan sentimen (negative/neutral/positive) atau berdasarkan urutan (paling populer, paling baru, hinga yang paling lawas). Jika ingin melihat tweet mana yang paling mempengaruhi perbincangan topik secara umum lakukan filter berdasarkan yang paling populer. Jika ingin melihat akun yang paling awal memperbincangkan topik gunakan filter Older. Ini akan berguna ketika kamu mencari tahu inisiator sebuah topik atau tagar yang sedang trending.
- Top Words : kosakata populer yang paling banyak muncul dalam tweet warganet. Kamu juga dapat mengeklik masing-masing kata untuk melihat apa saja tweet yang mengandung kata tersebut dalam topik terkait.
- Top Accounts : akun yang paling berpengaruh dalam perbincangan topik, baik berdasarkan pada impresi yang diperoleh (sort by Popular) atau berdasarkan frekuensi kemunculannya (sort by Count).
- Top Entitas : People, Organization, Facilities, Complains, Locations.
- Popular Media : video atau gambar populer yang berhubungan dengan kata kunci topik.
-
Tak Hanya Ibukota, Anies Ikut ‘Banjir’ Sentimen Negatif

-
Tidak Hanya Ibu Kota, Anies Baswedan pun Ikut ‘Kebanjiran’ Sentimen Negatif

Banjir yang melanda DKI Jakarta di awal Januari 2020 menjadi bagian kisah sedih warga Jakarta yang seharusnya menyambut tahun baru dengan suka cita. Hujan deras sejak malam pergantian tahun lalu menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah Jakarta. Hingga kini, beberapa wilayah di Jakarta masih terendam banjir. Terkait banjir yang kembali melanda ibu kota tersebut, Anies Baswedan selaku gubernur DKI pun kembali disebut-sebut. Masyarakat yang kontra terhadap Anies kembali mempertanyakan kinerja gubernur periode 2017-2022 dalam menata ibukota. Bahkan, selama beberapa hari terakhir, tagar provokatif terkait Anies sempat membanjiri media sosial.
Netray menelusuri pembahasan topik banjir di DKI untuk mengetahui respon dan keluhan warganet terkait topik tersebut. Data diambil dari media sosial Twitter dengan periode pengambilan antara 31 Desember 2019-7 Januri 2020. Berikut penelusuran Netray.
Pembahasan Topik Banjir DKI di Twitter


Gambar 1. Total Cuitan dan Sentimen Terkait Banjir DKI Total terdapat 379,857 cuitan warganet di Twitter yang membahas topik terkait banjir DKI. Cuitan negatif mendominasi sebagian besar cuitan terkait topik ini, yaitu 162,687cuitan. Cuitan mengalami kenaikan jumlah sejak 1 Januari 2020. Netray menelusuri topik-topik populer yang dibahas warganet berkaitan dengan topik banjir DKI melalui kosakata yang paling banyak dicuitkan warganet selama 31 Desember 2019-7 Januari 2020 seperti berikut.
Gambar 2. Kosakata dan Topik Populer Terkait Banjir DKI Dalam membahas topik seputar banjir DKI, warganet kerap menyebut beberapa tokoh terkait, seperti Anies selaku gubernur DKI, Jokowi selaku presiden RI, dan Ahok sebagai mantan gubernur DKI periode sebelumnya. Beberapa tagar terkait Anies juga menghiasi pembahasan terkait topik ini. Di antaranya adalah #4niesMundurJakartaTeratur, #4nisDatangIndonesiaSenang, dan #4niesMundurlah. Berikut selengkapnya.

Gambar 3. Total Cuitan dan Sentimen Terkait Anies Terkait banjir DKI, Anies banyak disebut-sebut. Dari total 74 ribu cuitan terkait Anies pada periode 31 Desember-7 Januari 2020, 46,5 ribu di antaranya merupakan sentimen negatif. Berikut adalah kumpulan kosakata yang kerap digunakan warganet dalam membicarakan Anies terkait topik Banjir DKI.

Gambar 4. Kosakata dan Topik Populer Terkait Anies Dari gambar di atas terlihat bahwa sebagian besar warganet membahas peristiwa banjir di wilayah Jakarta dan kaitannya dengan kinerja Anies Baswedan sebagai gubernur DKI.

Dalam membicarakan Anies terkait topik Banjir DKI, warganet juga kerap menyandingkannya dengan Ahok. Dari penelusuran Netray, terkait topik Banjir DKI tersebut warganet kerap membandingkan kinerja Anies dan Ahok sebagai gubernur DKI dalam mengatasi banjir.

Sementara Jokowi kerap muncul dalam cuitan warganet ketika membahas Banjir DKI karena kapasitasnya sebagai presiden.

Warganet juga melambungkan beberapa tagar terkait Anies dalam membahas banjir DKI. Beberapa tagar populer terkait Anies dalam topik banjir ialah sebagai berikut
Warganet yang kontra terhadap Anies cenderung menyalahkan Anies dalam peristiwa Banjir DKI. Melalui tagar ini, warganet ingin mengungkapkan kekecewaanya terhadap kinerja Anies sebagai gubernur sehingga menginginkan Anies untuk mundur sebagai gubernur. Berikut infografik cuitan bertagar #4niesMundurlah di Twitter.

Gambar 5. Total Cuitan dan Sentimen #4niesMundurlah Total cuitan warganet dengan tagar #4niesMundurlah mencapai 6,7 ribu cuitan. Dari gambar di atas terlihat bahwa tagar tersebut muncul di Twitter sejak 4 Januari 2020 dengan dominasi sentimen negatif. Berikut adalah beberapa cuitan warganet terkait tagar tersebut.


Setelah tagar #4niesMundurlah yang naik sejak 4 Januari lalu, muncul tagar serupa yang berkaitan dengan Anies dan banjir DKI. Berikut infografik cuitan warganet terkait tagar #4niesMundurJakartaTeratur di Twitter.

Gambar 6. Total Cuitan dan Sentimen Tagar #4niesMundurJakartaTeratur Total terdapat 5,6 cuitan warganet dengan tagar #4niesMundurJakartaTeratur. Dari total tersebut, 2,4 di antaranya merupakan sentimen negatif. Tagar ini muncul sejak 5 Januari 2020 antara pukul 10-11 WIB. Berikut adalah beberapa cuitan populer terkait tagar tersebut.

Di tanggal yang sama, muncul tagar tandingan dari warganet yang kontra terhadap tagar #4niesMundurJakartaTeratur, yaitu #4nisDatangIndonesiaSenang. Berikut infografik cuitan warganet dengan tagar tersebut.

Gambar 7. Total Cuitan dan Sentimen Tagar #4nisDatangIndonesiaSenang Total terdapat 8,9 cuitan warganet dengan tagar #4nisDatangIndonesiaSenang. Jumlah tersebut jauh lebih banyak daripada total tagar sebelumnya. Namun demikian, jumlah sentimen negatif masih sedikit lebih tinggi dibandingkan sentimen positifnya. Berikut adalah beberapa cuitan populer terkait tagar tersebut.


Melalui cuitan di atas dapat diketahui bahwa tagar #4nisDatangIndonesiaSenang muncul sebagai tagar tandingan dari tagar bermuatan negatif sebelumnya. Dari penelusuran Netray, tagar tersebut muncul sejak pukul 11-12 WIB atau kurang lebih satu jam setelah tagar sebelumnya muncul.
Top Inisiator
Netray menelusuri inisiator yang paling banyak membuat cuitan terkait Anies dalam kaitannya dengan banjir DKI.
Gambar 1.
Topik Anies
Gambar 2.
Kontra Anies
Gambar 3.
Pro AniesGambar 1 memperlihatkan akun-akun yang paling banyak membicarakan Anies di Twitter. Gambar 2 memperlihatkan akun-akun yang kontra terhadap Anies. Dalam hal ini, akun-akun tersebut merupakan akun yang paling banyak membuat cuitan negatif terkait Anies. Netray menelusuri melalui tagar #4niesMundurJakartaTeratur. Sementara Gambar 3 memperlihatkan akun-akun yang pro terhadap Anies. Dalam hal ini akun-akun tersebut paling banyak membuat cuitan positif terkait Anies. Netray menelusuri menggunakan kata kunci bertagar positif #4nisDatangIndonesiaSenang.
Dari ketiga gambar top inisiator di atas, dapat dilihat bahwa akun @bangzul_88 berada di urutan pertama paling banyak membicarakan topik Anies Baswedan secara umum. Sementara akun tersebut juga berada di urutan kedua paling banyak melambungkan tagar negatif #4niesMundurJakartaTeratur. Begitu pula dengan akun @RizmaWidiono. Artinya, pembahasan topik Anies Baswedan di Twitter pada periode 31 Desember-7 Januari 2020 paling banyak didominasi oleh sentimen negatif. Hal tersebut sehubungan dengan topik banjir DKI yang menjadi fokus pembahasan warganet.
Demikian penelusuran Netray terkait topik banjir DKI dan kaitannya dengan banyaknya sentimen negatif untuk Anies Baswedan. Semoga banjir segera surut di semua wilayah dan Jakarta kembali ceria. Semoga warga Jakarta kembali sadar mengelola sampah dan pemerintah segera memberi solusi agar banjir tidak lagi menjadi momok bagi masyarakat Jakarta sehingga tidak ada lagi aktivitas salah menyalahkan di Twitter dari warganet yang pro dan kontra terhadap pemimpinnya.
-
Kaleidoskop 2019 Rangkuman Netray

Rangkuman pemberitaan di media online sepanjang tahun 2019 berdasarkan pantauan Netray.

-
Membaca Kekecewaan Warganet Melalui Jejak Tagar: BPJS, Riwayatmu Kini

Setelah merampungkan agenda pelantikan menteri kabinet baru, Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo resmi umumkan kenaikkan iuran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sebesar 100 persen pada 24 Oktober lalu. Akan tetapi, peraturan yang sedianya berlaku per 1 Januari 2020 tersebut menuai kontroversi. Pemerintah menganggap keputusan tersebut sebagai solusi efektif untuk menutup defisit yang diderita BPJS. Namun, masyarakat merasa terbebani dengan kenaikan iuran yang besarannya dua kali lipat tersebut. Oleh karena itulah tagar-tagar bersentimen negatif terkait BPJS menjadi trending topic selama beberapa waktu terakhir sebagai bentuk protes.
Berangkat dari fenomena tersebut, Netray mencoba memantau aktivitas warganet Twitter dalam membahas isu kenaikan BPJS sejak tanggal 24 Oktober hingga 11 November 2019. Berikut pantauan Netray.
Infografik Pembahasan Topik ‘BPJS Kesehatan’ di Twitter


Gambar 1. Infografik Pembahasan Topik ‘BPJS Kesehatan’ di Twitter Total cuitan terkait kenaikan BPJS selama 3 minggu terakhir sejak diumumkan adalah 59,976 cuitan. Dari kurva pergerakan sentimen di atas terlihat bahwa sentimen negatif mendominasi sebagian besar cuitan warganet terkait BPJS pada periode ini. Dari 59,976 cuitan terkait topik ini, 28,384 di antaranya merupakan cuitan bersentimen negatif. Berikut adalah kosakata yang kerap muncul dalam pembahasan warganet untuk topik BPJS.

Gambar 2. Kosakata Populer Terkait Topik BPJS Dari ilustrasi di atas dapat diamati beberapa kosakata yang paling banyak tertuang dalam cuitan warganet terkait topik BPJS. Deretan kosakata di tengah dan paling besar merupakan gagasan utama yang paling banyak dibicarakan, yaitu terkait topik BPJS, terkhusus BPJS Kesehatan dengan keresahan seputar kenaikan iuran atas alasan defisit yang berdampak pada rakyat. Kemudian terdapat pula beberapa tagar yang kerap digunakan warganet dalam menyampaikan aspirasinya terkait topik ini, yaitu #BPJSRentenir, #BPJSMenyengsarakan, #BPJSDebtCollector, dan #BPJSPerampokanTerselubung. Warganet juga banyak menyebut beberapa tokoh yang dirasa bertanggungjawab dalam kenaikan ini, yaitu Presiden Joko Widodo, dan Menteri Kesehatan Terawan.
Respon Warganet Atas Kenaikan BPJS
Untuk mengetahui bagaimana tanggapan warganet terkait kenaikan iuran BPJS beberapa waktu lalu, Netray menelusuri penggunaan tagar yang berkembang terkait topik BPJS pasca kebijakan tersebut diumumkan. Berikut pantauan Netray.
30 Oktober: #BPJSMenyengsarakan

Gambar 3. Cuitan Bertagar #BPJSMenyengsarakan Tagar #BPJSMenyengsarakan naik pada 30 Oktober 2019 dengan total 1,939 cuitan yang didominasi sentimen negatif. Tagar tersebut naik antara pukul 21:00-22:00.


Tagar #BPJSMenyengsarakan disambut baik oleh warganet sehingga memuncak pada 30 Oktober dengan total 1,031 cuitan dalam sehari. Berikut adalah beberapa cuitan populer warganet terkait tagar tersebut.




Sebagian besar warganet kecewa dengan keputusan Presiden Jokowi dalam menaikkan iuran BPJS. Melalui tagar tersebut warganet ingin menyuarakan bahwa BPJS yang seharusnya menjamin kesejahteraan rakyat justru menyengsarakan dengan iuran yang dibebankan.
31 Oktober: #BPJSDebtCollector
Setelah menaikkan tagar BPJS menyengsarakan pada 30 Oktober, warganet kembali menaikkan tagar baru #BPJSDebtCollector keesokan harinya.

Gambar 4. Cuitan Bertagar #BPJSDebtCollector Tagar #BPJSDebtCollector naik pada 31 Oktober 2019 dengan dominasi sentimen negatif. Tagar tersebut naik antara pukul 05:00-06:00.


Tagar #BPJSDebtCollector memuncak pada 31 Oktober dengan total 750 cuitan dalam sehari. Berikut adalah beberapa cuitan populer warganet dengan tagar tersebut.




Melalui tagar #BPJSDebtCollector warganet ingin menyampaikan kekecewaannya karena BPJS dirasa seperti debt collector. Warganet merasa kebijakan pemerintah tersebut tidak meringankan tetapi justru menyengsarakan. Terlebih lagi, warganet semakin kesal karena pemerintah telah menyiapkan sanksi untuk warganya yang tidak mau membayar iuran tersebut.
2 November: #BPJSMenyusahkanRakyat

Gambar 5. Cuitan Bertagar #BPJSMenyusahkan Tagar #BPJSMenyusahkanRakyat naik pada 2 November dengan dominasi sentimen negatif. Namun puncak cuitan dengan tagar tersebut terjadi pada 3 November. Tagar #BPJSMenyusahkanRakyat mulai naik di Twitter antara pukul 13:00-14:00.


Tagar #BPJSMenyusahkanRakyat memuncak pada 3 November 2019 dengan dominasi negatif. Berikut beberapa cuitan populer terkait tagar tersebut.




Melalui tagar tersebut warganet ingin mempertanyakan kebijakan Presiden Jokowi dalam menaikkan iuran BPJS karena masih banyak rakyat yang hidup susah. Dalam cuitannya, warganet menyampaikan bahwa pemerintah seharusnya menjamin rakyat bukan semakin menyusahkan rakyat. Mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pun ikut mengomentari fenomena kenaikan BPJS dengan menggunakan tagar tersebut.
3 November: #BPJSRentenir
Setelah tagar #BPJSMenyusahkanRakyat memuncak pada 3 November, muncul tagar baru terkait kekecewaan warganet pada kenaikan iuran BPJS, yaitu #BPJSRentenir.

Gambar 6. Cuitan Bertagar #BPJSMenyusahkanRakyat Total cuitan terkait tagar ini adalah 2,450 dengan dominasi sentimen negatif. Cuitan bertagar #BPJSRentenir naik antara pukul 05:00-06:00.

Cuitan dengan tagar #BPJSRentenir memuncak pada 3 November dengan total 2,026 cuitan dalam sehari. Berikut adalah beberapa cuitan populer warganet terkait tagar tersebut.




Warganet bahkan merasa rakyat ditumbalkan atau dijadikan penanggung beban atas defisit yang sedang diderita BPJS sehingga muncul tagar yang mengangkat gagasan bahwa BPJS adalah rentenir.
4 November: #BoikotBPJS

Gambar 7. Cuitan Bertagar #BoikotBPJS Tagar #BoikotBPJS muncul di Twitter pada 4 November 2019 dengan dominasi sentimen negatif. Warganet menaikkan tagar tersebut di antara pukul 05:00-06:00.


Penggunaan tagar #BoikotBPJS memuncak pada 4 November dengan total 5,382 cuitan dalam sehari. Berikut beberapa cuitan populer warganet dengan tagar terkait.




Kekecewaan warganet selama beberapa hari setelah pengumuman resmi kenaikan iuran BPJS akhirnya membuat warganet ingin memboikot BPJS. Warganet kesal karena melalui kenaikan iuran BPJS ini rakyat seolah dipaksa pemerintah untuk membayar upeti seperti zaman Belanda dahulu. Warganet juga kesal karena pemerintah melibatkan debt collector sebagai penagih agar rakyat mau membayar.
5 November: #BPJSPerampokanTerselubung
Setelah ramai-ramai ingin boikot BPJS pada 4 November, warganet kembali memunculkan tagar provokatif #BPJSPerampokanTerselubung di hari berikutnya.

Gambar 8. #BPJSPerampokanTerselubung Total cuitan bertagar #BPJSPerampokanTerselubung ialah 815 dengan dominasi sentimen negatif. Tagar ini naik pada 5 November antara pukul 04:00-05:00 pagi.

Cuitan dengan tagar tersebut memuncak pada hari yang sama dengan total 720 cuitan dalam sehari. Berikut adalah cuitan populer terkait tagar #BPJSPerampokanTerselubung.




Melalui tagar tersebut, warganet ingin menyuarakan opininya terkait kenaikan BPJS. Warganet menganggap kenaikan iuran BPJS sebagai tindakan perampokan terselubung. Warganet kesal karena rakyat diharuskan mendaftar BPJS walaupun tidak mampu membayar. Pada kenyataannya ekonomi terus melemah sehingga banyak rakyat yang kewalahan. Namun, di sisi lain pemerintah juga menyiapkan penagih bagi rakyat yang menunggak tidak bisa membayar tagihan.
BPJS, Riwayatmu Kini
Dari tagar-tagar yang paling banyak digunakan warganet dalam menyampaikan apirasinya tersebut dapat diketahui bahwa warganet merasa kecewa dan terbebani atas kenaikan iuran BPJS untuk 2020 nanti. Berikut adalah gambar jaringan percakapan warganet terkait topik BPJS pada 24 Oktober – 11 November 2019.

Gambar 9. Jaringan Percakapan Warganet Bahas BPJS Jaringan percakapan warganet terkait topik BPJS dibanjiri garis berwarna merah. Artinya, topik terkait BPJS pada periode ini dipenuhi sentimen negatif dari warganet. Arus jaringan memusat pada @BPJSKesehatanRI, @jokowi, @DPR_RI, dan @msaid_didu. Hal tersebut karena banyak warganet yang menyebut dan menandai akun @BPJSKesehatanRI dalam menyampaikan aspirasinya terkait kenaikan BPJS. Warganet juga banyak menandai akun @jokowi karena kebijakan tersebut tentu berada di bawah kewenangan Presiden Joko Widodo. Sementara akun @DPR_RI, dan @msaid_didu banyak disebut dan ditandai setelah muncul isu adanya drama yang dimainkan DPR dalam cuitannya berikut.

Cuitan Muhammad Said Didu terkait fenomena kenaikan iuran BPJS mendapat banyak tanggapan dari warganet lain. Said Didu mengkritisi permainan drama yang ia tujukan kepada DPR RI yang dirasa pura-pura ikut ambil suara ketika Presiden resmi menaikkan BPJS padahal keputusan tersebut adalah bagian dari kesepakatan DPR dengan pemerintah.
Demikian pantauan Netray terkait topik kebijakan kenaikan BPJS serta respon masyarakat yang diwakili warganet Twitter. Semoga dapat menjadi evaluasi.
-
Pasang Surut Citra Awkarin di Twitter

Belakangan ini, nama Awkarin kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya Twitter setelah ia banyak membagikan aktivitas sosialnya. Banyak yang kagum dan mendukung apa yang dilakukannya tersebut. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap kemunculannya di berbagai kegiatan sosial hanya sebuah sensasi dan sebagai ajang untuk pamer. Bahkan, beberapa waktu terakhir Awkarin banyak mendapat komentar negatif terkait sikapnya dalam menangani kasus pelanggaran hak cipta yang diungkit sang seniman, Nadiyah Rizki di Twitter.
Netray mencoba memantau aktivitas Awkarin di media sosial Twitter dan interaksi warganet, baik yang terlibat secara langsung dengan Awkarin maupun membahas Awkarin dalam topik tersendiri. Berikut pantauan Netray.
Infografik Pembahasan Topik Awkarin di Twitter


Gambar 1. Infografik Aktivitas Warganet Bahas Awkarin Sepanjang bulan Oktober, aktivitas warganet Twitter yang membahas Awkarin ialah sebanyak 27,686 cuitan. Secara umum, pembahasan terkait Awkarin didominasi oleh sentimen positif. Namun dari kurva pergerakan sentimen terkait cuitan bertopik Awkarin di atas dapat dilihat pola yang menarik. Topik Awkarin dipenuhi sentimen positif pada periode 1-14 Oktober 2019. Kemudian, frekuensi pembahasan topik ini menurun pada 15 Oktober dan seterusnya sebelum kembali naik pada 29 Oktober 2019 dengan lonjakan sentimen negatif.
Berikut adalah jaringan percakapan terkait topik Awkarin selama bulan Oktober 2019.

Gambar 2. Jaringan Percakapan Warganet Bahas Awkarin Dalam jaringan tersebut terdapat dua akun yang menjadi pusat arus percakapan, yaitu @awkarin dan @nadiyahrs. Arus percakapan untuk @awkarin didominasi oleh garis hijau atau sentimen positif. Namun, jaringan percakapan @awkarin dihiasi warna merah ketika bersinggungan dengan akun @nadiyahrs.
Untuk mengetahui isu apa saja yang menjadi bahasan warganet sehingga menimbulkan lonjakan sentimen pada tiap periode, Netray akan membahasnya menjadi dua bagian; gelombang positif dan gelombang negatif. Berikut selengkapnya.
Gelombang Positif Awkarin
Periode positif warganet bahas Awkarin terjadi pada 1-14 Oktober 2019. Berikut grafik cuitan warganet dan pergerakan sentimen terkait topik Awkarin pada periode tersebut.

Gambar 3. Periode Positif Warganet Bahas Awkarin Dari grafik di atas terlihat bahwa bahasan topik ini didominasi oleh sentimen netral. Namun, dilihat dari pergerakan sentimen, terlihat bahwa sentimen positif tetap mengungguli sentimen negatif pada periode ini. Berikut jaringan percakapan warganet terkait topik pada 1-14 Oktober 2019.

Gambar 4. Jaringan Percakapan Warganet Bahas Awkarin 1-14 Oktober 2019 Jaringan percakapan terkait topik Awkarin berpusat pada akun @awkarin. Artinya, banyak aktivitas warganet yang menyebut dan menandai akun tersebut selama periode 1-14 Oktober. Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa garis putih menyala terang diikuti garis hijau dan beberapa garis merah. Hal ini menandakan banyaknya bahasan netral dan positif selama periode tersebut. Untuk mengetahui isu apa saja yang menjadi bahasan warganet pada periode tersebut, berikut Netray sajikan kumpulan kosakata yang kerap muncul dalam pembahasan terkait Awkarin pada 1-14 Oktober 2019.

Gambar 5. Kosakata Populer Topik Awkarin Dari ilustrasi di atas, dapat diketahui bahwa selain awkarin, warganet banyak menyebut kata macbook, giveaway, iphone, dan ungkapan positif seperti proud dan love.

Gambar 6. Grafik Cuitan Warganet Bahas Awkarin 10 Oktober: Awkarin Adakan Giveaway
Total terdapat 7,662 cuitan pada 10 Oktober 2019. Dari penelusuran Netray, warganet banyak membahas dan menanggapi giveaway yang diselenggarakan Awkarin di Twitter.

Gambar 7. Cuitan Warganet Bahas Giveaway 
Gambar 8. Cuitan Awkarin Soal Giveaway 14 Oktober 2019: Dukungan Untuk Awkarin
Pada 14 Oktober, sentimen positif juga mendominasi cuitan warganet yang membahas dan menyebut Awkarin. Netray menemukan bahwa pada tanggal tersebut warganet membahas isu yang menimpa Awkarin soal aktivitasnya yang dianggap memiliki maksud tertentu.



Gambar 9. Cuitan Warganet Bahas Awkarin Meski begitu, banyak warganet yang tetap mendukung dan menyemangati Awkarin agar tetap berlaku baik seperti biasanya tanpa mempedulikan tuduhan dan penilaian orang lain.




Gelombang Negatif Awkarin
Periode negatif warganet bahas Awkarin terjadi pada 25-31 Oktober 2019. Berikut pergerakan sentimen terkait topik Awkarin pada periode tersebut.

Gambar 10. Kurva Sentimen Topik Awkarin 25-31 Oktober 2019 Dari kurva pergerakan sentimen di atas terlihat bahwa bahasan topik terkait Awkarin pada periode 25-31 Oktober 2019 didominasi oleh sentimen negatif. Dari 4,959 cuitan total pada periode tersebut, 2,348 di antaranya bersentimen negatif. Berikut jaringan percakapan warganet pada 25-31 Oktober 2019.

Gambar 11. Jaringan Percakapan Warganet Bahas Awkarin (25-31 Oktober) Jaringan percakapan terkait topik Awkarin berpusat pada dua akun besar, yaitu @awkarin dan @nadiyahrs. Hal ini menandakan banyaknya aktivitas warganet dalam menyebut dan membahas topik terkait kedua akun tersebut selama periode 25-31 Oktober. Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa akun @awkarin dominan dikelilingi warna merah, khususnya ketika disinggungkan dengan akun @nadiyahrs. Sementara itu, akun @nadiyahrs justru memiliki jaringan pengikut berwarna hijau. Dalam hal ini, dapat dipahami bahwa akun @nadiyahrs banyak mendapat dukungan dari warganet.
Warganet Bahas Apa?

Gambar 12. Grafik Cuitan Warganet Bahas Awkarin (25-31 Oktober) Untuk mengetahui isu apa saja yang menjadi bahasan warganet pada periode tersebut, berikut Netray sajikan kumpulan kosakata yang kerap muncul dalam pembahasan terkait Awkarin pada 25-31 Oktober 2019.

Gambar 13. Kosakata Populer Topik Awkarin (25-31 Oktober) Dari ilustrasi di atas, dapat diketahui bahwa selain awkarin, warganet banyak menyebut kata nadiyah, lawyer, nadiya, karin, salah, minta, karya, hukum, mediasi, speak, hapus, kasus, credit, dan lain-lain. Dari penelusuran Netray, pada periode tersebut Awkarin banyak mendapat komentar negatif terkait kasusnya dengan Nadiyah. Lawyer menjadi kosakata yang sering disebut selain kedua tokoh tersebut karena warganet banyak menyoroti sikap yang diambil Awkarin ketika isu pelanggaran hak cipta di masa lalunya kembali diungkit dan ia memilih untuk mengambil lawyer dalam menangani masalah tersebut.
Dari penelusuran Netray, isu tersebut naik ke media sosial Twitter sejak 26 Oktober 2019.



Sejak itu, banyak warganet yang ikut mengomentari. Sebagian besar mendukung @nadiyahrs untuk memperjuangkan haknya sebagai seorang seniman dan menyayangkan tindakan Awkarin yang justru bersikap santai ingin menyelesaikan kasusnya dengan lawyer dan bukan mengkredit karya yang ia cantumkan dalam media sosialnya.

Cuitan memuncak pada 29 Oktober 2019 karena banyak selebtwit yang ikut mengomentari kasus ini. Awkarin pun akhirnya membuat klarifikasi dan meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan dan dibuat salah paham.


Demikian pantauan Netray terkait topik Awkarin pada bulan Oktober 2019. Sebagai public figur, citra Awkarin mengalami pasang surut seiring dengan aktivitas dan isu yang melingkupinya. Dari pantauan ini juga dapat diamati bahwa setiap kasus yang menyangkut seorang public figur dapat bergulir cepat di sosial media. Berlaku pula ketika sebuah kasus ditanggapi oleh tokoh public di Twitter maka tidak heran jika kasus tersebut akan semakin besar dan mempengaruhi citra dari tokoh yang bersangkutan.
Foto: wanitaindonesia.co.id
-
APBD Tak Masuk Akal, Pemrov DKI Banjir Sentimen Negatif

Beberapa waktu terakhir, Pemprov DKI kembali menjadi sorotan publik. Hal ini terkait Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pemprov DKI Jakarta yang dinilai tak masuk akal. Setelah ramai soal anggaran 5 M untuk influencer luar negeri, kali ini warganet kembali dihebohkan dengan temuan rancangan anggaran lem Aibon seharga 82 M dan ballpoint seharga 124 M. Sontak, pembahasan terkait topik tersebut menjadi trending. Tak ayal jika Pemprov DKI beserta Gubernur Anies Baswedan ikut disorot dalam pembahasan isu ini.
Netray memantau pembahasan topik terkait di media sosial dan media berita online selama seminggu terakhir untuk mendapatkan gambaran umum isu yang sedang bergulir. Bagaimana hasilnya? Berikut pantauan Netray.
Pembahasan Topik di Twitter


Gambar 1. Pergerakan Isu dan Sentimen di Twitter Selama seminggu terakhir Oktober, total cuitan warganet yang menyoroti Pemprov DKI adalah 16,714. Dari total tersebut, 8,911 di antaranya merupakan sentimen negatif. Bahkan, selama seminggu terakhir pergerakan sentimen untuk topik tersebut didominasi oleh sentimen negatif. Puncak pembahasan topik ini terjadi pada 30 Oktober 2019 dengan dominasi sentimen negatif. Adapun topik yang menjadi bahasan warganet pada tanggal tersebut terkait lem Aibon.
Pembahasan Topik di Media Berita Online

Gambar 2. Pergerakan Isu dan Sentimen di Media Berita Online Di media online, berita terkait Pemprov DKI ialah sebanyak 1,155 artikel. Tidak jauh berbeda, di media online pemberitaan terkait Pemprov DKI pun didominasi oleh sentimen negatif. Puncak sentimen negatif terjadi pada 30 Oktober 2019.
Apa yang Menjadi Sorotan?
Berikut adalah kumpulan kosakata yang kerap digunakan warganet dan media dalam membahas topik seputar Pemprov DKI.

Gambar 3. Topik Terkait di Twitter 
Gambar 4. Topik Terkait di Media Berita Dari ilustrasi di atas dapat diamati bahwa isu yang paling banyak dibahas terkait topik Pemprov DKI adalah soal anggaran atau APBD Pemprov DKI. Anies, selaku gubernur yang sedang menjabat pun menjadi sorotan. Bahkan di Twitter, warganet ramai membahas topik Aibon, salah satu merek lem yang ramai diperbincangkan setelah muncul dalam APBD Pemprov yang dianggarkan sejumlah 82 milyar.
Berikut perbincangan terkait lem Aibon di Twitter.

Gambar 5. Cuitan warganet Sejak 29 Oktober 2019, #aibon menjadi perbincangan hangat di jagat maya Twitter. Topik ini menjadi trending setelah anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana dengan akun @willsarana mencuitkan kejanggalan yang ia temukan terkait anggaran lem aibon sebesar 82 M.

Gambar 6. Total Pembahasan Terkait Aibon Total cuitan terkait #aibon mencapai 11,240 hingga 31 Oktober 2019. Warganet semakin kesal ketika persoalan tersebut dianggap sebagai salah ketik.

Gambar 7. Cuitan Terkait Pengakuan Disdik DKI Salah Ketik Anggaran Top Inisiator
Berikut adalah 10 inisiator yang paling banyak membahas, membagikan, dan atau menyoroti Pemprov DKI, khususnya terkait APBD yang sedang hangat diperbincangkan tersebut.

Gambar 8. Top Inisiator Topik di Twitter 
Gambar 9. Top Inisiator Topik di Media Berita Baik di media sosial maupun pemberitaan, Kompas menjadi inisiator teratas yang paling banyak membahas dan menyoroti isu Pemprov DKI. Selain @willsarana, PSI juga masuk dalam top inisiator yang kerap membahas topik ini dan menyuarakan tagar #PSIkawalUangRakyat.
Pemprov DKI Beserta Gubernur Anies Baswedan Jadi Sorotan
Berikut adalah jaringan percakapan warganet di Twitter ketika membahas isu terkait APBD Pemprov DKI yang sedang hangat diperbincangkan.

Jaringan percakapan di atas didominasi oleh garis sentimen berwarna merah. Artinya, percakapan warganet terkait topik ini didominasi oleh sentimen negatif. Dari gambar di atas, dapat diamati bahwa akun @DKIJakarta dan @aniesbaswedan memiliki jaringan yang paling besar. Hal ini berhubungan dengan topik yang sedang diperbincangkan warganet terkait dengan akun tersebut. Akun tersebut memiliki jaringan yang besar karena banyak disebut dan ditandai oleh akun lain ketika membicarakan topik ini. Selain itu terlihat juga akun @KPK_RI , @psi_id, @jokowi, @willsarana, dan @basuki_btp juga kerap disebut dalam arus topik ini.
Demikian pantaun Netray terkait isu negatif yang sedang menimpa Pemprov DKI. Semoga dapat menjadi evaluasi.
-
Simpang Siur Pendaftaran CPNS di Media: Berikut Informasi Resmi BKN

Sejak awal Oktober lalu, pemberitaan terkait pendaftaran CPNS telah beredar di media. Meskipun belum tahu pasti tanggalnya, media kerap menyuguhkan pernyataan bahwa pendaftaran CPNS dibuka pada Oktober 2019. Masyarakat pun dibuat berharap pada Oktober ini walau pada akhirnya pendaftaran CPNS dikabarkan dibuka pada November 2019.
Total Berita dan Media Terkait CPNS
Dari penelusuran Netray, total berita yang mengusung isu CPNS selama bulan Oktober ialah 1.311 artikel. Sementara media berita online yang ikut menyebarkan berita terkait sebanyak 55 media. Berikut Top 10 media berita online yang paling banyak menerbitkan isu terkait CPNS selama Oktober ini.


Pergerakan Isu dan Sentimen

Dari penelusuran Netray, pemberitaan bertopik CPNS mengalami naik-turun yang cukup signifikan sejak 12 Oktober 2019 dan melonjak hingga mencapai 200 artikel dalam sehari pada 28 Oktober 2019.
Isu Terkait CPNS
Berikut adalah beberapa topik yang kerap dibahas dalam pemberitaan terkait CPNS. Mulai dari waktu pendaftaran, formasi, tahapan seleksi, hingga jumlah yang dibutuhkan masing-masing instansi/kementerian secara detail.

Sejak awal Oktober, isu pendaftaran CPNS sudah gencar diberitakan. Beberapa media memberitakan bahwa CPNS akan segera dibuka pada Oktober ini. Bahkan disebutkan pertanggal 25 Oktober pendaftaran CPNS akan dibuka.

Namun, pada 28 Oktober 2019 media kembali memberitakan bahwa rekruitmen CPNS akan dibuka pada 11 November mendatang.

Pengumuan BKN Terkait CPNS
Pada 28 Oktober, BKN akhirnya melayangkan pengumuman terkait penyelenggaraan rekruitmen CPNS 2019. Klik https://www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2019/10/Penerimaan-CPNS-Tahun-2019-Diumumkan-Tanpa-Formasi-Administrasi.pdf. Dari pengumuman tersebut diketahui bahwa pembukaan pendaftaran secara daring (online) melalui laman https://sscasn.bkn.go.id akan dibuka pada 11 November 2019.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Dokumen yang perlu dipersiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN adalah scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi.
Formasi CPNS
Pada tahun 2019 ini, pemerintah akan membuka 152.286 formasi dengan rincian: Instansi Pusat sebanyak 37.425 formasi pada 68 K/L dan Instansi Daerah 114.861 formasi pada 462 Pemerintah Daerah. Ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat. Sedangkan formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya.
Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi). Seperti halnya pada penerimaan CPNS sebelumnya, setiap pelamar hanya dapat melamar pada 1 formasi di 1 instansi.
Terus ikuti informasi dari laman resmi BKN di https://www.bkn.go.id. Selamat mempersiapkan dan berjuang.
-
Nadiem Makarim, Menteri Termuda yang Menyita Perhatian Warganet

Nadiem Makarim seperti yang kita ketahui merupakan pendiri sekaligus pencetus Go-jek, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dengan inovasi pengembangan digital dan teknologi informasi. Bisnis tersebut berkembang pesat dengan berbagai macam pengembangan inovasi. Sukses menjadi pebisnis, kini sosok Nadiem Makarim menyita perhatian warganet dengan diberi amanah sebagai menteri di kabinet pemerintahan Bapak Jokowi jilid 2. Nadiem Makarim ditunjuk untuk membantu Bapak Jokowi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Banyak respons warganet mengenai Menteri Nadiem Makarim sebagai wajah baru dan fresh. Perbincangan warganet mengenai Menteri Nadiem menjadi trending dengan tanda pagar #mendikbud #nadiemmakarim.
Berikut Netray, melakukan pengambilan data mengenai perbincangan warganet yang membahas Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2019 – 2024.

Gambar 1. Persebaran Jenis Kelamin, Perangkat dan Penayangan Gambar 1 merupakan pengambilan data pada 18 sampai 24 Oktober 2019, sebanyak 158,2 ribu tanggapan dengan 128,9 juta kali penayangan. Persebaran jenis kelamin sebanyak 8,012 jenis kelamin laki-laki dan sebanyak 2,634 perempuan. Penggunaan mobile phone sebanyak 81% dan website lebih sedikit sekitar 19%. Berikut grafik cuitan warganet mengenai Nadiem Makarim dengan rentang pengambilan selama satu minggu.

Gambar 2. Grafik Cuitan Warganet Gambar 2 memperlihatkan grafik dengan selisih jumlah cuitan yang sangat jauh. Mulai 23 Oktober 2019 grafik memuncak dengan jumlah cuitan mendominasi. Pada tanggal tersebut merupakan hari pengumuman serta pelantikan Menteri baru di kabinet pemerintahan Bapak Joko Widodo jilid 2. Jumlah keseluruhan sebanyak 13.412 cuitan. Rincian cuitan pada Rabu, 23 Oktober 2019 total cuitan sebanyak 12.039 dengan 2.701 cuitan bersentimen positif, 7.305 cuitan bersentimen netral, dan 2.033 cuitan bersentimen negatif. Berikut kurva penggambaran sentimen negatif dan positif yang disoroti Netray, mengenai Nadiem Makarim.

Gambar 3. Kurva Sentimen Cuitan Warganet Gambar 3 menjelaskan kurva perbincangan warganet dengan garis hijau positif lebih unggul daripada garis merah negatifnya. Rincian sentimen positif sebanyak 3.080 cuitan, dan sentimen negatif sebanyak 2.290 cuitan. Pada gambar tersebut pergerakan kurva mulai 18 Oktober 2019 datar, kemudian mulai mengalami kenaikan pada 22 Oktober dan puncak kurva tertingginya pada 23 Oktober 2019. Terlihat bahwa kurva dengan garis sentimen hijau positif mendominasi dengan jumlah cuitan lebih banyak daripada negatif. Hal tersebut memperlihatkan bahwa warganet mendukung hadirnya wajah baru yang fresh di kabinet Indonesia Maju. Berikut beberapa cuitan warganet dengan menandai Nadiem Makarim.

Gambar 4. Contoh Cuitan Warganet Bersentimen Positif Gambar 4 merupakan salah satu tanggapan atau cuitan warganet yang memberikan komentar bahwa Nadiem orang yang progresif dengan pemikiran out of the box. Diharapkan dapat memberi warna dan gebrakan baru untuk pendidikan Indonesia.

Gambar 5. Contoh Cuitan Warganet Bersentimen Negatif Gambar 5 memperlihatkan cuitan respons warganet yang diselingi lawakan. Akun tersebut dalam komentarnya menandai perusahaan milik Nadiem Makarim yaitu Gojek Indonesia, dengan cuitan “guru setelah mengajar siswanya harus memberi bintang 5” seperti penggunaan aplikasi Gojek. Beberapa contoh cuitan warganet tersebut, merupakan respons bahwa warganet mendukung dan sangat antusias dengan wajah baru menteri di jajaran kabinet Bapak Jokowi jilid 2, Indonesia Maju.
Paparan di atas merupakan hasil dari pencarian data menggunakan Netray mengenai sosok Menteri baru di kabinet Indonesia Maju. Netray, hanya menyajikan data berdasarkan fakta perbincangan warganet di sosial media. Sukses terus untuk Pak Nadiem, selamat mengemban amanah sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2019-2024. Semoga dibawah kepemimpinan Bapak Nadiem Makarim, pendidikan dan kebudayaan Indonesia semakin lebih baik dan mendunia.
-
Digantinya Susi Pudjiastuti, Warganet: #Wewantsusi

Setelah dilantik kembali menjadi Presiden Jokowi menyusun kembali kabinet kerja yang nantinya akan bekerja. Sejak Senin lalu 21 Oktober 2019 Jokowi memanggil beberapa tokoh yang berasal dari berbagai kalangan ke Istana untuk bertemu dengannya. Adapun tokoh yang hadir memenuhi undangan tersebut merupakan tokoh yang akan menjabat sebagai menteri di kabinet kerja Jokowi Jilid II.
Warganet menantikan kedatangan Susi Pudjiastuti di Istana. Namun sangat disayangkan hingga hari Selasa wajah beliau tidak juga terlihat di Istana. Hingga pada Rabu, 23 Oktober 2019 Jokowi mengumumkan Menteri yang bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju, nama Susi Pudjiastuti tidak berada didalamnya. Hal tersebut membuat warganet merasa kecewa. Susi merupakan Menteri yang diidolakan oleh banyak masyarakat Indonesia sebab hasil kerja dan prestasinya. Hingga dalam beberap saat topik terkait Susi naik menjadi perbincangan warganet dan tagar #WeWantSusi sempat menjadi trending. Dengan demikian Netray mencoba memantau terkait topik Susi Pudjiastuti. Berikut hasil pantauan Netray.

Gambar 1. Infografik impression, potencial reach, gender, dan device Berdasarkan pantauan Netray pada tanggal 20 Oktober-23 Oktober 2019 penggunaan tagar dan pembicaraan terkait topik tersebut menjangkau sebanyak 226,9 ribu akun dan dilihat sebanyak 137,1 juta kali. Topik tersebut lebih banyak dicuitkan akun dengan gender laki-laki dibanding perempuan dan penggunaan Mobile lebih dominan dibanding penggunaan Web.

Gambar 2. Infografik Total Cuitan dan Sentimen Ditemukan sebanyak 39,968 cuitan warganet terkait topik Susi Pudjiastuti selama 4 hari sejak pelantikan Presiden 20 Oktober lalu. Perbincangan warganet terkait topik tersebut didominasi oleh cuitan bersentimen positif dengan angka 12,961 dan cuitan bersentimen negatif 7,244 cuitan.

Gambar 3. Kosa Kata Populer Melalui gambar di atas dapat diketahui nama Susi Pudjiastuti dan #WeWantSusi menjadi kosa kata populer warganet Twitter. Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan 2014-2019. Awal mula Ia menjabat sempat diragukan oleh berbagai pihak sebab Ia hanya memiliki ijazah SMP dan penampilannya yang terbilang jauh dari citra pejabat negara selama ini. Akan tetapi stigma tersebut berhasil ditumpas tuntas oleh dirinya yang fokus membuktikan kinerja dan prestasi yang diraihnya. Hal tersebut yang membuat sosoknya menjadi idola baru bagi masyarakat Indonesia.

Gambar 4. Top Initiator Berdasarkan pantauan Netray akun @PartaiSocmed menempati posisi teratas dalam topik terkait Susi Pudjiastuti. Akun @PartaiSocmed banyak mencuitkan dukungannya kepada Susi Pudjiastuti dan mengungkapkan kekecewaannya terkait keputusan Presiden yang tidak menempatkan kembali Susi dalam kabinet.
Dukungan Warganet Kepada Susi Pudjiastuti


Sejak Selasa 22 Oktober 2019 warganet ramai-ramai mengungkapkan kesedihan, kekecewaan, serta dukungan mereka untuk Susi. Warganet menganggap prestasi dan kinerja Wanita Kelahiran 15 Januari 1965 ini lebih dari layak untuk ditempatkan kembali menjadi Menteri. Sikapnya yang tegas terhadap aturan dan kata “tenggelamkan” yang melekat pada dirinya selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Gambar 5. Puncak Cuitan Warganet Pada tanggal 23 Oktober 2019 pembicaraan terkait Susi Pudjiastuti memuncak, ditemukan sebanyak 26,865 cuitan warganet . Pada tanggal yang sama Jokowi mengumumkan menteri-menteri yang bergabung dalam kabinet yang dinamai Kabinet Indonesia Maju. Saat yang bersamaan harapan warganet pupus dikarenakan resmi sudah Susi Pudjiastuti tidak kembali menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Posisi tersebut digantikan oleh Eddy Prabowo yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Gambar 6. Jaringan Percakapan Jaringan percakapan di atas menunjukkan akun @Susipudjiastuti dan @jokowi merupakan akun yang paling banyak ditandai oleh warganet selama tanggal 20-23 Oktober 2019. Selain kedua akun tersebut terlihat akun @Partaisocmed yang merupakan Top Initiator pada topik ini. Akun tersebut juga mempopulerkan tagar #WeWantSusi hingga sempat menjadi trending.
Demikian hasil pantauan Netray terkait topik Susi Pudjiastuti. Meskipun banyak warganet yang merasa kecewa tetapi warganet tetap berharap agar menteri yang menjabat dapat bekerja maksimal. Sehingga nantinya Indonesia dapat menjadi negara yang maju dan sejahtera.
-
Eksistensi Bimbel Online di Twitter, Warganet Pilih Mana: Ruangguru, Quipper, atau Zenius?

Kehadiran dan manfaat bimbel online mulai banyak diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Meskipun tidak menutup pasar bimbel konvensional, keberadaan bimbel online telah menjadi trend di kalangan pelajar Indonesia. Sejalan dengan keinginan pelajar milenial, bimbel online dirasa lebih efektif daripada bimbel konvensional pada umumnya. Pelajar tidak terikat waktu sehingga dapat belajar kapan saja dan biaya yang ditanggung juga lebih murah. Dari segi pengemasan, bimbel online juga lebih menarik karena menyajikan berbagai materi pelajaran dengan apik, mulai dari video hingga animasi.
Di Indonesia, Zenius menjadi bimbel online pertama yang mengawali munculnya beberapa bimbel lain semacamnya. Selain Zenius, beberapa bimbel online yang sampai saat ini akrab di kalangan pelajar Indonesia adalah Quipper dan Ruangguru. Untuk melihat bagaimana persaingan dan eksistensi ketiga brand tersebut di pasar Indonesia, Netray akan mengulas pembicaraan warganet terkait bimbel online di Twitter. Kira-kira brand mana yang paling banyak dibahas di media sosial Twitter? Berikut ulasan hasil sosial media monitoring Netray.
Pembahasan Bimbel Online di Twitter

Gambar 1. Infografik Pembahasan Bimbel Online di Twitter Terdapat sebanyak 5,032 cuitan bertopik bimbel online di Twitter pada pertengahan Oktober 2019 (8-21). Rata-rata warganet membahas bimbel online pada periode itu berkisar antara 300-500 kali dalam sehari dengan muatan sentimen yang beragam. Puncak cuitan bersentimen negatif terjadi pada 13 Oktober 2019, sementara puncak cuitan bersentimen positif terjadi pada 20 Oktober 2019. Apa saja topik yang dibicarakan warganet di Twitter terkait bimbel online tersebut? Lalu brand mana yang paling banyak dibicarakan? Berikut gambaran kosakata yang kerap disebut dalam cuitan-cuitan warganet terkait topik.

Gambar 2. Kosakata Populer Topik Bimbel Online Dalam pembahasan terkait bimbel online di Twitter pada pertengahan Oktober 2019 terdapat beberapa kosakata yang kerap muncul. Beberapa di antaranya adalah zenius, utbk, quipper, ruangguru, online belajar, bimbel, materi, soal dan lain-lain. Dari kosakata tersebut dapat diketahui gambaran kasar topik yang dibahas warganet terkait bimbel online serta brand yang paling banyak disebut. Kira-kira apa yang membuat Zenius lebih banyak dibicarakan di Twitter daripada brand lain? Berikut, pembahasannya.
1. Zenius Educations

Zenius Educations merupakan bimbel online pertama di Indonesia yang didirikan oleh Sabda PS dan Medy Suharta pada 7 Juli 2007. Zenius menyediakan layanan akses pendidikan dalam format video berbahasa Indonesia yang disajikan baik secara online (zenius.net), maupun secara offline dengan media CD dan DVD. Pada pertengahan Oktober ini, Zenius menjadi bimbel online yang paling banyak dibicarakan warganet. Berikut pantauan Netray untuk pembahasan topik berkata kunci ‘zenius’ di Twitter.

Gambar 3. Total Tweets, Sentimen, Impresi, Jangkauan, dan Gender Zenius di Twitter

Gambar 4. Grafik Cuitan dan Pergerakan Sentimen Topik Zenius Terdapat 2,012 cuitan warganet yang membahas topik zenius di Twitter. Puncak cuitan terjadi pada 20 Oktober 2019. Dilihat dari sentimennya, cuitan pada 20 Oktober didominasi oleh sentimen negatif. Meski demikian, lonjakan cuitan negatif paling banyak berada pada 13 Oktober 2019. Dari penelusuran Netray, pada tanggal tersebut warganet banyak membicarakan errornya aplikasi zenius. Warganet pun banyak menyebut akun resmi Zenius, seperti @zeniuseducation dan @zeniussupport terkait masalah ini.


Sentimen Positif
Dari 2,012 cuitan bertopik zenius di Twitter, 535 di antaranya memuat sentimen positif. Pembahasan positif untuk Zenius di Twitter pada pertengahan Oktober ini ialah sering disebut ketika membicarakan aplikasi bimbel online pilihan warganet. Menurut warganet, zenius lebih lengkap dan mudah dipahami ketimbang aplikasi bimbel online lain. Zenius juga cocok dipakai untuk warganet pejuang UN dan UTBK karena banyak memuat latihan soal. Selain itu, warganet juga menyambut baik adanya try out yang diadakan Zenius.






Sentimen Negatif
Sedikit lebih banyak dari sentimen positifnya, pembahasan bertopik Zenius dengan sentimen negatif pada pertengahan Oktober ini ialah 606 cuitan. Dari penelusuran Netray, warganet banyak mengeluhkan soal errornya aplikasi Zenius dan belum tersedianya aplikasi Zenius di Ios.


2. Ruangguru

Di urutan kedua paling banyak disebut di Twitter adalah Ruangguru . Seperti Zenius, Ruangguru merupakan platform bimbel online asal Indonesia. Bimbel ini didirikan pada April 2014 oleh Adamas Belva Syah Devara dan Muhammad Iman Usman. Meskipun baru berumur 5 tahun, Ruangguru telah mampu menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan. Berikut pantauan Netray untuk pembahasan topik berkata kunci ‘ruangguru’ di Twitter.

Gambar 5. Total Tweet, Sentimen, Impresi, Jangkauan, dan Gender Ruangguru di Twitter

Gambar 6. Pergerakan Cuitan dan Sentimen Bertopik Ruangguru Terdapat 1,461 cuitan warganet yang membahas topik Ruangguru di Twitter. Puncak cuitan terkait topik ini terjadi pada 13 Oktober 2019. Dilihat dari sentimennya, cuitan pada 13 Oktober didominasi oleh sentimen netral. Dari penelusuran Netray, topik pada tanggal tersebut terkait penayangan Ruangguru Festival di TRANS 7.


Gambar 7. Kosakata Populer Bertopik Ruangguru Sentimen Positif
Dari 1,461 cuitan bertopik ruangguru di Twitter, 535 di antaranya memuat sentimen positif. Pembahasan positif untuk Ruangguru di Twitter pada pertengahan Oktober ini ialah beberapa inovasi dari Ruangguru seperti Skill Academy, Podcast, dan Brain Academy. Warganet juga kerap menyarankan aplikasi tersebut karena animasi video dan diskon menarik yang ditawarkan Ruangguru.






Sentimen Negatif
Jauh lebih sedikit dari sentimen positifnya, cuitan bersentimen negatif terkait topik ini berjumlah 173 cuitan. Sebagian besar dari cuitan tersebut berisi keluhan warganet terkait iklan-iklan Ruangguru yang terlalu sering.


3. Quipper Indonesia

Di urutan ketiga adalah Quipper. Perusahaan teknologi edukasi yang menyediakan fasilitas sistem pembelajaran daring ini dirintis oleh Fumihiro Yamaguchi pada tahun 2010 di London. Saat ini Quipper telah beroperasi di 4 negara yaitu Jepang, Filipina, Meksiko, Indonesia. Quipper melebarkan sayap di Indonesia sejak tahun 2015. Berikut pantauan Netray untuk pembahasan topik berkata kunci ‘quipper’ di Twitter.

Gambar 8. Total Tweet, Sentimen, Impresi, Jangkauan, dan Gender Quipper di Twitter

Gambar 10. Pergerakan Cuitan dan Sentimen Bertopik Quipper Ada 413 cuitan yang menyebut dan atau membahas Quipper pada pertengahan Oktober. Cuitan terkait topik ini cenderung lebih banyak memuat sentimen positif ketimbang negatif. Puncak cuitan terjadi pada 18 Oktober 2019. Warganet banyak membahas open sharing akun atau berbagi akun. Biasanya pemilik akun akan meminjamkan akunnya dengan menarik imbalan kepada peminjam. Selain itu yang juga kerap dibahas adalah barter akun, misal pemilik akun Quipper barter dengan pemilik akun Zenius atau Ruangguru.


Sentimen Positif
Dari 413 cuitan yang membahas Quipper di Twitter, 144 di antaranya memuat sentimen positif. Pembahasan positif untuk ruangguru di Twitter pada pertengahan Oktober ini ialah terkait perombakan aplikasi dan fitur Quipper. Menurut warganet, Quipper lebih cocok untuk pembelajar visual dan konsentrasi sosio humaniora.




Sentimen Negatif
Lebih sedikit dari sentimen positifnya, cuitan bertopik Quipper dengan sentimen negatif berjumlah 121. Dari penelusuran Netray warganet banyak mengeluhkan durasi pembelajaran Quipper yang lama dan cukup membosankan.


Top Inisitor Topik Bimbel Online
Berikut adalah akun-akun yang paling banyak membahas bimbel online di Twitter.

Gambar 11. Top Inisiator Topik Bimbel Online Hampir sebagian besar akun dalam deretan top inisiator di atas merupakan ruang berbagi dan bertanya tentang pendidikan, seperti @edcfess, @collegemenfess, @moreserotonin, @masukkuliah, sementara akun resmi bimbel yang paling banyak muncul pada pertengahan Oktober adalah @zeniuseducation. Sisanya merupakan ruang bertanya umum (@askmenfess, @callmetummy, @DMenfess), akun media berita @KATADATAcoid dan akun pribadi.
Jaringan Percakapan
Berikut adalah jaringan percakapan warganet dalam membahas bimbel online di Twitter pada pertengahan Oktober 2019.

Gambar 12. Jaringan Percakapan Topik Bimbel Online Dari gambar di atas dapat diamati pola jaringan percakapan warganet dalam membahas bimbel online di Twitter. Zenius (@zeniuseducation) memiliki jaringan cukup besar yang kemudian terkait dengan Ruangguru (@ruangguru), Quipper (@quipper), dan akun berbagi tanya seperti @askmenfess, @edcfess, @collegemenfess. Jaringan tersebut terbentuk karena warganet kerap menandai atau menyebut akun resmi ketiga bimbel tersebut ketika bertanya atau berbagi saran dalam memilih bimbel online di Twitter.
Jadi, Pilih Zenius, Ruangguru, atau Quipper?
Dari penelusuran Netray, warganet memiliki alasan yang beragam ketika memilih dan menyarankan penggunaan bimbel online: apakah Zenius, Ruangguru, ataupun Quipper. Sebab tiap bimbel memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurut warganet, Zenius lebih cocok untuk pembelajar yang membutuhkan banyak latihan soal dan pemahaman konsep yang dalam. Oleh karena itulah Zenius cocok untuk pembelajar yang sedang membidik UN, UTBK, atau Ujian Tertulis lainnya. Semetara itu, untuk pembelajar visual lebih cocok Ruangguru dan Quipper. Sebab kedua aplikasi bimbel tersebut banyak menyajikan video dan animasi menarik untuk memahami soal. Seperti dikutip dari cuitan warganet berikut.




Sekian ulasan Netray terkait eksistensi bimbel online di Twitter pada pertengahan Oktober 2019. Semoga tercerahkan.
Home Home










