HomeCurrent ReportWarganet Spill Perilaku Flexing Pejabat, Berujung Pencopotan

Warganet Spill Perilaku Flexing Pejabat, Berujung Pencopotan

Published on

Konten flexing yang dilakukan oleh pejabat dan anggota keluarganya belakangan tengah dikuliti oleh warganet. Gaya hidup mewah dengan kekayaan yang fantastis pun diusut oleh warganet hingga menyebabkan tindakan pencopotan.

Setelah persoalan Rafael Alun, kini warganet semakin cermat menguak kekayaan pejabat maupun anggota keluarganya yang kerap flexing di media sosial. Hasilnya, beberapa pejabat diketahui dicopot dari jabatannya setelah viral dan dicurigai memiliki sumber kekayaan yang mencurigakan.

Selama 24 Maret hingga 01 April 2023 Netray mengamati perbincangan warganet terkait pejabat yang kerap flexing di media sosial dengan kata kunci pejabat && flexing dan flexing && istri pejabat. Sebagaimana tampak pada grafik berikut perbincangan terkait topik ini pun muncul setiap harinya selama pantauan Netray.

Gambar1. Intensitas perbincangan warganet
Gambar 2. Kosakata populer

Perilaku pejabat yang gemar flexing di media sosial ini tercium menguat sejak munculnya kasus Mario Dandy, anak seorang pejabat pajak yang menjadi pelaku kekerasan dan gemar pamer barang mewah di media sosial. Warganet pun meminta pemerintah mengusut sumber kekayaan tersebut dan berujung pada ditetapkannya Rafael Alun sebagai tersangka dugaan pencucian uang.

Gambar 3. Komentar warganet

Setelah Rafael Alun, warganet juga meminta KPK untuk segera memeriksa pejabat lainnya yang memiliki kekayaan fantastis. Tak hanya menunggu tindakan dari pemerintah, warganet pun bertindak dengan memviralkan akun-akun pejabat dan anggota keluarganya yang gemar flexing di media sosial untuk diselidiki.

Di Twitter topik ini diperbincangkan dalam 1.687 tweet dengan didominasi oleh sentimen negatif. Dominasi sentimen negatif pada topik ini dipengaruhi oleh komentar dan kecaman dari warganet yang jengah melihat perilaku pamer kekayaan para pejabat publik tersebut. Adapun total impresi yang dihasilkan topik ini mencapai 248,7 ribu dengan potensi jangkauan hingga 5 juta akun pengguna Twitter.

Gambar 4. Sratistik perbincangan warganet soal topik flexing pejabat

Warganet Spill dan Kuliti Perilaku Flexing Istri Pejabat

Konten-konten flexing yang kerap dilakukan oleh pejabat maupun anggota keluarganya di media sosial lantas diviralkan kembali oleh warganet di berbagai media sosial mereka, termasuk Twitter. Aksi spill dari warganet ini pun menjadi informasi yang beredar luas dan menuntut pemerintah untuk mengambil tindakan. Seperti halnya yang terjadi pada Walikota Balikpapan dan Istri PPK Kemenhub yang keduanya berujung pada pemeriksaan dan pencopotan jabatan.

Gambar 5. Flexing oleh istri pejabat di-spill warganet
Gambar 6. Flexing berujung pencopotan jabatan

Pencopotan jabatan hingga berlanjut pada penyelidikan menjadi resiko yang harus diambil ketika warganet berhasil membuka ke publik perilaku oknum pejabat yang doyan flexing di media sosial. Topik ini menarik perhatian publik dan media sosial pun menjadi arena bagi para social justice yang menuntut pemangku kekuasaan untuk segera mengambil tindakan tegas.

Gambar 7. Ragam komentar warganet

Ramainya pembahasan terkait flexing yang dilakukan oleh istri pejabat membuat topik ini semakin luas dan diwarnai oleh ragam komentar pedas dari warganet. Perilaku pamer yang dilakukan oleh istri pejabat dengan barang-barang branded tersebut dinilai norak oleh warganet. Meski sejumlah oknum pejabat berusaha menyembunyikan kekayaannya dengan berbagai dalih, warganet akan memburu dan membuka perilaku pamer kekayaan para pejabat yang dinilai tak masuk akal tersebut untuk diadili di media sosial.

Gambar 8. Komentar warganet

Di sisi lain, terdapat warganet yang menduga bahwa ramainya isu flexing pejabat merupakan pengalihan isu. Mengingat, pada saat bersamaan di lini media sosial juga tengah ramai membahas batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Meski demikian, hal ini ditepis oleh akun @PartaiSocmed dan mendapat dukungan dari warganet yang menilai bahwa perilaku flexing pejabat memang perlu untuk disorot agar memberikan efek jera kepada para pejabat.

Lalu akun mana sajakah yang populer dalam arus perbincangan ini?

Gambar 9. Tokoh populer

Berdasarkan hasil pengamatan Netray akun @PartaiSocmed menempati urutan teratas sebagai akun terpopuler. Akun tersebut banyak membuka perilaku pamer kekayaan para pejabat dan termasuk yang paling banyak menarik interaksi dari warganet terkait topik ini. Kemudian, di urutan kedua terdapat akun dengan nama @St3ven _P3gel di urutan kedua yang juga terpantau banyak membahas topik ini.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Anda dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time.

More like this

Kontroversi Film Kiblat, Kenapa Rumah Produksi Gemar Bikin Film Horor Religi?

Film Kiblat yang baru rilis trailer pada Kamis, 21 Maret 2024 lalu sudah menuai...

Polemik Jersei Timnas dalam Pantauan Perbincangan Media Sosial X

Seragam (jersei) resmi tim nasional Indonesia terbaru untuk 2024 telah dirilis oleh PSSI. Seperti...

Protes Warganet atas Aturan Pajak PPh 21, Tak Sepadan dengan Layanan dan Soroti Perilaku Oknum

Penyaluran THR pada lebaran 2024 ini diwarnai dengan cerita yang berbeda. Pasalnya warganet menemukan...
%d bloggers like this: