Search for an article

Home Blog Page 5

AI Generatif dalam Marketing: Keterampilan Pekerjaan yang Wajib Dimiliki di 2025!

Kebutuhan akan inovasi terus meningkat di era digital, dan AI generatif dalam marketing kini menjadi salah satu elemen kunci yang mendorong pelaku bisnis menciptakan konten kreatif untuk menarik perhatian audiens. Teknologi ini memungkinkan kecerdasan buatan menghasilkan berbagai bentuk konten baru—dari teks, gambar, hingga video—dengan memanfaatkan data yang ada. AI generatif dalam marketing tidak hanya membuat pekerjaan lebih efisien, tetapi juga membawa perubahan besar dalam cara dunia pemasaran bekerja.

Definisi dan Kemampuan AI Generatif

  1. Definisi AI Generatif dalam Marketing
    AI Generatif adalah teknologi berbasis pembelajaran mesin yang mampu menciptakan konten baru, seperti teks, gambar, video, atau audio, berdasarkan pola data yang telah dipelajari. Dalam marketing, teknologi ini digunakan untuk menghasilkan komunikasi yang lebih efisien, personal, dan relevan.
  2. Kemampuan AI Generatif yang Mengubah Pekerjaan Marketing
    • Pembuatan Konten Otomatis
      AI generatif dapat menghasilkan konten pemasaran seperti artikel blog, deskripsi produk, email promosi, dan caption media sosial dengan kualitas yang menyerupai konten buatan manusia.
    • Personalisasi Pemasaran
      Teknologi ini memungkinkan perusahaan menciptakan pengalaman yang sangat personal untuk setiap pelanggan berdasarkan data preferensi dan perilaku mereka.
    • Analisis dan Pengolahan Data Pelanggan
      AI generatif tidak hanya menghasilkan konten tetapi juga membantu mengolah data pelanggan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.

Aplikasi AI Generatif  dalam Marketing

Di era pemasaran modern, Generative AI membuka peluang baru bagi brand untuk berinovasi dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih relevan. Berikut adalah beberapa contoh pengaplikasian bagaimana Generative AI dalam marketing digunakan:

  1. Chatbots dan Asisten Virtual
    AI Generatif dalam marketing digunakan untuk mengembangkan chatbot yang dapat merespons pelanggan secara natural dan personal, memberikan solusi yang relevan tanpa intervensi manusia. Contoh: ChatGPT yang membantu dalam layanan pelanggan.
  2. Konten Visual Kreatif untuk Kampanye Digital
    AI generatif dalam marketing memproduksi gambar untuk iklan, video pendek untuk media sosial, atau bahkan skenario kreatif untuk promosi produk. Contohnya DALL-E yang mampu menghasilkan visual promosi yang unik.
  3. Email Marketing yang Dipersonalisasi
    Teknologi AI digunakan untuk menulis email yang secara otomatis menyesuaikan pesan dengan kebutuhan dan preferensi penerima, meningkatkan tingkat konversi.
  4. Pengoptimalan SEO dengan Konten Otomatis
    AI Generatif dalam marketing membantu marketer menciptakan artikel yang dioptimalkan untuk kata kunci tertentu, memungkinkan situs web lebih mudah ditemukan oleh pelanggan potensial melalui mesin pencari.
  5. Pengelolaan Kampanye Media Sosial
    AI dapat secara otomatis menghasilkan jadwal posting, membuat caption menarik, dan bahkan memonitor kinerja konten untuk merekomendasikan perbaikan di masa depan.
Gambar 1. Ilustrasi marketing dan kemajuan teknologi

Peluang dan Tantangan AI Generatif terhadap Karir Marketing

AI Generatif dalam marketing memiliki dampak besar pada karier di dunia pemasaran, baik dari sisi peluang maupun tantangan. Teknologi ini mengubah cara kerja marketer, jenis keterampilan yang dibutuhkan, dan bahkan struktur pekerjaan itu sendiri. Berikut adalah rincian dampaknya:

  1. Dampak Positif: Memperluas Peluang dan Efisiensi
  • Efisiensi Lebih Tinggi

AI Generatif dalam marketing memungkinkan otomatisasi tugas-tugas rutin seperti pembuatan konten, analisis data, dan personalisasi kampanye, sehingga marketer dapat fokus pada aspek strategis dan kreatif. Seperti dapat membuat 10 versi iklan dalam hitungan detik, memungkinkan marketer memilih opsi terbaik tanpa membuang waktu.

  • Personalisasi yang Mendalam

Dengan kemampuan menganalisis data pelanggan secara real-time, marketer dapat menciptakan pengalaman yang sangat personal, meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran. Contohnya email marketing berbasis AI generatif yang dirancang untuk menargetkan kebutuhan spesifik individu.

  • Pekerjaan Baru yang Berfokus pada AI

Adopsi AI generatif dalam marketing dapat menciptakan peluang karir baru, seperti AI marketing strategist, AI content specialist, atau data-driven marketing analyst. Tak mengherankan jika permintaan terhadap profesional yang memahami cara memanfaatkan alat AI untuk mencapai tujuan pemasaran terus meningkat.

  1. Dampak Negatif: Tantangan bagi Pekerja Marketing Tradisional
  • Automasi Menggantikan Pekerjaan Rutin

Tugas seperti menulis caption, membuat template email, atau mengelola iklan dasar dapat digantikan oleh AI generatif. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan entry-level di bidang marketing.

  • Kompetisi yang Lebih Ketat

Dengan banyaknya profesional yang mulai menguasai teknologi AI, kompetisi untuk posisi strategis semakin meningkat.Marketer yang tidak mengadaptasi keterampilan berbasis AI berisiko tertinggal atau kehilangan relevansi di industri.

  • Ketergantungan pada Teknologi

Reliabilitas AI dapat menjadi pedang bermata dua; marketer harus memastikan hasil dari AI relevan, etis, dan tidak bias, yang menambah tanggung jawab baru dalam pekerjaan mereka.

Keterampilan Strategis dan Kreatif

Di era AI Generatif, keterampilan strategis dan kreatif menjadi kunci untuk memanfaatkan teknologi ini secara maksimal, menciptakan kampanye yang efektif, dan tetap mempertahankan sentuhan manusia dalam pemasaran. Berikut beberapa keterampilan yang patut dimiliki seorang marketer:

  1. Strategi Marketing Berbasis AI

Marketer harus mampu merancang strategi yang memanfaatkan kekuatan AI generatif, seperti personalisasi pengalaman pelanggan dan otomatisasi kampanye besar. Memahami kapan dan bagaimana menggunakan AI untuk mendukung tujuan pemasaran tertentu.

  1. Kreativitas dan Storytelling

Meskipun AI dapat menghasilkan konten, kreativitas manusia tetap penting untuk memberikan sentuhan emosional dan relevansi budaya. Kemampuan bercerita yang kuat membantu marketer menciptakan narasi yang menarik yang bisa dihasilkan atau ditingkatkan oleh AI.

  1. Pemecahan Masalah dengan AI

Menilai hasil dari AI dan memecahkan masalah jika konten atau analisis yang dihasilkan tidak sesuai harapan. Mengidentifikasi bias dalam hasil AI dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

ai generatif dalam marketing
Gambar 2. Ilustrasi skill ai generatif dalam marketing

Investasi pada Pengembangan Keterampilan

Untuk tetap relevan di era AI generatif, marketer perlu berinvestasi dalam pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Berikut beberapa yang bisa diikuti untuk mengembankan keterampilan AI genraetif dalam marketing:

  1. Mengikuti Sertifikasi dan Pelatihan AI Marketing

Sertifikasi seperti AI in Marketing (Coursera, Udemy) atau pelatihan dari vendor alat AI dapat meningkatkan kredibilitas dan kemampuan. Ditambah sering mengikuti dan berinteraksi pada  Komunitas Teknologi dan Marketing sera acara industri terkait untuk berbagi wawasan dan belajar dari implementasi AI di dunia nyata.

  1. Belajar dari Studi Kasus Sukses

Memahami bagaimana perusahaan-perusahaan besar menggunakan AI generatif dalam marketing untuk menginspirasi implementasi yang efektif. Sebagai contoh pada tahun 2024 Coca-Cola meluncurkan kampanye global dengan memanfaatkan Generative AI, termasuk DALL-E untuk menciptakan visual promosi dan ChatGPT untuk mengembangkan narasi yang menarik.

AI generatif dalam marketing telah mengubah cara kerja industri pemasaran dengan meningkatkan efisiensi, personalisasi, dan kreativitas. Teknologi ini menciptakan peluang baru sekaligus menuntut marketer untuk beradaptasi dengan keterampilan teknis dan strategis. Untuk tetap relevan, penguasaan alat AI, kreativitas, dan investasi dalam pengembangan keterampilan sangat penting. Dengan pendekatan yang tepat, AI Generatif  bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang besar untuk menciptakan inovasi dalam pemasaran.

Sebagai bisnis yang mengandalkan teknologi berbasis AI, Netray Artificial Intelligence juga menggunakan model kecerdasan buatan. Hal ini dapat membantu konsumen untuk memahami perbincangan di dunia maya seperti sentiment analysis hingga menerjemahkan bahasa. Apabila Anda berminat menggunakan model AI ini, Anda dapat mengunjunginya di situs ini.

Editor: Ananditya Paradhi

Penetapan Status Tersangka Hasto Kristiyanto, Sorotan Media dan Pro Kontra Warganet

Penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa (24/12) lalu mengguncang publik. Penetapan ini berdasarkan dugaan bahwa Hasto terlibat suap anggota KPU dalam kasus PAW Harun Masiku. Termasuk dugaan obstruction of justice dan membocorkan OTT sehingga Harun bisa melarikan diri.

Meskipun telah berstatus tersangka, hingga kini Hasto belum ditahan oleh KPK. Media sosial lantas ramai dengan opini pro dan kontra warganet. Sementara itu media pemberitaan menyajikan berbagai macam sudut pandang terkait kasus ini. Mari kita telusuri lebih jauh apa yang menjadi titik sorotan utama dari kedua media ini?

Pemberitaan Media Online Hasto Kristiyanto, Megawati jadi Sorotan

Dengan menggunakan kata kunci ‘hasto’ selama periode 24 hingga 30 Desember 2024. Netray menemukan sebanyak 2,4 ribu artikel berita mengandung kata kunci tersebut. Pemberitaan dibanjiri dengan sentimen negatif sebanyak sebanyak 1.168 artikel, dibandingkan dengan sentimen positif yang hanya muncul sejumlah 304 artikel.

Gambar 1. Statistik pemberitaan topik hasto

Pada hari penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka, pemberitaan datang begitu masif hingga mencapai 723 artikel. Setelah hari itu pemberitaan mulai berkurang sedikit demi sedikit hingga akhir periode pemantauan. 

Gambar 2. Intensitas unggahan berita

Untuk menggali sorotan-sorotan utama dalam pemberitaan media massa di Indonesia, Netray memanfaatkan fitur Hot Issue yang memungkinkan kita untuk melihat topik yang paling sering muncul dalam artikel berita. Semakin besar penampang topik, maka semakin sering pula media massa daring memuat berita yang membahas topik tersebut.

Gambar 3. Grafik Hot Issues

Hasilnya, nama Megawati Soekarnoputri menjadi pusat sorotan media pemberitan, terlihat namanya menonjol pada gambar di atas. Sebagai Ketua Umum PDIP, Megawati disebut berusaha melindungi Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dengan berjanji akan turut mendatangi KPK jika Hasto benar-benar ditangkap. Isu lain yang mencuat adalah dugaan keterlibatan Megawati dalam kasus Harun Masiku. Namun, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, dengan tegas membantahnya, meyakini bahwa Megawati tidak akan dipanggil oleh KPK. Hal tersebut seperti yang diberitakan oleh Tagar Id dan Tribun Bangka.

Gambar 4. Sampel berita megawati

Di sisi lain, Hasto merespons penangkapannya dengan sikap tunduk pada proses hukum yang berlaku. Menariknya, Hasto membandingkan dirinya dengan Bung Karno, presiden pertama Indonesia, yang pernah dipenjara oleh penjajah demi perjuangan kemerdekaan. Menurut Hasto, masuk penjara adalah bagian dari pengorbanan demi cita-cita besar. Pernyataan ini mendapat kecaman dari Didi Mahardika Soekarno, cucu Bung Karno, yang menilai klaim Hasto tidak relevan dan mengandung logika yang sesat. Warta ini seperti yang dituliskan oleh Antara Jatim dan Batam Today.

Gambar 5. Sampel berita karno

Senada dengan Didi, pengamat politik Jerry Massie juga mengkritik perbandingan tersebut, menegaskan bahwa Hasto Kristiyanto tidak dapat disamakan dengan Bung Karno yang tidak pernah terlibat dalam praktik-praktik seperti menyuap KPU atau melindungi pelaku kejahatan Pemilu seperti Harun Masiku.

Selain Hasto, mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini pada pertengahan Desember. Kini, Yasonna menerima larangan bepergian ke luar negeri dari KPK, bersama dengan Hasto. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1757 Tahun 2024 yang dikeluarkan pada 24 Desember, yang menyatakan bahwa keberadaan keduanya di Indonesia sangat diperlukan untuk proses penyidikan dugaan korupsi. Larangan ini berlaku selama enam bulan ke depan. Seperti tampak diberitakan oleh Kabar Aktual dan JPNN.

Gambar 6. Sampel berita yasonna

Meski Hasto telah menjadi tersangka KPK, Pengamat Intelijen, Connie Rahakundini menilai penetapan ini terasa janggal, padahal masih banyak kasus lain yang perlu diusut. Ia juga mengklaim bahwa penetapan Hasto sebagai tersangka sudah disetting sejak lama. Seolah jadi orang kepercayaan Hasto, Connie mengaku dititipi sejumlah dokumen penting milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto jelang kabar penetapan sebagai tersangka KPK agar dokumen-dokumen tersebut tak hilang sia-sia karena disita KPK.

Gambar 7. Sampel berita connie

Warganet X Anggap Hasto Jahat hingga Settingan Buzzer

Selain dari media pemberitaan Netray mencoba menilik opini warganet akan kasus ini melalui media sosial X (Twitter). Isu ini mampu meraup banyak perhatian warganet dengan buktinya unggahan yang muncul sebanyak 83,6 ribu Unggahan dari 11,8 ribu akun.

Gambar 8. Statistik unggahan X isu hasto

Intensitas unggahan terkait topik ini tampak naik turun. Ketika awal periode pemantauan yakni tanggal 24 Desember 2024, atau saat hari pengumuman status tersangka Hasto Kristiyanto oleh KPK, unggahan warganet belumlah terlalu banyak, hanya menyentuh angka 3,6 ribu unggahan. Kemudian hari berikutnya langsung melonjak ke 15,5 unggahan. 

Gambar 9. Statistik unggahan warganet X

Hingga akhir periode pemantauan, intensitas unggahan berada di rentang jumlah 10 ribu dan 16 ribu per hari. Dengan jumlah tertinggi terjadi pada tanggal 27 Desember yang membuktikan bahwa warganet sangat tertarik akan topik ini. Opini warganet begitu beragam ada yang pro mendukung Hasto Kristiyanto tak bersalah hingga kontra menganggap Hasto adalah gembongnya para koruptor. Selengkapnya bisa diamati pada uraian di bawah ini.

Opini warganet terpopuler datang dari akun @JhonSitorus_18 yang menyebut penetapan ini adalah salah satu bentuk usaha balas dendam terhadap PDIP. Walaupun tidak menyebutkan secara tersirat, Jhon mengatakan bahwa usaha ini terjadi setelah sekeluarga dipecat dari partai berlogo banteng ini. Yang tidak lain dan tidak bukan adalah keluarga Jokowi. Kemudian akun @alisyarief juga mempertanyakan apa dasarnya KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka. Baginya konspirasi antara Harun Masiku dan Hasto hanyalah urusan pribadi mereka berdua. Sehingga wajar banyak yang menganggap ini kriminalisasi. Bahkan Jakarta turut bereaksi. Kardinal Ignatius Suharyo menyatakan bahwa adanya kasus Hasto ini bukti bahwa hukum sudah menjadi alat politik seperti yang dituliskan akun @Oposisicerdas

Gambar 9. Opini warganet

Menariknya Tagar #JokowiBencanaNasional menjadi perbincangan hangat di X, bahkan mengungguli tagar lainnya. Banyak warganet yang meyakini bahwa penangkapan Hasto Kristiyanto hanyalah strategi politik Jokowi. Salah satu contohnya dari akun @BiLLRaY2019 membagikan video Connie yang berbicara tentang kasus ini, sambil menyerukan pengungkapan kebusukan keluarga Mulyono beserta komplotannya di KPK. Sementara itu, akun @PngAdilnR4kyt menyoroti tiga tokoh yang disebut mengancam posisi Jokowi, yaitu Thomas Lembong, Hasto Kristiyanto, dan Anies Baswedan, yang dijuluki “Operasi TOHA.” Operasi ini diduga bertujuan untuk membuka jalan bagi Gibran agar sukses dalam Pilpres 2029.

Gambar 10. Jajaran tagar populer
Gambar 11. Opini warganet

Tagar populer lainnya #TurunkanPaksaFufufa juga menjadi perbincangan santer dan sering muncul berdampingan dengan #JokowiBencanaNasional. Menariknya, warganet dari akun @4ntita1p4N_PIK2 mengungkap adanya dugaan pergerakan buzzer yang mendukung Hasto Kristiyanto. Mereka diduga menyebarkan tiga narasi utama: pertama, membangkitkan kembali isu kenaikan PPN menjadi 12%; kedua, mengklaim bahwa penetapan Hasto sebagai tersangka hanyalah pengalihan isu dari kenaikan PPN; dan ketiga, menyebut kasus Hasto sebagai bentuk kriminalisasi oleh Jokowi terhadap pemerintahan Prabowo.

Gambar 12. Opini warganet

Akun dengan impresi tinggi selama periode pemantauan adalah @PartaiSocmed, yang unggahannya cenderung mendukung penangkapan Hasto Kristiyanto. Akun ini bahkan beropini bahwa PDIP mungkin menyetujui penangkapan tersebut karena sang Sekjen dianggap telah banyak berkhianat. Dugaan ini diperkuat oleh isu yang mencuat saat pemilihan calon legislatif, sejumlah caleg terpilih dibatalkan oleh partai dan digantikan oleh mereka yang bersedia membayar mahal. Kabarnya, dana tersebut sebagian besar masuk ke kantong pribadi Sekjen.

Gambar 13. jajaran akun populer
Gambar 14. Unggahan akun @PartaiSocmed

Akun populer lainnnya berasal dari akun berita @detikcom. Akun ini selama sepekan pemantauan rajin sekali mengunggah berita terkait bahkan soal sejak 2020. Saat itu pimpinan KPK Novel Baswedan sudah ingin menangkap Harun Masiku terlebih dahulu.

Gambar 15. Unggahan akun @detikcom

Kemudian akun @oposisicerdas juga cukup sering mengunggah kabar soal kasus ini mulai soal ancaman Hasto yang akan mengungkap video soal skandal korupsi para pejabat, Hasto ‘gembong’ koruptor, hingga Hasto dan Jokowi sama jahatnya. Akun ini lebih sering mengunggah berita yang berdampak negatif dan menyudutkan Hasto.

Gambar 16. Unggahan akun @OposisiCerdaS

Penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Harun Masiku memicu sorotan besar baik dalam media pemberitaan maupun media sosial. Media menyoroti Megawati dan respons kontroversial Hasto, sementara warganet ramai membahas isu kriminalisasi dan konspirasi politik melalui tagar populer seperti #Jokowibencananasional. Kasus ini mencerminkan kompleksitas hubungan antara hukum, politik, serta opini publik di Indonesia.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang secara real time kunjungi percobaan gratis di netray.id.

Editor: Ananditya Paradhi

Cara Menggunakan AI Generatif: Panduan Praktis Untuk Pemula

Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang pesat, menawarkan solusi inovatif dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu teknologi yang kini banyak digunakan adalah AI generatif, yang mampu menghasilkan konten baru, seperti teks, gambar, musik, hingga video. Bagi pemula, memahami cara kerja dan memanfaatkan aplikasi AI generatif bisa terasa menantang. Oleh karena itu, panduan ini dirancang untuk membantu Anda memahami panduan AI generatif, mengetahui cara menggunakan AI secara efektif, dan memilih aplikasi AI untuk pemula sesuai dengan kebutuhan.

Penggunaan AI generatif populer di kalangan individu maupun profesional. Mulai dari penulis yang ingin mempercepat pembuatan konten, desainer yang membutuhkan inspirasi visual, hingga kreator media yang mencari alat bantu inovatif, AI generatif telah menjadi solusi serbaguna. Dengan memahami panduan ini, Anda akan dapat memulai langkah pertama dalam memanfaatkan teknologi ini untuk keperluan sehari-hari. Panduan ini juga memberikan wawasan tentang cara menggunakan AI secara bijak agar dapat meningkatkan kreativitas dan efisiensi dalam berbagai bidang.

Apa Itu AI Generatif?

AI generatif adalah jenis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan data yang telah dilatih sebelumnya. Teknologi ini bekerja dengan memproses input, seperti teks atau gambar, lalu menghasilkan output yang relevan dan orisinal. Misalnya, Anda dapat menggunakan aplikasi AI generatif seperti ChatGPT untuk menulis artikel atau DALL-E untuk membuat ilustrasi berdasarkan deskripsi teks.

Bagi Anda yang baru mengenal AI, aplikasi AI untuk pemula sering kali menawarkan antarmuka yang mudah digunakan. Dengan hanya memasukkan instruksi sederhana, atau dikenal sebagai “prompt,” Anda bisa langsung mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan memahami cara menggunakan AI generatif, Anda tidak hanya bisa memanfaatkan teknologi ini untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kreativitas.

Menggunakan AI bagi pemula memiliki sejumlah tantangan. Meskipun tidak begitu sulit, memperhatikan cara menggunakan AI dengan tepat dapat membantu menghilangkan kebingungan. Untuk mendapatkan pengalaman yang optimal, simak cara menggunakan AI berikut.

Cara Menggunakan AI untuk Pemula

Menggunakan AI bagi pemula sering kali menghadirkan sejumlah tantangan, mulai dari memahami cara kerja teknologi hingga menyesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan spesifik. Meskipun secara umum tidak terlalu sulit, kesalahan kecil atau kurangnya pemahaman dasar dapat membuat pengalaman menjadi kurang optimal.

Dengan memperhatikan langkah-langkah yang tepat, Anda tidak hanya dapat menghilangkan kebingungan tetapi juga memanfaatkan AI secara efektif untuk mendukung berbagai aktivitas, seperti menganalisis data, mengotomatisasi tugas, atau menghasilkan ide kreatif. Untuk membantu Anda mendapatkan pengalaman yang maksimal, berikut adalah panduan sederhana tentang cara menggunakan AI dengan baik.

1. Pahami Tujuan Penggunaan Aplikasi AI

Sebelum mulai menggunakan AI, tentukan terlebih dahulu apa yang ingin Anda capai. Apakah Anda ingin membuat konten visual, menulis artikel, atau menghasilkan ide-ide kreatif? Mengetahui tujuan ini akan membantu Anda memilih aplikasi yang tepat dan mengoptimalkan penggunaannya.

2. Mulai dengan Menulis Prompt yang Jelas

Sebagian besar aplikasi AI generatif, seperti ChatGPT dan DALL·E, berfungsi dengan cara Anda memberikan instruksi atau prompt. Untuk pemula, mulailah dengan memberi prompt yang sederhana dan jelas. Misalnya, untuk gambar, berikan deskripsi yang spesifik seperti “Gambar pemandangan alam dengan langit biru dan gunung di latar belakang.” Semakin jelas instruksinya, semakin relevan hasil yang akan Anda dapatkan.

3. Eksplorasi Fitur-Fitur Aplikasi

Banyak aplikasi AI memiliki berbagai fitur yang memungkinkan Anda untuk menyesuaikan hasilnya, seperti gaya gambar, panjang teks, atau jenis konten yang dihasilkan. Cobalah berbagai pengaturan untuk melihat apa yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan fitur-fitur ini, karena eksplorasi adalah cara terbaik untuk belajar.

4. Evaluasi dan Refinasi Hasil

Setelah aplikasi menghasilkan hasil berdasarkan prompt yang Anda berikan, periksa hasilnya dan tentukan apakah sudah sesuai dengan yang Anda inginkan. Jika hasilnya kurang memuaskan, Anda bisa mengubah atau memperbaiki prompt yang digunakan. Proses ini disebut refinasi, yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

5. Gunakan Fitur Pembelajaran atau Tutorial

Banyak aplikasi AI generatif menyediakan fitur pembelajaran, tutorial, atau dokumentasi untuk membantu pemula memahami cara menggunakan alat tersebut secara efektif. Manfaatkan sumber daya ini untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang aplikasi dan cara mengoptimalkan penggunaannya.

Tips dan Trik Cara Menggunakan AI Agar Optimal

Bagi pemula, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara efektif membutuhkan pemahaman dasar yang tepat agar hasilnya sesuai dengan harapan. Dalam era digital ini, AI menawarkan potensi besar untuk membantu berbagai aktivitas, mulai dari meningkatkan produktivitas, menyelesaikan tugas kompleks, hingga memberikan wawasan yang lebih mendalam.

Namun, tanpa pengetahuan dan pendekatan yang tepat, kemampuan AI bisa saja tidak dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami tips dan trik dasar yang dapat membantu memaksimalkan penggunaan teknologi ini sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut sekelumit tips dan trik cara menggunakan AI yang dapat Anda ikuti:

1. Eksperimen dengan Variasi Prompt

Pastikan Anda memberikan prompt yang spesifik dan jelas. Hindari deskripsi yang terlalu umum. Misalnya, daripada menulis “gambar pemandangan,” coba gunakan “gambar pemandangan pegunungan dengan matahari terbenam dan langit berwarna jingga.” Semakin spesifik prompt Anda, semakin akurat hasilnya

2.  Manfaatkan Fitur Kustomisasi

Banyak aplikasi AI generatif memiliki fitur tambahan untuk menyesuaikan hasil, seperti memilih gaya seni tertentu, mengatur panjang teks, atau mengontrol tingkat kreativitas. Gunakan fitur-fitur ini untuk mendapatkan hasil yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Pelajari Keterbatasan Aplikasi

Pahami bahwa AI generatif tidak selalu sempurna dan memiliki keterbatasan, seperti bias data atau kesulitan dalam memahami konteks yang kompleks. Dengan mengetahui batasannya, Anda dapat menyesuaikan ekspektasi dan menggunakan AI secara lebih efektif.

4. Simpan dan Bandingkan Hasil

Saat mencoba berbagai prompt atau pengaturan, simpan hasil-hasil yang dihasilkan untuk membandingkannya. Ini membantu Anda memilih output terbaik dan mempelajari pola prompt yang memberikan hasil paling memuaskan.

5. Jangan Takut untuk Bereksperimen

AI generatif adalah alat yang fleksibel. Jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru, baik itu menggunakan prompt yang tidak biasa atau menggabungkan berbagai aplikasi AI untuk menciptakan sesuatu yang unik. Eksperimen ini dapat membuka peluang kreatif yang tak terduga.

6. Ikuti Komunitas dan Sumber Daya Online

Bergabung dengan komunitas pengguna aplikasi AI, seperti forum atau grup media sosial, dapat membantu Anda mendapatkan tips, berbagi pengalaman, dan menemukan inspirasi. Selain itu, pelajari panduan atau tutorial yang disediakan oleh pengembang aplikasi untuk memahami fitur terbaru.

7. Selalu Periksa dan Edit Hasil

Meskipun aplikasi AI generatif bisa sangat membantu, hasilnya tidak selalu sempurna. Periksa kembali konten yang dihasilkan, terutama jika digunakan untuk keperluan profesional. Jika diperlukan, lakukan penyuntingan agar hasilnya sesuai dengan standar yang Anda inginkan.

Memulai menggunakan aplikasi AI generatif tidaklah sulit, bahkan untuk pemula. Dengan memahami panduan AI generatif ini, Anda dapat memilih aplikasi AI untuk pemula yang sesuai, dengan sering belajar cara menggunakan AI untuk berbagai kebutuhan. Ingatlah untuk selalu bereksperimen, dan tidak takut mencoba hal-hal baru. Dengan eksplorasi yang konsisten, Anda akan semakin mahir memanfaatkan teknologi AI generatif untuk mendukung kreativitas dan produktivitas Anda.

Anda juga dapat mencoba kecanggihan AI melalui Netray Artificial Intelligence. Dengan kemajuan Natural Language Processing Anda dapat mengetahui sentimen di berbagai media seperti media sosial dan pemberitaan. Selain itu bisa juga coba teknologi auto-translate menggunakan Netray Translate.

Editor: Winda Trilatifah

Kenaikan PPN 12% dan Gelombang Protes Warganet X: Bantuan Pemerintah Dianggap Tak Sebanding

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk tetap menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada senin lalu 16/12, meskipun gelombang  penolakan dari publik terus muncul sebelumnya. Adapun pemerintah juga mengumumkan secara rinci barang – barang saja yang terkena kenaikan PPN 12%. Yang sebagian besar adalah barang dan jasa yang tergolong sebagai komoditas tersier (mewah).

Keputusan pemerintah yang sejak awal sudah menuai protes warganet, kini kembali terlihat trending di perbincangan warganet X pada Rabu (18/12) lalu. Perbincangan terkait PPN 12% pada hari itu mencapai 103,8 ribu unggahan. Bahkan selama sepekan ke belakang percakapan soal kenaikan ini tak pernah habis. Seperti pada tanggal 12 Desember ketika perbincangannya mencapai 1,2 ribu unggahan ketika warganet mengaitkan isu ini dengan kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Gambar 1. Peak time perbincangan kenaikan ppn 12%

Aksi protes warganet mudah terbaca di linimasa karena sentimen negatif begitu mendominasi perbincangan. Sekitar 56% atau sebanyak 56,8ibu unggahan adalah perbincangan dengan nada negatif. Mendominasi perbincangan dengan sentimen positif yang hanya sebesar 20% atau 20,7ribu unggahan. Untuk mengetahui bagaimana protes warganet selama periode 12 -18 Desember 2024 di media sosial X dengan menggunakan kata kunci ppn&&12, berikut analisis selengkapnya.

Gambar 2. Statistik perbincangan kenaikan ppn 12%

Warganet Anggap Kenaikan PPN 12% Mencekik Rakyat

Seperti sebelumnya, gelombang penolakan masih terus bergulir dalam tagar #TolakPPN12Persen. Tagar ini masih menjadi yang paling banyak muncul dalam perbincangan selama periode pemantauan hingga muncul sebanyak 16,3 ribu. Disusul oleh tagar #PajakMencekik yang mencapai 14,5 ribu unggahan. 

Melalui tagar ini warganet menggaungkan apa saja yang akan terdampak apabila kenaikan benar-benar terjadi. Seperti dari akun @nctzenhumanity, @perfectlysvt, dan @Khhproject_ID yang merupakan akun penggemar Kpop. @nctzenhumanity mengajak fans grup NCT (NCTzen) untuk ikut menyuarakan penolakan kenaikan PPN 12%. Sedangkan @perfectlysvt dan @Khhproject_ID menyerukan dampak kenaikan harga tiket konser karena aturan tersebut.

Gambar 3. Fans Kpop ajak menyuarakan aksi tolak kenaikan ppn 12%
Gambar 4. Kekhawatiran atas imbas kenaikan pajak

Stimulus Ekonomi Hanyalah Bantuan Sesaat

Di sisi lain pemerintah juga mengeluarkan kebijakan stimulus ekonomi 2025 guna menangani dampak dari kenaikan PPN 12% ini. Stimulus ini mulai dari sektor rumah tangga berupa bantuan beras, diskon listrik 50%, hingga sektor perumahan dalam bentuk PPN PDT (Pajak Ditanggung Pemerintah). 

Namun justru warganet merasa bantuan tersebut tak sebanding dengan kenaikan pajak ini seperti yang dilontarkan @nicolesyahp. Protes senada juga dipaparkan akun @KangSemproel bantuan yang diberikan pemerintah hanyalah selama dua bulan, jika dihitung 20 kg beras setara dengan Rp 300 ribu. Ia mengibaratkan bahwa warga dirampok, lalu oleh perampoknya diberi sepotong donat. 

Gambar 5. Bantuan tak sebanding kenaikan

Begitu juga dengan akun @nenkmonica pun memiliki opini serupa, bahwa skema ini mirip bansos setelah kenaikan BBM. Bantuan hanya ada pada 2 bulan, sedangkan PPN 12% berlaku selamanya. Sedangkan akun @King_PWS_ meminta untuk judicial review karena merasa pemerintah tak transparan dan dan tak komit dengan semua pernyataan tentang PPN 12 %. Pajak yang katanya diperuntukan bagi barang mewah, ternyata diberlakukan umum, serta memberikan paket stimulus sebagai hadiah.

Gambar 6. Kebijakan kurang tepat dari pemerintah

Selain protes terkait bantuan stimulasi, sejumlah topik lain juga menjadi sorotan warganet. Seperti dapat terlihat dalam jajaran kata populer atau top words ketika warganet membicarakan harga beras premium yang juga dikenai PPN 12 persen. Kata beras banyak disebut warganet sehingga terlihat masuk dalam jajaran teratas kata populer. 

Gambar 7. Top Words pemantauan linimasa X

Akun @foxtrotvlrt mempertanyakan mengapa beras premium terkena pajak, padahal petani saja tidak terjamin makan dan tempat tinggalnya. Sedangkan akun @frinana20 merasa ditipu oleh pemerintah karena beras premium terkena PPN 12%. Sementara mobil hybrid malah mendapat insentif, termasuk gula, tepung, dan minyak yang 1%-nya ditanggung oleh pemerintah meskipun ujung-ujungnya berasal dari uang rakyat juga.

Gambar 8. Kebingunan atas komoditi kena pajak

Warganet Bandingkan dengan Negara Tetangga

Perbincangan terkait kenaikan PPN 12% tak hanya membahas kritik atas kebijakan tersebut. Warganet juga aktif membandingkan kebijakan pajak Indonesia dengan negara lain. Misalnya, nama Vietnam mencuat dalam diskusi karena negara tersebut dikabarkan akan menurunkan PPN menjadi 8%. 

Hal ini diungkapkan oleh akun @Purplewithyell1 yang menyebut negara-negara seperti Korea Selatan, Australia, dan Malaysia hanya menerapkan PPN 10%, sementara Singapura menetapkan 9%. Di sisi lain, Indonesia menaikkan PPN menjadi 12%, yang dinilai memberatkan rakyat. 

Gambar 9. Perbandingan pajak negara lain

Akun @saidi_sudarsono menyoroti perbedaan ini dengan menyebut Kementerian Perekonomian Indonesia kurang cerdas dibandingkan dengan Vietnam, yang berani menurunkan PPN untuk mendorong daya beli masyarakat. Hasilnya, Vietnam tidak hanya meningkatkan daya beli rakyatnya tetapi juga penerimaan pajak negara. Sebaliknya, kenaikan PPN 12% di Indonesia dikhawatirkan akan melemahkan daya beli rakyat.

Melemahnya daya beli ini salah satu penyebabnya adalah jenis barang yang akan kena pajak. Pemerintah memang mengklaim bahwa hanya komoditas barang luks. Warganet menilai sejumlah barang lain juga akan terdampak secara tidak langsung, seperti sabun. Akun @Es5e9ar, misalnya, menyoroti bahwa sabun bukanlah barang mewah, tetapi mobil truk yang mengangkut sabun serta mesin produksinya justru dianggap barang mewah. Akibatnya, biaya tambahan dari pajak ini hampir pasti akan dibebankan ke konsumen. 

Gambar 10. Kebingungan atas komoditi kena pajak

Di sisi lain, buku juga menjadi sorotan karena kenaikan PPN 12% akan dikenakan pada buku kategori tertentu, seperti yang mengandung unsur bertentangan dengan Pancasila, SARA, atau pornografi—alias melanggar hukum Indonesia. Akun @peachyfraise mengungkapkan kekecewaannya dengan berencana untuk tidak membeli buku fisik tahun depan. Lebih dari itu, ia mengutuk keras para pendukung nomor 02 saat Pilpres 2024, yang menurutnya turut membuka jalan bagi kemunculan kebijakan ini.

Keputusan pemerintah untuk menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% telah memicu gelombang kritik yang masif warganet. Kenaikan ini tidak hanya berdampak langsung pada harga barang mewah, tetapi secara tidak langsung juga akan memengaruhi daya beli masyarakat secara keseluruhan, yang pada akhirnya dapat melemahkan kondisi ekonomi Indonesia. Stimulus yang diberikan pemerintah dirasa tidak sebanding dengan kenaikan PPN menjadi 12% yang akan berlaku selamanya.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang secara real time kunjungi percobaan gratis di netray.id.

Editor: Ananditya Paradhi

Analisis Sentimen untuk Bisnis, Ikhtiar Agar Tetap Kompetitif

Di era media sosial, opini pelanggan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan bisnis. Komentar positif dapat mendongkrak reputasi, sementara ulasan negatif berisiko merusak citra merek. Memahami opini pelanggan menjadi kunci agar usaha Anda tetap kompetitif, dan salah satu solusi efektif yang kini banyak digunakan adalah analisis sentimen untuk bisnis.

Analisis sentimen pada dasarnya adalah proses otomatis untuk memahami emosi atau opini dalam teks menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan machine learning. Teknologi ini mengidentifikasi sentimen positif, negatif, atau netral dari data seperti ulasan pelanggan, komentar media sosial, dan survei. Dalam praktiknya, analisis ini membantu bisnis menyusun strategi yang lebih baik, memperbaiki kelemahan, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan.

Proses analisis dimulai dengan pengumpulan data dari berbagai sumber, lalu dilakukan preprocessing untuk menghapus elemen tidak relevan seperti tagar atau URL. Data yang telah diproses kemudian dianalisis menggunakan metode lexicon atau machine learning. Hasil analisis berupa label sentimen dan visualisasi, seperti grafik tren, membantu bisnis memahami pola opini pelanggan dan mengatasi masalah yang muncul.

Manfaat Analisis Sentimen untuk Bisnis Anda

Gambar 1. Ilustrasi analisis sentimen untuk bisnis
  1. Meningkatkan Pemahaman terhadap Pelanggan

Dengan menganalisis sentimen, bisnis dapat memahami bagaimana pelanggan merasa tentang produk, layanan, atau merek mereka. Data ini membantu mengidentifikasi kebutuhan, preferensi, dan kekhawatiran pelanggan, sehingga memungkinkan bisnis untuk memberikan solusi yang lebih relevan.

  1. Meningkatkan Kualitas Layanan Pelanggan

Analisis sentimen untuk bisnis memungkinkan perusahaan untuk mendeteksi keluhan pelanggan lebih cepat sebelum masalah tersebut membesar. Contohnya melalui chatbot berbasis analisis sentimen, perusahaan dapat memahami emosi pelanggan guna merancang pendekatan layanan yang lebih personal dan efektif.

  1. Mengukur Efektivitas Kampanye Pemasaran

Sentimen publik terhadap kampanye pemasaran dapat diukur dengan analisis sentimen. Apakah pelanggan menyukainya? Sesuai dengan target audiens? Jika peluncuran iklan baru mendapatkan banyak komentar positif di media sosial, itu menunjukkan bahwa kampanye tersebut efektif.

  1. Meningkatkan Citra dan Reputasi Merek

Analisis sentimen dapat membantu bisnis memahami bagaimana merek mereka dipersepsikan oleh publik. Dengan mengidentifikasi tren sentimen negatif, perusahaan dapat melacak perasaan publik jika ada krisis citra merek dan mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki reputasi mereka.

  1. Meningkatkan Pengembangan Produk

Analisis sentimen bisa membantu bisnis mengetahui fitur atau aspek produk yang disukai dan yang membutuhkan perbaikan. Perusahaan dapat merancang produk berdasarkan ulasan pelanggan. Seperti saat pelanggan kesulitan menggunakan fitur tertentu dalam aplikasi atau mengubah flow antarmuka sehingga semakin memudahkan pengguna.

  1. Mendeteksi Tren Pasar

Analisis sentimen untuk bisnis dapat mengungkapkan pola dan tren di pasar yang mungkin tidak terlihat sebelumnya. Semisal terjadi lonjakan sentimen positif terhadap produk organik. Perusahaan makanan bisa lebih siap menghadapi perubahan pasar atau memanfaatkan peluang baru dengan fokus pada kategori tersebut.

  1. Memantau Kompetitor

Selain memantau sentimen terhadap merek sendiri, analisis sentimen untuk bisnis juga dapat diterapkan untuk memantau sentimen terhadap kompetitor. Pebisnis bisa tahu kekuatan dan kelemahan pesaing yang dapat digunakan untuk menyusun strategi yang lebih baik. Misalnya jika pelanggan kompetitor mengeluh tentang harga yang terlalu tinggi, bisnis Anda dapat menawarkan alternatif yang lebih terjangkau.

  1. Efisiensi Operasional

Dengan memahami prioritas pelanggan melalui analisis sentimen untuk bisnis, perusahaan dapat memfokuskan sumber daya mereka untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menurunkan biaya. Seperti mengurangi investasi pada fitur produk yang kurang disukai pelanggan berdasarkan data sentimen.

Teknologi dan Alat yang Digunakan oleh Analisis Sentimen untuk Bisnis

Teknologi dan alat analisis sentimen memungkinkan bisnis untuk lebih memahami pelanggan, memprediksi kebutuhan, dan mengambil keputusan berbasis data. Memilih alat yang sesuai dapat memberikan keunggulan kompetitif dalam membangun loyalitas dan meningkatkan kinerja bisnis. Berikut adalah teknologi dan alat utama yang mendukung analisis sentimen untuk bisnis.

Teknologi Pendukung

  1. Natural Language Processing (NLP):
    NLP membantu komputer memahami bahasa manusia untuk menganalisis sentimen, termasuk menangkap konteks dan mengatasi sarkasme atau slang.
  2. Machine Learning (ML):
    Algoritma seperti Naive Bayes, SVM, dan Neural Networks mempelajari data historis untuk meningkatkan akurasi analisis sentimen.
  3. Big Data Analytics:
    Memproses data pelanggan dalam jumlah besar dari media sosial, ulasan, dan platform lain untuk menghasilkan insight yang cepat dan relevan.
  4. Cloud Computing:
    Analisis berbasis cloud memungkinkan bisnis menggunakan teknologi canggih tanpa investasi besar pada infrastruktur lokal.

Alat Penting untuk Bisnis

  1. Alat Berbasis AI:
    • Google Cloud Natural Language API: Analisis sentimen dan deteksi entitas penting seperti nama merek.
    • IBM Watson Tone Analyzer: Memahami emosi dan nada pelanggan terhadap bisnis.
  2. Alat Open-Source:
    • NLTK & TextBlob: Library Python untuk analisis sentimen dasar. Cocok untuk bisnis kecil atau pemula.
    • VADER: Dirancang untuk teks media sosial dengan konteks informal.
  3. Alat Media Sosial:
    • Brandwatch: Memantau sentimen pelanggan di media sosial, membantu memahami persepsi merek.
    • Hootsuite Insights: Menggabungkan manajemen media sosial dengan analisis sentimen.
  4. Alat E-Commerce dan Ulasan:
    • Trustpilot: Analisis ulasan pelanggan untuk memantau tren opini.
    • MonkeyLearn: Alat berbasis AI yang mengolah ulasan dari platform seperti Amazon dan Google Reviews.

Tantangan yang Harus Diatasi dalam Analisis Sentimen

Gambar 2. Ilustrasi analisis sentimen untuk bisnis

Meskipun analisis sentimen memberikan banyak manfaat bagi bisnis, penerapannya tidak selalu mudah. Berbagai tantangan teknis, linguistik, dan operasional dapat memengaruhi akurasi hasil analisis dan menghambat pemanfaatan data secara maksimal. Berikut adalah beberapa tantangan utama yang harus diatasi dalam analisis sentimen:

  1. Bahasa yang Kompleks dan Nuansa Konteks

Bahasa manusia memiliki kompleksitas yang sulit ditangkap oleh mesin. Sarkasme, ironi, metafora, atau ambiguitas sering kali membuat analisis sentimen menjadi kurang akurat. Sebuah pernyataan seperti, “Pelayanan cepat sekali, saya bahkan punya waktu untuk membaca satu buku sebelum makanan saya datang!” dapat dianggap positif, tetapi sebenarnya bersifat sarkastik.

  1. Variasi Bahasa dan Penggunaan Slang

Penggunaan bahasa informal, slang, atau istilah lokal yang tidak tercantum dalam kamus standar sering kali menjadi hambatan. Pada media sosial, misalnya, pelanggan mungkin menggunakan bahasa singkatan, emotikon, atau frasa khusus yang sulit dikenali oleh algoritma.

Frasa seperti “auto kecewa” atau “fix nggak lagi-lagi” memerlukan pemahaman konteks budaya yang spesifik agar sentimennya dapat diinterpretasikan dengan benar.

  1. Multibahasa dan Dialek Lokal

Bagi bisnis global atau yang beroperasi di wilayah dengan beragam bahasa, menganalisis sentimen dalam berbagai bahasa menjadi tantangan besar. Model analisis sentimen harus mampu mengenali struktur, idiom, dan gaya bahasa yang berbeda, termasuk dialek atau bahasa campuran seperti “Bahasa Inggris campur-campur Indonesia”.

  1. Sentimen Netral yang Sulit Ditafsirkan

Tidak semua opini pelanggan bersifat jelas positif atau negatif. Banyak ulasan atau komentar yang bersifat deskriptif tanpa menyampaikan opini emosional, sehingga sulit untuk diklasifikasikan.

Komentar seperti “Produk tiba dalam waktu 3 hari” mungkin tidak memiliki sentimen emosional yang signifikan, tetapi tetap memberikan informasi penting.

  1. Tantangan dalam Integrasi dengan Data Bisnis

Analisis sentimen untuk bisnis sering kali dilakukan dengan data yang berasal dari berbagai platform, seperti media sosial, ulasan online, atau survei pelanggan. Tantangan muncul ketika harus mengintegrasikan data ini dengan sistem internal bisnis, seperti CRM (Customer Relationship Management) atau platform analitik lainnya, agar hasil analisis dapat digunakan untuk pengambilan keputusan secara langsung.

  1. Biaya dan Sumber Daya Teknologi

Menerapkan analisis sentimen untuk bisnis membutuhkan infrastruktur teknologi, perangkat lunak, dan tim ahli yang tidak murah. Bagi bisnis kecil atau menengah, ini bisa menjadi kendala signifikan. Mereka perlu memilih solusi yang terjangkau namun tetap efektif.

  1. Privasi dan Etika Data

Pengumpulan data pelanggan, terutama dari media sosial, sering kali menimbulkan kekhawatiran tentang privasi. Pastikan bahwa data yang dikumpulkan dan dianalisis mematuhi hukum privasi, seperti GDPR (General Data Protection Regulation) di Uni Eropa. Bisnis harus berhati-hati dalam menggunakan hasil analisis sentimen untuk menghindari diskriminasi atau manipulasi opini publik.

Tips untuk Mengoptimalkan Analisis Sentimen untuk Bisnis

Agar analisis sentimen untuk bisnis memberikan hasil yang akurat dan relevan untuk pengambilan keputusan bisnis, beberapa strategi dapat diterapkan. Berikut adalah tips penting untuk mengoptimalkan analisis sentimen:

1. Gunakan Alat yang Tepat

Pilih alat atau platform analisis sentimen yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Pastikan alat tersebut mendukung bahasa yang digunakan oleh pelanggan Anda dan memiliki kemampuan untuk menganalisis berbagai format data, seperti teks media sosial, ulasan, atau survei. Platform seperti MonkeyLearn atau Lexalytics dapat disesuaikan untuk analisis spesifik sektor bisnis.

2. Latih Model dengan Dataset yang Relevan

Gunakan dataset yang mencerminkan karakteristik pelanggan Anda, termasuk bahasa, budaya, dan gaya komunikasi. Jika perlu, tambahkan data lokal atau spesifik industri untuk meningkatkan akurasi. Contohnya  bisnis di Indonesia dapat menyertakan istilah lokal, slang, atau bahasa campuran dalam model analisis.

3. Kombinasikan Analisis Berbasis Lexicon dan Machine Learning

Pendekatan berbasis lexicon membantu mengenali kata-kata sentimen tertentu, sedangkan machine learning memungkinkan model belajar dari pola data. Kombinasi keduanya dapat meningkatkan keakuratan hasil analisis.

4. Pantau Data secara Real-Time

Mengintegrasikan analisis sentimen dengan alat pemantauan real-time, seperti dasbor media sosial, membantu bisnis merespons opini pelanggan dengan cepat. Respons cepat terhadap komentar negatif dapat memperbaiki hubungan dengan pelanggan dan mencegah kerusakan reputasi.

5. Fokus pada Tren, Bukan Hanya Sentimen Individu

Selain memahami opini individu, analisis tren sentimen dalam jangka waktu tertentu memberikan gambaran yang lebih besar. Ini membantu mengidentifikasi pola dan potensi masalah atau peluang secara strategis. Contohnya peningkatan sentimen negatif tentang produk tertentu bisa menjadi sinyal untuk memperbaiki kualitas atau layanan terkait.

6. Libatkan Tim Lintas Divisi

Hasil analisis sentimen sebaiknya dibagikan ke tim pemasaran, pengembangan produk, dan layanan pelanggan. Kolaborasi lintas divisi memastikan bahwa insight yang dihasilkan diterapkan secara efektif. Misalnya tim pemasaran dapat menggunakan sentimen positif untuk memperkuat kampanye, sedangkan tim pengembangan fokus pada kritik untuk meningkatkan produk.

7. Perbarui Model Secara Berkala

Bahasa pelanggan berubah seiring waktu, terutama di media sosial. Perbarui model analisis sentimen secara rutin untuk memastikan hasil tetap relevan dan akurat. Seperti memasukkan kata-kata tren seperti “auto” atau “gasken” dalam kamus sentimen untuk mencerminkan bahasa populer saat ini.

8. Evaluasi dan Validasi Hasil

Uji hasil analisis sentimen secara berkala untuk memastikan keakuratan. Bandingkan hasil analisis dengan ulasan atau opini yang diketahui sentimennya untuk mengevaluasi kinerja model.

9. Jaga Privasi Data

Pastikan bahwa data pelanggan yang digunakan dalam analisis dikumpulkan dan digunakan sesuai regulasi privasi, seperti GDPR atau aturan lokal lainnya. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

Analisis sentimen untuk bisnis telah menjadi alat yang sangat penting bagi bisnis untuk memahami opini dan perasaan pelanggan terhadap produk, layanan, atau merek mereka. Dengan menggunakan teknologi canggih dan metode yang tepat, bisnis dapat mengidentifikasi tren, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, dan mengambil keputusan yang lebih strategis berdasarkan wawasan yang diperoleh dari data sentimen.

Jika Anda ingin mencoba teknologi analisis sentimen ini Anda dapat menggunakan Netray Media Monitoring. Karena dengan menggunakan ini Anda tak hanya dapat mengetahui sentimen pelanggan Anda namun juga dapat menggunakan fitur lainnya seperti kata populer, hingga impresi berupa like, komentar hingga repost. Dengan menggunakan Netray media monitoring, bisnis Anda jadi lebih makin bersaing dan tentunya berkembang. Tunggu apa lagi segera kunjungi website Netray untuk info selengkapnya.

Editor : Ananditya Paradhi

10 Contoh Aplikasi AI Generatif yang Menginspirasi di Tahun 2024

Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah berkembang pesat, dan salah satu cabang yang paling menonjol adalah AI generatif. AI generatif adalah teknologi yang mampu menciptakan konten baru seperti teks, gambar, video, musik, hingga kode pemrograman, berdasarkan pola dari data yang dipelajari. Teknologi ini bukan hanya meniru, tetapi juga menginspirasi dengan menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan kreatif.

Pada tahun 2024, AI generatif telah menjadi salah satu inovasi teknologi paling signifikan. Keberadaannya semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari alat yang membantu produktivitas individu hingga aplikasi yang merevolusi industri kreatif. Dengan kemampuannya untuk menciptakan solusi baru, aplikasi AI generatif menghadirkan peluang besar di berbagai sektor seperti bisnis, seni, hiburan, pendidikan, dan teknologi.

Berdasarkan fungsi atau tujuan penggunaanya, sejumlah aplikasi AI generatif dapat dikelompokkan ke dalam satu kategori. Tentu saja terdapat beberapa aplikasi yang lebih menonjol atau populer di kalangan pengguna. Popularitas tersebut bergantung pada kebutuhan pengguna, tren pasar, dan kemajuan teknologi dari setiap aplikasi. Berikut ini adalah contoh aplikasi AI generatif terpopuler untuk masing-masing fungsi.

Gambar 1. Ilustrasi Aplikasi Ai Generatif

Contoh Aplikasi AI Generatif Berbasis Penulisan Konten

  • Jasper AI
    Jasper AI adalah alat AI yang sangat berguna untuk menulis konten secara otomatis, mulai dari artikel blog hingga email pemasaran dan iklan digital. Dengan kemampuannya untuk menyesuaikan gaya penulisan dan tone sesuai dengan target audiens, Jasper telah menjadi alat sangat menguntungkan bagi tim pemasaran dan penulis konten. Dengan kecepatan yang dimiliki Jasper, pengguna dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menghasilkan konten berkualitas tinggi, sehingga lebih bisa berfokus pada aspek kreatif dan strategis dari pekerjaan mereka.
  • Copy.ai
    Copy.ai adalah platform AI generatif yang dirancang untuk membantu pembuatan konten pemasaran, seperti teks iklan, deskripsi produk, email, dan caption media sosial, secara cepat dan kreatif. Dengan memasukkan kata kunci atau deskripsi singkat, Copy.ai dapat menghasilkan berbagai versi teks yang relevan. Keunggulannya meliputi kemudahan penggunaan, variasi format konten, dan kemampuan menyempurnakan teks yang sudah ada. Meski memiliki keterbatasan pada konteks yang kompleks atau kebutuhan kreatif yang sangat spesifik, Copy.ai tetap menjadi alat yang efektif untuk bisnis atau individu yang membutuhkan ide segar dan hasil instan dalam penulisan.

Contoh Aplikasi AI Generatif Pengembangan Perangkat Lunak

  • DeepMind AlphaCode
    DeepMind AlphaCode adalah alat AI yang dikembangkan untuk menyelesaikan tantangan pemrograman yang sangat kompleks. Dengan menggunakan algoritma canggih, AlphaCode dapat memahami dan menyelesaikan masalah pemrograman dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada manusia dalam beberapa kasus. Ini memberikan kemudahan bagi pengembang perangkat lunak dan ilmuwan komputer untuk mengatasi masalah yang membutuhkan solusi algoritma tingkat lanjut. 
  • OpenAI Codex
    OpenAI Codex adalah model AI generatif yang mendukung pemrograman dalam berbagai bahasa. Codex memungkinkan developer menghasilkan kode langsung dari perintah teks bahasa natural, seperti “buat fungsi untuk menghitung bilangan prima.” Ini mempercepat proses pembuatan perangkat lunak dengan mempermudah coding bagi pemula maupun profesional.

Contoh Aplikasi AI Generatif Asisten Virtual

  • ChatGPT 4.0
    ChatGPT merupakan singkatan dari “Chat Generative Pre-trained Transformer. ChatGPT adalah model kecerdasan buatan berbasis bahasa alami yang dikembangkan oleh OpenAI. Versi terbaru aplikasi ini mampu memahami percakapan yang lebih panjang dan kompleks serta bisa memproses teks dan gambar, memungkinkan analisis visual dan deskripsi gambar. Selain itu kini aplikasi ini memiliki kemampuan memahami dan merespon dalam berbagai bahasa.
  • Claude by Anthropic
    Claude merupakan asisten virtual berbasis AI generatif yang dirancang untuk percakapan ramah dan efisien. Fokus utamanya adalah memberikan jawaban berkualitas, aman, dan membantu dalam berbagai tugas, seperti pengeditan teks, perencanaan proyek, dan analisis informasi.

Contoh Aplikasi AI Generatif Kreativitas dan Seni

  • DALL·E 3.0
    DALL·E 3.0 adalah model AI generatif yang mampu membuat gambar berkualitas tinggi hanya berdasarkan deskripsi teks. Teknologi ini telah mencapai tingkat presisi yang lebih tinggi dalam detail visual, sehingga memungkinkan pengguna untuk menghasilkan ilustrasi dan karya seni sesuai dengan imajinasi mereka. Versi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan pengeditan gambar yang lebih baik, memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi desainer dan seniman. 
  • Runway Gen-2
    Runaway Gen2 adalah platform video editing berbasis AI yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengedit video hanya dengan memberikan deskripsi teks. Dengan kemampuan mengintegrasikan elemen visual, suara, dan efek dalam satu platform, Runway Gen-2 telah merevolusi cara pembuatan konten video lebih cepat dan lebih mudah diakses oleh siapa saja, bahkan tanpa keterampilan editing profesional. 

Contoh Aplikasi AI Generatif Pendidikan dan Pembelajaran

  • Quizlet AI
    Quizlet menggunakan AI generatif untuk membantu siswa belajar melalui fitur seperti pembuatan kuis otomatis, flashcards, dan soal latihan berbasis materi yang dipelajari. AI ini menyesuaikan tingkat kesulitan berdasarkan performa pengguna, memastikan pembelajaran yang lebih efektif.
  • Socratic by Google
    Socratic adalah aplikasi AI generatif yang membantu siswa memahami materi pelajaran melalui penjelasan teks, video, dan gambar. Siswa hanya perlu memotret soal atau mengetik pertanyaan, dan Socratic akan memberikan penjelasan langkah demi langkah.

Perkembangan teknologi AI generatif telah membawa dampak besar di berbagai bidang, dari seni, hiburan, hingga bisnis. Aplikasi-aplikasi AI generatif seperti ChatGPT, MidJourney, Copy.ai, dan lainnya tidak hanya membantu menyelesaikan tugas dengan efisien, tetapi juga membuka peluang baru untuk eksplorasi kreatif. 

Pada tahun 2024, inovasi dalam AI generatif semakin menginspirasi dengan kemampuannya menghasilkan teks, gambar, musik, dan bahkan video yang berkualitas tinggi. Namun, meskipun teknologi ini semakin canggih, keterlibatan manusia tetap diperlukan untuk memastikan hasil yang relevan, etis, dan sesuai kebutuhan.

Anda juga dapat mencoba kecanggihan AI melalui Netray Artificial Intelligence. Dengan kemajuan Natural Language Processing Anda dapat mengetahui sentimen di berbagai media seperti media sosial dan pemberitaan. Selain itu bisa juga coba teknologi auto-translate menggunakan Netray Translate.

Editor : Ananditya Paradhi

AI Generatif dalam Bisnis: Penerapan hingga Tantangan

Dalam era transformasi digital, AI generatif atau Gen AI menjadi salah satu kekuatan utama untuk mendorong inovasi di berbagai sektor. Seperti pada sektor ekonomi, AI Generatif dalam bisnis mampu mengubah cara dan lanskap orang membangun usaha. Inovasi-inovasi dalam bisnis sangat terbuka lebar mengingat kapabilitas kecerdasan buatan yang hampir tak terbatas.

Bagi yang masih belum familier, AI generatif merupakan cabang kecerdasan buatan yang mampu menciptakan konten baru seperti teks, gambar, suara, video, atau bahkan desain yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia. Teknologi ini didukung algoritma deep learning, seperti Generative Adversarial Networks (GAN) dan Transformer Models termasuk di dalamnya Generative Pre-trained Transformer (GPT). 

Kemampuan Gen AI dengan kualitas yang semakin mendekati karya manusia membuka peluang besar untuk otomatisasi proses bisnis. AI generatif juga mampu menghasilkan konten yang disesuaikan dengan preferensi individu, meningkatkan personalisasi di berbagai bidang seperti e-commerce, pemasaran, dan pelayanan. Kemudian pada sektor desain dan manufaktur, teknologi ini memungkinkan pembuatan prototipe dan eksplorasi ide secara lebih cepat.

Gambar 1. Ilustrasi AI generatif dalam bisnis

Penerapan AI Generatif dalam Bisnis di Berbagai Industri

AI generatif dalam bisnis memiliki potensi besar untuk mengubah berbagai sektor industri dengan menciptakan efisiensi, inovasi, dan personalisasi yang belum pernah ada sebelumnya. Berikut adalah beberapa penerapan AI generatif dalam bisnis di berbagai bidang:

  1. Industri Kreatif
    AI generatif dalam bisnis industri kreatif digunakan untuk menghasilkan gambar, desain, atau konten secara otomatis. Teknologi ini juga memungkinkan desainer untuk menciptakan logo, poster, atau ilustrasi hanya dengan memasukkan beberapa parameter tertentu. Selain itu, AI juga digunakan untuk membuat animasi atau efek visual dalam film dan video. Hal ini mempercepat proses kreatif sekaligus mengurangi biaya produksi.
  2. Pemasaran dan Periklanan
    AI generatif dalam bisnis pemasaran membantu dalam personalisasi kampanye berdasarkan data pelanggan. Misalnya, AI dapat membuat teks iklan yang menarik, email promosi yang disesuaikan dengan preferensi setiap pelanggan, atau bahkan konten visual yang menarik untuk media sosial. Dengan kemampuan ini, perusahaan dapat menjangkau audiens dengan cara yang lebih efektif dan relevan.
  3. E-commerce dan Ritel
    E-commerce memanfaatkan AI generatif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Teknologi ini dapat membuat gambar produk yang realistis untuk katalog, bahkan jika produk tersebut belum sepenuhnya ada. Virtual fitting rooms juga menjadi populer, di mana pelanggan dapat mencoba pakaian atau aksesoris secara virtual menggunakan teknologi generatif.
  4. Industri Hiburan
    AI generatif dalam bisnis memainkan peran penting dalam industri hiburan. Teknologi ini digunakan untuk menciptakan karakter game, skenario film, atau soundtrack musik secara otomatis. Sebagai contoh, platform streaming dapat memanfaatkan AI untuk membuat rekomendasi cuplikan video atau film berdasarkan preferensi penonton.
  5. Pengembangan Produk dan Prototipe
    Dalam pengembangan produk, AI generatif digunakan untuk merancang prototipe dengan cepat. Misalnya, dalam industri otomotif, AI dapat membantu menciptakan desain kendaraan yang aerodinamis dan estetis. Perusahaan teknologi juga memanfaatkan AI untuk mensimulasikan performa produk sebelum memasuki tahap produksi massal, sehingga dapat mengurangi risiko kesalahan.
Gambar 2. Ilustrasi AI generatif dalam bisnis

Keuntungan: Efisiensi dan Inovasi

AI generatif dalam bisnis menawarkan manfaat besar yang dapat mengubah cara bekerja, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi. Berikut di antaranya:

  1. Efisiensi Operasional

Penggunaan AI generatif dalam bisnis memungkinkan otomatisasi tugas-tugas rutin dan kompleks, yang sebelumnya membutuhkan banyak waktu dan tenaga manusia diantaranya: 

  • Otomatisasi Tugas Rutin

Tugas seperti penulisan laporan, pembuatan desain, atau skrip pemasaran kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit dengan AI. Misalnya, platform AI generatif seperti Jasper AI dapat menghasilkan artikel blog lengkap hanya dengan memberikan beberapa petunjuk. Lalu Tugas-tugas seperti menyusun email promosi atau menyaring data kini dapat dialihkan ke AI, memungkinkan staf manusia fokus pada tugas strategis.

  • Peningkatan Kecepatan Respons

Chatbot berbasis AI seperti ChatGPT dapat menjawab pertanyaan pelanggan kapan saja, tanpa jeda, meningkatkan kepuasan pelanggan tanpa memerlukan staf tambahan. Selain itu, dengan AI perusahaan dapat bereaksi cepat terhadap tren pasar. Dengan analisis data real-time yang dilakukan AI, perusahaan dapat segera menyesuaikan strategi bisnis mereka terhadap perubahan tren.

  • Penghematan Biaya

Dengan otomatisasi, perusahaan dapat memangkas biaya operasional, seperti pengeluaran untuk tenaga kerja atau waktu produksi. Contohnya, e-commerce yang menggunakan AI untuk deskripsi produk tidak memerlukan tim konten besar.

  1. Inovasi Tanpa Batas

AI generatif dalam bisnis mendorong untuk berpikir lebih kreatif dan menciptakan ide-ide baru dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin, antara lain:

  • Eksplorasi Ide Baru

AI membantu menghasilkan prototipe desain baru, baik untuk produk fisik maupun digital. Misalnya, perusahaan teknologi dapat menggunakan AI untuk merancang antarmuka pengguna (UI) yang lebih inovatif berdasarkan kebutuhan pasar. AI generatif juga  dapat mensimulasikan berbagai skenario bisnis, memungkinkan pengujian ide tanpa risiko besar.

  • Kreativitas dalam Pemasaran

AI dapat membuat konten yang dapat dipersonalisasi seperti kampanye pemasaran yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan. Sebagai contoh, AI dapat menghasilkan desain iklan yang berbeda untuk kelompok audiens yang berbeda berdasarkan data demografis.

Selain teks, AI kini juga menciptakan konten visual, seperti video promosi, hanya berdasarkan deskripsi teks, memungkinkan kampanye yang lebih kaya dan menarik.

  • Inovasi di Layanan Pelanggan

Chatbot berbasis AI tidak hanya memberikan jawaban otomatis tetapi juga menawarkan solusi yang lebih kontekstual berdasarkan analisis perilaku pelanggan. Ditambah lagi dengan AI, perusahaan dapat memprediksi kebutuhan pelanggan di masa depan berdasarkan pola pembelian atau interaksi sebelumnya.

Gambar 3. Ilustrasi AI generatif dalam bisnis
  1. Skalabilitas Bisnis

AI generatif memungkinkan perusahaan untuk tumbuh lebih cepat dan menjangkau pasar yang lebih luas tanpa memerlukan peningkatan proporsional dalam sumber daya melalui:

  • Operasi Skala Besar dengan Biaya Rendah

AI dapat membantu menghasilkan konten atau layanan untuk ribuan pelanggan tanpa tambahan tenaga kerja yang signifikan. Dengan kemampuan AI generatif menerjemahkan atau menulis dalam berbagai bahasa, perusahaan dapat dengan mudah memasuki pasar internasional.

  • Adaptasi terhadap Perubahan Pasar

AI generatif dalam bisnis dapat menyesuaikan strategi dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan pelanggan atau dinamika pasar. Misalnya, dalam situasi darurat seperti pandemi, AI membantu bisnis beralih ke strategi digital dengan cepat.

Tantangan: Privasi dan Ketergantungan Teknologi

Meskipun AI generatif menawarkan berbagai keuntungan, penggunaannya juga membawa tantangan yang perlu diatasi agar manfaatnya dapat dimaksimalkan. Dua isu utama yang sering muncul adalah privasi data dan ketergantungan yang berlebihan pada teknologi ini. Berikut penjelasan lebih rinci:

  1.  Privasi Data

AI generatif memerlukan banyak data untuk melatih algoritmanya, termasuk data sensitif seperti identitas pengguna, preferensi pribadi, atau data bisnis. Jika tidak diamankan, risiko pelanggaran keamanan bisa sangat tinggi. 

Selain itu, regulasi penggunaan data untuk AI masih berkembang di banyak negara. Sehingga berpotensi menyebabkan pelanggaran privasi atau penyalahgunaan data. Terutama bagi bisnis yang beroperasi lintas yurisdiksi dengan aturan privasi berbeda seperti GDPR di Uni Eropa.

Ada risiko bahwa data yang dikumpulkan untuk melatih AI dapat digunakan untuk tujuan yang tidak etis, seperti pengawasan berlebihan atau manipulasi perilaku konsumen. Hal ini menciptakan ketidakpercayaan di kalangan pelanggan dan mitra bisnis.

  1.  Ketergantungan pada Teknologi

Selain privasi, tantangan lain AI generatif adalah risiko ketergantungan berlebihan pada teknologi AI. Bisnis yang terlalu mengandalkan AI untuk tugas kreatif atau analitis dapat mengalami penurunan keterampilan manusia, seperti kreativitas dan pemikiran strategis. Ketergantungan ini juga menimbulkan kerentanan terhadap gangguan teknis, misalnya seperti kesalahan sistem chatbot e-commerce yang bisa menghambat operasi yang memberi pengalaman buruk buat pelanggan. 

AI generatif sering kali beroperasi seperti “kotak hitam,” yakni membuat keputusan yang sulit dipahami dan diatasi jika hasilnya meleset. Selain itu, AI berpotensi menciptakan konten palsu seperti deepfake yang dapat disalahgunakan untuk penipuan atau penyebaran informasi salah. Tantangan ini memunculkan pertanyaan etis tentang penggunaannya dan tanggung jawab atas penyalahgunaan teknologi tersebut.

AI generatif dalam bisnis membuka peluang besar dengan meningkatkan efisiensi, inovasi, dan cakupan. Namun, tantangan seperti privasi, etika, dan ketergantungan teknologi perlu diatasi. Dengan langkah tepat, AI generatif dalam bisnis dapat mendorong transformasi digital dan membantu pebisnis memimpin di lanskap global yang terus berubah.

Anda juga dapat mencoba kecanggihan AI melalui Netray Artificial Intelligence. Dengan kemajuan Natural Language Processing Anda dapat mengetahui sentimen di berbagai media seperti media sosial dan pemberitaan. Selain itu bisa juga coba teknologi auto-translate menggunakan Netray Translate.

Editor: Ananditya Paradhi

Mengenal AI Generatif: Definisi, Cara Kerja, dan Implementasi di Dunia Nyata

Kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence), adalah cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan mesin dan program komputer yang mampu melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti memahami bahasa, memecahkan masalah, dan belajar dari pengalaman. Salah satu cabang khusus dari AI adalah AI generatif (Gen AI), yaitu teknologi yang memungkinkan sistem untuk menciptakan konten baru seperti teks, gambar, musik, atau video berdasarkan data yang telah dipelajari sebelumnya. 

Teknologi AI generatif mulai dikembangkan sejak munculnya model pembelajaran mesin di pertengahan abad ke-20, tetapi baru mendapat momentum besar dengan lahirnya Generative Adversarial Networks (GAN) pada tahun 2014, yang memperkenalkan metode revolusioner untuk menghasilkan data sintetis dengan kualitas tinggi. Sejak saat itu, AI generatif terus berkembang, terutama dengan diperkenalkannya model seperti Transformer, yang menjadi dasar bagi alat seperti GPT dan DALL-E. 

Teknologi ini dikenal luas beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya kemampuan komputasi dan aksesibilitas platform AI bagi publik. Pengenalan alat berbasis AI generatif membawa dampak besar di berbagai sektor, mulai dari seni digital hingga bisnis. Penting bagi kita untuk memahami dan mengaplikasikan AI generatif karena teknologi ini tidak hanya menawarkan efisiensi dan kreativitas baru, tetapi juga mengubah cara kita bekerja, berkreasi, dan berinovasi di era digital yang terus berkembang pesat.

Jenis-Jenis AI Generatif

AI Generatif adalah teknologi yang dirancang untuk menciptakan konten baru, seperti teks, gambar, video, audio, atau kode, berdasarkan pola yang dipelajari dari data sebelumnya. Berikut jenis Gen AI berdasarkan jenis konten yang dikreasikan termasuk contohnya.

  1. Teks: AI generatif yang fokus menciptakan konten berbasis teks, seperti esai, artikel, dialog, atau cerita. Menulis konten kreatif, email, ringkasan dokumen, hingga chatbot otomatis. Contoh: ChatGPT, Jasper AI.
  2. Gambar: AI generatif yang menciptakan video dari teks, gambar, atau animasi otomatis. Video pemasaran, tutorial, atau konten media sosial. Contoh: Synthesia, Runway, dan Pictory.
  3. Audio/Musik: AI generatif yang menciptakan musik, efek suara, atau narasi audio. Musik latar, podcast, atau efek suara untuk produksi media. Contoh: Jukedeck, Amper Music, dan AIVA.
  4. Kode: AI generatif yang membantu membuat, melengkapi, atau mengoptimalkan kode pemrograman. Membantu pengembang perangkat lunak, mempercepat proses debugging, atau belajar pemrograman. Contoh: GitHub Copilot, Tabnine, dan Codex.
ai generatif
Gambar 1. Ilustrasi membuat konten dengan Gen AI oleh Joseph Mucira from Pixabay

Cara Kerja AI Generatif dan Algoritma yang Digunakan

Berbagai jenis konten AI generatif dibuat dengan memanfaatkan algoritma canggih berdasarkan data yang telah dipelajari. Prinsip utamanya adalah pembelajaran pola dari data input, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan output baru yang menyerupai atau terinspirasi oleh data asli. 

Salah satu algoritma utama yang melingkupi AI generatif adalah Generative Adversarial Networks (GAN). GAN terdiri dari dua jaringan saraf yang saling berkompetisi: generator yang bertugas menciptakan data baru dan discriminator yang mengevaluasi keaslian data tersebut. Proses ini berlangsung hingga generator menghasilkan data yang sangat realistis sehingga sulit dibedakan dari data asli.

Selain GAN, algoritma Transformer juga menjadi landasan penting dalam AI generatif. Transformer menggunakan mekanisme attention, yang memungkinkan model memahami hubungan antar elemen dalam data sekuensial, seperti kata dalam kalimat atau elemen visual dalam gambar. Algoritma ini melahirkan model seperti GPT (Generative Pre-trained Transformer), yang mampu menghasilkan teks berkualitas tinggi dan DALL-E, yang menciptakan gambar berdasarkan deskripsi teks.

Algoritma lain yang mendukung AI generatif adalah Variational Autoencoders (VAE), yang bekerja dengan cara mengubah data menjadi representasi sederhana (encoding) sebelum mendekodekannya kembali untuk menciptakan data baru. VAE sering digunakan untuk menghasilkan gambar atau pola data dengan variasi yang lebih halus. Selain itu, algoritma berbasis Recurrent Neural Networks (RNN), termasuk versi lanjutannya seperti Long Short-Term Memory (LSTM), juga relevan untuk tugas-tugas generatif yang melibatkan data berurutan, seperti pembuatan melodi musik atau teks naratif sederhana.

Melalui kombinasi algoritma ini, AI generatif mampu melakukan hal yang unik, tidak hanya menganalisis atau mengklasifikasikan data, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang baru. Dengan kemampuannya, Gen AI membuka peluang besar untuk inovasi di berbagai bidang, dari seni hingga bisnis, sekaligus menghadirkan tantangan baru terkait etika dan regulasi teknologi.

Penggunaan AI Generatif di Dunia Nyata

AI generatif telah mengubah cara kita berkreasi secara signifikan di berbagai industri, membantu menghemat waktu, biaya, dan memberikan peluang untuk eksplorasi kreativitas baru. Berikut contoh penggunaan AI Generatif di berbagai bidang, mulai dari seni hingga bisnis.

1. Media dan Seni

AI generatif dapat membantu dalam proses pembuatan desain grafis, ilustrasi, bahkan film pendek hingga animasi. Kita bisa membuat desain sampul buku ataupun poster film tanpa harus menggambar secara manual dengan memanfaatkan AI generatif seperti DALL-E dan MiJourney untuk menciptakan konsep seni dengan cepat. Gen AI juga dimanfaatkan dalam pembuatan film pendek. Film “The Crow” memanfaatkan teknologi Runway untuk menciptakan efek visual, animasi, atau bahkan elemen film pendek di adegan tertentu.

2. Pendidikan

Di dunia pendidikan, AI generatif dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan materi belajar interaktif, termasuk membuat kuis dan soal ujian. Sebagai contoh, AI seperti Synthesia digunakan untuk membuat video pembelajaran dengan avatar virtual untuk mempermudah penyampaian materi atau membuat video tutorial dengan narasi otomatis. Untuk membuat soal latihan otomatis dari teks buku pelajaran, kita bisa memanfaatkan Quizlet AI.

3. Hiburan

AI generatif juga berperan dalam pengembangan game dan konten kreatif. Gen AI seperti Runway digunakan untuk menciptakan dunia game yang lebih hidup, termasuk desain karakter atau peta. Sebagai contoh, sebuah game menggunakan AI untuk menghasilkan cerita interaktif yang berubah berdasarkan tindakan pemain. Selain itu, kita bisa memanfaatkan Jukedeck atau AIVA untuk menciptakan musik orisinil dan latar belakang sebuah vlog.

4. Bisnis

Kehadiran AI generatif sangat membantu dalam mendukung kegiatan bisnis terutama pemasaran, seperti membuat desain iklan dan otomatisasi copywriting. AI generatif seperti Canva dengan Magic Design atau DALL-E membantu membuat konten visual yang unik untuk iklan media sosial yang dipersonalisasi untuk target pasar tertentu. Untuk membuat deskripsi produk, teks pemasaran, atau email bisnis, kita bisa memanfaatkan platform Jasper AI atau ChatGPT.

Gambar 2. Ilustrasi belajar menggunakan AI oleh Gerd Altmann from Pixabay

Manfaat dan Isu Etika di Balik Teknologi AI Generatif

Kelebihan AI generatif memberikan peluang besar dalam inovasi, efisiensi, dan personalisasi, tetapi tantangannya juga signifikan, terutama dalam hal etika, hak cipta, dan potensi dampak sosial. Penting untuk menggunakan teknologi ini secara bijaksana agar manfaatnya maksimal tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental.

  1. Kemampuan untuk Menciptakan Ide atau Konten Baru: AI generatif dapat menciptakan gambar, teks, musik, atau video yang sebelumnya tidak ada
  2. Mempercepat Proses Kreatif dan Kerja: AI mampu menyelesaikan tugas yang biasanya membutuhkan waktu lama, seperti menulis artikel, membuat ilustrasi, atau menyusun kode program.
  3. Personalisasi Konten Sesuai Kebutuhan Pengguna: AI dapat menghasilkan konten yang disesuaikan berdasarkan preferensi pengguna. Dalam bisnis, konten personalisasi meningkatkan kepuasan pelanggan dan efektivitas pemasaran.
  4. Etika: AI generatif bisa menciptakan video, gambar, atau audio palsu yang sangat realistis, sehingga rentan disalahgunakan.  Pembuatan teks otomatis yang sulit dibedakan dari konten asli juda berpotensi menyebarkan informasi keliru.
  5. Hak Cipta: Data latih AI sering diambil dari karya seni, musik, atau teks yang mungkin dilindungi hak cipta, tanpa izin dari penciptanya.
  6. Ketergantungan Teknologi: Semakin banyak orang dan industri yang mengandalkan Gen AI, ada risiko kehilangan kreativitas alami atau keterampilan manual manusia. Ketergantungan ini juga bisa memengaruhi kemampuan individu untuk berpikir kritis dan kreatif.

Dengan potensi luar biasa yang ditawarkan AI generatif, teknologi ini tidak hanya membantu mendorong kreativitas dan efisiensi, tetapi juga menciptakan peluang baru di berbagai sektor. Mulai dari mendukung pendidikan melalui materi interaktif hingga membantu bisnis menghasilkan konten personal, Gen AI menjadi bagian penting dari transformasi digital di dunia modern.

Jika Anda ingin memanfaatkan teknologi AI untuk solusi praktis di dunia nyata, Netray Artificial Intelligence, produk dalam negeri dari PT Atmatech Global Informatika, hadir untuk membantu Anda. Dengan layanan pengembangan teknologi AI yang mudah diimplementasikan, Netray memungkinkan Anda mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam bisnis, media, atau sektor lain untuk mendorong inovasi dan transformasi ekonomi. Temukan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda bersama Netray sekarang!

Editor: Ananditya Paradhi

Netray Analysis Report: Solusi Praktis Memantau Media dan Analisis Data 

Tools media monitoring menjadi penting di dunia yang makin terhubung dengan internet, ketika informasi dan data tersebar begitu cepat di berbagai platform. Mengabaikan fakta bahwa yang beredar ini bersifat valid, hoax, positif, atau negatif. Hanya saja bagi sejumlah pengguna menjalankan tools ini tentu membutuhkan kompetensi khusus. Netray Analysis Report hadir untuk menyederhanakan proses media monitoring ini agar sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Menggunakan media monitoring atau memanfaatkan layanan laporan analisis akan sangat membantu karena pelanggan tak lagi harus memantau informasi dan data secara manual karena memakan waktu karena sumber daya yang tak sedikit. Sistem ini mampu memantau sumber data secara cepat, otomatis, dan tak kalah akurat. Media monitoring Netray memiliki teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan hingga algoritma pemrosesan bahasa alami.

Layanan Netray Analysis Report memungkinkan pengguna untuk mendapat hasil pemantauan media sosial, situs berita, blog, dan platform lainnya. Laporan ini tak hanya memanfaatkan tools media monitoring tetapi juga menganalisis sentimen, tren, dan topik yang sedang hangat, memberikan wawasan yang lebih mendalam daripada sekadar data mentah. 

Fitur Utama Media Monitoring Netray, Basis Laporan Analisis

Gambar 1. Ilustrasi analysis report

Mengetahui fitur-fitur utama dari Netray Media Monitoring dapat memberikan wawasan terkait kualitas laporan analisis yang dimiliki Netray. Fitur-fitur ini adalah gambaran kapasitas dari tools yang digunakan Netray untuk membuat Netray Analysis Report. Berikut adalah pemaparan fitur-fitur utama tersebut.

  1. Pemantauan Berbasis Data

Netray menawarkan pemantauan berbasis data yang mencakup berbagai sumber informasi, seperti portal berita online, media sosial, blog, dan forum, dengan kemampuan mengumpulkan data secara real-time. Hal ini memungkinkan organisasi untuk selalu mendapatkan informasi terkini tanpa perlu mencari secara manual. 

  1. Analisis Sentimen

Fitur analisis sentimen secara otomatis menganalisis nada atau perasaan yang terkandung dalam konten—apakah positif, negatif, atau netral. Fitur ini membantu memahami opini publik secara lebih mendalam dan mendeteksi risiko krisis dari sentimen negatif yang signifikan.

  1. Kategori dan Filter Data

Kemampuan pengelompokan dan penyaringan data menjadi salah satu keunggulan lainnya. Pengguna dapat mengkategorikan data berdasarkan topik, lokasi, organisasi, orang, hingga keluhan. Fitur filter mempermudah analisis spesifik, misalnya hanya menampilkan data dari pengguna dengan pengaruh tinggi (influencers).

  1. Visualisasi Data

Netray juga menawarkan visualisasi data yang menarik dalam bentuk grafik, diagram, dan word clouds, sehingga mempermudah pemahaman tren dan penyajian hasil analisis kepada manajemen atau stakeholder. Dengan fitur-fitur ini, Netray memberikan solusi media monitoring yang mendalam, efisien, dan dapat langsung digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan.

Cara Mengakses Layanan Netray

Gambar 1. Netray Media Monitoring

Untuk mengakses layanan media monitoring dan Netray Analysis Report, pengguna perlu mengikuti beberapa langkah sederhana untuk dapat memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia:

  1. Registrasi Awal Netray
Gambar 3. Mendaftar Netray Analysis Report

Pengguna pertama kali perlu mengunjungi situs resmi Netray dan menuju halaman Contact untuk mengisi data diri berupa nama, email, dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Kemudian pilih General Inquiry pada bagian Category, kemudian tuliskan detail laporan seperti apa yang anda minta. Selanjutnya Anda tinggal menunggu balasan dari Netray melalui email pada hari dan jam kerja

  1. Pilih Paket Layanan

Setelah mendaftar, pengguna dapat memilih paket layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Netray menawarkan berbagai paket, mulai dari paket standar untuk pemantauan ringan hingga paket lengkap dengan fitur analisis mendalam dan Netray Analysis Report.

Paket ini dapat disesuaikan berdasarkan jumlah platform yang dipantau, jenis laporan yang diinginkan, hingga tingkat kedalaman analisis.

  1. Setel Kata Kunci dan Platform

Pengguna dapat mulai mengonfigurasi sistem untuk memantau media dengan memilih kata kunci (keywords), topik, atau nama brand yang relevan.

Netray juga memungkinkan pengguna untuk memilih platform yang ingin dipantau, seperti media sosial (Twitter, Facebook, Instagram, TikTok), hingga portal berita online

  1. Mulai Pemantauan dan Analisis

Langkah selanjutnya, Netray secara otomatis mulai mengumpulkan data dari sumber yang telah ditentukan. Pengguna bisa langsung melihat data yang dikumpulkan dalam bentuk dashboard atau laporan yang disajikan secara real-time.

Laporan dan analisis sentimen yang muncul juga dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan pengguna, baik itu untuk pemantauan merek, kampanye, atau isu tertentu.

  1. Akses Laporan 

Laporan dasar dapat diakses melalui dashboard yang mudah digunakan. Namun jika Anda tak memiliki waktu yang banyak dan menginginkan laporan mendalam. Anda dapat meminta khusus kepada CS untuk pembuat laporan analisis Netray oleh analis konten.

Laporan ini dapat berupa laporan mingguan, bulanan hingga tahunan. Laporan juga tersedia dalam berbagai format (PDF, PPT, atau DOC) untuk dibagikan kepada tim atau manajemen. 

  1. Dukungan Pelanggan dan Bantuan

Jika pengguna membutuhkan bantuan teknis atau panduan lebih lanjut, Netray menyediakan dukungan pelanggan melalui email atau Whatsapp.

Pelanggan dapat mengakses panduan penggunaan layanan di situs web Netray untuk memaksimalkan potensi alat monitoring.

Mengapa Harus Menggunakan Layanan Netray Analysis Report?

Seperti yang telah disebutkan di awal tulisan, menggunakan media monitoring membutuhkan kompetensi khusus agar bisa memanfaatkan fitur-fitur utama tools Netray dengan maksimal. Untuk itu tim Netray menawarkan layanan laporan analisis secara khusus. Tujuannya adalah agar pelanggan tetap bisa mengetahui insight data hasil pemantuan tanpa harus menguasai tools tersebut. Termasuk mendapatkan keunggulan-keunggulan Netray Media Monitoring di bawah ini.

Gambar 4. Netray Analysis Report
  1. Pemantauan Real-Time yang Komprehensif

Layanan Netray Analysis Report memungkinkan pengguna untuk memantau berbagai platform digital, termasuk media sosial, portal berita, blog, dan forum, secara real-time. Hal ini memastikan informasi terkini dan relevan selalu tersedia.

  1. Laporan yang Dapat Disesuaikan

Netray menyediakan layanan laporan yang fleksibel yakni laporan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik, seperti analisis topik tertentu, sentimen publik, atau performa kompetitor. Anda dapat memilih format dan metrik yang paling relevan. Selain itu Anda juga dapt memilih jenis laporan yang diinginkan, mingguan, bulanan hingga tahunan.

  1. Insight Berbasis Data

Netray Analysis Report tidak hanya menyajikan data mentah, tetapi juga insight yang dapat diimplementasikan. Netray Analysis Report memberikan rekomendasi strategis berdasarkan analisis tren, sentimen, dan risiko yang ditemukan.

  1. Visualisasi Data yang Menarik

Data di dalam Netray Analysis Report disajikan dalam bentuk grafik, diagram hingga word clouds, membuat laporan lebih mudah dipahami dan efektif untuk presentasi.

  1. Efisiensi dan Kemudahan

Dengan teknologi AI, Netray membantu menghemat waktu dan upaya dalam menyaring serta menganalisis informasi dari berbagai sumber, sehingga pengguna dapat fokus pada pengambilan keputusan.

  1. Pendeteksian Dini Krisis dan Peluang

Laporan Netray membantu organisasi mendeteksi potensi krisis atau peluang bisnis lebih awal, memungkinkan respons yang lebih cepat dan tepat sasaran.

  1. Mendukung Pengambilan Keputusan Strategis

Dengan data dan insight yang relevan, layanan Netray Analysis Report menjadi alat yang andal untuk mendukung strategi pemasaran, komunikasi, dan pengelolaan reputasi.

Jadi tunggu apalagi? Segera gunakan layanan Netray untuk pemantauan media yang lebih efisien!  Layanan laporan analisis dan media monitoring dari Netray adalah solusi untuk membantu bisnis/organisasi bertahan serta berkembang di tengah kompetisi yang semakin ketat. Dengan memanfaatkan layanan ini, organisasi/bisnis bisa membuat keputusan berbasis data untuk memastikan keberlanjutan bisnis mereka.

Editor: Ananditya Paradhi

Mengenal Tren Media, Bagaimana yang Viral Bisa Memengaruhi Preferensi Konsumen!

Sebagai pemilik usaha atau bisnis, memahami tren media menjadi hal yang penting selain skill berdagang. Tren media merujuk pada perubahan atau perkembangan yang terjadi dalam cara masyarakat menggunakan, mengonsumsi, atau memproduksi media. Tren ini sering mencerminkan apa yang populer atau dominan dalam penggunaan teknologi, preferensi konsumen, dan format komunikasi.

Ada banyak aspek dari tren media yang bisa memengaruhi preferensi konsumen. Baik yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, maupun faktor yang bisa diatur langsung oleh pihak-pihak yang berkepentingan dari dalam. Lantas apa saja aspek dari tren media yang berpengaruh pada preferensi konsumen tersebut? Sebelumnya simak terlebih dulu penjelasan lebih terperinci dari tren media:

Konsep Tren Media, Mulai dari Perkembangan Teknologi hingga Interaktivitas

Mengetahui konsep tren media menjadi titik awal bagi pebisnis untuk memahami implikasinya lebih lanjut lagi. Tren media mencerminkan kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi lebih cepat, lebih visual, dan lebih interaktif yang seringkali dipengaruhi oleh viralitas atau fenomena budaya populer yang mendunia. Berikut adalah poin-poin penting dari konsep tren media.

1. Perkembangan Teknologi

Tren media berkembang pesat seiring inovasi teknologi yang mengubah cara informasi dibuat, disampaikan, dan dikonsumsi. Munculnya platform digital, media sosial, dan algoritma personalisasi membuat informasi lebih cepat, interaktif, dan sesuai kebutuhan pengguna. Akibatnya, perilaku konsumen berubah, dan industri media harus terus berinovasi agar tetap kompetitif untuk terus beradaptasi dengan format dan teknologi terbaru.

Contoh:

  • Peralihan dari media cetak ke media digital.
  • Penggunaan streaming (seperti YouTube atau Netflix) menggantikan siaran TV tradisional.

2. Media Sosial dan Platform Digital

Media sosial kini menjadi salah satu tren dominan yang mengubah cara orang berkomunikasi dan berbagi informasi. Platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts memungkinkan siapa saja untuk membuat dan menyebarkan konten dengan mudah, tanpa memerlukan peralatan atau keahlian yang rumit. Hal ini memberi kesempatan bagi individu dan merek untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya yang relatif rendah, menjadikan media sosial alat yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan atau promosi.

Contoh:

  • Popularitas platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts.
  • Konten video pendek yang lebih menarik perhatian dibandingkan format panjang.

3. Personalisasi Konten

Algoritma canggih pada platform media memungkinkan konten yang disesuaikan secara spesifik dengan preferensi pengguna, berdasarkan aktivitas, pencarian, atau interaksi mereka. Dengan cara ini, pengguna menerima rekomendasi yang relevan, seperti video, artikel, atau iklan, sehingga pengalaman lebih personal dan efektif, sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dengan platform tersebut.

Contoh:

  • Feed media sosial yang disesuaikan berdasarkan aktivitas Anda.
  • Rekomendasi personal dari platform seperti Spotify atau Netflix.

4. Tren Format dan Gaya Komunikasi

Tren media sering tercermin dari cara informasi disampaikan, termasuk format dan gaya komunikasi yang digunakan. Misalnya, penggunaan video pendek yang menarik, infografis yang informatif, dan gaya santai dalam konten media sosial menjadi pilihan populer. Format ini dibuat untuk menarik perhatian audiens dengan cepat, sesuai dengan kebiasaan konsumsi media yang serba instan.

Contoh:

  • Infografis untuk penyajian data.
  • Podcast sebagai format audio yang digemari untuk edukasi atau hiburan.
  • Penggunaan meme sebagai alat komunikasi yang ringan dan mudah viral.

5. Pengaruh Budaya dan Viralitas

Budaya populer (pop culture) dan tren viral di media seringkali memengaruhi tren media secara keseluruhan dengan cara menciptakan gelombang besar yang cepat menyebar ke berbagai platform. Fenomena viral, seperti tantangan atau meme, dapat menarik perhatian banyak orang dalam waktu singkat. Hal ini mendorong media untuk menyesuaikan konten dengan apa yang sedang populer, meningkatkan keterlibatan audiens, dan membentuk arah baru dalam konsumsi media.

Contoh:

  • Hashtag yang viral di Twitter (#OOTD, #ViralChallenge).
  • Tantangan di TikTok yang menjadi tren global.

6. Interaktivitas dan Partisipasi

Media kini semakin interaktif, memungkinkan audiens untuk ikut terlibat langsung dalam pembuatan dan penyebaran konten. Melalui fitur seperti komentar, voting, dan live streaming, pengguna tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga peserta aktif. Hal ini menciptakan pengalaman yang lebih personal dan memperkuat koneksi antara pembuat konten dan audiens.

Contoh:

  • Voting dalam acara realitas (reality show).
  • Streaming langsung (live streaming) dengan komentar real-time.

Aspek Tren Media yang Memengaruhi Preferensi Konsumen

Tren media disebut memengaruhi cara orang berkomunikasi, menyampaikan ide, atau bahkan menjalani gaya hidup. Karena sifatnya yang dinamis, tren tersebut terus berubah sesuai teknologi, kebutuhan, dan preferensi masyarakat. Pada akhirnya cara-cara ini menjadi basis dari konsumen untuk menentukan pola konsumsi mereka. Berikut adalah aspek-aspek dari tren media yang membentuk preferensi konsumen. 

1. Eksposur Informasi yang Lebih Luas

Media, terutama media sosial, memungkinkan konsumen terpapar pada produk dan layanan baru secara lebih cepat dan luas. Aspek ini menjadi yang paling dasar dari tren media akibat dari perkembangan teknologi digital. Contoh umumnya adalah tren viral di platform seperti TikTok atau Instagram sering kali mempopulerkan produk, mulai dari makanan hingga teknologi, yang sebelumnya tidak dikenal.

2. Normalisasi Tren

Ketika media terus-menerus menampilkan produk atau gaya tertentu, konsumen mulai menganggapnya sebagai standar. Tren ini dibentuk melalui strategi kampanye dari pihak tertentu seperti industri pengiklanan. Misalnya, tren fesyen yang dipopulerkan influencer atau selebriti sering kali akan diadopsi oleh audiens mereka.

3. Pembentukan Gaya Hidup

Media sering mengasosiasikan produk dengan gaya hidup tertentu. Iklan yang menampilkan orang sukses menggunakan produk tertentu dapat memengaruhi persepsi konsumen. Contohnya produk kesehatan sering dikaitkan dengan gaya hidup aktif dan sehat, membuat konsumen yang peduli dengan kesehatan lebih cenderung membeli.

4. FOMO (Fear of Missing Out)

Tren media sering kali mendorong rasa takut “ketinggalan zaman” jika tidak mengikuti tren tersebut. Aspek ini memainkan psikologis konsumen umum yang dewasa ini merasa ingin terus up to date. Misalnya, peluncuran gadget terbaru yang banyak diulas media sering kali memicu dorongan untuk membeli meskipun mungkin tidak benar-benar membutuhkan.

5. Kepercayaan terhadap Testimoni

Influencer marketing memengaruhi konsumen karena mereka sering mempercayai pendapat orang yang mereka kagumi di media sosial. Terlebih lagi jika orang tersebut merupakan ahli di bidangnya. Review di YouTube, TikTok, atau Instagram sering kali lebih meyakinkan daripada iklan tradisional.

6. Konsumerisme Emosional

Media menciptakan ikatan emosional dengan merek melalui cerita, kampanye, atau visual yang menarik. Kekuatan iklan dan kampanye sekarang adalah bagaimana menciptakan brand yang relatable bagi publik. Contoh: Kampanye Nike “Just Do It” mendorong semangat, keberanian, dan usaha, memengaruhi preferensi konsumen untuk memilih produk mereka.

Tren media memiliki peran ganda dalam memengaruhi konsumen. Di satu sisi, media membantu konsumen menemukan produk atau layanan baru yang relevan dan sesuai kebutuhan mereka. Namun, di sisi lain, media juga sering menciptakan kebutuhan semu yang didasarkan pada tren sementara, mendorong konsumen membeli hal-hal yang sebenarnya tidak esensial.

Bagi pengusaha atau pebisnis, memahami tren media adalah keharusan zaman yang tak bisa dihindari jika ingin bisnis dan usahanya bertahan. Media monitoring bisa menjadi tools penting untuk mengetahui bagaimana tren media yang sedang berkembang saat ini dan kedepannya. Netray Media Monitoring adalah salah satu tools yang mudah dan murah untuk digunakan. Kunjungi alamat situs ini apabila Anda berminat untuk memahami tren media dan preferensi konsumen.

Editor: Winda Trilatifah