BerandaCurrent ReportMengamati Popularitas Konten Parenting di Media Sosial

Mengamati Popularitas Konten Parenting di Media Sosial

Published on

Pengasuhan anak atau parenting menjadi topik yang menarik bagi orang tua atau calon orang tua. Kebanyakan dari para orang tua tak ingin melakukan kesalahan dalam membesarkan buah hati mereka. Tak heran bila kebanyakan dari para calon maupun orang tua mempelajari berbagai cara atau pola pengasuhan anak yang kini dapat diakses dari berbagai media, termasuk melalui media sosial yang menawarkan konten parenting dari beragam sudut pandang.

Netray mengamati popularitas topik seputar parenting di media sosial seperti YouTube, TikTok, hingga Instagram selama periode 12 Desember 2022 sampai dengan 10 Januari 2023. Dengan menggunakan kata kunci parenting, parenting anak, dan tips parenting, berikut gambaran statistik konten soal parenting di tiap media sosial.

Pada grafik di atas tampak hasil dari pantauan Netray yang menunjukkan perbandingan jumlah konten di setiap kanal media sosial. Di Instagram, jumlah konten terkait parenting mencapai 1.466, sedangkan di YouTube sebanyak 405 konten, dan di TikTok terdapat 168 konten. Secara total Instagram memiliki total konten yang lebih banyak dibanding dengan dua kanal media sosial lainnya. Untuk mengamati lebih jauh berikut hasil monitoring Netray.

parenting
Gambar 1. Infografik Instagram

Dari 1.466 jumlah konten tersebut, 708 di antaranya bersentimen positif dan 39 bersentimen negatif. Adapun jumlah impresi pada topik ini sebanyak 26,8 ribu dengan berpotensi menjangkau 17,7 juta akun pengguna Instagram.

Sementara di Youtube dengan periode yang sama jumlah konten terkait parenting sebanyak 407 video dengan jumlah viewers mencapai 25 juta dan mendapat 645,6 ribu like. Sebanyak 407 konten tersebut setidaknya mendapat 15,6 ribu komentar yang 7.707 di antaranya bersentimen positif dan 2.360 komentar bersentimen negatif. Jumlah tersebut juga menunjukkan bahwa tak hanya di Instagram konten terkait parenting juga menjadi konten yang kerap diunggah oleh pengguna YouTube.

Gambar 2. Infografik YouTube

Selama periode pantauan Netray ditemukan 161 konten terkait parenting yang telah dibagikan ke 791,8 ribu pengguna TikTok dan diputar sebanyak 302,6 juta kali. Adapun jumlah like mencapai 42,3 juta dan mendapat komentar sebanyak 221,9 ribu.

Gambar 3. Infografik TikTok

Meski secara total TikTok memiliki jumlah yang lebih sedikit namun secara impresi konten parenting di TikTok memiliki jumlah yang lebih besar. Di TikTok dari 161 total konten parenting memiliki impresi sebanyak 43,3 juta sedangkan di Instagram dari 1.466 konten hanya memiliki impresi sebanyak 26,8 ribu.

Konten Parenting Populer di Media Sosial

Sebagai media sosial berbasis gambar dan video, konten terkait parenting banyak beredar di Instagram. Banyak warganet yang memanfaatkan hal tersebut sebagai sumber informasi terkait pola asuh anak, terutama para ibu muda yang baru memasuki dunia parenting dan membutuhkan banyak informasi. Konten yang dikemas dengan menarik dan ringan tersebut dapat menjadi alternatif sumber informasi baru.

Pada Gambar 4 di bawah tampak beberapa konten populer terkait parenting, mulai dari membahas model parenting artis Nikita Willy, inner child yang mempengaruhi karakter dan perilaku anak, hingga tips mencetak anak soleh.

Gambar 4. Konten parenting populer di Instagram

Konten soal model parenting Nikita Willy yang melarang buah hatinya menggunakan gadget unggahan akun @ideparentingtop menjadi yang paling banyak meraih interaksi dengan total 1.365 like dan 52 komentar. Soal inner child pun dibahas oleh akun parenting @parentingofficia dengan total 551 like dan 10 komentar. Model parenting yang memiliki latar belakang Islami juga banyak diminati, seperti yang diunggah oleh akun @nabawi_homeschooling dengan total 1.308 like dan 9 komentar.

Sementara itu, di kanal YouTube sejumlah konten populer soal pengasuhan anak berbasis bahasa Indonesia paling banyak berasal dari YouTube short. Salah satu konten tersebut diunggah oleh akun InfoParenting dan Ranita Okta. Keduanya membagikan tips parenting seperti cara mengatasi bayi gumoh atau muntah dan pertolongan saat bayi tersedak.

Gambar 5. Konten parenting populer di YouTube

Di sisi lain, ditemukan pula konten yang membahas gaya parenting seorang publik figur yang sempat menjadi sorotan, yaitu Ria Ricis masuk dalam deretan konten populer terkait kata kunci parenting. Konten yang membagikan catatan penting untuk para orang tua dalam mengajarkan anak berenang tersebut mendapat 11,7 ribu dan 127 komentar.

Sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya, jangkauan jumlah impresi dari tiga kanal media terbanyak terdapat di TikTok. Hal ini juga dapat diamati dari ketiga konten populer pada Gambar 6. Bahkan salah satu konten parenting tersebut mendapat jumlah like mencapai 125,1 ribu. Konten tersebut diunggah oleh akun @oureverydaythings pada 14 Desember 2022 dan dibagikan ke 8,4 ribu pengguna TikTok.

Gambar 6. Konten parenting populer di TikTok

Konten parenting lainnya diunggah oleh akun @mamabercerita, konten tersebut menampilkan seorang dokter yang membagikan tips agar perut bayi tidak kembung. Konten ini pun telah dibagikan ke 774 pengguna TikTok, mendapat 17,6 ribu like, dan 174 komentar.

Konten terkait parenting beredar luas di berbagai kanal media sosial dan menjadi lahapan bagi para ibu muda, khususnya Gen Z. Beredarnya berbagai konten pola asuh anak tersebut tentu menjadi sumber informasi alternatif di saat orang tua baru ingin tahu cara mengasuh buah hati dengan baik. Namun informasi yang tersedia dan menyebar luas ini juga dapat menjadi pedang bermata dua yang dapat memicu persoalan lainnya.

Seperti yang disinggung di awal, konten YouTuber Ria Ricis yang mengajak anaknya bermain jetski di laut mendapat beragam komentar. Ada yang tidak masalah selama semuanya aman dan ada yang mengkhawatirkan kondisi anaknya hingga keresahan akan adanya orang tua di luar sana turut meniru gaya parenting Ricis yang dinilai berlebihan tersebut.

Seperti dilansir melalui laman liputan6.com bahwa media sosial juga turut memengaruhi mental ibu muda yang kini menjadi fenomena baru. Studi Priory Group menunjukkan sebanyak 40 persen dari 1.000 orang tua menganggap gambaran ideal parenting yang tersebar di sosial media telah memicu kecemasan mereka. Menurut studi Cornell University, para ibu merasa lebih stres menjalani peran sebagai orang tua, salah satunya lantaran selalu ingin menyesuaikan image mereka dengan konsep “ibu yang baik”.

Media sosial memang selalu mampu memberikan informasi yang tidak terbendung namun banyak informasi tersebut justru akan menjadi persoalan jika secara psikologi masyarakat tidak dapat mengelola dan bertahan di derasnya arus informasi tersebut.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Winda Trilatifah

More like this

Menyelisik Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI, Status Tersangka dan Langkah Polisi Mencari Fakta

Perkembangan kasus tabrak lari yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Athalla...

Sedih JD.ID Tutup, Warganet Bagikan Pengalaman Berbelanjanya

Situs belanja online JD.ID resmi mengumumkan akan berhenti beroperasi per 31 Maret 2023. Anak...

Produk Skincare dengan Retinol dalam Perbincangan Warganet

Retinol bahan aktif vitamin A belakangan menjadi salah satu kandungan skincare yang populer. Dikenal...
%d blogger menyukai ini: