BerandaCurrent ReportKritik Ridwan Kamil Untuk Baim Paula Raih Impresi Positif

Kritik Ridwan Kamil Untuk Baim Paula Raih Impresi Positif

Published on

Ridwan Kamil berhasil meraih impresi positif atas pernyataan sikapnya menyoal polemik Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Citayam Fashion Week yang diajukan perusahaan Baim Wong beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Baim dan Paula sempat mendaftarkan Citayam Fashion Week atas nama PT Tiger Wong Entertainment ke HAKI sebelum akhirnya dicabut kembali karena banyaknya kritik dari publik.

Aksi dari pasangan selebritis yang kini menjadi Youtuber tersebut mendapat penilaian sinis dari warganet karena dianggap ingin mendulang ‘cuan’ dari fenomena Citayem Fashion Week. Ramainya perdebatan publik terhadap persoalan ini membuat Ridwan Kamil merespons dengan memberikan kritik kepada Baim Wong melalui caption di akun Instagramnya.

Netray memantau perbincangan warganet terkait topik ini di media sosial Instagram dan Twitter. Pemantauan tersebut dilakukan sejak 25 Juli 2022 sampai dengan 26 Juli 2022. Seperti tampak pada Gambar 1 di bawah, jumlah unggahan Instagram terkait topik ini mencapai 902 dengan didominasi oleh unggahan bersentimen positif. Adapun jumlah impresi pada topik ini mencapai 69,1 ribu yang berpotensi menjangkau 16,8 juta akun pengguna Instagram.

Ridwal Kamil
Gambar 1. Infografik Intagram
Ridwan Kamil
Gambar 2. Intensitas pembahasan warganet Instagram
Gambar 3. Awal mula keramaian di Instagram

Keterlibatan Ridwan Kamil dalam perbincangan terkait Citayam bermula dari komentarnya yang dimuat dalam caption unggahannya pada 25 Juli 2022 lalu. Dalam unggahannya tersebut Ridwan Kamil mengkritik tindakan dari Baim Wong. Unggahan tersebut pun memantik respons warganet lainnya hingga pada 26 Juli pembahasan topik ini semakin meningkat signifikan.

Gambar 4. Unggahan Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya
Gambar 5. Caption dalam unggahan Ridwan Kamil

Meski telah menyampaikan alasannya, tindakan dari Baim Wong tersebut dinilai kurang tepat oleh warganet lainnya dan terkesan memanfaatkan Citayam Fashion Week untuk kepentingan pribadi. Unggahan Ridwan Kamil dalam merespons persoalan ini pun setidaknya mendapat 655.917 like dan dikomentari sebanyak 1.276 dengan didominasi oleh komentar bersentimen positif.

Gambar 6. Komentar dalam unggahan Ridwan Kamil

Dukungan dari warganet pun mengalir di kolom komentar warganet yang merasa setuju dengan kritik dari Gubernur Jawa Barat tersebut. Warganet yang merasa terwakilkan oleh kritik dari Ridwan Kamil tersebut pun berharap Baim dan Paula dapat menerima masukan dari Ridwan Kamil bahwa tidak segala hal dapat dilihat melalui sisi komersial.

Gambar 7. Unggahan Populer

Tidak berhenti di sana, unggahan Ridwan Kamil pun ramai menjadi sorotan hingga menjadi topik pembahasan akun-akun portal media pemberitaan online di Instagram. Hal ini turut mempopulerkan nama Ridwan Kamil di kanal media sosial dalam periode pemantauan Netray. Populernya kritik Ridwan Kamil tersebut terpantau tidak hanya terjadi di Instagram, bahkan jagat Twitter turut diramaikan dengan beragam komentar terkait persoalan ini.

Kritik Ridwan Kamil “Biarlah Tetap Slebew” Dulang Popularitas di Jagat Maya

Di Twitter perbincangan topik ini pun mencuat pada tanggal yang sama, yakni 25 Juli 2022 hingga 26 Juli 2022. Ramainya perbincangan ini tampak melalui jumlah cuitan hasil pantauan Netray berikut.

Gambar 8. Infografik Twitter

Berdasarkan hasil pantauan Netray jumlah cuitan terkait topik ini mencapai 10 ribu cuitan dengan didominasi bersentimen negatif. Sementara jumlah impresi pada topik ini mencapai 109,7 juta dan berpotensi menjangkau 100 juta akun pengguna Twitter. Populernya topik ini pada beberapa waktu lalu turut mendongkrak popularitas Ridwan Kamil di jagat media sosial.

Gambar 9. Intensitas perbincangan warganet

Terlebih sebagian besar warganet mendukung opini dari Ridwan Kamil. Hal ini menjadi insight baik bagi popularitas Ridwan Kamil yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Dari sepuluh ribu cuitan terkait Ridwan Kamil, Baim, dan Citayam secara umum tampak kritik mengarah pada Baim dan dukungan mengarah pada Ridwan Kamil. Hal ini dapat diamati melalui beberapa cuitan berikut.

Gambar 10. Cuitan warganet

Sepertinya kolom komentar unggahannya di Instagram dukungan juga mengalir di jagat maya Twitter. Warganet menilai fenomena Citayam yang tumbuh dari kelompok masyarakat secara organik biarlah tetap berkembang secara organik tanpa perlu dikelola oleh orang dari luar komunitas tersebut. Tak heran bila warganet kemudian mendukung Ridwan Kamil dalam persoalan ini.

Gambar 11. Cuitan warganet

Sebagai pimpinan daerah Ridwan Kamil dinilai warganet melakukan tindakan tepat untuk menegur Baim dan Paula. Nasehat yang diberikan pun dinilai baik untuk dapat didengar oleh pasangan publik figur tersebut. Sebagai media darling pada topik ini akun @ridwankamil tampak muncul dalam jaringan percakapan warganet Twitter sebagai akun yang paling banyak di tandai oleh warganet. Demikian halnya akun milik @thv_wxy yang turut ramai mendapatkan impresi dari cuitannya yang populer (Gambar 11).

Sentimen positif yang ditandai dengan garis berwarna hijau paling banyak berpusat pada akun @ridwankamil sedangkan sentimen negatif paling dominan mengisi jaringan percakapan yang berpusat pada akun @thv_wxy. Artinya, impresi positif dominan diterima oleh Ridwan Kamil sementara sentimen negatif paling banyak mengisi percakapan soal Baim Paula yang dipantik oleh akun @thv_wxy.

Gambar 12. Jaringan percakapan warganet

Kritik terbuka dari Ridwan Kamil kepada Baim Wong menjadi perbincangan hangat di media sosial, baik di Instagram maupun di Twitter. Kritik tersebut mendapat dukungan dari warganet yang merasa setuju dan terwakilkan oleh pendapat Ridwan Kamil tersebut. Ramainya dukungan ini pun berdampak baik bagi popularitas Ridwan Kamil di media sosial.

Mengingat, fenomena Citayam Fashion Week menjadi peringatan akan kebutuhan masyarakat kelas menengah ke bawah akan hak nya terkait ruang bebas berekspresi. Namun jika ruang ini kembali diganggu oleh kepentingan orang-orang di luar dari komunitas masyarakat tersebut justru dapat berpotensi merusak iklim yang telah terbentuk secara organik tersebut.

Demikian hasil analisis Netray simak analisis lainnya melalui https://analysis.netray.id/

Editor: Winda Trilatifah

More like this

Solidaritas Warganet Bela Pegawai Alfamart

Tiga hari sebelum perayaan kemeredekaan Indonesia (14/8) warganet dihebohkan dengan video seorang ibu mengendarai...

Isu Pelecehan di Lingkungan Kerja, Warganet Serang Kawan Lama Group

Belum lama ini topik pelecehan seksual kembali menjadi perbincangan warganet. Dugaan pelecehan seksual ini...

Tarif Ojol Dikabarkan Naik, Warganet: Semua Naik Kecuali Gaji

Kabar kenaikan tarif ojol tengah ramai menjadi perbincangan, baik di media sosial maupun di...
%d blogger menyukai ini: