BerandaDeep ReportBrand Kosmetik Alami Paling Diminati dan Mengapa?

Brand Kosmetik Alami Paling Diminati dan Mengapa?

Published on

Industri kosmetik menjadi semakin menarik untuk dibicarakan, mulai dari tren kecantikan hingga produk yang paling diminati. Dewasa ini tren industri kecantikan berbahan dasar alami mulai diminati. Meningkatnya keinginan pasar atas produk jenis ini merupakan bentuk dari kepedulian konsumen terhadap isu kesehatan dan lingkungan.

Saat ini konsumen juga turut memperhatikan tingkat pencemaran atau tanggung jawab dari setiap rantai produksi suatu produk. Seperti halnya pada dampak penggunaan plastik atau pestisida dalam bercocok tanam hingga isu pemberdayaan wanita dan pekerja di bawah umur. Para konsumen kini memperhatikan perkembangan isu-isu tersebut.

Sebelumnya, Netray telah membahas mengenai tren kecantikan yang baik untuk alam yang dimuat dalam artikel berjudul Mengenal Dua Tren Kecantikan yang Baik untuk Alam. Melanjutkan hasil analisis pada artikel tersebut, kali ini Netray akan membahas produk kosmetik berbahan alami yang paling ramai diperbincangkan oleh warganet dan impresi warganet terkait produk tersebut.

Insight Monitoring Data Twitter

Sejak dilanda pandemi, masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Kesadaran ini pun mengubah perilaku dan gaya hidup masyarakat. Tak hanya pandemi, krisis lingkungan yang menjadi isu terkini juga turut mengubah perilaku sebagian masyarakat untuk lebih menggunakan produk-produk yang menerapkan konsep sustainability.

Melalui hasil penelitian milik kemlu.go.id dengan judul Potensi Kosmetik Natural Indonesia dan Persyaratan Berkelanjutan Sebagai Referensi Pasar menyampaikan bahwa kosmetik natural berkembang pesat saat ini
di pasar Global dan Eropa. Saat ini, sektor Eropa bernilai € 77 miliar.

Konsumen memiliki minat lebih terhadap kosmetik berbahan alami. Secara holistik pasar berpendapat bahwa produk bahan alami dipandang lebih memiliki nilai keberlanjutan karena rendah atas bahan kimia dan efek samping terhadap lingkungan. Selain lingkungan, kesehatan menjadi konsen utama, konsumen menghindari produk bermuatan ftalat dan natrium sulfat.

Selain menjadi sebuah tantangan aspek lingkungan juga merupakan sebuah kesempatan. Dampak lingkungan terhitung dari bagaimana bahan baku diperoleh melalui proses etis tanpa menggunakan hewan sebagai kelinci percobaan, hingga proses pengemasan.

Banyak industri menjawab tantangan tersebut menjadi sebuah kesempatan, dengan menerapkan program-program bernuansa keberlanjutan seperti L’oréal pada bulan Juni 2020 meluncurkan program “cxt dan Unilever’s sustainable living plan” dengan tujuan mereduksi emisi karbon di tahun 2030.

Dikutip melalui laman pressrelease.kontan.co.id data Sociolla selama satu tahun terakhir ini menunjukkan bahwa brand kecantikan asal Asia serta brand kecantikan berbahan alami memiliki pertumbuhan positif di kuartal ketiga tahun 2021 ini sebesar 18,36 persen dibandingkan di tahun 2020. Chrisanti Indiana, selaku Co-Founder & CMO Social Bella mengatakan bahwa tren kecantikan ini yang tidak hanya mengalami kesuksesan secara global namun juga di Indonesia.

Sebagai salah satu e-commerse penyedia produk kecantikan di Indonesia Sociolla turut menawarkan pilihan kurasi produk berbahan dasar alami. Melalui Natural Beauty Power Sociolla menawarkan produk kecantikan yang dijamin 100% keasliannya, bersertifikasi BPOM.

Kesehatan dan keamanan menjadi pertimbangan nomor satu sebelum menggunakan suatu produk. Tak heran bila kini setiap brand pun berlomba mendaftarkan produk mereka ke BPOM demi mendapat label tersebut. Dengan adanya label tersebut pada produk mereka maka konsumen akan semakin percaya akan keamanan dari produk yang akan mereka gunakan.

Gambar 1. Produk Kosmetik Menjadi Kategori Tertinggi Terdaftar di BPOM

Melalui Gambar 1 tampak pada tahun 2021 produk kategori kosmetik menjadi produk yang paling banyak terdaftar izin edarnya oleh BPOM. Artinya industri kosmetik yang semakin marak di Tanah Air juga turut memperhatikan keinginan konsumen untuk mendapatkan produk yang terjamin aman bagi kesehatan.

Meski demikian tidak semua produk yang terjamin aman tersebut berasal dari bahan-bahan alami. Sedangkan produk berbahan alami biasanya akan aman ketika digunakan.

Untuk mengetahui lebih jauh Netray mencantumkan beberapa contoh kandungan alami dan kimia yang biasanya terdapat pada kosmetik. Selengkapnya dapat diamati melalui tabel berikut.

Pada Tabel 1 dapat diamati beberapa jenis kandungan alami dan kimia yang biasanya terdapat pada produk perawata tubuh. Untuk itu, sebelum menggunakan konsumen seharusnya dapat memperhatikan kandungan dari produk tersebut. Serta memastikan tidak ada kandungan berbahaya di dalamnya.

Sementara itu, Netray melakukan pemantauan di media sosial Twitter untuk melihat impresi warganet terkait topik ini. Hasilnya dapat diamati melalui infografik pada Gambar 2 berikut ini.

Gambar 2. Infografik Perbincangan Warganet Topik Produk Kosmetik Alami

Melalui pantauan Netray sejak 01 Oktober 2021 sampai dengan 31 Desember 2021 total perbincangan mencapai 1,321 tweets. Dari total tersebut jumlah sentimen positif tampak mendominasi mencapai 552 tweets.

Mulai dari kemasan, kandungan, hingga formula produk menjadi faktor yang menentukan konsumen sebelum membeli suatu produk. Hal ini dapat diamati melalui perbincangan warganet yang terangkum dalam Top Words berikut.

Gambar 3. Top Words

Melalui Top Words pada Gambar 3 dapat digolongkan beberapa kata menjadi jenis perbincangan yang paling dominan dibahas oleh warganet. Seperti kandungan produk, hyaluronate, niacinamide, natural, dll. Lalu kemasan, pada kata rusak dan formula pada kata base, aman, dan panas. Selain itu, pada Top Words juga dapat diamati munculnya nama beberapa brand yang menjadi perbincangan warganet di tahun ini.

Brand Alami yang Dipilih Warganet

Sebelum membahas lebih jauh kita harus mengetahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan produk berbahan alami atau natural dan perbedaannya dengan produk berbahan organik.

Dilansir melalui laman journal.sociolla.com produk alami bisa berarti dua hal. Pertama, seluruh kandungan produk tersebut menggunakan bahan yang memang alami. Kedua, produk tersebut hanya menggunakan ekstrak bahan alami. Jika pilihannya adalah yang kedua, maka produk yang Anda gunakan tidak murni dari bahan alami.

Produk dengan bahan alami dibuat dengan menggunakan kandungan alami murni tanpa ada penambahan bahan-bahan kimia. Hal ini bisa Anda ketahui dari label yang ditempel di kemasan produk. Produk alami tentu tidak mengandung bahan-bahan kimia seperti petrochemicals, paraben, ethyl acetate, potassium hydroxide, dan nama-nama lainnya.

Berbeda dengan produk berbahan alami, ada badan atau organisasi khusus yang mengawasi penggunaan bahan-bahan organik. Bahan organik biasanya dibudidayakan atau dikembangkan dengan proses khusus. Tidak bisa asal tanam saja.

Produk organik akan menjamin kandungan yang bebas dari kontaminasi bahan kimia berbahaya. Kosmetik berlabel organik adalah kosmetik yang persentase organiknya harus mencapai hingga persentase tertentu. Ini bisa bervariasi di berbagai negara, misalnya di California persentase organiknya harus mencapai 70%, sedangkan di Kanada harus mencapai 95%.

Jadi produk berbahan dasar organik sudah pasti alami, sedangkan produk berbahan alami belum tentu organik.

Melalui data yang terjaring selama periode pantauan Netray ditemukan setidaknya dua brand yang mendominasi perbincangan warganet. Kedua brand tersebut menjadi brand kosmetik berbahan alami yang paling banyak dibicarakan oleh warganet di Twitter.

Avoskin

Pada tahun ini Avoskin berhasil menjadi produk alami yang paling banyak dibicarakan oleh warganet. Avoskin merupakan produk perawatan kulit yang dinaungi oleh PT AVO Innovation Technology.

Berdiri sejak tahun 2014, brand lokal yang populer di Tanah Air ini berhasil memasarkan berbagai macam produk mereka, mulai dari ampoule serum, hingga sheet mask.

Gambar 4. Infografik dengan Keyword Avoskin

Melalui pantauan Netray, ditemukan 6,001 total tweets dengan didominasi oleh sentimen positif. Adapun jumlah impresi pada topik ini mencapai 823,2 ribu dengan potensi jangkauan sebesar 11.8 juta.

Seperti apakah impresi warganet terkait produk ini. Mengapa Avoskin menjadi produk alami yang paling banyak dibicarakan.

Gambar 5. Impresi Warganet Terhadap Avoskin

Cruelty free menjadi pertimbangan tertentu bagi sebagian konsumen yang peduli terhadap proses dan kandungan dari produk mereka. Tak hanya itu, formula dan efektivitasnya juga menyebabkan Avoskin banyak diminati dan ramai menjadi perbincangan.

Dengan demikian, Avoskin mampu menjadi brand lokal berbahan alami yang berhasil meraih atensi pasar kosmetik di Indonesia.

Natur #Miracletwoyou

Dikenal sebagai brand kosmetik perawatan rambut, kini Natur mengembangkan produksi mereka hingga merambah dunia per-skincare-an. Natur Skin Care menghadirkan tiga produk, yakni face oil, serum, dan sleeping mask.

Natur Skin Care memastikan produk mereka telah terdaftar BPOM, bebas dari paraben dan alkohol, serta aman untuk segala jenis kulit bahkan bagi kulit super sensitif, bumil, dan busui.

Gambar 6. Infografik dengan Keyword Miracletwoyou Natur

Dengan klaim tersebut Natur Skin Care juga berhasil menjadi brand berbahan alami yang paling banyak diperbincangkan oleh warganet pada tahun ini. Natur mendapatkan total tweets sebanyak 1,740 tweets dengan didominasi oleh tweets bersentimen positif.

Adapun jumlah impresi pada topik ini mencapai 8,025 dengan potensi menjangkau lebih dari 2.9 juta akun pengguna Twitter.

Gambar 7. Impresi Warganet Terhadap Brand Natur

Sebagai brand yang baru saja memasuki bidang perawatan kulit Natur terbilang berhasil meraih atensi pasar skin care di Indonesia. Hal ini tampak melalui beberapa tweets warganet di atas yang merasa penasaran dengan produk dari Natur.

Tampak beberapa warganet antusias untuk mencoba skincare ini dan membuktikan seberapa besar efektivitas bahan-bahan alami yang terkandung dalam Natur.

Skincare berbahan alami memang bersahabat dengan kulit sensitif tak heran bila konsumen yang mengeluhkan kulit berjerawat dapat merasakan reaksi yang lebih baik pada kulit mereka.

Bahan Alami yang Paling Diminati Warganet

Selain brand kosmetik berbahan alami, kini kita juga dapat mengetahui jenis kandungan dalam skincare yang paling ramai menjadi perbincangan warganet. Netray menemukan dua kandungan ini dalam Top Words yang tampak pada pembahasan sebelumnya. Dengan persentase sebagai berikut.

Niacinamide

Niacinamide dewasa ini menjadi istilah yang tidak lagi asing, terutama bagi para beauty enthusiast. Niacinamide dikenal dengan berbagai manfaatnya dan bahkan mampu mengatasi berbagai permasalahan pada kulit seperti, memudarkan flek hitam hingga menghilangkan jerawat dan bekasnya yang membandel.

Gambar 8. Infografik dengan Keyword Niacinamide

Dilansir melalui laman hellosehat.com Niacinamide, atau dikenal juga sebagai nicotinamide, adalah salah satu zat turunan dari vitamin B3 (niacin). Dalam dunia dermatologi, zat ini digunakan untuk mengatasi jerawat dan bekasnya, mencerahkan kulit, serta mengendalikan gejala rosacea.

Niacinamide bekerja dengan menghambat pelepasan zat kimia yang memicu reaksi peradangan di dalam tubuh. Senyawa ini juga memperlambat proses perpindahan butir pigmen (zat pemberi warna) ke dalam sel-sel kulit sehingga kulit tampak lebih cerah. Tak heran bila skincare dengan kandungan Niacinamide kini ramai diburu oleh warganet.

Gambar 9. Impresi Warganet Terhadap Niacinamide

Bila diamati melalui beberapa tweets di atas tampak betapa antusiasnya warganet terhadap Niacinamide. Mereka merasa Niacinamide dapat bekerja dengan baik pada kulit mereka.

Tak dapat dipungkiri Niacinamide memang memiliki berbagai manfaat bagi kulit, seperti meningkatkan ketahanan kulit, meredakan peradangan pada kulit, memudarkan bekas jerawat, melindungi kulit dari sinar matahari, dan mencegah penuaan dini.

Hyaluronic

Produk berbahan Hyaluronic Acid kini tengah ramai digandrungi oleh pengguna skincare di Tanah Air. Hyaluronic Acid adalah versi buatan dari zat alami bernama sama yang ada di dalam tubuh setiap manusia.

Hyaluronic disebut memiliki berbagai manfaat. Tak heran bila kini di tengah meningkatnya pengetahuan masyarakat akan kebutuhan kulit mereka skincare dengan kandungan hyaluronic kian ramai diburu.

Gambar 10. Infografik Keyword Hyaluronic

Bila diamati melalui infografik di atas tampak total tweets mencapai 275 dengan didominasi oleh tweets bersentimen positif. Selain itu jumlah impresi terkait topik ini mencapai 17.1 ribu dengan potensi menjangkau lebih dari 1.4 juta pengguna Twitter.

Dilansir melalui laman hallosehat.com Hyaluronic Acid, atau asam hialuronat, adalah bahan bening dan lengket yang secara alamiah dibentuk di dalam tubuh. Fungsi utama asam hialuronat adalah menahan air di dalam jaringan ikat dan kulit.

Seperti kolagen, produksi asam hialuronat akan berkurang seiring pertambahan usia. Maka dari itu, asam hialuronat dalam bentuk skincare atau suplemen kerap diperlukan sebagai bentuk perawatan untuk kulit.

Gambar 11. Impresi Warganet Terhadap Hyaluronic

Dapat menjaga kelembaban kulit hingga mengurangi kerutan pada wajah menyebabkan Hyaluronic ramai diperbincangkan oleh warganet. Warganet pun tampak menyukai efek baik dari Hyaluronic yang dapat menjaga kulit tetap terhidrasi. Bahkan untuk hasil yang lebih maksimal mereka juga mengkombinasikan penggunaan Hyaluronic dengan bahan lainnya.

Penutup

Tren kosmetik berbahan alami kini ramai diminati oleh beauty enthusiast di Tanah Air. Insight monitoring data social media Twitter menunjukan terdapat dua brand dengan konsep alami yang ramai diperbincangkan selama periode pantauan Netray.

Menariknya kedua brand tersebut merupakan brand lokal, yaitu Avoskin dan Natur. Keduanya tak hanya diperbincangkan karena kandungannya yang alami namun juga karena formulanya yang bekerja dengan baik menurut para konsumen.

Selain kedua brand tersebut Netray juga menemukan dua kandungan pada skincare yang paling banyak diburu oleh warganet, yaitu Niacinamide dan Hyaluronic. Keduanya merupakan senyawa yang terdapat dalam berbagai brand produk skincare.

Namun dewasa ini, popularitas keduanya mengalami peningkatan seiring dengan pengetahuan masyarakat yang meningkat. Tak heran bila kini masyarakat dapat menyesuaikan produk yang akan mereka gunakan dengan kebutuhan kulit mereka.

More like this

Pemulihan Industri Otomotif Datang Lebih Cepat

Pandemi Covid-19 bak neraka bagi industri otomotif, penjualan mobil wholesale –dari pabrikan ke dealer–...

Jibaku Lulusan SMK Berebut Kerja dengan Diploma hingga Sarjana

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki persentase menganggur paling tinggi dibanding dengan jenjang pendidikan...

Jurang Kesenjangan Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan & Laki-laki

Setelah situasi pademi COVID-19 membaik, roda ekonomi kembali melaju. Penyerapan tenaga kerja juga mulai...
%d blogger menyukai ini: