HomeCurrent ReportPengamatan Perbincangan Soal Denny Indrayana Hembuskan Isu Pemilu Proporsional Tertutup

Pengamatan Perbincangan Soal Denny Indrayana Hembuskan Isu Pemilu Proporsional Tertutup

Published on

Cuitan Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (WamenkumHAM) Denny Indrayana, mendadak ramai jadi perbincangan. Melalui akun Twitter pribadinya @dennyindrayana ia mengeklaim mendapat informasi penting terkait Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan memutuskan Pemilu Legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup alias hanya mencoblos gambar partai.

Cuitannya pada 28 Mei 2023 itu sebagai pemantik hingga dapat banyak respons yang membuat nama Denny Indrayana masuk dalam jajaran trending topic di Twitter serta menjadi sorotan pemberitaan berbagai portal media daring.

Gambar 1. Twit akun @dennyindrayana

Netray mengamati pembahasan isu Denny Indrayana terkait sistem Pemilu Legislatif pada kanal media daring. Dengan menggunakan kata kunci denny indrayana&&pemilu selama periode 28 – 31 Mei  2023 berikut hasil pemantauannya.

Gambar 2. Statistik pemberitaan media daring isu sistem pemilu tertutup

Media daring menunjukkan isu ini meraih pemberitaan yang begitu masif. Netray menangkap sebanyak 917 artikel dari 146 media membahas topik ini. Adapun kategori politik mendominasi pemberitaan sebesar 99% atau 911 artikel.

Gambar 3. Grafik peak time pemberitaan media daring

Seperti yang terlihat pada grafik peak time di atas. Pemberitaan meningkat sehari setelah Denny Indrayana membeberkan informasi tersebut 28 Mei 2023. Kemudian pemberitaan mulai tampak menurun hingga akhir periode pemantauan.

Gambar 4. Jajaran top words

Netray mengamati pembahasan yang banyak diulas oleh media daring melalui kosakata populer yang tertera pada Gambar 4. Kata ‘denny’, ‘sistem’ dan ‘proporsional’ menjadi kosakata yang paling sering digunakan media daring. Pemberitaan mengenai Denny soal Pemilu proporsional tertutup itu didominasi sentimen negatif, meski tidak sedikit pula yang bersentimen positif.

Berita sentimen positif memuat klarifikasi Denny Indrayana, sementara berita negatif berupa ancaman kepada Denny yang dinilai telah membocorkan rahasia negara.

Gambar 5. Sampel berita kata ‘denny’

Selain itu kata ‘mahfud’ muncul berkaitan dengan respon Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) terhadap Denny Indrayana yang disebutnya sebagai pembocor rahasia negara. Mahfud bahkan meminta polisi untuk segera mengusut dan menyelidiki info A1 yang menjadi sumber agar tak jadi spekulasi yang mengandung fitnah. Hal ini seperti yang diberitakan portal Asumsi dan Tribun Medan.

Gambar 6. Sampel berita kata ‘mahfud’

Kata ‘partai’ juga turut mewarnai kosakata populer topik ini. Pembahasannya yakni mengenai 8 partai yang kompak menolak hembusan isu putusan MK yang akan diubah menjadi sistem proporsional tertutup. Delapan partai tersebut adalah Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra. Namun, di sisi lain PDIP justru mendukung pelaksanaan pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Melalui Ketua DPP PDIP, Said Abdullah berpendapat bahwa permohonan uji materi ini bukan ancaman tersendiri. Hal ini seperti yang dituliskan portal Akurat.

Gambar 7. Sampel berita kata ‘partai’

Sedangkan kata ‘hakim’ mencakup tanggapan Mahkamah Konstitusi menjawab isu liar yang beredar. Juru bicara MK, Fajar Laksono, menegaskan bahwa majelis hakim belum melakukan rapat permusyawaratan terkait sistem pemilu. Jika akan dilaksanakan sidang putusan pun, MK berkewajiban menyampaikan kepada publik tiga hari sebelum sidang melalui laman MK. Informasi ini seperti yang dituliskan oleh Kumparan (Gambar 8.)

Gambar 8. Sampel berita kata ‘hakim’

Selain itu, jika dilihat berdasarkan top organization, Mahkamah Konstitusi menjadi yang paling banyak disebut sebagai subjek utama yang dibahas media. Kemudian disusul Dewan Perwakilan Rakyat pada urutan kedua. PDIP dan PPP berada diurutan ketiga dan keempat. Pada urutan kelima terdapat PAN.

Gambar 9. Jajaran top organization
Gambar 10. Jajaran top portal

Sedangkan pada kategori media massa yang banyak memberitakan topik ini (Gambar 10.), terlihat Tribun News menduduki urutan teratas dengan 66 artikel, Kompas dan CNN berada pada urutan kedua dan ketiga. Lalu di urutan kelimat portal Kumparan tampak memberitakan isu ini sebanyak artikel.

Pantauan Twitter Soal Pernyataan Denny Indrayana Mengenai Pemilu Tertutup

Gambar 11. Statistik perbincangan Twitter

Pernyataan Denny Indrayana terkait putusan MK ini juga sempat masuk dalam jajaran trending topic pada 28 – 30 Mei 2023. Pantauan Netray dengan menggunakan kata kunci denny indrayana&&mk serta denny indrayana&&pemilu selama periode pemantauan yang sama ditemukan 10,3 ribu twit dari 8833 akun memperbincangkan isu ini. Dengan kata kunci tersebut mampu menghasilkan 35,5 juta impresi bahkan menjangkau hingga 104,9 juta akun.

Gambar 12. Statistik peak time Twitter

Perbincangan kata kunci tampak mulai menanjak pada 28 Mei 2023 (Gambar 12.) pada saat Denny mencuitkan informasi soal putusan MK terkait sistem pemilu proporsional tertutup. Kemudian sedikit menurun pada 29 Mei dan puncaknya terjadi pada 30 Mei 3.790 twit muncul pada hari itu. Pada 30 Mei itu juga Denny mencuitkan klarifikasi lewat akun pribadinya @dennyindrayana guna menanggapi tindakan yang diduga pembocoran rahasia negara.

Gambar 13. Tren sentimen perbincangan Twitter

Netray melihat bahwa selama periode pemantauan sentimen positif mendominasi perbincangan. Dominasi ini didapat dari akun-akun berita yang mencuitkan artikel mengenai Denny membeberkan informasi seperti yang dituliskan akun berita @geloraco, @tvOneNews dan @republikaonline. Menariknya twit dari akun mantan presiden indonesia yang ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono @SBYudhoyono menjadi twit bersentimen positif yang meraih impresi tertinggi selama periode pemantauan.

Gambar 14. Sampel twit sentimen positif
Gambar 15. Top twit sentimen positif

Sedangkan sentimen negatif teratas dibayangi oleh komentar warganet Twitter yang tak menyetujui akan pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Seperti yang dituliskan oleh @partaisocmed sekaligus merajai twit sentimen negatif dengan raihan impresi tertinggi.

Gambar 16. Top twit senitmen negatif

Di samping itu tampak pula komentar nyinyir warganet untuk Denny. Hal itu tampak dituliskan akun @Aryprasetyo85 sambil mengeluarkan kata-kata kasar ia mengkritik tajam Wamenkumham periode 2011- 2014 ini. Lalu, akun @meghanshal83290 tampak berprasangka buruk dengan kelakuan Denny.

Gambar 17. Sampel twit senitmen negatif

Namun ternyata di sisi lain, ada pula warganet yang justru membela Denny dan menyudutkan MK sebagai lembaga peradilan tinggi. Twit itu tampak dicuitkan akun @MichelAdam9191. Sedikit berbeda, akun @SuhonoSuwardi justru menduga cuitan Denny sebagai usaha untuk mendelegitimasi MK agar tak dipercaya publik ke depannya.

Gambar 18. Sampel twit senitmen negatif

Berdasarkan pengamatan netray ternyata akun @SBYudhoyono menjadi yang paling banyak memperoleh perhatian dari warganet, twitnya cenderung mendukung Denny karena dianggap menyampaikan info yang kredibel. Sedangkan akun pribadi Denny @dennyindrayana berada di peringkat kedua. Urutan ketiga tampak akun @partaisocmed yang memberi sentimen negatif bagi perbincangan ini.

Gambar 19. Jajaran top akun Twitter
Gambar 20. Twit tip akun @SBYudhoyono

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time, Anda dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Irwan Syambudi

More like this

Beras Mahal dan Langka, Silang Sengkarut Kebijakan Impor dan Bansos Pemerintah

Beras mahal dan kian langka, kini mulai diteriakkan oleh warganet. Kenaikan harga bahan pokok...

Film Komedi Agak Laen Banjir Pujian Warganet Bahkan Capres/Cawapres Peserta Pemilu

Film ‘Agak Laen’ yang dibuat oleh rumah produksi milik Ernest Prakasa sedang merajai layar...

Puluhan Petugas KPPS Tumbang, Warganet Tepis Tudingan Kecurangan

Pra pemilu, publik sempat terhibur atas lelucon petugas KPPS yang ‘naik kelas’ dari honorer...
%d bloggers like this: