Beranda#Membaca2024Bagaimana Pemberitaan Media Group Setelah Sang Bos Deklarasikan Anies Jadi Capres 2024?

Bagaimana Pemberitaan Media Group Setelah Sang Bos Deklarasikan Anies Jadi Capres 2024?

Published on

Pada 3 Oktober 2022 bos Media Group yang juga Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Netray kemudian menilik bagaimana pemberitaan Media Group sepekan sebelum dan sesudah deklarasi.

Netray melakukan pemantauan terhadap 9 media massa online yang masuk dalam jaringan Media Group pada hari deklarasi, sepekan sebelum deklarasi (26 September – 2 Oktober 2022) dan setelah deklarasi (4-10 Oktober 2022). 9 media online yang kami pantau adalah Medcom; Media Indonesia; MetroTVNews;  Lampung Post; Suma.id; Dadali; Clicks; Inibaru; dan Apakareba.

Kami menggunakan kata kunci ‘Anies Baswedan’ untuk menilik bagaimana tren pemberitaan terkait mantan Gubernur DKI Jakarta yang dicalonkan Nasdem sebagai Capres 2024 itu. Hasilnya dari 9 media, ada 7 media yang memberitakan soal Anies dengan total mencapai 432 pemberitaan.

Gambar 1. Statistik pemantauan pemberitaan Media Group soal Anies Baswedan

Dampak Intensitas Pemberitaan Grup Media Surya Paloh

Pada saat deklarasi yakni pada 3 Oktober 2022 dari 9 jaringan Media Group, terpantau ada 7 media dengan 78 pemberitaan soal Anies Baswedan yang muncul. Masing-masing adalah Medcom 38 berita; MetroTVNews 30; Media Indonesia 9; Clicks 2; kemudian satu pemberitaan di Lampung Post, Suma.id, dan Inibaru.

Momen deklarasi dapat dimaknai sebagai peristiwa politik yang memang layak diberitakan. Namun untuk dapat melihat dampak deklarasi terhadap pemberitaan Media Grup dapat ditilik melalui pemberitaan sebelum dan setelah deklarasi.

Pada periode sepekan sebelum deklarasi, terdapat 123 berita yang mengandung kata kunci Anies Baswedan. Apabila dirata-rata maka terdapat 17,75 artikel setiap harinya.

Gambar 2. Statistik pemantauan pemberitaan Media Group sebelum Nasdem deklarasikan Anies Baswedan

Pada periode sebelum deklarasi capres oleh Partai Nasdem, kami hanya menemukan 4 media jaringan Media Group yang membuat berita tentang Anies Baswedan, antara lain laman Medcom, Media Indonesia, MetroTVNews, dan Lampung Post.

Medcom menjadi laman Media Group yang terpantau paling banyak membuat artikel sebanyak 50 judul. Atau sekitar 7,14 artikel setiap harinya selama sepakan dengan puncak pemberitaan berada pada tanggal 26 September 2022. Media Indonesia menempati posisi kedua terbanyak dengan menerbitkan 39 judul berita, 5,57 artikel perhari, dengan peak pada tanggal 27 September 2022.

Menyusul di posisi ketiga MetroTVNews yang selama sepekan memuat 32 judul berita atau 4,57 artikel perhari. Peak pemberitaan MetroTVNews terjadi pada tanggal 27 September 2022. Tempat terendah milik media regional Lampung Post yang hanya memuat 2 artikel saja atau 0,28 berita perhari selama sepekan.

Setelah Deklarasi

Pada periode setelah deklarasi, yakni antara 4 -10 Oktober 2022, kuantitas pemberitaan media massa daring Media Group meningkat hampir dua kali lipat. Kami menemukan sebanyak 231 berita mengandung kata kunci Anies Baswedan. Apabila dirata-rata maka terdapat 33 artikel setiap harinya dalam sepekan.

Gambar 3. Statistik pemantauan pemberitaan Media Group setelah Nasdem deklarasikan Anies Baswedan

Pada periode kali ini, terdapat lima media massa daring dari Media Group yang mengunggah berita soal Anies, antara lain Medcom, Media Indonesia, MetroTVNews, Lampung Post, dan Clicks. Medcom menjadi media yang menerbitkan berita yang mengandung kata kunci terbanyak dengan total 111 artikel.

Posisi kedua ditempati MetroTVNews dengan 82 artikel. Sedangkan tempat ketiga terdapat laman Media Indonesia yang ternyata hanya menerbitkan 29 artikel. Satu-satunya laman berita dari Media Group yang jumlah pemberitaanya justru berkurang jika dibandingkan dengan periode pra deklarasi. Lampung Post dan Clicks masing-masing menerbitkan 8 dan 1 artikel saja.

Tanggal 10 Oktober 2022 merupakan puncak pemberitaan dari laman Medcom, MetroTVNews, dan Media Indonesia. Yang menarik di sini adalah meski secara total pemberitaan di laman Media Indonesia meningkat, ternyata tidak semua hari pada periode pemantauan laman ini menerbitkan artikel tentang Anies Baswedan. Terpantau tanggal 6, 7, 8, dan 9 Oktober 2022 Media Indonesia absen dalam pemberitaan soal Anies.

Dengan meningkatnya kuantitas pemberitaan dari pra deklarasi dan setelah deklarsi, dapat dimaknai bahwa publikasi atas sosok Anies Baswedan digencarkan setelah resmi menjadi bakal capres dari partai yang diketuai bos Media Group.

Jika dilihat lebih detail lagi, pemberitaan tentang Anies Baswedan di laman Medcom meningkat sekitar 122%. Dari awalnya 50 artikel menjadi 111 artikel. Sedangkan berita di laman MetroTVNews melonjak hampir 156%. Yakni dari yang awalnya hanya 32 artikel menjadi 82 berita.

Namun salah satu media teratas milik Media Group, Media Indonesia justru mengalami penurunan kuantitas. Pasalnya sebelum deklarasi, laman ini menerbitkan 39 artikel. Akan tetapi pada pekan setelah deklarasi turun menjadi 29 artikel atau sekitar 34%.

Dua situs dari Media Group Surya Paloh lainnya yang masih melakukan pemberitaan meskipun minim antara lain adalah Lampung Post 8 artikel dan Clicks 1 artikel.

Dari kecenderungan pemberitaan terhadap Anies Baswedan yang dilakukan Media Group tidak dapat dikesampingkan adanya potensi benturan kepentingan antara Partai Nasdem dengan pemberitaan Media Group karena sama-sama di bawah kendali sosok yang sama yakni Surya Paloh.

Tingginya pemberitaan terhadap Anies Baswedan dapat dipahami sebagai peristiwa politik yang memang patut diberitakan. Namun jika dibandingkan dengan media yang lain semisal media plat merah antaranews.com, peningkatan pemberitaan tidak lebih tinggi dari salah satu media jaringan Media Group.

Pemberitaan Antara dalam sepekan sebelum deklarasi dan setelah deklarasi Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden dari Partai Nasdem total hanya 127 pemberitaan yang mengandung kata kunci Anies Baswedan. Sebelum deklarasi, Antara membuat 46 berita. Sedangkan setelah deklarasi terbit 81 artikel atau meningkat sebanyak 76%.

Dampak Sentimen Pemberitaan Media Group Surya Paloh

Dampak kedua berkaitan dengan citra Anies Baswedan yang dapat dibaca melalui tren sentimen pemberitaan. Sebelum deklarasi, Netray menemukan 65 berita dari Media Group ditulis dengan sentimen positif. Terhitung masih cukup banyak jika dibandingkan dengan jumlah berita bersentimen negatif sebanyak 18 berita.

Pada periode ini wacana Anies sebagai capres Partai NasDem belum banyak diberitakan. Media massa daring yang tergabung dalam Media Group masih melakukan pemberitaan yang bersifat umum. Salah duanya seperti dua berita di bawah ini. Capaian-capaian statistik menjadi bukti kinerja Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta merupakan penyumbang utama sentimen positif.

Gambar 4. Sampel peberitaan

Selain itu pemberitaan juga diwarnai topik peluang Anies pada Pemilu 2024 dan kinerja pemerintahan provinsi DKI Jakarta selama Anies masih menjabat. Hasil riset dari lembaga survei merupakan informasi utama dari topik peluang. Akan tetapi pemberitaan hasil survei juga bisa menjadi pisau bermata ganda. Ketika hasil survei tidak menempatkan Anies di posisi teratas.

Gambar 5. Sampel pemberitaan

Setelah deklarasi, jumlah berita dengan sentimen positif terpantau melonjak drastis yakni mencapai 154 berita. Atau lebih dari 136% jika dibandingkan dengan periode sepekan sebelumnya. Keberpihakan grup media milik Surya Paloh diperkuat dengan kehadiran berita dengan sentimen negatif yang hampir nihil. Netray hanya menemukan 1 berita saja.

Selain narasi mengapa Surya Paloh bersama partainya memilih Anies Baswedan, kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta juga menjadi berita yang banyak menyumbang sentimen positif. Anies disebut sukses menjalankan tugasnya maka dengan ini ia layak untuk maju sebagai calon presiden.

Gambar 6. Sampel pemberitaan

Satu-satunya berita negatif yang diunggah media milik Surya Paloh adalah kabar respons Partai Demokrat mendengar pencalonan Anies Baswedan. Agus Harimurti diberitakan harus mengingatkan kader partainya agar tidak “grasah-grusuh” (tergesa-gesa). Ia mengharap kader Partai Demokrat tetap tenang karena masih banyak waktu untuk membahas soal pencapresan ini.

Gambar 7. Sampel pemberitaan

Jumlah Pemberitaan dan Sentimen Positif Meningkat

Jika dilihat berdasarkan jumlah pemberitaan jaringan Media Group dapat dikatakan cukup intens dalam memberitakan Anies Baswedan sebelum dan setelah deklarasi Anies menjadi bakal calon presiden dari NasDem. Namun dari 9 media jaringan Media Group tidak semua memberitakan secara intens, hanya media-media dengan nama besar seperti Medcom, MetroTVNews, dan Media Indonesia yang cukup genjar memberitakan Anies.

Meningkatnya pemberitaan soal Anies Baswedan oleh jaringan Media Group juga diikuti meningkatnya sentimen positif pemberitaan soal Anies. Hal ini dapat dilihat bahwa deklarasi yang diumumkan oleh Surya Paloh kemudian mempengaruhi intensitas dan sentimen pemberitaan Media Group.

Simak analisis terkini dan mendalam lainnya di analysis.netray.id. Untuk melakukan pemantauan terhadap isu yang sedang berkembang sesuai kebutuhan secara real time dapat berlangganan atau menggunakan percobaan gratis di netray.id.

Editor: Irwan Syambudi

More like this

Popularitas Partai Politik di Media Massa Online & Twitter Periode 25 November-1 Desember 2022

Netray melakukan pemantauan popularitas partai politik (parpol) berdasarkan penyebutan atau mention nama parpol di media massa...

Popularitas Tokoh Politik di Media Sosial & Media Massa 25 November-1 Desember 2022

Berdasarkan pantauan Netray, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo mengisi...

Merunut Jalan Popularitas Parpol di TikTok

Selama Oktober 2022 Netray memantau ada lima partai politik (parpol) terpopuler di media sosial...
%d blogger menyukai ini: