HomeNetrayTips Menjaga Reputasi dan Image Brand dari Sentimen Negatif di Era Digital

Tips Menjaga Reputasi dan Image Brand dari Sentimen Negatif di Era Digital

Published on

Menjaga citra bisnis di era digital saat ini menjadi hal yang sangat penting. Reputasi dan image brand menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pelaku bisnis. Pasalnya, pada era ini informasi bisa beredar dengan cepat sehingga akan berdampak pada bisnis secara hampir instan.

Sudah menjadi pengetahuan umum apabila reputasi dan image brand buruk adalah hal yang negatif. Konsumen akan kehilangan kepercayaan, penjualan menurun, hingga akhirnya akan memberikan kerugian besar bagi sebuah bisnis. Sebaliknya, jika reputasi brand baik maka akan semakin banyak yang menaruh kepercayaan kepada produk tersebut sehingga dapat meningkatkan penjualan dan memberikan profit kepada pebisnis. 

Oleh sebab itu, hubungan antara image brand dengan pengguna atau konsumen sangat erat. Konsumen akan cenderung memilih suatu produk apabila produk tersebut memiliki reputasi yang baik. Untuk menjaga reputasi brand, diperlukan beberapa langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pengoptimalan Situs Web

Mengoptimalkan situs web menjadi langkah yang paling penting dalam membangun reputasi dan image brand. Dalam langkah ini diperlukan riset untuk mencari kata kunci yang relevan. Lalu, kata kunci ini dapat dikembangkan di dalam situs web yang disediakan sehingga dapat menarik audiens untuk mengunjungi web dan mengenal brand. 

  1. Pemantauan Aktivitas Online

Melakukan pemantauan sera rutin untuk melihat aktivitas yang berkaitan dengan brand, seperti ulasan atau komentar pelanggan di media sosial. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan alat analisis media sosial atau media monitoring untuk mempermudah dalam melacak dan menganalisa ulasan atau komentar pelanggan di media sosial. 

image brand
Gambar 1. Ilustrasi bisnis menjaga image brand oleh Ronald Carreño dari Pixabay
  1. Tanggap terhadap Umpan Balik

Tanggapi dengan cepat terhadap umpan balik, baik positif maupun negatif, yang diberikan oleh konsumen atau pengguna. Respons yang cepat dan berempati terhadap keluhan atau masalah yang muncul dapat membantu memperbaiki persepsi konsumen dan membangun hubungan yang positif.

  1. Berkomunikasi dengan Jujur

Tidak memberikan informasi yang sesat atau menipu kepada audiens, seperti memberikan janji yang tidak dapat dipenuhi. Selain itu, jangan pernah menyembunyikan informasi atau kesalahan. Apabila melakukan kesalahan segera tindak lanjuti dan akui kesalahan dengan memberikan solusi yang memadai.  

  1. Memberikan Pelayanan Unggul

Memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan yang unggul. Produk yang ditawarkan memiliki kelebihan atau melebihi ekspektasi pelanggan sehingga dapat membuat mereka terkesan dengan produk yang kita tawarkan. 

  1. Mengelola Krisis dengan Bijak

Krisis bisa datang kapan saja dalam dunia bisnis. Dalam menangani hal tersebut, diperlukan tindakan yang bijak agar reputasi brand di mata konsumen terlihat positif. Hadapi krisis tersebut dengan tanggap dan tanggung jawab. 

  1. Evaluasi

Terus pantau reputasi brand secara online dan lakukan evaluasi terhadap strategi yang telah diterapkan. Apabila diperlukan, revisi strategi dan sesuaikan dengan hasil analisis dari umpan balik tersebut. 

Membangun image brand dan reputasi produk dalam jangka panjang tentu bukan menjadi hal yang mudah dan memberikan tantangan tersendiri. Diperlukan strategi yang tepat dan efektif agar tercipta reputasi brand yang positif. Netray yang merupakan media monitoring dapat membantu pelaku bisnis dalam membangun reputasi yang baik. 

Dengan memanfaatkan sejumlah teknologi yang telah dirancang dengan maksimal, seperti AI hingga web crawler, Netray mampu menganalisis ulasan atau komentar online konsumen sebagai sumber opini atas citra atau image brand. Harapannya pelaku bisnis bisa memitigasi kondisi yang mengarah pada reputasi buruk yang berasal dari sentimen negatif konsumen.

Editor: Ananditya Paradhi

More like this

6 Studi yang Bisa Menggunakan Media Monitoring untuk Riset Akademik

Sebagai sebuah tools analisis, media monitoring dapat digunakan dalam berbagai bidang riset. Meski kerap...

Alasan Media Monitoring Bermanfaat untuk Riset Akademik

Media monitoring memiliki banyak manfaat yang penting, terutama dalam konteks bisnis, organisasi, dan riset....

Visualisasi Data: Memahami Data Besar dengan Mudah dan Menarik

Visualisasi data menjadi hal yang penting dalam proses memahami big data. Beberapa contoh bentuk visualisasi data: histogram, scatter plot, heatmap, line chart, bar chart, maps, network graph, word cloud, geospatioal, dan visualitation.
%d bloggers like this: