HomeNetrayMengenal Model AI: Teknologi Di Balik Sejumlah Mesin Pintar Terpopuler di Media...

Mengenal Model AI: Teknologi Di Balik Sejumlah Mesin Pintar Terpopuler di Media Sosial

Published on

Dunia kecerdasan buatan atau biasa disebut AI (artificial intelligence) berkembang begitu cepat dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia. Kini AI tidak hanya bisa melakukan tugas-tugas tertentu, tetapi juga bisa belajar dan beradaptasi dengan situasi baru. Bahkan, beberapa model AI sudah mampu berkomunikasi dan berpikir layaknya manusia.

Model AI sendiri adalah program komputer yang dirancang untuk meniru kemampuan kognitif manusia seperti pembelajaran, pemecahan masalah, pengenalan pola, dan pengambilan keputusan tanpa campur tangan pembuat model tersebut. Model AI dapat dibagi menjadi beberapa jenis yakni:

Machine Learning (Pembelajaran Mesin) merupakan cabang dari kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pengembangan algoritma dan model statistik yang memungkinkan komputer untuk belajar tanpa instruksi eksplisit.  Dengan kata lain, program komputer dapat belajar dari data yang diberikan dan menggunakan pengetahuan tersebut untuk melakukan tugas tertentu, seperti memprediksi hasil di masa depan atau mengenali pola dalam data.

Deep Learning pada dasarnya adalah subbidang dari pembelajaran mesin (machine learning) yang berfokus pada penggunaan jaringan saraf tiruan (artificial neural networks) dengan banyak lapisan (deep neural networks) untuk menganalisis dan menafsirkan data dengan cara yang menyerupai otak manusia.

Natural Language Processing (NLP) adalah cabang AI yang berfokus pada kemampuan komputer yang secara khusus digunakan untuk memahami dan memproses bahasa manusia.

Computer Vision adalah bidang kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pengembangan sistem komputer yang bisa memahami dunia fisik secara visual, mirip dengan sistem penglihatan manusia. Singkatnya, computer vision membuat komputer bisa analisa dan mengerti informasi visual seperti gambar dan video.

Robotics, bekerja dengan menggabungkan AI dengan perangkat keras untuk menciptakan robot yang dapat melakukan tugas secara otonom. Contoh: robot pembersih, robot industri.

Model AI Terpopuler di Media Sosial Saat Ini

Ketika kolam kecendekiaan yang semakin melebar dari hari ke hari, kemunculan model AI hampir tak terhingga di berbagai negara seperti Amerika, China, Inggris, Uni Eropa, Jepang, dan lainnya. Setiap negara memiliki keunikan dan fokus masing-masing dalam pengembangan model AI. 

Stanford University berhasil menghimpun sejumlah model AI yang paling populer. Mesin pintar tersebut sering dibicarakan publik pada media sosial dalam Artificial Intelligence Index Report dari Stanford University seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini.

Gambar 1. Bagan model AI terpopuler
  1. ChatGPT-4 adalah model bahasa yang dikembangkan oleh OpenAI menjadi yang paling populer dibicarakan di media sosial. Model ini merupakan salah satu penerapan dari teknologi pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing atau NLP) yang memungkinkan komputer untuk memahami dan menghasilkan teks yang menyerupai bahasa manusia.
  2. Grok AI adalah chatbot canggih yang dikembangkan oleh xAI perusahaan milik Elon Musk. Grok AI menggunakan teknologi large language model (LLM) untuk membuat percakapan yang natural dan menarik dengan manusia.  Saat ini Grok AI masih dalam tahap beta dan baru tersedia untuk pengguna premium platform X. 
  3. Gemini AI adalah keluarga model kecerdasan buatan paling umum dan berkemampuan yang pernah dibuat oleh Google AI. Gemini dirancang untuk bisa memahami dan berinteraksi dengan berbagai format informasi,  mulai dari teks, kode, gambar, hingga audio.
  4. DALL-E 3 adalah sistem kecerdasan buatan buatan OpenAI yang dapat menghasilkan gambar berdasarkan teks yang diberikan sebagai instruksi. DALL-E 3  merupakan peningkatan dari versi sebelumnya, DALL-E 2, dengan fokus pada peningkatan kualitas gambar dan keakuratan teks yang dihasilkan.
  5. Stable diffusion adalah model deep learning text-to-image yang dirilis pada tahun 2022 oleh Stability AI. Stable Diffusion dapat menghasilkan gambar realistis berdasarkan deskripsi teks yang diberikan.
  6. Mistral 7B adalah sebuah model bahasa besar (large language model/LLM) yang dikembangkan oleh Mistral AI. Model ini memiliki 7 miliar parameter, yang dirancang untuk berbagai aplikasi pemrosesan bahasa alami seperti penjawab pertanyaan, penerjemahan, dan analisis teks.
  7. PaLM 2 AI, yang merupakan singkatan dari Pathways Language Model 2, adalah model bahasa besar (large language model) yang dikembangkan oleh Google AI [1].  PaLM 2  fokus pada kemampuan berbahasa dan dirancang untuk berbagai tugas terkait bahasa.
  8. GitHub Copilot adalah asisten coding AI yang membantu programmer menulis kode lebih cepat dan efisien. Dengan kata lain, GitHub Copilot seperti programmer lain yang membantu programmer utama.
  9. Claude 2.1 adalah model bahasa buatan yang dikembangkan oleh Anthropic, sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan yang aman dan bermanfaat bagi manusia. Nama “Claude” diambil untuk menghormati Claude Shannon, yang dikenal sebagai bapak teori informasi.
  10. GPT-4 Turbo adalah versi yang lebih cepat dan lebih efisien dari model GPT-4 yang dikembangkan oleh OpenAI. Ini dirancang untuk memberikan kinerja yang lebih baik dalam hal kecepatan dan biaya operasional, sehingga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan respons yang cepat dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan versi standar GPT-4.

Sebagai bisnis jasa yang mengandalkan teknologi berbasis AI, Netray Media Monitoring juga menggunakan model kecerdasan buatan terutama untuk jenis Deep Learning dan NLP. Hal ini dapat membantu konsumen untuk memahami perbincangan di dunia maya seperti sentiment analysis. Apabila pembaca berminat menggunakan model AI ini, Anda dapat mengunjunginya di situs ini.

Editor: Ananditya Paradhi

More like this

6 Studi yang Bisa Menggunakan Media Monitoring untuk Riset Akademik

Sebagai sebuah tools analisis, media monitoring dapat digunakan dalam berbagai bidang riset. Meski kerap...

Alasan Media Monitoring Bermanfaat untuk Riset Akademik

Media monitoring memiliki banyak manfaat yang penting, terutama dalam konteks bisnis, organisasi, dan riset....

Visualisasi Data: Memahami Data Besar dengan Mudah dan Menarik

Visualisasi data menjadi hal yang penting dalam proses memahami big data. Beberapa contoh bentuk visualisasi data: histogram, scatter plot, heatmap, line chart, bar chart, maps, network graph, word cloud, geospatioal, dan visualitation.
%d bloggers like this: