HomeNetrayMengenal Media Monitoring, Cara Kerja, dan Seberapa Penting untuk Bisnis?

Mengenal Media Monitoring, Cara Kerja, dan Seberapa Penting untuk Bisnis?

Published on

Perkembangan informasi yang begitu cepat membutuhkan teknologi yang tepat untuk memperoleh informasi yang akurat. Media monitoring menjadi salah satu cara yang dewasa ini mulai banyak digunakan perusahaan, pemerintahan, dan bahkan individu untuk memperoleh informasi yang tepat. Lalu sebenarnya apakah tools media monitoring itu? Seberapa penting penguasaan tools ini bagi pelaku bisnis?

Pengertian Media Monitoring

Media monitoring adalah proses memantau mengumpulkan, serta menganalisis informasi/konten dari berbagai media. Antara lain seperti media massa cetak, media massa daring, hingga media sosial dengan menggunakan kata kunci spesifik sesuai kebutuhan pengguna (user).

Bentuk media monitoring ada tiga. Pertama, media clipping merupakan pendokumentasian artikel berita, mau pun iklan media massa. Sebagian besar orang mungkin sudah pernah melakukan kliping berita dari koran semasa sekolah dulu. Kedua, media tracking adalah proses melacak opini publik atas suatu kejadian atau isu-isu tertentu pada media massa. Salah satu perluasan dari bentuk ini adalah brand monitoring

Ketiga, media content analysis atau analisis isi merupakan metode analisis teks dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Klaus Krippendorff, analisis isi merupakan teknik penelitian untuk menyimpulkan makna teks melalui prosedur yang dapat dipercaya (reliable) serta dapat diaplikasikan dalam konteks yang berbeda (replicable).

Sebagai contoh perusahaan merek makanan A ingin mengetahui reputasi makanan yang sedang dipasarkannya. Setelah terjadi keluhan pelanggan yang viral di sosial media, perusahaan dapat menggunakan tools media monitoring untuk melacak opini warganet melalui sosial media seperti Twitter, TikTok, Instagram, atau  Facebook. Perusahaan bisa meminta atau memasukan kata kunci yang ingin dilacak pada tools yang tersedia dalam hitungan detik, menit, hingga jam. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya dapat dijadikan acuan dalam manajemen krisis.

Cara Kerja Media Monitoring

Langkah awal untuk memulai media monitoring adalah dengan menentukan kata kunci yang ingin dipantau serta kanal media mana saja yang ditargetkan. Kemudian kata kunci tersebut diproses oleh tools sehingga dapat memperoleh data yang diinginkan seperti pembacaan artikel berita maupun opini warganet.

Data yang diperoleh pun bisa begitu beragam jenisnya mulai dari sumber data, jumlah total unggahan dan penerbitan, impresi atas unggahan, hingga sentimen unggahan. Beragam data tersebut dapat memberi gambaran yang detil sesuai yang diinginkan pengguna.

Manfaat Media Monitoring dalam Bisnis

  1. Memantau Sentimen dan Opini Publik

Melalui data dari media monitoring, setiap pengguna, baik itu perusahaan, pemerintah, maupun individu dapat mengetahui sentimen sekaligus opini publik terhadap kebijakan, program, atau kampanye yang sedang dijalankan. Sentimen tersebut antara lain apakah cenderung positif, negatif, pro, atau pun kontra.

Mengetahui bagaimana wacana publik terhadap sebuah usaha bisnis tentu saja menjadi aspek inti bagi pelaku usaha, selain proses produksi. Pebisnis perlu tahu bagaimana reaksi, respons, opini, hingga penerimaan masyarakat terhadap usaha mereka. Apakah dipandang secara positif atau negatif.

  1. Mitigasi Krisis

Sebagai sebuah usaha, bisnis tentu saja tak akan luput dari masalah, kendala, atau kesulitan. Kemunculannya bisa dari faktor eksternal maupun internal. Masalahnya adalah bagaimana seorang pelaku bisnis bisa mengatasi kesulitan dan kendala tersebut dengan cepat dan akurat.

Data media monitoring yang dapat diperoleh dalam waktu yang singkat, mampu menampilkan keluhan atau masalah yang sedang terjadi baik itu dari kanal pemberitaan media massa maupun sosial media. Sehingga pihak terkait dapat segera menentukan langkah yang tepat untuk menangani krisis atau masalah tersebut.

  1. Analisis Kompetitor

Agar tidak terjadi monopoli, sebuah pasar komoditas barang dan jasa tertentu harus memiliki lebih dari satu aktor untuk berkompetisi. Meskipun terkesan merepotkan, kompetisi itu penting bagi konsumen agar selalu mendapatkan produk dan pelayanan yang prima dari pelaku bisnis.

Maka dari itu informasi kompetitor perusahaan juga bisa dilakukan dari media monitoring agar bisnis menjadi lebih mudah. Seperti mengetahui program, kegiatan, hingga kampanye yang sedang dijalankan baik itu melalui pemantauan media sosial maupun pemberitaan media massa daring.

Urgensi Media Monitoring dalam Pekerjaan Humas

Divisi hubungan masyarakat atau humas (public relations) dalam bisnis memiliki peran yang sangat penting. Selain menjadi ujung tombak citra organisasi melalui komunikasi dengan publik, humas harus menjamin eksistensi perusahaan akan terus menjadi bagian dari masyarakat.

Pekerjaan praktisi humas bisa sangat terbantu apabila memiliki tools media monitoring untuk melihat bagaimana pandangan masyarakat terhadap perusahaan atau bisnis mereka. Dulu humas hanya perlu memantau media massa secara manual untuk melihat reputasi perusahaan. 

Dengan perkembangan moda-moda sosial yang baru dan lebih canggih, aktivitas relasi media (media relations) juga ikut berkembang. Keberadaan media sosial menjadi tak kalah penting dibanding media massa sebagai medan perang reputasi perusahaan.

Memanfaatkan media monitoring yang kompeten memantau media sosial tentu menjadi hal wajib bagi praktisi PR kontemporer. Tools tersebut juga diharapkan bisa bekerja lebih cepat dan mudah untuk digunakan. Sehingga dengan bantuan teknologi ini, dapat membantu pekerjaan humas menjadi lebih singkat.

Memiliki pengalaman menjalankan media monitoring tentu menjadi nilai plus bagi pelaku bisnis atau praktiksi humas. Tak perlu kebingungan mencari tools pemantauan media yang mudah dan murah. Karena Netray siap membantu anda. Rasakan pengalaman menggunakan media monitoring gratis di Netray Trial.

Editor: Ananditya Paradhi

More like this

6 Studi yang Bisa Menggunakan Media Monitoring untuk Riset Akademik

Sebagai sebuah tools analisis, media monitoring dapat digunakan dalam berbagai bidang riset. Meski kerap...

Alasan Media Monitoring Bermanfaat untuk Riset Akademik

Media monitoring memiliki banyak manfaat yang penting, terutama dalam konteks bisnis, organisasi, dan riset....

Visualisasi Data: Memahami Data Besar dengan Mudah dan Menarik

Visualisasi data menjadi hal yang penting dalam proses memahami big data. Beberapa contoh bentuk visualisasi data: histogram, scatter plot, heatmap, line chart, bar chart, maps, network graph, word cloud, geospatioal, dan visualitation.
%d bloggers like this: